1 of 8

Fian Awamiry Maulana�5025201035

2 of 8

Apa yang dimaksud dengan evolusi perangkat lunak, dan mengapa evolusi ini penting dalam pengembangan perangkat lunak? Jelaskan dengan contoh bagaimana Windows mengalami evolusi dari versi awal hingga versi terbaru, dan apa manfaat yang dihasilkan dari evolusi ini?

  • Evolusi perangkat lunak adalah serangkaian iterasi dalam pengembangan sebuah perangkat lunak yang terjadi secara berulang. Perubahan dalam kebutuhan pengguna, perubahan dalam proses bisnis, atau pengenalan metode baru untuk melakukan tugas tertentu semuanya memiliki dampak pada perkembangan perangkat lunak tersebut.
  • Evolusi Perangkat Lunak (Windows):
    1. Windows 1.0 - 1985
    2. Windows 2.0 - 1987
    3. Windows 3.0 - 1990
    4. Windows 3.1 - 1992
    5. Windows 95 - 1995
    6. Windows 98 - 1998
    7. Windows Me (Millennium Edition) - 2000
    8. Windows 2000 - 2000
    9. Windows XP - 2001
    10. Windows Vista - 2007
    11. Windows 7 - 2009
    12. Windows 8 - 2012
    13. Windows 8.1 - 2013
    14. Windows 10 - 2015
    15. Windows 11 - 2021

3 of 8

Apa yang dimaksud dengan evolusi perangkat lunak, dan mengapa evolusi ini penting dalam pengembangan perangkat lunak? Jelaskan dengan contoh bagaimana Windows mengalami evolusi dari versi awal hingga versi terbaru, dan apa manfaat yang dihasilkan dari evolusi ini?

  • Manfaat dari Evolusi Perangkat Lunak pada software Windows
    1. Perbaikan Antarmuka Pengguna
    2. Peningkatan Kinerja
    3. Peningkatan Keamanan
    4. Kemudahan Penggunaan
    5. Dukungan Teknologi Baru
    6. Pembaruan Otomatis
    7. Integrasi dengan Layanan Online
    8. Inovasi Fitur
    9. Kemampuan Gaming
    10. Fleksibilitas

4 of 8

Apa yang terjadi di dalam evolusi perangkat lunak yang berfokus pada perbaikan keamanan? Insiden keamanan terkenal yang memengaruhi evolusi perangkat lunak.

  • Berfokus pada perbaikan keamanan dalam evolusi perangkat lunak
    • Pembaruan Rutin
    • Pengembangan Keamanan
    • Enkripsi Data
    • Mekanisme Autentikasi
    • Firewall dan Antivirus
  • Insiden keamanan terkenal yang mempengaruhi evolusi perangkat lunak
    • Stuxnet (2010)
    • Heartbleed (2014)
    • WannaCry Ransomware Attack (2017)

5 of 8

Apa yang dimaksud dengan "refactoring" dalam konteks evolusi perangkat lunak, dan mengapa itu penting?

6 of 8

  • Refactoring dalam konteks evolusi perangkat lunak merujuk pada proses mengubah struktur internal dari perangkat lunak tanpa mengubah perilaku eksternal atau fungsi dari perangkat lunak tersebut. Tujuan utama refactoring adalah untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak, membuatnya lebih mudah untuk dimengerti, dikelola, dan dipelihara, serta mengurangi kerentanannya terhadap kesalahan (bugs) atau masalah keamanan. Refactoring adalah suatu tindakan yang dilakukan sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan.
    • Peningkatan Kode yang Mudah Dikelola
    • Pemeliharaan yang Lebih Efisien
    • Peningkatan Kualitas
    • Peningkatan Kecepatan Pengembangan
    • Pengurangan Risiko
    • Penyederhanaan Proses Debugging

7 of 8

Studi Kasus: Apakah Windows pernah melakukan refactoring signifikan dalam sejarah evolusinya, dan apa tujuan utamanya?

  • Refactoring signifikan dalam sejarah evolusi windows
    • Windows 95 ke Windows 98
    • Windows XP ke Windows Vista
    • Windows 7 ke 8
    • Windows 8 ke 10
  • Setiap kali terjadi refactoring signifikan dalam Windows, tujuannya adalah untuk meningkatkan pengalaman pengguna, memodernisasi tampilan dan fungsionalitas, serta memperbaiki masalah yang mungkin ada dalam versi sebelumnya. Refactoring ini membantu Windows untuk tetap relevan dalam evolusi teknologi dan tuntutan pengguna yang terus berubah.

8 of 8

Bagaimana perangkat lunak open source mengalami evolusi dibandingkan dengan perangkat lunak propietari? Jelaskan.

Model pengembangan: Perangkat lunak open source dikembangkan oleh komunitas kontributor yang bekerja secara kolaboratif dan transparan, sementara perangkat lunak propietari dikembangkan oleh satu perusahaan atau tim yang tertutup dan eksklusif. Model pengembangan open source memungkinkan adanya inovasi yang lebih cepat, perbaikan bug yang lebih efisien, dan adaptasi yang lebih baik terhadap kebutuhan pengguna1. Model pengembangan propietari memungkinkan adanya kontrol yang lebih ketat, perlindungan kekayaan intelektual, dan keamanan yang lebih baik1.

Lisensi: Perangkat lunak open source memiliki lisensi yang terbuka untuk penggunaan, modifikasi, dan distribusi gratis, sementara perangkat lunak propietari memiliki lisensi yang ketat dan membatasi pengguna dalam hal penggunaan dan modifikasi perangkat lunak. Lisensi open source memberikan kebebasan dan fleksibilitas bagi pengguna, sementara lisensi propietari memberikan kepastian dan dukungan bagi pengguna2.

Biaya: Perangkat lunak open source biasanya gratis atau dengan biaya yang sangat rendah, sementara perangkat lunak propietari biasanya memiliki biaya yang tinggi atau berlangganan. Biaya open source dapat menghemat anggaran dan meningkatkan aksesibilitas bagi pengguna, sementara biaya propietari dapat memberikan nilai tambah dan kualitas bagi pengguna2.

Contoh: Beberapa contoh perangkat lunak open source yang populer adalah Linux, Firefox, WordPress, LibreOffice, dan VLC Media Player. Beberapa contoh perangkat lunak propietari yang populer adalah Windows, Chrome, Microsoft Office, Adobe Photoshop, dan iTunes