1 of 49

2 of 49

UNTUK MENDAPATKAN

HASIL PERTANIAN YANG BAIK

PERLU MEMPERHATIKAN

KESEIMBANGAN

AGROEKOSISTEM

AGRO

Agronomi, ilmu dan teknologi dalam rangka produksi dan memanfaatkan tumbuhan untuk bahan pangan, bakar, serat dan aplikasi lingkungan

EKOSISTEM

Suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya

3 of 49

KOMPONEN ABIOTIK :

1. Air

2. Tanah

3. Udara

4. Cahaya

5. Suhu

6. Kelembaban

7. Arus Angin

8. Derajat Keasaman (pH)

9. Iklim

10. Topografi

11. Unsur Hara/ Garam Mineral

12. Pupuk & Pestisida Kimia

KOMPONEN BIOTIK :

1. Mikroorganisme

2. Biota Tanah

3. Biota Air

4. Musuh Alami

5. Refugia

6. Agen Hayati

7. Hama

8. Penyakit

9. Gulma

10. Jenis Tanaman

11. Hewan Ternak

12. Manusia

4 of 49

5 of 49

  • Sifat fisik (struktur dan tekstur)
  • Sifat kimia (Kapasitas Tukar Kation/KTK dan derajat Keasaman/pH)
  • Sifat biologi (bahan organik, bakteri positif sebagai decomposer),

MERESTORASI KESUBURAN TANAH

TANAH YANG IDEAL

6 of 49

TANAMAN membutuhkan nutrisi lengkap berupa 13 unsur hara.

  • Unsur Hara Makro Primer (N, P & K),
  • Unsur Hara Makro Sekunder (S, Ca dan Mg)
  • Unsur Hara Mikro (Cl, Mn, Fe, Cu, Zn, B dan Mo) dll

TANAMAN SEHAT PRODUKTIF

NUTRISI TANAMAN IDEAL

7 of 49

  • AIR (Kualitas dan kandungan mineral)
  • UDARA (Carbon, Oksigen dan Hidrogen
  • Iklim
  • Cuaca
  • lingkungan tumbuh
  • dll

RAMAH LINGKUNGAN

KOMPONEN LAINNYA

8 of 49

PROBLEMNYA

9 of 49

Pengunaan Pupuk dan Pestisida An-Organik berlebih menyebabkan banyak masalah

10 of 49

1. Kerusakan pada Tanah

11 of 49

2. Matinya Organisme Penyubur Tanah

12 of 49

3. Produk Pertanian mengandung Residu Kimia yang berbahaya untuk kesehatan

Menyebabkan Penyakit Degeneratif Organ Tubuh Manusia

13 of 49

14 of 49

Siapa yang harus Bertanggung Jawab ???

Sampai Kapan??

15 of 49

VIDEO DAMPAK PENGGUNAAN PUPUK KIMIA

16 of 49

4. Matinya Musuh alami Hama dan munculnya Hama yang resisten

17 of 49

Solusinya ... ?

18 of 49

19 of 49

Penyemprotan padi dengan

pupuk bio activator Eco Farming

Pemberian pupuk Eco Farming H-5 Kondisi lahan macak-macak

20 of 49

Pakai pupuk Eco Farming satu rumpun tumbuh

anakan padi lebih banyak

21 of 49

Pakai pupuk ECO FARMING

Waktu panen lebih cepat

dan padi berlimpah

Tanpa pakai pupuk

ECO FARMING

Aplikasi PUPUK ECO FARMING pada padi

22 of 49

Aplikasi PUPUK ECO FARMING pada padi

23 of 49

Aplikasi PUPUK ECO FARMING pada sayuran

24 of 49

Sebelum diberi pupuk Eco Farming, cabe terlihat kurus dan kering

Setelah diberi pupuk Eco Farming, cabe terlihat lebih subur dan berbuah lebat

25 of 49

PANEN PERDANA LAHAN UJI COBA

PUPUK ECO FARMING

26 of 49

ECO FARMING (EF) adalah pupuk organik super aktif hasil penelitian ahli pertaniah lebih dari 17 tahun yang memiliki kelebihan antara lain :

1. Mengandung bakteri positif (decomposer) sebagai bioaktivator yang dapat mengurai bahan organik di dalam tanah sehingga dapat merestorasi kesuburan tanah.

2. Mengandung 13 unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman sehingga tanaman menjadi sehat dan produktif dan memiliki imunitas yang baik.

3. Sebagai alternatif pengembangan produksi pertanian sehat dan ramah lingkungan.

4. Dapat menekan penggunaan pupuk anorganik 50% bahkan 100%

5. Berbentuk Briket padat sehinga praktis, efektif dan efisien.

27 of 49

LEGALITAS ECO FARMING

  • PERIZINAN KEMENTAN RI : SK MENTAN NO : 039.OL/Kpts/SR.310/B/01/2020
  • TANGGAL SK MENTAN : 20 JANUARI 2020
  • NAMA PERUSAHAAN : PT. BANDUNG INOVASI ORGANIK
  • NOMOR PENDAFTARAN : 02.08.2020.005
  • JENIS PUPUK : ORGANIK BRIKET

C-ORGANIK : 51,06 %

C/N : 15,24

N-TOTAL : 3,35 %

P2O5-TOTAL : 4,84 %

K2O-TOTAL : 1,47 %

KADAR AIR : 15,32 %

pH : 7,05

HASIL ANALISA

28 of 49

29 of 49

MANFAAT ECO FARMING

PADA TANAH

    • Meningkatkan unsur hara tanah
    • Mengurai bahan organik dalam tanah
    • Mengembalikan kesuburan lahan (restorasi)

30 of 49

MANFAAT ECO FARMING

PADA TANAMAN

    • Memaksimalkan potensi hasil produksi
    • Menjadikan imunitas tanaman lebih kuat (tahan serangan OPT)
    • Menjadikan tanaman sehat dan produktif
    • Mempercepat masa waktu panen
    • Meningkatkan kualitas hasil panen

31 of 49

MANFAAT ECO FARMING

PADA PETANI

    • Meringankan biaya produksi khususnya pupuk dan pestisida kimia
    • Menjadikan alternatif pemupukan berimbang.
    • Menekan pemakaian pupuk Kimia sintetis 75% bahkan 100%

32 of 49

����Solusi Pertanian Sehat dan Ramah Lingkungan�untukPembangunan Pertanian Berkelanjutan����

33 of 49

PENYEBAB

KEGAGALAN KARENA SALAH PENGAPLIKASIAN

ECO FARMING ?

  1. PENGGUNAAN BIANG FERMENTASI YANG SEHARUSNYA UNTUK LAHAN TAPI DIGUNAKAN PADA TANAMAN
  2. PENGGUNAAN TANGKI BEKAS PESTISIDA KIMIA SINTETIS

34 of 49

PRINSIP PEMUPUKAN HARUS MEMENUHI (5T)

  1. TEPAT JENIS
    • Tanaman Musiman (Sekali Panen atau Berkali-kali Panen)
    • Tanaman Tahunan (Tanaman Belum Menghasilkan atau Tanaman Menghasilkan)
  2. TEPAT SASARAN
    • Tanah dengan tujuan mudah diserap oleh akar serabut tanaman
    • Tanaman dengan tujuan dapat lansung dimakan lewat mulut daun (stomata)
  3. TEPAT CARA
    • Siramkan ke tanah langsung sebelum tanam
    • Semprotkan ke daun tanaman sesuai jadwal aplikasi
  4. TEPAT WAKTU
    • Jadwal Aplikasi (siklus hidup tanaman atau siklus panen tanaman)
    • Waktu Semprot (Untuk lahan bebas dan untuk tanaman pkl 07.00-10.00 )
  5. TEPAT FORMULASI
    • Berdasarkan Jenis dan Luas Tanaman (Dosis)
    • Berdasarkan Volume Tangki Semprot (Konsentrasi)

35 of 49

CARA APLIKASI

ECO FARMING

YANG BENAR

1. PEMBIANGAN

2. PENGENCERAN

3. PENYEMPROTAN

36 of 49

BIANG ADALAH

ECO FARMING

PELARUT

BIANG

37 of 49

1. URIN KELINCI-> URIN KAMBING

2. AIR TETES TEBU

Sumber nutrisi bagi mikroorganisme

Meningkatkan efektifitas pemupukan

3. AIR KELAPA MUDA

Mengandung unsur hara, zpt dan mineral

Meningkatkan efektifitas pemupukan

4. AIR HUJAN

Mineral alami mampu menyuburkan tanah dan menyehatkan tanaman

Kaya nitrogen dalam bentuk senyawa nitrat, asam amino dan protein

5. AIR BIASA (AIR SUMUR, AIR MATA AIR)

Dengan ketentuan tidak tercampur dengan zat kimia berbahaya

JENIS-JENIS PELARUT

38 of 49

39 of 49

Air kelapa yang masih berada didalam daging buah kelapa adalah air yang paling tersteril di dunia

Hasil penelitian menunjukkan bahwa air kelapa kaya akan (kalium) hingga 17 %. Selain kaya mineral, air kelapa juga mengandung gula antara 1,7 sampai 2,6 % dan protein 0,07 hingga 0,55 %. Mineral lainnya antara lain natrium (Na), kalsium (Ca), magnesium (Mg), ferum (Fe), cuprum (Cu), fosfor (P) dan sulfur (S). Disamping kaya mineral, air kelapa juga mengandung berbagai macam vitamin seperti asam sitrat, asam nikotinat, asam pantotenal, asam folat, niacin, riboflavin, dan thiamin. Terdapat pula 2 hormon alami yaitu auksin dan sitokinin sebagai pendukung pembelahan sel embrio kelapa.Kandungan mineral itu merupakan hormon-hormon pertumbuhan yang sangat dibutuhkan tanaman. Caranya penggunaan air kelapa sebagai pelarut biang Eco Farming sebagai pupuk tanaman dan ZPT mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas pembungaan tanaman apapun

40 of 49

41 of 49

42 of 49

43 of 49

44 of 49

BAGAIMANA SOLUSI

MENGATASAI HAMA

1. Mengatur kultur teknis / Sikulus tanam

2. Secara mekanis /Manual

3. Secara Biologis/musuh alami

- JANGAN BUNUH SERANGGA SAHABAT PETANI

- MENANAM REFUGIA

4. Penggunaan Pestisida Nabati

5. Penggunaan Pestisida Kimia Sintetis

45 of 49

SERANGGA SAHABAT PETANI

46 of 49

CARA KERJA MUSUH ALAMI HAMA

47 of 49

REFUGIA MENUJU KONSERVASI MUSUH ALAMI

48 of 49

HARGA PRODUK

BELANJA

FO = Rp 2.100.000 / 12 Tube

senilai 3 Juta

RO = Rp 1.500.000 / 12 Tube

senilai 3 Juta

HARGA ECERAN = Rp. 250.000/Tube

HARGA MITRA = Rp 125.000/Tube

49 of 49