BAB 4�PENGOLAHAN BAHAN PANGAN SETENGAH JADI DARI SEREALIA, KACANG-KACANGAN, DAN UMBI MENJADI MAKANAN KHAS WILAYAH SETEMPAT
A. Pengertian
1. Olahan pangan setengah jadi dengan bentuk pipih tebal atau tipis�
2. Olahan pangan setengah jadi dengan bentuk butiran besar�
3. Olahan pangan setengah jadi dengan bentuk butiran halus
Berdasarkan kegunaannya bagi tubuh zat gizi dapat dikelompokkan menjadi tiga
a. Kelompok zat gizi penghasil tenaga (karbohidrat).
Bahan makanan yang mengandung karbohidrat antara lain dapat diperoleh dari beras, jagung, gandum, roti, mie, makaroni, bihun, kentang, singkong, ubi, talas, umbi-umbian, tepung-tepungan, gula, dan minyak.
b. Kelompok zat gizi pembangun sel (protein).
Protein dapat diperoleh dari daging, ayam, kelinci, telur, ikan, udang, susu, serta kacang-kacangan dan hasil olahannya seperti tahu dan tempe.
c. Kelompok zat gizi pengatur dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Zat pengatur banyak terdapat dalam sayur-sayuran yang berwarna kuning, jingga, dan merah, serta buah-buahan.
1. Teknik Pengolahan Makanan Panas Basah (Moist Heat)
a. Teknik Merebus (Boiling)
b. Teknik Poaching
c. Teknik Braising
d. Teknik Stewing
e. Teknik Mengukus (Steaming)
f. Teknik Simmering
g. Teknik Mengetim
2. Teknik Pengolahan Makanan Panas Kering (Dry Heat Cooking)
a. Menggoreng dengan Minyak Banyak (Deep frying)
b. Menggoreng dengan Minyak Sedikit (Shallow frying)
c. Menumis (Sauteing)
d. Memanggang (Baking)
e. Membakar (Grilling)
D. Tahapan Pengolahan dan Contohnya
1. Mie Aceh
a. Perencanaan
Identifikasi kebutuhan
Mie aceh dengan bumbu-bumbu hangat dan pedas, ditambah irisan daging sapi, daging kambing atau udang sangat nikmat dimakan saat hujan atau cuaca dingin.
Ide/Gagasan
Membuat “Mie Aceh” sebagai makanan sore hari, kumpul dengan keluarga di saat hujan turun tiada henti.uhan
b) Pelaksanaan/Pembuatan
Mempersiapkan bahan dan alat yang diperlukan secara lengkap, agar proses memasak bisa cepat.
Bahan Mie Aceh:
1) Mie kuning dengan ukuran yang agak besar.
2) Daging cincang secukupnya atau udang dibersihkan dari kulitnya pada bagian kepala dan badannya, tinggalkan kulit pada bagian buntutnya.
3) Tomat dicuci bersih dan dipotong dadu/kecil.
4) Tauge dibersihkan bagian buntut dan kepalanya.
5) Daun bawang dicuci bersih dan dipotong halus.
6) Daun seledri dicuci bersih dan dipotong halus.
7) Bawang putih satu butir dan bawang merah 3 butir dikupas, dicuci, dan diiris halus.
8) Air kaldu dari rebusan tulang iga atau tetelan.
9) Minyak secukupnya untuk menumis.
10) Garam secukupnya untuk perasa gurih.
11) Kecap asin secukupnya untuk perasa gurih.
Bahan Bumbu Mie Aceh:
1) 3 siung bawang putih dan 5 siung bawang merah dikupas dan dicuci.
2) 1 cm jahe dikupas dan dicuci.
3) 4 butir kapulaga.
4) ½ sendok teh jinten disangrai.
5) 3 butir kemiri disangrai.
6) ½ sendok teh ketumbar disangrai.
7) ½ sendok teh kunyit bubuk.
8) 1 sendok teh merica/lada putih bubuk.
9) 2 cm kayumanis.
10) 6 buah cabe merah dibuang tangkainya dan dicuci (jika ingin tidak pedas bijinya dibuang).
11) Garam secukupnya.
Bahan Pelengkap Acar Bawang dan Lainnya
1) Bawang merah dikupas dan dicuci.
2) Cuka secukupnya.
3) Gula secukupnya.
4) Timun dicuci tanpa dikupas.
5) Emping.
6) Kerupuk bawang.
Alat-alat
1) Wajan untuk tempat menggoreng emping, kerupuk bawang, sangrai bumbu dan mie aceh.
2) Sutil sebagai alat menggoreng.
3) Panci untuk merebus bumbu mie aceh yang telah diulek.
4) Cobek untuk mengulek bumbu.
5) Talenan dan pisau untuk memotong semua bahan-bahan yang akan dimasak.
6) Baskom untuk wadah mengolah acar.
7) Tungku sebagai alat yang digunakan untuk memasak dengan bahan bakar arang. Tungku biasanya terbuat dari tanah liat atau batu bata. Memasak dengan tungku menghasilkan aroma yang khas dan masakan lebih nikmat.
8) Piring besar untuk penyajian mie aceh, piring kecil untuk penyajian acar dan emping/krupuk, dan sendok garpu sebagai alat makan.
Proses pembuatan
Dalam membuat mie aceh ada beberapa olahan yang dimasak satu persatu yaitu bumbu mie aceh, mie aceh, acar bawang, dan kerupuk/emping.
Bumbu Mie Aceh
Mie Aceh
Acar Bawang merah
c. Penyajian/Pengemasan
d. Evaluasi
E. Penyajian dan Pengemasan
Proses pembuatan kemasan menggunakan bahan daun pandan sebagai berikut:
1. Siapkan daun pandan dan potong daun pandan berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran sesuai dengan kebutuhan ukuran kue. Siapkan juga dua lidi ukuran 3 cm untuk menyambungkan antarlipatan daun. Gunting sisi kiri dan kanan sebesar 2 cm.
2. Lipatlah sisi kiri daun dengan rapi.
3. Ikat lipatan tadi dengan lidi. Lakukan hal yang sama pada sisi kanan.
4. Hasil akhir kemasan daun pandan untuk wadah kue kecil-kecil.
Berkreasilah pada Pembuatan Kemasan/Penyajian
Bacalah tahapan/proses pembuatan mie Aceh. Desainlah kemasan/penyajian untuk olahan pangan tersebut.
Gunakan tahapan pembuatan karya pengolahan dalam membuat kemasan.
Perhatikan beberapa hal-hal berikut.
• Apa bahan yang diperlukan? Bagaimana cara memilih bahan yang sesuai?
• Apa alat yang digunakan?
• Bagaimana rancangan/ desainnya dan proses pembuatannya?
Saat melakukan kerja kelompok, hendaknya kamu bekerjasama, berbagi tugas dan saling toleransi, dan berbicara sopan dengan teman kelompokmu.
SEKIAN