Kelas X
Ayo berpetualang bersama
PENYIMPANGAN SOSIAL
Choirul Chamdiyatus Sholichah, S.Sos
PENGERTIAN PENYIMPANGAN SOSIAL
BENTUK PENYIMPANGAN
Berdasarkan waktu
Contoh Penyimpangan Primer
Contoh penyimpangan sekunder
Berdasarkan jumlah :
a. Penyimpangan kelompok.
b. Penyimpangan individu
Penyimpangan yang dilakukan lebih dari satu orang.
Penyimpangan kelompok
Penyimpangan yang dilakukan oleh satu orang
Penyimpangan individu
Penyimpangan sosial Berdasarkan Sifat
1. Penyimpangan positif
2. Penyimpangan Negatif
Penyimpangan Positif
penyimpangan yang mempunyai dampak positif karena mengandung unsur inovatif, kreatif dan memperkaya alternatif.
Contoh
Seorang ibu harus menjadi supir bus karena desakan ekonomi
PENYIMPANGAN NEGATIF
Penyimpangan yang cenderung bertindak kearah negatif
Faktor penyebab penyimpangan
Www.ruanggurupenyimpangan sosial com
SOSIALISASI TIDAK
SEMPURNA
Kegagalan dalam pengamalan nilai dan norma secara utuh dan benar yang dilakukan pihak keluarga. Biasanya karena orang tuanya tidak mau memperhatikan perkembangan anaknya di rumah.
Contoh
Jika orang tua terlalu sibuk sehingga kurang memperhatikan anaknya, maka anak itu cenderung akan menjadi anak yang nakal.
Anak dari keluarga broken home tidak mendapat pendidikan yang sempurna dari orang tua, maka anak tidak akan mengetahui hak-hak dan kewajibannya sebagai anggota keluarga.
Sub budaya menyimpang
penyimpangan yang dipelajari dari interaksi kelompok masyarakat yang membuat anggota kelompok masyarakat tersebut ikut melakukan kegiatan penyimpangan
CONTOH
Perjudian dan pelacuran
Lebelling
Pemberian cap atau yang membuat seseorang menjadi terbiasa melakukan tindakan menyimpang.
Contoh
Seorang yang pernah sekali mencuri dengan alasan kebutuhan, tetapi kemudian oleh masyarakat dijuluki penduri, maka ia akan terdorong menjadi perampok.
Upaya pencegahan perilaku menyimpang
1. Peran guru (sekolah) memperhatikan peserta didik apabila ada perilaku menyimpang dengan mengadakan razia, menasihati, menegakkan aturan melalui tata tertib sekolah
2. Peran keluarga (orang tua) yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, memberi kasih sayang dll
Peran tokoh agama yaitu memberikan pendidikan, pengetahuan, dan nasehat melalui kegiatan keagamaan, mengisi waktu luang para remaja dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif, mengembangkan nilai-nilai moral, agama dan adat istiadat yang ada di lingkungan masyarakat, mengadakan pertemuan-pertemuan warga untuk membahas permasalahan-permasalahan di lingkungan tempat tinggal.
SUMBER /REFRENSI ;
Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Soekanto, Soerjono. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.