Membangun Komunitas Belajar dalam Sekolah
2023
Tujuan Pembelajaran
kombel
pengelolaan komunitas
belajar dalam sekolah
Pertanyaan Pemantik
APA ITU KOMUNITAS BELAJAR?
Sekelompok Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang belajar bersama dan berkolaborasi secara berkelanjutan dengan tujuan yang jelas dan terukur untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajar murid.
Optimalisasi komunitas belajar diadopsi dari teori Professional Learning Community (PLC) oleh Richard DuFour. Sebagai gambaran besar, PLC berbicara tentang Tiga Ide Besar dan Lima Dimensi dalam komunitas belajar.
Komunitas Belajar dalam Sekolah adalah SALAH SATU cara/strategi peningkatan kompetensi
GTK yang diyakini berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran murid
Profil Pelajar Pancasila
Guru mampu memfasilitasi proses pembelajaran yang berdampak pada murid | ||||||||||||
IHT (in-House Traning) | | Workshop | | Kombel dalam Sekolah (PLC) | | Pelatihan di luar sekolah | | Mentoring | | Coaching | | dan lain- lain |
| | | | Ragam cara me | | ningkatkan k | o | mpetensi GTK | | | | |
Pondasi : Keyakinan, Komitmen Bersama, Penyepakatan Nilai, Pendekatan: Belajar, Ekosistem, dan Asset-based Thinking | ||||||||||||
70% peningkatan kompetensi GTK khususnya guru diharapkan terjadi di satpen.
Satu diantaranya melalui kombel. Kombel dilakukan secara rutin setiap minggu untuk membahas masalah/tantangan pembelajaran yang dihadapi murid
,
Tidak semua masalah/tantangan pembelajaran murid
topik diskusi pada
dijadikan kombel.
menyepakati
topik
sesuai kebutuhan
Anggota diskusi bersama.
Poin Penting
Komunitas Belajar dalam Sekolah berfokus pada Murid
masalah/tantangan pembelajaran yang dihadapi murid ataupun membahas perencanaan pembelajaran dari materi yang diprediksi akan sangat menantang bagi murid.
kebutuhan anggota.
membantu menempatkan fokus pada pembelajaran murid.
untuk belajar di komunitas sehingga semua guru dapat terlibat aktif. Penerapan tata nilai menjadi hal yang sangat penting untuk selalu diingatkan dalam kombel
dalam sekolah.
Ragam aktivitas belajar bersama dan berbagi praktik baik di komunitas belajar dalam sekolah antara lain:
dihadapi
3 IDE BESAR KOMUNITAS BELAJAR DALAM SEKOLAH
Berfokus pada Pembelajaran
Membudayakan Kolaborasi dan Tanggung Jawab Kolektif
Berorientasi pada Hasil (Pembelajaran Murid)
Pada kegiatan komunitas belajar dalam sekolah terdapat Tiga Ide Besar yang menjadi landasan dalam menjalankan seluruh kegiatan di dalamnya. Tiga Ide Besar ini akan memastikan komunitas belajar berkontribusi pada pembelajaran berkualitas yang dilakukan secara kolaboratif untuk meningkatkan hasil belajar murid.
IDE BESAR 1
Fokus pada Pembelajaran
PTK perlu mampu menjawab 4 Pertanyaan Kritis berikut.
Apa yang kita harapkan murid pelajari?
Bagaimana kita tahu bahwa murid
sudah belajar hal tersebut?
Bagaimana respon kita jika ada murid yang tidak belajar?
Bagaimana kita akan memperkaya materi untuk murid yang sudah mahir?
IDE BESAR 2
Membudayakan Kolaborasi dan Tanggung Jawab Kolektif
Kolaborasi untuk menciptakan pemahaman bersama
Kolaborasi dengan memiliki kesadaran bahwa proses pembelajaran dan keberhasilan seorang murid merupakan tanggung jawab bagi semua PTK
Kolaborasi ini diciptakan untuk menghadirkan suasana belajar bersama, yang di dalamnya terdapat rasa saling tergantung satu sama lain
IDE BESAR 3
Siklus komunitas belajar dalam sekolah merupakan rangkaian pengelolaan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas PTK dan meningkatkan kualitas hasil belajar murid.
Berorientasi pada Hasil (Pembelajaran Murid)
Kriteria Awal Kombel dalam Sekolah
No | Aspek Kombel (Hipp & Huffman, 2010) | Kriteria Awal |
1 | Kepemimpinan Berbagi dan Mendukung | Adanya Tim Kecil sebagai Penggerak Kombel |
2 | Komitmen dan Nilai Bersama | Terdapat Keyakinan bahwa Kombel Penting, Komitmen bersama dan Nilai yang disepakati Bersama dan diterapkan dalam proses belajar di kombel |
3 | Pembelajaran Kolektif dan Penerapannya | Berdiskusi memecahkan masalah pembelajaran murid, Merencanakan pembelajaran murid Bersama (Menerapkan 3 Ide Besar, 4 Pertanyaan Kunci dan Siklus refleksi awal, perencanaan, implementasi dan evaluasi) |
4 | Berbagi Praktik | Observasi pembelajaran di kelas guru model dan refleksi. (Menerapkan 3 Ide Besar, 4 Pertanyaan Kunci dan Siklus refleksi awal, perencanaan, implementasi dan evaluasi) |
5a | Kondisi Mendukung-Struktur | Mengalokasikan waktu belajar di kombel minimal 1 jam perminggu (adanya jadwal dan topik diskusi kombel) |
5b | Kondisi Mendukung- Relationship | Lingkungan belajar yang ramah guru di kombel (menghargai, mendengarkan, menyampaikan pendapat tanpa takut dihakimi, dll) |
Sosialisasi dan Penyamaan Persepsi tentang Konsep dan Pentingnya Komunitas
Belajar dalam Sekolah
komunitas belajar dalam sekolah dan mengapa komunitas belajar dalam sekolah penting bagi guru.
Strategi disesuaikan dengan kondisi dan konteks satpen
Praktik/Simulasi Sosialisasi KS ke Guru di satpen Praktik/Simulasi Sosialisasi dari DInas ke Satpen
sekolah bersama dengan tim kecil
Kepala
memulai
penguatan awal tentang konsep
2. Membangun Komitmen
Bersama dan Menyepakati Nilai
3. Menciptakan lingkungan belajar yang ramah guru
Lingkungan belajar yang ramah guru ?
…bagaimana kondisi di lapangan?
Gap ‘merasa’ lebih berpengalaman & belum pengalaman
Apa yang bisa dilakukan agar guru-guru tersebut mau terlibat aktif dan merasa nyaman belajar bersama?
PAUD Permata Bunda mulai menjalankan kegiatan komunitas belajar dalam sekolah. Yang sedang gencar dilakukan dalam kegiatan belajar
bersama adalah memahami prinsip merdeka
belajar. Untuk itu, beberapa guru Permata
Bunda sering diikutkan dalam pelatihan maupun
kegiatan belajar bersama di komunitas belajar
antar sekolah. Kebanyakan guru-guru itu adalah
guru-guru muda yang menguasai keterampilan
penggunaan gawai karena salah satu sumber
belajar yang digunakan memanfaatkan PMM.
Setelah mengikuti kegiatan itu, mereka
membagikan materi pada guru-guru lainnya.
Saat berbagi mereka menghadapi sikap skeptis
guru-guru yang lebih senior atau lebih lama
mengajar. Guru-guru itu tidak mempercayai apa
yang disampaikan oleh juniornya karena merasa
memiliki pengalaman lebih. Akibatnya mereka tidak
mau mempelajari apalagi menerapkan praktik baik
yang diperoleh guru-guru junior tersebut.
Lingkungan yang aman akan membuat proses belajar Guru optimal
Seperti apa lingkungan belajar yang aman dan nyaman?
Bagaimana mengembangkan komunitas belajar yang ramah guru / memberikan rasa
Aman dan Nyaman?
suasana dan dinamika belajar guru. Hasil pengamatan disampaikan dan didiskusikan
bersama di komunitas tim kecil untuk merumuskan langkah perbaikan lingkungan belajar yang ramah guru. Selanjutnya hasil diskusi disampaikan ke kepala sekolah.
Perlunya ketrampilan sosial emosional
Lima Kompetensi Sosial Emosional
Kemampuan berelasi
Membangun dan mempertahankan hubungan yang sehat antara individu dan kelompok.
Kesadaran diri
Mengenali emosi, pikiran, dan nilai dalam diri secara akurat
Pembuatan keputusan bertanggung jawab
Pembuatan pilihan konstruktif yang benar dan cara bertindak sesuai dengan etika, norma sosial, dan keselamatan.
Manajemen diri
Mengelola pikiran, emosi, dan perilaku terutama pada saat mengahdapi tantangan dalam mencapaii tujuan
Kesadaran
sosial
Kemampuan untuk bisa berempati pada orang lain dan melihat dari berbagai sudut pandang
4. Membuat struktur belajar komunitas belajar dalam sekolah min. 1 JP
Belajar bersama di luar jam kerja terkesan memberatkan guru. Memasukkan minimal 1 jam belajar di komunitas sebagai bagian dari jam kerja guru di sekolah, diharapkan menumbuhkan kesadaran bahwa belajar merupakan bagian dari pekerjaan seorang guru, dan tidak bisa dipisahkan dari mengajar.
Dengan adanya rutinitas ini, akan tumbuh pembiasaan guru untuk berdiskusi di komunitas belajar yang berpusat pada pembelajaran murid sehingga tercipta budaya belajar di dalam satuan pendidikan.
Bagi sekolah yang ingin menambahkan kegiatan belajar dalam komunitas di luar jam kerja guru, diserahkan kepada kebijakan pihak sekolah masing- masing.
5. Belajar Bersama di dalam Komunitas Belajar dalam Sekolah
Semua tahapan siklus ini dilaksanakan dengan mengintegrasikan Tiga Ide Besar yang menggunakan Empat Pertanyaan Kunci. Durasi satu siklus inkuiri disesuaikan dengan kebutuhan para pendidik.
Hal yang dibicarakan pada komunitas belajar dalam sekolah
adalah pembelajaran murid.
Semua kesepakatan pada komunitas belajar mempertimbangkan hal yang terbaik untuk pembelajaran murid.
Komunitas belajar dalam sekolah dimungkinkan untuk dibuatkan menjadi klaster/kelompok-kelompok berdasarkan mata pelajaran (untuk jenjang SMP/SMA/SMK), kelas rendah dan kelas tinggi (untuk jenjang SD), ataupun pengelompokkan lainnya. Pengelompokkan ini biasanya disebut MGMP mata pelajaran ataupun KKG mini di sekolah. Disarankan MGMP/KKG (komunitas belajar dalam sekolah) ini tidak lebih dari 10 (sepuluh) orang agar kolaborasi pendidik dapat lebih efektif dan fokus
Pengamatan Diskusi Komunitas Belajar dalam Sekolah
1. Masalah pembelajaran
murid apa yang
disepakati untuk didiskusikan?
2. Pertanyaan-pertanyaan apa yang dijadikan
pemantik diskusi?
SIMULASI DISKUSI KOMBEL DALAM SEKOLAH�OLEH SEKOLAH KEMBANG
MISKONSEPSI atau BUKAN?
yang diperlukan guru
dan status pengurusnya.
pemantauan.
guru.
penggerak atau penggerak komunitas.
CONTOH PLC DI TELOK KURAU SCHOOL
CUPLIKAN SINGKAT PLC
DUKUNGAN SARANA PRASARANA UNTUK KOMUNITAS BELAJAR DI SEKOLAH CENTRE OF EXCELLENCE
Rumusan Problem Statement
Problem Statement |
sekolah dalam menambah wawasan pengetahuan atau dalam peningkatan kompetensi)
tidak mampu, dan hanya menambah beban.
belajar belum selaras.
tidak memahami pentingnya komunitas belajar, dan tidak percaya diri untuk berbagi.
|
Kemendikbudristek (Direktorat & UPT)
Kombel Mapel/Kelas/Lintas
Kombel Mapel/Kelas/Lintas
Kombel Mapel/Kelas/Lintas
Pelaksanaan kombel dengan integrasi
(fokus pada pembelajaran, kolaborasi & komitmen kolektif, berorientasi pada hasil (data hasil belajar murid)
(tujuan belajar murid apa, bagaimana kita mengetahui murid telah mencapai tujuan, apa yg guru akan lakukan jika murid sudah atau belum belajar)
Pemda/Disdik/Yayasan
Mitra Pembangunan
SATUAN PENDIDIKAN
Pembangunan kombel
dengan 5 dimensi
perminggu
Kombel
Mapel/Kelas/Lintas
Kombel
Mapel/Kelas/Lintas
Kemendikbudristek
Pemda/Disdik/Yayasan
Mitra Pembangunan
kapasitas penggerak komunitas belajar
belajar
apresiasi kepada GTK
KOMUNITAS BELAJAR DALAM SEKOLAH