1 of 17

MEDIA MENGAJAR

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

UNTUK SMP KELAS VIII

2 of 17

Praktik Jual Beli dan Utang Piutang serta Menghindari Riba

BAB 9

3 of 17

JUAL BELI

4 of 17

Pengertian Jual Beli

Secara Bahasa :

Secara Istilah :

Suatu persetujuan saling mengikat antara penjual sebagai pihak yang menyerahkan barang dan pembeli sebagai pihak yang membayar harga barang yang dijual

Kegiatan tukar menukar antara barang dengan barang atau antara barang dengan uang berdasarkan syarat dan rukun tertentu.

Unsur penting :

Adanya pengalihan hak, pertukaran barang dengan barang atau uang, adanya kerelaan dalam jual beli, dan ada yang diperjualbelikan

5 of 17

Al-Quran

Dasar Hukum Jual Beli

Hadis

Ijmak

  • Q.S. An-Nisā’/4: 29
  • Q.S. Al-Baqarah/2: 275

Perihal jual beli, para ulama menjelaskan jual beli termasuk salah satu urusan muamalah

“Nabi Saw. pernah ditanya, “Usaha (pekerjaan/profesi) apakah yang paling baik (paling ideal)?” Beliau menjawab, “Pekerjaan (usaha) seseorang dengan tangannya sendiri dan setiap jual beli yang baik.” (H.R. Bazzar dan Al-Hakim)

6 of 17

Syarat dan Rukun Jual Beli (1)

Syarat Pelaku Jual Beli

Syarat Barang yang Diperjualbelikan

Syarat Akad/Ijab Qabul

Berakal sehat

Suci

Apabila terdapat sigat�(pernyataan) berupa ijab qabul antara kedua belah pihak (baik penjual maupun pembeli) terkait dengan transaksi jual beli, serah terima kedua belah pihak sesuai hasil transaksi, dan adanya kerelaan kedua belah pihak

Balig (sudah dewasa)

Bermanfaat

Atas kehendak sendiri (bukan dipaksa)

Diperbolehkan agama

Keduanya tidak mubazir

Barang yang akan dijual milik penjual

Saling rela antara kedua belah pihak

Dapat diserahterimakan pada transaksi jual beli

Barang yang diperjualbelikan ada atau berwujud (ada wujud barangnya dan tidak dalam sengketa)

Syarat jual beli

7 of 17

Syarat dan Rukun Jual Beli (2)

Rukun jual beli

Adanya orang yang melakukan akad/transaksi (penjual dan pembeli),

Adanya sigat (bentuk pernyataan) terkait jual beli,

Adanya barang yang diperjualbelikan, dan

Adanya nilai tukar pengganti barang (uang).

8 of 17

Macam – macam Jual Beli dalam Islam

Jual beli barang yang tampak atau terlihat

Jual beli yang hanya disebutkan ciri dan sifat-sifatnya

Jual beli benda yang tidak tampak dan tidak ada ketika transaksi terjadi

9 of 17

Jual Beli Online Menurut Islam

Pengertian jual beli online

Hukum jual beli online dalam Islam

Kegiatan jual beli online termasuk dalam kategori muamalah. Kaidah fikih tentang hukum dasar dari muamalah adalah mubah/boleh

Kegiatan jual beli berupa transaksi tawar menawar barang antara penjual dan pembeli secara online dengan memanfaatkan teknologi internet. Jual beli online ini juga biasa disebut dengan perdagangan elektronik (e-commerce).

10 of 17

UTANG PIUTANG

11 of 17

Utang Piutang

Utang piutang adalah memberikan harta atau benda kepada orang lain dengan perjanjian akan dikembalikan sesuai ketentuan yang telah disepakati. Dalam utang piutang terdapat rukun yang harus dipenuhi, yaitu adanya harta atau barang, ijab qabul, dan adanya pemberi utang. Hal penting yang harus diperhatikan dalam utang piutang adalah tidak adanya unsur riba dalam utang piutang atau pinjam meminjam tersebut. Hukum memberi utang adalah boleh.

Anjuran dalam utang piutang sesuai ajaran Islam sebagaimana Allah Swt. berfirman dalam Q.S. Al-Baqarah/2: 282 adalah mencatat utang, menghadirkan saksi, dan memberikan jaminan.

12 of 17

RIBA

13 of 17

Arti riba menurut bahasa bermakna kelebihan atau tambahan (az-ziya-dah). Dalam bermuamalah, terdapat dua sebab adanya tambahan. Pertama, tambahan karena transaksi jual beli, yang disebut dengan istilah “ribhun”, yakni tambahan berupa keuntungan atau laba yang disebabkan karena selisih harga pokok dengan harga jual. Kedua, tambahan atau melebihkan jumlah pada saat pengembalian utang berdasarkan persentase dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam. Tambahan yang ditentukan dalam utang piutang ini disebut “riba”. Dengan kata lain, riba adalah penetapan bunga atau melebihkan jumlah pengembalian pinjaman yang dibebankan kepada peminjam

Pengertian Riba

14 of 17

Jenis dan Hukum Riba dalam Islam

Riba Qardh

Riba Jahiliyah

Sejumlah tambahan yang diminta oleh pihak yang memberi utang terhadap orang yang berutang saat mengembalikan utangnya.

Tambahan yang harus dibayarkan karena tidak dapat melunasi pinjaman tepat waktu atau pada jatuh tempo yang dijanjikan, sehingga pihak pemberi pinjaman menambah jangka waktu pengembalian utang dengan syarat adanya tambahan pada saat pelunasan. Sehingga jumlah yang dibayarkan saat mengembalikan utang menjadi lebih besar dari utang sebenarnya.

15 of 17

SIFAT JUJUR, BERTANGGUNG JAWAB, DAN DAPAT DIPERCAYA DALAM MUAMALAH

16 of 17

Muamalah yang diajarkan dalam ajaran Islam berlandaskan sifat jujur, tanggung jawab, dan amanah atau dapat dipercaya. Dalam praktik jual beli perlu diterapkan sifat jujur dan tanggung jawab agar tidak terjadi penipuan yang dapat menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak. Demikian pula dalam utang piutang, setiap orang yang berutang harus bertanggung jawab membayar seluruh utang yang dimilikinya. Selain itu, seseorang yang tidak menerapkan sifat tanggung jawab terhadap hak orang lain, dikhawatirkan akan menggunakan sesuatu yang bukan haknya, seperti memakan riba.

Sifat Jujur, Bertanggung Jawab, dan Dapat Dipercaya dalam Muamalah

17 of 17

Selamat Belajar!