MEDIA MENGAJAR
UNTUK SMA KELAS XI
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Cabang Iman: Memenuhi Janji, Mensyukuri Nikmat, Memelihara Lisan, dan Menutupi Aib Orang Lain
Bab 2
Bab
2
Sumber: freepik
Memenuhi Janji
A.
Sumber: freepik
A. Memenuhi Janji
Dalil Tentang Memenuhi Janji
عنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ : إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ (رواه البخاري)
�
Dari Abu Hurairah r.a., dari Rasulullah Saw., beliau berkata, “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga; Apabila berbicara dia berdusta, bila dia berjanji dia mengingkari dan bila diberikan amanat dia berkhianat.” (HR. Bukhari)
.... وَاَوْفُوْا بِالْعَهْدِۖ اِنَّ الْعَهْدَ كَانَ مَسْـُٔوْلًا (الإسراء: ٣٤)
… dan penuhilah janji (karena) sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungjawabannya.)
(Q.S. Al-Isra’/17: 34)
Janji adalah hutang.
Memenuhi janji wujud sebagai orang yang beriman
Memenuhi janji menunjukkan orang yang dapat dipercaya
Memenuhi janji wujud sikap bertranggung jawab
A. Memenuhi Janji
Sebab-Sebab Seseorang Wajib Memenuhi Janji
Janji adalah ucapan seseorang kepada orang lain yang menyatakan kesediaan dan kesanggupan untuk berbuat sesuatu.
Pengertian
Sebelum mengucapkan janji, pikirkan dahulu dengan matang.
Berjanji untuk ditepati.
Berjanji hanya dalam persoalan yang penting dan baik secara syariat Islam .
Mengucap janji dengan disertai kalimat “insya Allah”.
Menyampaikan permohonan maaf beserta alasannya apabila berhalangan dan tidak memenuhi janji .
Ketentuan dalam Berjanji
Sumber: freepik
A. Memenuhi Janji
Hikmah Memenuhi Janji
A. Memenuhi Janji
Sumber: freepik
A. Memenuhi Janji
Akibat Orang yang Ingkar Janji
Sumber: shutterstock
Mensyukuri Nikmat
B.
Sumber gambar: Freepik
B. Mensyukuri Nikmat
Dalil Tentang Mensyukuri Nikmat
Dia telah menganugerahkan kepadamu segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar sangat zalim lagi sangat kufur. (Q.S. Ibrahim/14: 34)
Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku.
)Q.S. Al-Baqarah/2: 152)
وَاٰتٰىكُمْ مِّنْ كُلِّ مَا سَاَلْتُمُوْهُۗ وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَاۗ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَظَلُوْمٌ كَفَّارٌ ࣖ (ابراهيم: ٣٤)
فَاذْكُرُوْنِيْٓ اَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْا لِيْ وَلَا تَكْفُرُوْنِ ࣖ (البقرة: ١٥٢)
Mensyukuri nikmat adalah sikap berterima kasih atas segala limpahan nikmat yang telah diberikan Allah Swt. kepada manusia.
Pengertian
B. Mensyukuri Nikmat
Sumber gambar: Freepik
B. Mensyukuri Nikmat
Macam-macam Nikmat
Nikmat Iman dan Islam.
Nikmat diberikan ruh dan nyawa dalam badan.
Nikmat kelengkapan anggota tubuh dan panca indra.
Nikmat kesehatan
Nikmat harta benda atau kekayaan
Sumber gambar: Freepik
Cara-cara Mensyukuri Nikmat
Hikmah Mensyukuri Nikmat
B. Mensyukuri Nikmat
Mendapatkan azab dari Allah Swt.
Terkena penyakit hati; sombong.
Hidup tidak tenang.
Mudah marah
B. Mensyukuri Nikmat
Akibat Orang yang Kufur Nikmat
Sumber gambar: Freepik
Menjaga Lisan
c.
Sumber gambar: shutterstock
Dalil Tentang Menjaga Lisan
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ ٠ يُّصْلِحْ لَكُمْ اَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْۗ وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا (الأحزاب: ۷۰-۷۱) �
Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar. Niscaya Dia (Allah) akan memperbaiki amal-amalmu dan mengampuni dosa-dosamu. Siapa yang menaati Allah dan Rasul-Nya, sungguh, dia menang dengan kemenangan yang besar. (Q.S. Al-Ahzab/33: 70-71).
عن أبي موسى رضي الله عنه, قال: قالوا يا رسول الله, أَيُّ الإِسْلَامِ أَفْضَلُ؟ قال: مَنْ سَلِمَ المُسْلِمُوْن مِنْ لِسَانِهِ وَ يَدِهِ (رواه البخاري)
Dari Abu Musa R.A berkata, para sahabat bertanya kepada Rasulullah Saw., Islam seperti apa yang lebih utama? Rasulullah Saw. bersabda, “Seseorang yang dapat menyelamatkan saudaranya sesama muslim dari (gangguan) lisan dan tangannya.” (HR. Bukhari)
C.
Menjaga Lisan
Pengertian
Menjaga Lisan
C.
Menjaga lisan berarti berhati-hati ketika berbicara
Sumber gambar: freepik
Cara Menjaga
Lisan
Menjaga Lisan
C.
Hikmah Menjaga Lisan
Mendapat derajat yang tinggi
Meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Terhindar dari kerasnya hati.
Mendapat rida dari Allah Swt.
Terhindar dari kebinasaan yang terjadi pada kaum terdahulu.
Terhindar dari menyakiti perasaan orang lain.
Dapat hidup bersosialisasi dengan baik, damai, dan tentram.
Sumber gambar: shutterstock
Menjaga Lisan
C.
Akibat orang tidak menjaga lisan
C.
Menjaga Lisan
Menutupi Aib Orang Lain
D.
Sumber gambar: freepik
D. Menutup Aib Orang Lain
Dalil Tentang Menutup Aib Orang Lain
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ (الحجرات: ۱٢)
Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka! Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa. Janganlah mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Bertakwalah kepada Allah! Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang. (Q.S. Al-Hujurat/49: 12)
Pengertian
D. Menutup Aib Orang Lain
Sumber gambar: freepik
Kondisi Dibolehkan Membuka Aib Orang Lain.
D. Menutup Aib Orang Lain
Sumber gambar: freepik
D. Menutup Aib Orang Lain
Hikmah Menutup Aib Orang Lain
Akibat bagi Orang yang Suka Membuka Aib Orang Lain
Kesimpulan
Umat Islam diperintahkan Allah Swt untuk senantiasa memenuhi janji, mensyukuri nikmat, menjaga lisan, dan menjaga aib diri sendiri ataupun orang lain. Keempat cabang iman ini sangat berkaitan dengan bagaimana kita sebagai muslim yang baik untuk menggunakan lisan kita dengan sebaik-baiknya pula.
TERIMA KASIH