1 of 18

MATA PELAJARAN SKI �KELAS 8 MTS

Oleh : KHUSNUL HUDA

PARA ILMUWAN MUSLIM

PADA MASA DINASTI AYYUBIYAH

2 of 18

PERANG SALIB 1095 - 1291 M

3 of 18

MENARA ALEPPO

4 of 18

BENTENG QOL’ATUL JABAL

5 of 18

AL-AZHAR

6 of 18

PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN

  • Pada masa  Shalahuddin berkuasa, ia mendorong para ilmuwan untuk berlomba memajukan ilmu pengetahuan, walaupun beliau menutup sementara Al-Azhar (untuk menetralisir faham SYIAH) namun beliau mendirikan berbagai perguruan tinggi yang disebut kulliyat-kulliyat. Selanjutnya perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Dinasti al Ayyubiyah ditandai dengan datangnya para pelajar dari pelosok dunia Islam untuk belajar di Al azhar dan datangnya ulama-ulama masyhur untuk mengajar di Al Azhar dan terciptanyanya karya-karya besar mereka. Diawali dengan datangnya Abdullatif Al-Bagdadi yang kemudian mulailah AL-AZHAR digunakan lagi untuk belajar ilmu pengetahuan.

7 of 18

ABDUL LATIEF AL-BAGHDADI (ahli anatomi)

Dia biasa dipanggil dengan Ibnul Lubad dan Al-Baghdadi. Ia dilahirkan pada tahun 557 H/1162 M di Darbul Faludzaj, Baghdad

Abdul Latief adalah ahli anatomi, sastrawan, filosof, sejarah, nahwu, bahasa dan ilmu kalam

Namanya terkenal sebagai ahli anatomi pertama yang mendeskripsikan tengkorak kepala manusia dan tulang muka, termasuk tulang rahang bawah, secara lengkap dan akurat. Sepanjang hidupnya, Abdul Latief sangat tekun mempelajari ilmu kedokteran. Ia meneliti sejumlah karya para ahli medis Yunani dan mengembangkannya melalui banyak penelitian. Selain itu, ia juga mengembangkan kajian tentang tulang manusia, khususnya tulang rahang bawah. Selama berada di Mesir, ia menganalisa Teori Galenus mengenai tulang bawah dan tulang yang menghubungkan tulang punggung dengan tulang kaki, sebelum kemudian berhasil menyempurnakannya.

8 of 18

ANATOMI IALAH BIDANG SAINS YANG BERKAITAN DENGAN STRUKTUR TUBUH MANUSIA

  • .

9 of 18

ABDUL LATIEF TELAH MENGHASILKAN 173 BUKU YANG MENCAKUP BIDANG KEDOKTERAN, SASTRA, GEOGRAFI, FILSAFAT, MATEMATIKA, SAINS, DAN SEJARAHDI ANTARA SEBAGIAN KARYANYA ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

  • "AL IFADAH WA AL-ITTIBAR FI AL-UMUR AL-MUSYAHADAH WA AL-HAWADITS AL-MU'AYINAH BI ARDHI MISR.
  • "ATH THIB MIN AL-KITAB WA AS-SUNNAH"
  • "MAQALAH FI AL-HAWAS"
  • "MAQALAH FI BA'DH AL-MASA'IL ATH THABI'IYYAH"
  • "SYARH AL-FUSHUL ABQARAT LI JALINIUS"
  • "SYARH AL-MASA'IL HANIN"
  • "SYARHTAGADDUMAH AL-MA'RIFAH LI ABQARATH"
  • "MAQALAH AN MAHIYAH AL-MAKAN BIHASBI RA'YI IBNI AL HAITSAM"
  • "RISALAH FI MUJADILAH AL-HAKIMAIN AL-KIMIAI WA AN-NAZHARI"
  • "RISALAH FI AL-MA'ADIN WA IBTHAL AL-KIMIA"
  • "KITAB AN NASHIHATAIN MIN ABDILLAH BIN YUSU F ILA AN-NAS KAFFAH SYATHRUHU MUWAJJAH LI AL ATHIBBA' WA AL-AKHAR LI AL-FALASIFAH"

10 of 18

AS-SUHRAWARDI AL-MAQTUL

  • Nama lengkapnya : Abū al-Futūḥ Yaḥyā bin Habash bin Amirak Ṣihāb al-Dīn as-Suhrawardī al-Kurdī. Ia lahir pada tahun 549 H/1153 M di Suhraward, sebuah kampung di kawasan Jibal, Barat Laut Iran. Dia memiliki banyak gelar seperti Syaikh al-Isyraq, Master of Illuminationist, Al-Hakim, Asy-Syahid, the Martyr, dan Al-Maqtul (dihukum mati karena dianggap sesat)
  • Beliau disebut ahli Teosofi (teosofos adalah orang yang ahli dalam dua hikmah sekaligus, yakni hikmah nazariyyah dan hikmah ‘amaliyyah. Adapun yang dimaksud dengan hikmah nazariyyah ialah filsafat sementara hikmah ‘amaliyyah ialah tasawuf)
  • Pemikiran teosofi Suhrawardi berujung pada konsep cahaya (iluminasi, ishraqiyyah) yang lahir sebagai perpaduan antara rasio dan intuisi. Istilah Ishraqi sendiri sebagai simbol geografis mengandung makna timur sebagai dunia cahaya. Sementara mashriq yang berarti tempat matahari terbit merefleksikan sumber cahaya.

11 of 18

Adapun karya-karya Suhrawardi antara lain:

  1. Kitāb at-Talwihāt al-Lauḥiyyāt al-‘Arsyiyyāt, Al-Muqawamāt, Ḥikmah al-‘Isyraq, Al-Lamahāt, Hayākil al-Nūr yang membahas tentang akidah;
  2. Kitāb Risālah fī al-‘Isyraq yang membahas fi lsafat secara singkat dan bahasa
  3. Kitāb Qissah al-Gurbah al-Garbiyyah, Al-‘Aql al-Ahmar, dan Yauman ma’a Jamā’at al-Ṣufi yyīn’ yang berisi penjelasan tentang dunia sufi
  4. Kitāb Risālah al-Ṭair dan Risāah fī al-‘Isyq, yaitu terjemahan dari fi lsafat klasik, dan; Kitāb al-Waridāt wa al-Taqdisāt, berisi tentang doa
  5. dan lain-lain

12 of 18

IBNU KHALLIKAN

  • Abul ‘Abbas Ahmad ibn Khallikan lahir Irbil22 September 1211 - DamaskusSuriah30 Oktober 1282) adalah sarjana Muslim Kurdi pada abad ke-13.
  • Karyanya yang paling terkenal adalah Wafayat al-Ayan (Berita Kematian Tokoh-tokoh terkenal) atau lebih dikenal sebagai Kamus Biografis. Menurut Encyclopedia Britannica, ibn Khallikan memilih "bahan faktual untuk biografinya dengan sangat baik dari sisi pengetahuan akademis" dan buku ini juga menyebutkan "... ia adalah seorang yang menyumbangkan sumber berharga untuk karya kontemporer dan berisi petikan dari biografi yang lebih awal yang sudah tidak lagi ada." Ia mulai mengerjakan karya ini dari tahun 1256 sampai dengan tahun 1274.

13 of 18

IBN AL-ADHIM

  • Nama lengkapnya, Kamaluddin Abu al Qosim Umar bin Ahmad bin Haibatullah bin Abi Jaradah Al Aqil. Al-Adhim lahir di Allepo, ayahnya menjadi Qadhi Madzhab Hanafi di kota itu. Sejak tahun 616 H/ 1219 M,    mulai mengajar di Allepo, setelah mendalami berbagai pengetahuan di Allepo, Baitul Maqdis, Damaskus, Hijaz dan Irak.
  • Kemudian menjadi Qadhi di Allepo pada zaman Amir Al- Aziz dan Al-Nashir dari dinasti Ayubiyah di Allepo, dan menjadi dubes kedua penguasa ini di Baghdad dan Kairo.
  • Karya-karya Al-Adhim diantaranya, Zubdah al hallab min tarikh Hallaba, Bughyah at Thalib fi Tharikh Halaba, tentang sejarah Allepo / Halaba yang disusun secara alfabetik terdiri dari 40 juz atau 10 jilid.
  • Al-Adhim, melarikan diri ke Kairo hingga wafat, ketika tentara Mongol menguasai halaba/ Allepo pada tahun 658 H / 1160 M.

14 of 18

  • Nama lengkapnya Sarafuddin Abu Abdillah Muhammad bin Abdullah as Shanhaji al Bushiri, lahir pada tahun 1212 M di Maroko.
  • Al-Bushiri seorang sufi besar, pengikut Thariqat Syadziliyah, dan menjadi salah satu murid Sulthonul Auliya Syeikh Abul Hasan Asy-Syadzily, r.a.
  • Al-Bushiri dikenal sebagai orang yang wara’ (takut dosa). Pernah suatu ketika ia akan diangkat menjadi pegawai pemerintahan kerajaan Mesir, akan tetapi melihat perilaku pegawai kerajaan membuatnya menolak.
  • Al-Bushiri juga ahli sastra dengan karyanya yang terkenal yaitu Qasidah Burdah . Qasidah Burdah adalah mutiara syair kecintaan kepada Rasulullah. Puisi Pujian Al-Bushiri kepada Nabi tidak terbatas pada sifat dan kualitas pribadi Nabi, tetapi mengungkap kelebihan Nabi yang utama yaitu mukjizat Al-Quran.

Al-Bushiri �

15 of 18

  • Ahli fiqih, hadis dan sejarah, beberapa karyanya adalah Asy Syihab (Bintang), Sanadus Sihah (Perawi Hadis-Hadis Sahih), Manaqib al Imam Asy Syafi’i (Budi Pekerti Imam Syafi’i), Anba’ Al Anbiya’ (Cerita Para Nabi), ‘Uyun al Ma‘arif (Mata Air Ilmu Pengetahuan), Al Mukhtar fiz Zikir al Khutat wa Al Asar (Buku Sejarah Mesir).

Abu Abdullah Al Quda’i�

16 of 18

Abu Abdullah Muhammad Al-Idrisi

  • ahli geografi dan juga ahli botani yang mencatat penelitiannya dalam buku Kitab Al-Jami’ li Asytat an-Nabat (Kitab kumpulan dan Tanaman).

Ad-Dawudi

Seorang ahli botani, pengarang kitab Nuzhah an-Nufus wa al- Afkar Ma’rifah wa al-Ahjar wa al-Asyjar (kitab komprehensif tentang Identifikasi Tanaman, Bebatuan, dan Pepohonan).

 

17 of 18

 

  • Syeikh Abu al-Qosim al-Manfaluti Seorang ahli fiqih.

 

  • Al Hufi ahli bahasa,

  • Abu Abdullah Muhammad bin Barakat,Seorang ahli Nahwu dan ahli tafsir.

  • Jalaluddin As-Suyuti ahli tafsir penyusun kitab tafsir JALALAIN

18 of 18

AL-HAMDULILLAH