1 of 32

BAB 10�IBADAH HAJI

KELAS X MIPA DAN IPS

2 of 32

Amatilah prosesi ibadah haji berikut ini!

3 of 32

KETENTUAN HAJI

Haji adalah rukun Islam ke- 5

Ibadah Haji diwajibakan sejak tahun 9 H/ 631 M

Ibadah haji diwajibkan oleh Allah Swt. bagi muslim yang memenuhi syarat

memiliki kemampuan fisik dan keuangan

4 of 32

PENGERTIAN HAJI

Bahasa

    • kata ‘haji’ artinya sengaja berziarah, mengunjungi, atau menuju tempat tertentu

Istilah/ Terminologi

    • Menziarahi atau mengunjungi baitullah (Ka'bah) di kota Makkah al-Mukarramah da sekitarnya untuk melaksanakan ibadah-ibadah tertentu, seperti wukuf, tawaf, sa’i, melontar jumrah dan lain sebagainya dengan cara tertentu dengan waktu yang sudah ditentukan.

Inti Ibadah Haji dimulai pada tanggal 8 Dzulhijjah

Pada saat Ummat Islam bermalam di MINA, Wukuf di ARAFAH tgl 9 Dzulhijjah

Berakhir setelah melempar jumrah 9 Dzulhijjah (HARI RAYA IDUL ADHA)

5 of 32

HUKUM PELAKSANAAN IBADAH HAJI

HUKUM HAJI adalah wajib bagi yang mampu sekali seumur hidup dan terlkmasuk salah satu rukun Islam. Hal ini diterangkan dalam firman Allah SWT dan Sunnah Rasulullah SAW:

a. Q.S al- Imran/3: 97

……..وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ. ……..

Artinya: Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. (Q.S al- Imran/3: 97)

b. Sunnah Rasulullah

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، وَ إِقَامِ الصَّلَاةِ ، وَ إِيْتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَ حَجِّ الْبَيْتِ ، وَ صَوْمِ رَمَضَانَ . )رواه البخاري و مسلم(�

Artinya: "Islam dibangun di atas lima perkara: persaksian bahwa tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, pergi haji, dan puasa di bulan Ramadhan'". (HR. Al-Bukhari dan Muslim)���

6 of 32

SYARAT HAJI

2. berakal

3. baligh

4. merdeka

5. Perjalanan aman

6. Mampu (tenaga, pikiran dan biaya)

7. Bagi para muslimah, ada persyaratan khusus, yaitu harus disertai mahram

1. Beragama Islam

SYARAT HAJI

SYARAT HAJI adalah ketentuan- ketentuan yang harus dipenuhi sebelum seseorang melaksanakan IBADAH HAJI

7 of 32

RUKUN HAJI

RUKUN HAJI adalah ketentuan- ketentuan yang harus dilakukan oleh seorang jamaah haji. Jika ia tidak melakukannya, maka hajinya TIDAK SAH DAN TIDAK BISA DIGANTI DENGAN DAM ATAU DENDA, melainkan ia harus mengulanginya di TAHUN MENDATANG.

    • 1

Ihram (niat haji)

    • 2

Wuquf di Arafah

    • 3

Tawaf Ifadhah

    • 4

Sa;i

    • 5

Tahallul

    • 6

Tertib

Apabila salah satu RUKUN HAJI tersebut ditinggalkan, haji yang dilakukannya TIDAK SAH

8 of 32

Keterangan:

  • IHRAM adalah: niat memulai mengerjakan ibadah haji. Niat haji tempatnya di hati. Adapun niat haji ada;ah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلهِ تَعَالَى

Artinya: "Aku niat melaksanakan haji dan berihram karena Allah Swt

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ حَجًّا

Artinya: "Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji."����

9 of 32

  • WUKUF adalah keberadaan diri meskipun sejenak di Padang Arafah dalam waktu antara tergelincir matahari tanggal 9 Dzulhijjah (hari Arafah) samapi terbit fajar hari Nahar tanggal 10 Dzulhijjah

  • TAWAF adalah mengelilingi ka’bah sebanyak 7 kali (Ka’bah selalu berada di sebelah kiri di mulai dan diakhiri pada garis lurus arah sejajar hajar aswad

  • SA’I adalah berjalan dari bukit SAFA ke bukit MARWAH, kemudian sebaliknya sebanyak 7 kali yang dimulai dari bukit SAFA dan berakhir di bukit MARWAH. Setiap melintas antara dua pilar hijau (lampu hijau), bagi pria disunnahkan berlari- lari kecil dan bagi wanita cukup berjalan biasa sambal berdoa. Perjalan dari bukit SAFA ke MARWAH dihitung satu kali dan dari bukit MARWAH ke bukit SAFA dihitung satu kali

10 of 32

  • Tahalul, yaitu mencukur atau menggunting rambut paling sedikit sebanyak tiga helai. Dengan melakukan tahalul berarti ritual haji sudah selesai

  • Tertib, yaitu melakukan rangkaian prosesi ibadah haji tersebut secara berurutan

11 of 32

Adapun ketentuan yang harus dipenuhi seseorang ketika melakukan tawaf adalah:

12 of 32

Macam- macam tawaf

Tawaf Qudum adalah tawaf yang dilakukan ketika baru tiba di Makkah sebagi penghormatan kepada Ka’bah.

Tawaf Ifadah yakni tawaf yang merupakan rukun haji

Tawaf Wada’ atau tawaf perpisahan yaitu tawaf yang dilakukan ketika akan meninggalkan kota Makkah

Tawaf Nazar yaitu tawaf yang dilakukan karena adanya nazar

Tawaf Sunat yaitu tawaf yang dapat dilakukan berulangkali dan dapat dilakukan kapan saja

13 of 32

Adapun ketentuan yang harus dipenuhi seseorang ketika melakukan sa'i adalah

14 of 32

WAJIB HAJI

WAJIB HAJI adalah ketentuan- ketentuan yang harus dilakukan oleh seorang jamaah haji. Jika wajib haji ditinggalkan, hajinya tetap SAH dengan syarat MEMBAYAR DAM tau denda.

Niat Ihram dari MIQAT

Mabit/ Bermalam di Muzsdalifah

Melempar Jumrah (Ula, Wusta, Aqabah)

Mabit/ Bermalam di Mina

Tawaf Wada’

Muzdalifah

MINA

Melempar Jumrah

15 of 32

Keterangan:

  • Ihram dari miqat, yaitu berihram atau melakukan niat mengerjakan haji dari tempat yang sudah ditentukan (miqat makani) dan juga pada waktu yang sudah ditentukan pula (miqat zamani).
  • Bermalam di Muzdalifah, yakni setelah seseorang melakukan wukuf di padang Arafah pada malam tanggal 10 Dzulhijjah lewat tengah malam. Apabila dia berjalan dari Muzdalifah sebelum tengah malam, wajib membayar dam.
  • Melontar jumrah 'aqabah pada hari raya haji (10 Dzulhijjah). Melontar jumrah 'aqabah ini menurut ulama fikih hukumnya wajib, tetapi dalam pelaksanaannya boleh diwakilkan kepada orang lain apabila seseorang tidak mampu melaksanakannya.
  • Melontar tiga jumrah, yakni jumrah ula, jumrah wusta dan jumrah 'aqabah pada tiap-tiap tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah. Tiap jumrah dilontar dengan tujuh batu kecil. Pelaksanaan melontar ketiga jumrah ini boleh diwakilkan kepada orang lain, jika seseorang tidak mampu melaksanakannya karena ada uzur, seperti sakit atau telah lanjut usia.

16 of 32

Adapun ketentuan yang harus dipenuhi seseorang ketika melontar jumrah adalah:

17 of 32

Jadwal Melontar Jumrah

Tengah malam

Siang di waktu matahari rebah ke arah tenggelam

Wukuf di Arafah

9 Dzulhijjah

Tengah malam (sunnah)

Tengah-tengah malam

Melontar jumrah Aqaba hsebanyak 7 X

10 Dzulhijjah

18 of 32

12 Dzulhijjah

Melontar 3 jumrah secara berurutan: Ula, Wusta, Aqabah)

Pagi hari

Tengah malam (sunnah)

11 Dzulhijjah

Melontar 3 jumrah secaraberurutan: Ula, Wusta, Aqabah

Pagi hari

Tengah malam(sunnah)

13 Dzulhijjah

Melontar 3 jumrah secara berurutan: Ula, Wusta, Aqabah

Pagi hari

Tengah malam (sunnah)

19 of 32

  • Mabit di Mina, yakni bermalam di Mina pada malam 11-12 Dzulhijjah jika nafar awal atau 11–13 Dzulhijjah jika nafar sani.
  • Tidak melakukan larangan haji selama ihram. Ada beberapa larangan dalam rangkaian ibadah haji selama ihram. Beberapa larangan tersebut ada yang berlaku khusus untuk laki-laki, khusus perempuan dan ada juga yang berlaku bagi keduanya.
  • Tawaf Wada', yaitu tawaf perpisahan sewaktu akan meninggalkan kota Makkah.

20 of 32

Sunnah Haji

1) Memotong kuku, rambut, dan kumis

2) Mandi sebelum ihram dan memakai minyak wangi

3) Disunnahkan memakai kain ihram yang berwarna putih.

4) Menyisir rambut dan jenggot

5) Salat sunah ihram

6) Memperbanyak membaca talbiyah

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ ,لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ ,إِنَّ الْحَمْدَ, وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ

Artinya: "Kami memenuhi panggilan-Mu ya Allah, kami memenuhi panggilan-Mu. Sekali lagi kami memenuhi panggilan-Mu, di mana tidak ada sekutu bagi-Mu. Kami memenuhi panggilan-Mu. Di mana sesungguhnya pujian, nikmat, dan kekuasaan adalah milik-Mu. Tidak ada satu pun sekutu bagi-Mu."��

21 of 32

MIQAT HAJI

    • Batas waktu musim haji
    • 1 syawal- terbit fajar 10 DZulhijjah

Miqat zamani

    • Batas tempat untuk memulai ihram haji atau umrah

Miqat makani

22 of 32

MIQAT MAKANI

Gambar: Miqat makani bagi jamaah yang melakukan haji dan umrah

23 of 32

Tempat- tempat MIQAT

  1. Makkah, bagi orang Makkah sendiri bisa berihram dari rumah masing-masing
  2. Dzul Hulaifah (Bir Ali), yaitu miqat bagi orang yang datang dari arah Madinah dan negeri-negeri yang sejajar dengan Madinah
  3. Al-Juhfah, yaitu tempat memulai ihram bagi orang yang datang dari arah Syam, Mesir, Maghribi dan Negara yang sejajar dengan negara tersebut.

Gambar. Dzul Hulaifah (Bir Ali)

Gambar. Al-Juhfah

24 of 32

4) Yalamlam adalah miqat bagi yang datang dari arah Yaman, India, Indonesia dan negara-negara yang sejajar dengan dengan negara tersebut.

5) Qarnul manazil adalah tempat mulai ihram bagi orang yang datang dari arah Najdil Yaman dan Najdil Hijaz dan negara-negara yang sejajar dengannya.

6) Dzatu Irqin, adalah miqat bagi orang yang datang dari Iraq dan negara yang sejajar dengan itu.

Gambar. Yalamlam

Gambar. Qarnul manazil

25 of 32

Macam-macam Ihram Haji

Cara Ihram untuk ibadah haji dan umrah ada tiga macam, yaitu:

  1. Ifrad, yaitu melakukan ihram untuk mengerjakan ibadah haji dahulu dan setelah selesai seluruh amalan ibadah haji baru berihram untuk ibadah umrah. Haji dengan cara ifrad ini tidak dikenai dam (denda).
  2. Tamattu', yaitu melakukan ihram untuk mengerjakan umrah di bulan-bulan haji, setelah selesai seluruh amalan umrah langsung mengerjakan ibadah haji. Cara tamattu’ ini dikenai denda atau dam.
  3. Qiran, yaitu melaksanakan ihram untuk ibadah haji dan umrah sekaligus secara bersamaan. Cara qiran ini dikenai denda atau dam.

(Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, h. 158)

26 of 32

PAKAIN IHRAM

1. Pakaian ihram laku- laki memakai dua helai kain yang tidak berjahit, satu diselendangkan dan satu disarungkan. Tidak bileh memakai baju, celana atau pakaian biasa

2. Pakaian uang bagi wanita, pakaian yang menutupi seluruh tubuh, kecuali muka dan kedua telapak tangan

27 of 32

Larangan Ihram

    • Memakai pakaian biasa
    • Memakai sepatu yang menutupi mata kaki
    • Menutup kepala yang melekat (Topi)

Larangan bagi Pria

    • Berkaus tangan
    • Menutup muka/ memakai cadar

Larangan bagi Wanita

    • Memakai wangi- wangian (kecuali yang dipakai sebelum niat ihram)
    • Memotong kuku/mencukur/mencabut rambut badan
    • Memburu bunatang (kecuali binatang yang membahayakan)
    • Menikah/menikahkan/meminang
    • Bercumbu
    • Bertengkar atau mengucapkan kata- kata kasar
    • Memotong pepohonan di tanah haram

Larangan bagi Pria dan Wanita

28 of 32

DAM

  • Dam secara Bahasa: Darah
  • Dam secara Istilah: mengalirkan darah (menyembelih ternak seperti kambing, unta, sapi di tanah haram dalam rangka memenuhi ketentuan manasik haji)

  • Dam terdiri dari dua macam
  • Dam Lin- Nusuk
  • Dam Isa’ah

29 of 32

    • Dam yang harus dibayarkan karena memang aturannya demikian, yaitu dikenakan bagi orang yang mengerjakan haji Tamattu’ dan haji qiran

Dam lin- nusuk

    • Dam yang harus dibayarkan karena melanggar aturan/kesalahan
    • a. Meninggalkan salah satu wajib haji
    • Tidak ihram dari miqat
    • Tidak mabit di Mudsdzalifah
    • Tidak Mabit di Mina
    • Tidak melontar jumrah
    • Tidak tawaf wadla’
    • b. Melanggar aturan ihram haji

Dam Isa’ah

30 of 32

Ketentuan Dam

1. Dam Lin- Nusuk

Dikenakan bagi orang yang mengerjakan haji secara Tamattu’ atau Qiran. Dam dibayar dengan tertib, yaitu:

  1. Memotong seekor kambing jika tidak mampu
  2. Wajib berpuasa 10 hari, 3 hari di Tanah Haram, 7 hari dilaksanakan setelah kembali ke tanah haram

31 of 32

2. Dam Isa’ah

  1. Bagi orang yang meninggalakan salah satu wajib haji (dikenakan dam sama seperti orang yang melakukan haji Tamattu’ atau qiran)
  2. Bagi orang yang melanggar aturan ihram haji

1) melanggar ihram berupa mencukur rambut, memotong kuku, atau memakai pakain yang bertangkup bagi laki- laki, dan menutup muka/sarung tangan bagi wanita dan wangi- wanginan (alki- laki/perempuan). Wajib membayar dam/fidyah dengan menyembelih seekor kambing, bersedekah kepada 6 orang miskin dan setiap orang setengah sa’ (= 2 mud+/- 1 sepersetengah kg beras/ makanan yang mnegenyangkan) atau berpuasa 3 hari

2) Apabila melanggar larangan ihram berupa membunuh hewan kecuali ular/ yang membahayakan, maka wajib membayar dam/fidyah atau bersedekah dengan makanan seharga hewan tersebut. Apabila tidak mampu, boleh diganti dengan puasa. Bilangan puasa disesuaikan dengan jumlah banyaknya makanan yang mesti disediakan, yaitu satu hari puasa sama dengan 1 mud makanan (+- tiga perempat kg)

32 of 32

3) Apabila suami istri melanggar larangan ihram dengan bersetubuh sebelum tahallul awal, maka batal hajinya dan wajib membayar kifarat menyembelih seekor unta atau sapi

4) Apabila suami istri melanggar larangan ihram dengan bersetubuh setelah tahallul awal, maka tidak batal hajinya, tetapi wajib membayar dam atau kifarat menyembalih seekor unta atau sapi

5) Apabila mengadakan akad nikah pada waktu masih ihram, maka pernikahannya itu batal, tetapi yang bersangkutan tidak membayar dam