Mari sijaga kebadian ruang ibadahta, terlebih-lebih mari si mateken HPnta
2
2
GBKP RUNGGUN TEBING TINGGI
KEBAKTIAN BAHASA INDONESIA
PUKUL : 10.00 WIB
Yang Melayani :
Pdt. Emmi Sari br Tarigan, S.Th
Minggu advent Ii
07 Desember 2025
S A M B U T A N
PENGANTAR IBADAH
KJ 240 : 1-2
1. | Datanglah, ya sumber rahmat, selaraskan hatiku Menyanyikan kasih s'lamat yang tak kunjung berhenti. Ajar aku madah indah, gita balai sorgaMu. Aku puji gunung kokoh, gunung pengasihanMu. |
KJ 240 : 1-2
2. | Hingga kini 'ku selamat dengan kuat yang Kaub’ri. Kuharapkan akan dapat sampai di neg'ri seri. Yesus cari akan daku, domba binal yang sesat; Untuk membela diriku dipikulNya salib b'rat. |
VOTUM & SALAM
Yang aku maksudkan ialah, bahwa oleh karena kebenaran Allah Kristus telah menjadi pelayan orang-orang bersunat untuk mengokohkan janji yang telah diberikan-Nya kepada nenek moyang kita
(Roma 15 : 8)
KJ 081 : 1-2
1. | O, datanglah, Imanuel, tebus umatMu Israel yang dalam berkeluh kesah menanti Penolongnya. Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel! |
KJ 081 : 1-2
2. | O, datang, Tunas Isai, patahkan belenggu pedih dan umatMu lepaskanlah dari lembah sengsaranya. Bersoraklah, hai Israel, menyambut Sang Imanuel! |
Jemaat Duduk
Pujian bagi tuhan yang dinantikan
L | : | Terpujilah Tuhan, sebab Dialah terang kehidupan bagi orang yang hidup di dalam kegelapan dan bagi orang yang hidup di dunia yang penuh dengan kekelaman, karena atasnya terang Tuhan bersinar. |
J | : | Maranatha, Maranatha, Tuhan segera datang |
Pujian bagi tuhan yang dinantikan
L | : | Terpujilah Tuhan, sebab Dialah pemimpin, Sumber dari segala pertolongan, Tuhan yang kekal dan yang Maha Kuasa, Raja Damai yang memerintah di atas kebenaran dan keadilan. |
J | : | Maranatha, Maranatha, Tuhan segera datang |
Pujian bagi tuhan yang dinantikan
L | : | Terpujilah Tuhan, sebab Dialah pengharapan hidup yang memberikan kedamaian dan terang di dalam dunia yang gelap. |
J | : | Maranatha, Maranatha, Tuhan segera datang |
Manusia di hadapan allah
L | : | Akulah Tuhan Allahmu yang telah berjanji untuk dating sebagai pertolonganmu. Tetaplah hidup di dalam pengharapan kepadaKu. Akulah Terangmu, barang siapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan di dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup. Saudara saudari yang terkasih, di dalam kita menghadapi persoalan hidup, … |
Manusia di hadapan allah
L | : | Sering kali kita tidak teguh menantikan pertolongan Tuhan. Bahkan sering kekhawatiran kita membuat kita hilang pengharapan sehingga menjadi jauh dari Tuhan dan jatuh ke dalam dosa dan penderitaan. |
J | : | Ya Tuhan, sering kami tidak sabar menantikan pertolongan Tuhan, sehingga kami tidak teguh berpengharapan. Ya Tuhan, ampunilah kami |
Manusia di hadapan allah
L | : | Kekhawatiran sering menguasai kita jauh melebihi janji Tuhan yang ada pada kita, sehingga kita menjadi jauh dari Tuhan |
J | : | Ya Tuhan, kami sering mengabaikan janji dan keadilanMu. Sehingga kami lebih mengikuti tawaran dunia yang penuh dengan kegelapan. Ya Tuhan, ampunilah kami. |
SAAT TEDUH
NKB 003 : 1-3
1. | Terpujilah Allah, hikmatNya besar, begitu kasihNya ‘tuk dunia cemar, sehingga dib’rilah PutraNya Kudus mengangkat manusia serta menebus. Reff: Pujilah, pujilah! Buatlah dunia bergemar, bergemar mendengar suaraNya. Dapatkanlah Allah demi PutraNya, b’ri puji padaNya sebab hikmatNya. |
NKB 003 : 1-3
2. | Dan darah AnakNyalah yang menebus mereka yang yakin ‘kan janji kudus; dosanya betapapun juga keji, dihapus olehNya, dibasuh bersih. Reff: Pujilah, pujilah! Buatlah dunia bergemar, bergemar mendengar suaraNya. Dapatkanlah Allah demi PutraNya, b’ri puji padaNya sebab hikmatNya. |
NKB 003 : 1-3
3. | Tiada terukur besar hikmatNya; penuhlah hatiku sebab AnakNya. Dan amatlah k’lak hati kita senang, melihat Sang Kristus di sorga cerlang. Reff: Pujilah, pujilah! Buatlah dunia bergemar, bergemar mendengar suaraNya. Dapatkanlah Allah demi PutraNya, b’ri puji padaNya sebab hikmatNya. |
Janji tuhan bagi yang berharap kepadanya
L | : | “Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita, hendaklah engkau setia sampai mati dan Aku akan mengaruniakan kamu Mahkota Kehidupan” (bdk Wahyu 2:10) |
Jemaat Berdiri
KJ 091 : 1-3
1. | Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem! Mari sambut Rajamu. Raja Damai t'rimalah! Putri Sion, nyanyilah; soraklah, Yerusalem! |
KJ 091 : 1-3
2. | Hosiana, Putra Daud, umatMu berkatilah! Dirikanlah takhtaMu mahatinggi, mulia. Hosiana, Putra Daud, umatMu berkatilah! |
KJ 091 : 1-3
3. | Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia. Raja Damai abadi, Putra Allah yang kekal. Hosiana, Putra Daud, Salam, Raja mulia! |
Firman Allah Yehezkiel 18 : 30 – 32
(Responsoria)
(Jemaat Duduk)
L. | 30Oleh karena itu Aku akan menghukum kamu masing-masing menurut tindakannya, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bertobatlah dan berpalinglah dari segala durhakamu, supaya itu jangan bagimu menjadi batu sandungan, yang menjatuhkan kamu ke dalam kesalahan. |
J. | 31… |
L. | 30… |
J. | 31Buangkanlah dari padamu segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku dan perbaharuilah hatimu dan rohmu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? |
Yehezkiel 18 :30-32
L. | 32Sebab Aku tidak berkenan kepada kematian seseorang yang harus ditanggungnya, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Oleh sebab itu, bertobatlah, supaya kamu hidup!" |
Yehezkiel 18 :30-32
Lit. | : | Berbahagialah orang yang mendengarkan Firman Tuhan, yang memelihara, serta melakukannya dalam kehidupan sehari-hari, Haleluya. |
Jem. | : | (Dinyanyikan) Ha le lu ya, Ha le lu ya, Ha le lu … ya. |
Tema :
“Bertobat dan Tetap Mengasihi Tuhan”
Wahyu 2 : 1 - 7
(Tunggal)
Pdt. Emmi Sari br Tarigan, S.Th
1. | Kepada jemaat di Efesus "Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Efesus: Inilah firman dari Dia, yang memegang ketujuh bintang itu di tangan kanan-Nya dan berjalan di antara ketujuh kaki dian emas itu. |
WAhyu 2 : 1 – 7
2. | Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta. |
WAhyu 2 : 1 – 7
3. | Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah. |
4. | Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. |
WAhyu 2 : 1 – 7
5. | Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat. |
WAhyu 2 : 1 – 7
6. | Tetapi ini yang ada padamu, yaitu engkau membenci segala perbuatan pengikut-pengikut Nikolaus, yang juga Kubenci. |
WAhyu 2 : 1 – 7
7. | Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah." |
WAhyu 2 : 1 – 7
Tema :
“Bertobat dan Tetap Mengasihi Tuhan”
Wahyu 2 : 1 - 7
Pdt. Emmi Sari br Tarigan, S.Th
Pengakuan Iman
(Jemaat Berdiri)
Aku percaya kepada Allah Bapa yang mahakuasa, Khalik langit dan bumi. Dan aku percaya kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria, yang menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati dan dikuburkan, turun ke dalam kerajaan maut.
Pada hari yang ketiga bangkit pula dari antara orang mati, naik ke sorga, duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa, dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya kepada Roh Kudus; gereja yang kudus dan Am; persekutuan orang kudus; pengampunan dosa; kebangkitan daging, dan hidup yang kekal. Amin.
Lit. | : | “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya di dalam Kristus” (Filipi 4 : 9) |
(Jemaat Duduk)
PKJ 147 : 1-
1. | Di sini aku bawa, Tuhan, persembahan hidupku, semoga berkenan. Berapalah nilainya, Tuhan, dibandingkan berkatMu yang t’lah Kau limpahkan. T’rimalah, Tuhan, O t’rimalah, Tuhan! |
PKJ 147 : 1-
2. | Tanganku yang kecil, ya Tuhan, belum mencari makan sendiri, ya Tuhan. Terimalah hatiku, Tuhan, menjadi persembahan yang Tuhan perkenan. T’rimalah, Tuhan, O t’rimalah, Tuhan! |
PKJ 147 : 1-
3. | Kuingat firmanMu, ya Tuhan, yang mengajarkan kami mengingat yang kecil: Berkati semuanya, Tuhan, Supaya persembahan tetap mengalir t’rus. T’rimalah, Tuhan, O t’rimalah, Tuhan! |
L | : | Tuhan segera dating, apa tekad kita (mu)? |
J | : | Aku tetap hidup di dalam janjiMu Tuhan dan tetap setia menanti kedatanganMu |
TEKAD
(Jemaat Berdiri)
L | : | Tuhan adalah Terang kehidupan, Dialah Raja Damai, sumber pengharapan |
J | : | Hanya Engkaulah pengharapanku, bagiMu kupersembahkan hidupku, untuk menjadi terang dan damai bagi dunia, dan aku hidup di dalam keadilanMu Tuhan. |
TEKAD
KJ 445 : 1,3
1. | Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan dalam susahmu. Jangan resah, tabah berserah, kar'na habis malam pagi merekah. Dalam derita dan kemelut Tuhan yang setia, Penolongmu! |
KJ 445 : 1,3
3. | Harap akan Tuhan, hai jiwaku! Dia perlindungan dalam susahmu. Jalan sedih nanti berhenti; Yesus memberikan hidup abadi. Habis derita di dunia, purna sukacita. Haleluya! |
Bapa kami yang di sorga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin
Allah yang adalah sumber pengharapan, Dialah yang membuat hidup kita (mu) aman dan tentram, menyertai kita (mu) sekalian. Amin. Jemaat : A....min, A.......min, A......min |
Saat Teduh
Selamat Hari Minggu