1 of 19

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SMA KELAS XI

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

2 of 19

Sumber gambar: Shutterstock.com

Bab

1

Berpikir Kritis dan Mengembangkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek)

3 of 19

Berpikir Kritis

A.

Sumber gambar : Shutterstock.com

4 of 19

A

Berpikir Kritis

Q.S. Ali Imran/3: 190-191

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal (190) (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring, dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia. Mahasuci Engkau. Lindungilah kami dari azab neraka.

اِنَّ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ الَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَاٰيٰتٍ لِّاُولِى الْاَلْبَابِۙ ( ١۹۰) الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ(١۹١) 

5 of 19

Isi Kandungan Q.S. Al-Imran/3: 190-191

Menurut Imam Ibnu Katsir, Isi kandungan ayat-ayat tersebut, yaitu:

  • Pada ayat ke-190 dijelaskan, penciptaan langit dan bumi juga pergantian malam dan siang merupakan tanda kebesaran Allah Swt. Tanda-tanda tersebut hanya dapat direnungkan dan dipikirkan oleh ulul albab.
  • Pada ayat ke-191 dijelaskan bahwa ulul albab orang-orang yang senantiasa mengingat Allah Swt. dan merenungkan segala ciptaan-Nya. Orang-orang tersebut juga dibekali akal fikiran yang sempurna dan kecerdasan.
  • Orang-orang termasuk ulul albab selalu meyakini bahwa segala ciptaan Allah Swt. baik langit ataupun bumi, tidak ada yang sia-sia, bermanfaat dan harus dimanfaatkan juga dijaga dengan baik.

6 of 19

Hadist Riwayat Tirmidzi

Dari Abu Hurairah R.A., sesungguhnya Rasulullah Saw. Bersabda: ” Bersegeralah kalian untuk mengerjakan amal sebelum datang tujuh perkara. Apakah kalian menunggu kefakiran yang melalaikan, atau kekayaan yang menyombongkan, atau sakit yang merusak tubuh, atau tua yang melemahkan, atau kematian yang cepat, atau Dajjal, maka ia adalah seburuk-buruknya makhluk yang dinantikan, ataukan kiamat, padahal hari kiamat itu adalah lebih besar bencanya serta lebih pahit deritanya”. (H.R. Tirmidzi)

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنّ رسول الله صلّى الله عليه وسلم: بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ سَبْعًا، هَلْ تَنْتَظِرُونَ إلاَّ فَقْرًا مُنْسِيًا، أَوْ غِنًى مُطْغِيًا أَوْ مَرَضًا مُفسِدًا أَوْ هَرَمًا مُفْنِّدًا أَوْ مَوْتًا مُجْهِزًا أَوِ الدَّجَّالَ فَشَرُّ غَائِبٍ يُنتَظَرُ، أَوْ السَّاعَةَ فَالسَّاعَةُ أَدْهَى وَأَمَرُّ رَوَاهُ التِّرْمِذِيُّ

7 of 19

Isi Kandungan Hadist Riwayat Tirmidzi

  1. Orang yang benar-benar cerdas adalah orang yang pandangannya jauh kedepan termasuk memikirkan kehidupan setelaha kematian yang kekal dan abadi.
  2. Orang-orang yang memikirkan kehidupan akhirat adalah mereka yang beriman kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya dengan taat beribadah dan beramal saleh. Sementara orang yang ingkar kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya adalah orang yang tidak meyakini adanya hari pembalasan dan tidak mempersiapkan diri.
  3. Terdapat tujuh peristiwa buruk yang dapat menimpa manusia, antara lain: kemiskinan yang membuat seseorang lalai kepada Allah Swt., kekayaan yang membuat sombong, sakit yang dapat memudarkan kecantikan seseorang bahkan cacat, masa tua, ajal yang datang begitu cepat sebelum sempat beramata saleh, kedatangan dajjal, dan hari kiamat.
  4. Berpikir kritis dalam pandangan Rasulullah Saw. adalah dengan mengumpulkan bekal dan amal saleh sebanyak-banyaknya sebelum kematian.
  5. Dunia adalah tempat menanam dan akhirat adalah tempat menuai hasilnya.

8 of 19

Langkah-Langkah dalam melatih diri untuk berpikir positif

Pengertian

Secara istilah berpikir berarti menggunakan akal budi untuk mempertimbangkan dan memutuskan sesuatu sedangkan kritis berarti sifat tidak mudah percaya dan tajam.

Berpikir kritis adalah kemampuan berpikir dengan jernih dan rasional terhadap sesuatu yang harus dilakukan dan sesuatu yang harus dipercayai kebenarannya.

  1. Menemukan masalah atau merumuskan pertanyaan.
  2. Mengumpulkan informasi yang valid.
  3. Menganalisis masalah.
  4. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan.
  5. Menemukan solusi terbaik.

9 of 19

Cara Membiasakan dan Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis sebagai Siswa

Kritis terhadap informasi yang diterima.

Memastikan kebenaran informasi yang didapatkan.

Aktif bertanya terhadap sesuatu yang belum jelas kebenarannya.

Memperbanyak membaca buku.

Giat mengikuti ilmiah dan diskusi.

10 of 19

  1. Memahami makna dan hikmah di balik semua ciptaan Allah Swt.
  2. Semakin bersemangat dalam menyiapkan bekal kehidupan akhirat.
  3. Menjadi orang yang visioner dan berpikiran kritis.
  4. Dapat mengembangkan iptek melalui inspirasi dari ciptaan Allah Swt.
  5. Dapat memanfaatkan alam untuk kemaslahatan manusia dengan optimal.
  6. Mampu menyelesaikan masalah dan membuatkan keputusan dengan baik.
  7. Tidak mudah terjerumus dalam hal-hal yang tidak baik dan semakin taat kepada Allah Swt.

Sumber gambar: Shutterstock.com

Manfaat berpikir kritis

11 of 19

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek)

B.

Sumber gambar: Shutterstock.com

12 of 19

Q.S. Ar-Rahman/55: 33

يٰمَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ اِنِ اسْتَطَعْتُمْ اَنْ تَنْفُذُوْا مِنْ اَقْطَارِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ فَانْفُذُوْاۗ لَا تَنْفُذُوْنَ اِلَّا بِسُلْطٰنٍۚ (۳۳)

Wahai segenap jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, tembuslah. Kamu tidak akan mampu menembusnya, kecuali dengan kekuatan (dari Allah). (Q.S. Ar-Rahman/55: 33)

B.

Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

13 of 19

Isi Kandungan Q.S. Ar-Rahman/55: 33

  1. Peringatan kepada jin dan manusia bahwa mereka tidak akan sanggup lari dari ketetapan Allah Swt. dimanapun mereka berada.
  2. Langit, bumi dan beserta isinya merupakan kekuasaan Allah Swt. Tidak ada yang sanggup menembus dan melintasinya kecuali Allah Swt.
  3. Manusia dianugerahi akal yang sehat untuk berpikir. Melalui ayat ini Allah Swt. memberi tantangan kepada manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
  4. Munculnya para astronaut yang mampu menembus ruang angkasa tidaklah sebanding dengan luasnya alam semesta yang dikuasai Allah Swt. Kekuatan manusia sangatlah terbatas dan tidak bisa dimiliki kecuali dengan izin Allah Swt.

14 of 19

Ilmu berasal dari bahasa Arab yang berarti pengetahuan. Ilmu adalah pengetahuan tentang sesuatu yang diperoleh secara ilmiah. Teknologi adalah hasil dari penerapan ilmu pengetahuan yang dapat memudahkan manusia beraktivitas.

2

3

Ayat tersebut mengajarkan dasar untuk memperoleh pengetahuan, yaitu dengan membaca (إقرأ) dalam qalam (pena) yang berarti sebuah alat untuk menulis.

Beberapa tokoh dan ilmuwan Islam yang telah menjelajahi ruang angkasa, yaitu: (1) Sultan bin Salman Al-Saud (1885), (2) Musa Manarov (1990), Hazza Al-Mansouri (2009), dan lainnya.

1

Pengertian

Al- Alaq 1-5

Tokoh dan ilmuan

15 of 19

Penerapan Berpikir Kritis dan Iptek dalam Kehidupan Sehari-hari.

C.

Sumber gambar: Shutterstock.com

16 of 19

Contoh-contoh perilaku sikap berpikir kritis

Penerapan Berpikir Kritis dan Iptek dalam Kehidupan

Sehari-hari

C.

  1. Check and recheck terhadap suatu informasi.
  2. Giat beribadah untuk menyiapkan bekal akhirat.
  3. Merenungkan makna di balik ciptaan Allah Swt.
  4. Melakukan penelitian atau kajian terhadap ciptaan Allah Swt.
  5. Memanfaatkan alam dengan sebaik-baiknya dan selalu bersyukur kepada Allah Swt.

17 of 19

Sikap Para Pelajar untuk Mengembangkan Pengetahuan dan Iptek

  1. Senang membaca buku-buku pengetahuan.
  2. Selalu ingin mencari tahu tentang alam semesta.
  3. Tidak malu bertanya.
  4. Meyakini bahwa alam semesta diciptakan oleh Allah Swt. untuk manusia.
  5. Rendah hati atas kesuksesan yang telah diraih.
  6. Mengikuti kegiatan-kegiatan ilmiah dan mempelajari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bersifat dinamis.

Sumber gambar: Shutterstock.com

Penerapan Berpikir Kritis dan Iptek dalam Kehidupan

Sehari-hari

C.

18 of 19

Kesimpulan

Semua ciptaan Allah Swt. baik langit, bumi dan seisinya adalah sebegai tanda kebesaran-Nya bagi orang-orang berpikir (ulul albab). Diciptakannya langit, bumi dan seisinya oleh Allah Swt. juga agar manusia dapat berpikir kritis untuk memanfaatkan dengan baik segala ciptaannya untuk kemaslahatan bersama dan untuk mengembangkan ilmu dan teknologi agar memudahkan kehidupan manusia.

19 of 19

TERIMA KASIH!

CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, including icons by Flaticon, infographics & images by Freepik