1 of 28

Kriptografi dalam Kehidupan Sehari-hari

Bahan Kuliah

Kriptografi

Presented by Ridho Surya Kusuma, S.T., M.Kom.�Source from: Rinaldi Munir/Teknik Informatika STEI - ITB

1

2 of 28

Kartu Cerdas (Smart Card)

2

3 of 28

Smart Card

The smart card completely replaces keys for functions like door locking, ignition switch, immobilization and exterior locks. In addition to these security features, it can performs tasks

such as personalized seat, mirror and cilmate adjustments.

3

4 of 28

4

5 of 28

  • Kartu cerdas menyimpan kunci privat, sertifikat digital, dan informasi lainnya untuk mengimplementaiskan public key infrastructure (PKI).

  • Kartu cerdas juga menyimpan nomor kartu kredit dan informasi kontak personal (no telpon).

  • Sertifikat digital ditandatangani oleh card issuer (CA) untuk mensertifikasi kunci publik pemilik kartu.

5

6 of 28

  • Komputer server mengotentikasi kartu dengan cara mengirimkan suatu nilai atau string (yang disebut challenge) ke kartu.

  • Kartu menandatangani string dengan menggunakan kunci privat (yang tersimpan di dalam kartu)

  • Tanda-tangan tersebut diverifikasi oleh komputer server dengan menggunakan kunci publik pemilik kartu.

6

7 of 28

  • Komputer server perlu menyimpan kunci publik card issuer untuk memvalidasi sertifikat digital.

  • Telpon seluler dengan teknologi GSM memiliki kartu cerdas yang terintegrasi di dalam handphone.

  • Pemilik handphone memiliki opsi untuk men-set PIN untuk proteksi tambahan, sehingga jika handphone hilang atau dicuri, handphone tidak dapat digunakan tanpa mengetahui PIN tersebut.

7

8 of 28

Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

8

9 of 28

  • Transaksi lewat ATM memerlukan kartu magnetik (disebut juga kartu ATM) yang terbuat dari plastik dan kode PIN (Personal Information Number) yang berasosiasi dengan kartu tersebut.

  • Selama transmisi dari ATM ke komputer host, PIN harus dilindungi dari penyadapan oleh orang yang tidak berhak.

 

  • Bentuk perlindungan yang dilakukan selama transmisi adalah dengan mengenkripsikan PIN. Di sisi bank, PIN yang disimpan di dalam basisdata juga dienkripsi.

9

10 of 28

  • Algoritma enkripsi yang digunakan adalah DES dengan mode ECB. Karena DES bekerja dengan mengenkripsikan blok 64-bit, maka PIN yang hanya terdiri dari 4 angka (32 bit) harus ditambah dengan padding bits sehingga panjangnya menjadi 64 bit.

  • Padding bits yang ditambahkan berbeda-beda untuk setiap PIN, bergantung pada informasi tambahan pada setiap kartu ATM-nya.

10

11 of 28

Pay TV

11

12 of 28

12

13 of 28

  • Pay TV adalah siaran TV yang hanya dapat dinikmati oleh pelanggan yang membayar saja, sedangkan pemilik TV yang tidak berlangganan tidak dapat menikmati siarannya.

  • Siaran Pay TV dipancarkan secara broadcast, namun hanya sejumlah pesawat TV yang berhasil menangkap siaran tersebut yang dapat ‘mengerti’ isinya.

  • Ssetiap pelanggan diberikan kartu cerdas (smart card) yang mengandung kunci privat (private key) yang unik dalam konteks algoritma kriptografi kunci-publik.

13

14 of 28

14

15 of 28

  • Kartu cerdas dimasukkan ke dalam card reader yang dipasang pada pesawat TV.

  • Selanjutnya, pelanggan Pay TV dikirimi kunci simetri yang digunakan untuk mengenkripsi siaran.

  • Kunci simetri ini dikirim dalam bentuk terenkripsi dengan menggunakan kunci publik pelanggan.

  • Smart card kemudian mendekripsi kunci simetri ini dengan kunci privat pelanggan. Selanjutnya, kunci simetri digunakan untuk mendekripsi siaran TV.

15

16 of 28

Indosat Pay TV

16

17 of 28

17

18 of 28

  • Pada sistem Pay TV, sinyal broadcast dienkripsi dengan kunci yang unik. Orang-orang yang berlangganan Pay TV pada dasarnya membayar untuk mengetahui kunci tersebut.

  • Setiap pelanggan diberikan kartu cerdas (smart card) yang mengandung kunci privat (private key) yang unik.

18

19 of 28

Telepon Seluler (GSM mobile phone)

19

20 of 28

  • Telepon seluler bersifat nirkabel (wireless).

  • Pesan yang dikirim dari ponsel ditransmisikan melalui gelombang mikro (microwave) atau radio sampai ia mencapai base station (BST) terdekat, selanjutnya ditransfer ke ponsel penerima.

  • Karena menyadap sinyal radio jauh lebih mudah daripada menyadap sinyal pada saluran kabel, maka ini berarti GSM tidak lebih aman daripada telepon fixed konvensional.

20

21 of 28

  • Untuk membuat komunikasi lewat ponsel aman, maka pesan dienkripsi selama transmisi dari ponsel ke BST terdekat.

  • Metode enkripsi yang digunakan adalah metode cipher aliran (stream cipher).

  • Masalah keamanan lain adalah identitas penelpon. Operator seluler harus dapat mengotentikasi suatu panggilan (call) dan mengetahui identitas penelpon (apakah penelpon merupakan pengguna/pelanggan dari operator seluler tersebut atau pengguna/pelanggan dari operator lain).

21

22 of 28

22

23 of 28

23

24 of 28

24

25 of 28

25

26 of 28

26

27 of 28

27

28 of 28

28