1 of 35

BAB 2�SISTEM PERKEMBANGBIAKAN PADA TUMBUHAN DAN HEWAN

2 of 35

SISTEM PERKEMBANGBIAKAN PADA TUMBUHAN DAN HEWAN

  • Perkembangbiakan Pada Tumbuhan
  • Perkembangbiakan Aseksual pada Tumbuhan
  • Perkembangbiakan Seksual

​

3 of 35

PERKEMBANGBIAKAN ASEKSUAL PADA TUMBUHAN

  • Perkembangbiakan aseksual alami
  • Spora
  • Umbi
  • Tunas
  • Geragih atau stolon
  • Rhizoma

​

4 of 35

SPORA

  • Spora dimiliki oleh tumbuhan paku-pakuan, jamur, ganggang, dan suplir. Spora pada umumnya berbentuk butiran terletak di dalam kantong spora pada permukaan daun bagian bawah. Spora apabila jatuh ke tanah akan tumbuh dan membentuk tanaman baru. Namun, tidak semua tempat dapat menjadi tempat tumbuh spora yang cocok. Spora dapat tumbuh menjadi individu baru hanya di lingkungan yang sesuai. Gambar 1 merupakan contoh spora yang terdapat pada tumbuhan.

5 of 35

UMBI

  • Umbi batang

Apabila bagian yang mengalami modifikasi adalah bagian batang, maka tanaman tersebut berkembangbiak dengan umbi batang. Contoh tanaman yang berkembangbiak dengan umbi batang adalah kentang dan ketela rambat.

  • Umbi Akar

Pada umbi akar, akar mengalami modifikasi sehingga tumbuh besar dan menjadi cadangan makanan. Contoh umbi akar adalah wortel, dahlia, lobak, dan singkong.

  • Umbi Lapis

Umbi lapis merupakan modifikasi dari tumpukan pangkal daun yang tersusun rapi. Pembesaran terjadi karena berkumpulnya cairan di sel-selnya. Contoh umbi lapis adalah bawang merah dan bawang putih.

​

​

​

6 of 35

TUNAS

  • Tunas tersebut berasal dari tunas ketiak bagian tumbuhan didalam tanah. Tunas biasanya tumbuh disamping induknya. Induk dengan tunas yang masing-masing dianggap individu baru akan membentuk rumpun. Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan tunas adalah pakis haji, bambu, pisang, nanas, palem, dan tebu.

​

7 of 35

  • Tunas adventif adalah tunas yang tumbuh tidak pada ujung batang atau ketiak daun, tetapi tumbuh pada bagian tumbuhan yang biasanya tidak bertunas, seperti pada akar dan daun. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan cara tunas adventif di antaranya adalah cocor bebek, sukun, cemara, dan kesemek. Pada tepi daun yang telah tua akan tumbuh akar dan tunas. Jika daun tersebut jatuh ke tanah, maka akan tumbuh tumbuhan baru.

​

8 of 35

GERAGIH ATAU STOLON

  • Geragih atau stolon adalah batangyang tumbuh mendatar di permukaan tanah. Tumbuhan baru dimulai dengan kuncup ujung yang menyentuh tanah, kemudian membelok ke atas.
  • Pada bagian yang menyentuh tanah akantumbuh tunas yang berakar dan berdaun.Tunas-tunas itu tumbuh menjalar dantidak tergantung lagi pada induknya,tetapi masih tetap berhubungan. Contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan cara geragih adalah antanan, arbei, rumput teki, dan strowberi.

9 of 35

RHIZOMA

  • Rimpang atau rizoma (bahasa Latin: rhizoma) adalah modifikasi batang tumbuhan yang tumbuhnya menjalar di bawah permukaan tanah dan dapat menghasilkan tunas dan akar baru dari ruas-ruasnya. Suku temu-temuan (Zingiberaceae) dan paku-pakuan (Pteridophyta) merupakan contoh yang biasa dipakai untuk kelompok tumbuhan yang memiliki organ ini.

10 of 35

PERKEMBANGBIAKAN ASEKSUAL BUATAN

Cangkok

  • Cangkok adalah cara perkembangbiakan pada tumbuhan dengan menanam batang atau dahan yang diusahakan berakar terlebih dahulu sebelum di potong dan di tanam di tempat lain. Tidak semua tumbuhan bisa di cangkok. Tumbuhan yang bisa di cangkok hanyalah tumbuhan dikotil dan tumbuhan biji terbuka.
  • Cara perkembang biakan dengan mencangkok adalah sangat istimewa terutama untuk buah-buahan. Karena rasa dan bentuk buah yang dihasilkan biasanya akan sama persis dengan induknya. Berbeda jika perkembang biakan di lakukan dengan menanam biji, terkadang tanaman yang dihasilkan tidak sama dengan kriteria yang dimiliki oleh induknya.
  • Tumbuhan hasil cangkokan akan lebih cepat berbuah dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji dan memiliki sifat yang sama dengan induknya. Akan tetapi, tumbuhan hasil cangkokan mudah roboh, karena sistem perakarannya adalah serabut, oleh karena itu berhati-hatilah ketika menanamnya dan umurnya lebih pendek dibandingkan tumbuhan yang ditanam dari biji.
  • Gambar di atas merupakan gambar urutan cara mencangkok. Pada saat mencangkok, kambium pada cabang atau ranting harus dihilangkan agar kulit tidak terbentuk kembali. Bila kulit terbentuk kembali, maka akar tidak akan dapat terbentuk. Sebaliknya, jika lapisan cambium tersebut bersih, maka hasil fotosintesis akan terkumpul di tempat cambium yang telah dibersihkan dan pertumbuhan akar dapat terangsang dengan baik.

​

11 of 35

Stek

  • Stek tanaman merupakan salah satu cara perbanyakan tanaman dengan cara menanam bagian tanaman tertentu yang mampu membentuk akar dengan cepat. Bagian tanaman yang biasa digunakan untuk perbanyakan dengan cara stek ini adalah batang atau cabang, akar, dan anakan. Contoh tanaman yang biasa diperbanyak menggunakan teknik stek tanaman adalah ketela pohon.
  • Stek tanaman yang dilakukan pada tanaman berumur panjang atau tanaman menahun sebaiknya diambilkan dari pohon induk yang telah berbuah sebanyak 2-3 musim secara beturut-turut, sehingga bibit yang dihasilkan akan lebih berkualitas. Cabang atau batang yang digunakan paling tidak telah mencapai umur 1-3 tahun. Cabang atau batang yang telah berumur 1-3 tahun dapat amati dengan warna kulit yang sudah kecokelatan, dan minimal berukuran sebesar pensil. Bibit stek akan mudah mati jika cabang yang digunakan terlalu kecil atau berasal dari tunas air. Kalaupun bibit stek tersebut bisa tumbuh, maka tanaman yang dihasilkan akan rapuh atau mudah roboh dan masa berbuah pun akan cukup lama. Sebaliknya jika menggunakan cabang atau batang yang terlalu tua, maka bibit stek yang ditanam akan terlalu lama menghasilkan akar, sehingga besar kemungkinan tanaman akan mudah kering dan mati

​

12 of 35

Menempel

  • Menempel atau okulasi adalah salah satu teknik perbaikan kualitas tanaman secara aseksual buatan yang dilakukan dengan menempelkan mata tunas dari tanaman yang unggul ke batang tanaman lainnya. Okulasi bertujuan untuk menggabungkan sifat yang baik dari masing-masing tanaman yang diokulasi sehingga mendapatkan varietas tumbuhan yang baik. Prinsip dasar dari okulasi adalah penempelan atau penggabungan batang bawah dengan batang bagian atas.

​

13 of 35

Menyambung

  • Mengenten atau menyambung adalah perkembang biakan buatan yang biasanya dilakukan pada tumbuhan sejenis buah-buahan atau ketela pohon, demi mendapatkan kualitas buat yang baik. Menyambung dilakukan dengan menggabungkan batang bawah dan batang atas dua tanaman yang sejenis. Tujuan menyambung adalah menggabungkan sifat-sifat unggul dari dua tanaman, sehingga diperoleh satu tanaman yang memiliki sifat-sifat unggul. Perhatikan contoh berikut:
  • Tomat dengan terung, adalah contoh tumbuhan sekeluarga yang bisa disambung.
  • Durian yang lama tumbuh dibandingkan dengan Lai. Maka supaya cepat tumbuh dan berbuah, tunas durian disambungkan dengan pokok lai
  • Kopi, ketela pohon, mangga dll
  • Umumnya calon batang atas adalah tanaman yang produksinya diutamakan sedangkan batang bawah adalah batang yang memiliki ketahanan terhadap faktor lingkungan seperti kekeringan dan lain sebagainya. Misalnya, untuk menyokong tumbuhan dibutuhkan jenis tumbuhan yang memiliki akar kuat. Sementara untuk menghasilkan buah atau daun atau bunga yang banyak dibutuhkan tumbuhan yang memiliki produktivitas tinggi. Tumbuhan yang dihasilkan memiliki akar kuat dan produktivitas yang tinggi. Contoh tumbuhan yang bisa disambung adalah tumbuhan yang sekeluarga. Contohnya, tomat dengan terung.

​

14 of 35

Merunduk

  • Merunduk (layering) adalah proses pembiakan aseksual buatan yang dilakukan pada tumbuhan bercabang panjang dengan merundukkannya ke tanah. Jadi, batang tanaman itu ditundukkan ke tanah agar dapat berkembangbiak. Tetapi, kita harus menimbun batang tanaman dengan tanah. Dari ruas-ruas batang tanaman tersebut akan tumbuh akar dan menjadi tanaman yang baru.
  • Syarat merunduk:
    • Bercabang panjang
    • Bercabang lentur
    • Cabangnya dekat dengan tanah

​

15 of 35

b. Perkembangbiakan Seksual

  • Perkembangbiakan seksual pada tumbuhan diawali dengan penyerbukan (polinasi) yang diikuti dengan pembuahan (fertilisasi). Perkembangbiakan ini melibatkan penyatuan gamet jantan dan betina. Gamet pada tumbuhan dihasilkan pada organ bunga. Jadi bunga merupakan alat perkembangbiakkan seksual pada tumbuhan berbiji.

​

16 of 35

  1. Bagian-bagian Bunga

Bunga adalah alat perkembangbiakan seksual. Bunga terdiri atas bagian-bagian yang memiliki fungsi berbeda-beda. Berikut adalah bagian-bagian bunga beserta fungsinya.

  1. Tangkai bunga (pediselus)
  2. Dasar bunga (reseptakulum)
  3. Hiasan bunga (periantium)
  4. Alat kelamin

​

17 of 35

  • Berdasarkan kelengkapan bagian-bagian bunga, bunga dibedakan menjadi bunga lengkap dan bunga tidak lengkap. Bunga lengkap, jika suatu bunga memiliki perhiasan dan alat perkembangbiakan secara lengkap. Sedangkan bunga tidak lengkap, jika suatu bunga tidak memiliki satu atau beberapa bagian bunga.
  • Berdasarkan keberadaan alat kelamin, bunga dapat dibedakan menjadi bunga sempurna dan bunga tidak sempurna. Bunga sempurna adalah bunga yang memiliki alat kelamin jantan (benang sari) dan alat kelamin betina (putik). Bunga sempurna sering disebut bunga kelamin ganda atau bunga banci.

​

18 of 35

  • Bunga tidak sempurna adalah bunga yang hanya memiliki salah satu alat kelamin, yaitu putik saja atau benang sari saja. Bunga yang memiliki benang sari saja disebut bunga jantan dan bunga yang hanya memiliki putik saja disebut bunga betina. Sedangkan bunga mandul atau tidak berkelamin adalah bunga yang tidak memiliki benang sari maupun putik. Misalnya bunga pita pada bunga matahari.

​

19 of 35

Berdasarkan jenis bunganya, tumbuhan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu tumbuhan berumah satu dan tumbuhan berumah dua.

  1. Tumbuhan berumah satu, jika dalam satu pohon terdapat bunga jantan dan bunga betina. Contoh tanaman kembang sepatu dan jagung.
  2. Tumbuhan berumah dua, jika dalam satu pohon terdapat bunga jantan saja atau bunga betina saja. Contoh tanaman salak dan pakis haji.

20 of 35

  1. Penyerbukan

Peristiwa jatuhnya serbuk sari di kepala putik disebut penyerbukan atau persarian. Serbuk sari dapat berasal dari satu bunga dan dapat pula berasal dari bunga yang lain, bahkan berasal dari tumbuhan berbeda. Berdasarkan asal serbuk sari dan putik maka penyerbukan dapat dibedakan menjadi beberapa macam.

  • Penyerbukan sendiri (autogami)
  • Penyerbukan tetangga (geitonogami)
  • Penyerbukan silang (alogami)

21 of 35

Ciri-ciri bunga yang bersifat autogami adalah sebagai berikut.

  1. Sebelum terjadi penyerbukan, putik selalu terlindungi oleh kumpulan benang sarinya, misalnya benang sari bersatu membungkus putik.
  2. Mahkota bunganya menutupi alat-alat kelamin bunga itu sehingga menghalangi serbuk sari bunga lain menempel pada kepala putiknya sekalipun bunga sebenarnya sudah mekar.
  3. Penyerbukan terjadi ketika bunga baru mekar atau bunga masih kuncup, misal pada kacang tanah.

​

22 of 35

Berdasarkan faktor penyebab sampainya serbuk sari ke kepala putik, penyerbukan dapat dibedakan menjadi beberapa macam.

  1. Anemogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan angin. Ciri-ciri tumbuhan ini yaitu perhiasan bunganya kecil atau tidak ada, alat kelaminnya terbuka dan tidak memiliki kelenjar madu. Benang sarinya bergelantungan dengan serbuk sari yang sangat kecil dan jumlahnya banyak. Putik biasanya bertangkai panjang dan memiliki cairan perekat. Contoh bunga padi dan bunga tebu.
  2. Hidrogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan air. Biasanya terjadi pada tumbuhan yang hidup di air.
  3. Zoidiogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan hewan, misalnya serangga, burung, dan kelelawar.

​

23 of 35

Berdasarkan jenis hewan penyerbuknya maka penyerbukan dibedakan menjadi beberapa jenis.

  • Entomogami, ialah penyerbukan dengan bantuan serangga (misalnya kupu-kupu, kumbang bunga, dan lalat). Bunga menghasilkan madu, mengeluarkan bau khas, mahkota bunga berwarna cerah, dan berukuran besar.
  • Ornitogami, ialah penyerbukan dengan perantaraan burung, terjadi pada tumbuhan yang bunganya menghasilkan madu, bermahkota lebar dan tebal, dan berwarna cerah.
  • Kiropterogami, ialah penyerbukan dengan perantara hewan bersayap selaput tangan (kelelawar, kalong, dan kampret). Terjadi pada bunga yang mekar di malam hari.
  • Malakogami, ialah penyerbukan dengan perantara siput.

24 of 35

  • Antropogami, yaitu penyerbukan dengan bantuan manusia. Biasanya tanaman ini sukar mengalami penyerbukan secara alami, misalnya karena struktur bunganya yang unik atau bunga sukar mengeluarkan serbuk sarinya.

​

25 of 35

PEMBUAHAN GANDA

  • Pembuahan adalah peristiwa bersatunya inti sperma dengan ovum. Peristiwa ini berlangsung dalam kandung lembaga dalam bakal biji. Proses pembuahan merupakan proses yang rumit, yaitu sebagai berikut. Serbuk sari pada tumbuhan biji tertutup yang menempel di kepala putik tumbuh membentuk pembuluh serbuk sari (tabung serbuk sari). Pembuluh serbuk itu tumbuh di dalam tangkai kepala putik, membentuk saluran menuju ke bakal buah yang mengandung bakal biji. Di dalam pembuluh serbuk sari, terdapat dua inti seksual dan satu inti aseksual yang berasal dari pembelahan inti serbuk sari. Dua inti seksual itu disebut inti sperma pertama dan inti sperma kedua.

26 of 35

  • Inti sperma pertama dan kedua bergerak menuju bakal biji. Di dalam kandung lembaga terdapat inti sel telur dan inti kandung lembaga sekunder (inti polar). Inti sperma pertama masuk melalui mikropil (liang bakal biji) menuju ke inti sel telur. Inti sperma pertama akan melebur dengan inti sel telur hal ini disebut dengan pembuahan pertama. Hasil peleburan inti sperma pertama dengan sel telur adalah zigot. Zigot akan tumbuh menjadi lembaga atau embrio atau calon tumbuhan baru.
  • Inti sperma kedua terus masuk menuju ke sebelah dalam, kemudian melebur dengan inti kandung lembaga sekunder. Hal ini disebut pembuahan kedua. Hasil peleburan inti sperma kedua dengan inti kandung lembaga sekunder (endosperma). Endosperma merupakan cadangan makanan untuk calon tumbuhan baru. Jadi, pada tumbuhan biji tertutup terjadi pembuahan dua kali sehingga disebut pembuahan ganda.
  • Jika di dalam bakal buah terdapat banyak bakal biji, maka diperlukan juga banyak serbuk sari. Jika tidak, bakal biji tidak akan menjadi biji. Setelah pembuahan, dinding bakal buah tumbuh menjadi buah. Umumnya, di dalam buah terdapat biji, misalnya pada mangga, rambutan, dan jambu. Biji di bungkus oleh daging buah. Pada jambu mede, tangkai buah menggembung menjadi daging buah, tangkai buah inilah yang kita makan sebagai buah atau buah semu dari jambu mede. Sedangkan buahnya itu sendiri dari kulit buah, kulit biji dan biji mede.

27 of 35

Teknologi Reproduksi pada Tumbuhan

  1. Hidroponik
  2. Vertikultur
  3. Kultur Jaringan Tumbuhan

​

28 of 35

PERKEMBANGBIAKAN PADA HEWAN

  • Perkembangbiakan generatif pada hewan
  • Pembuahan internal
  • Pembuahan eksternal

29 of 35

BERTELUR (OVIPAR)

  • Unggas (bangsa burung)

Ayam, bebek, dan merpati termasuk unggas yang berkembang biak dengan cara bertelur. Pernahkah kamu melihat ayam atau burung yang mengerami telurnya? Hewan-hewan tersebut mengerami telurnya hingga menetas. Ayam dan burung mengerami telurnya sekitar 21 hari. Perkembangbiakan ini terjadi karena pembuahan di dalam tubuh.

  • Ikan dan Amfibi

Tidak seperti unggas, kelompok ikan dan amfibi tidak mengerami telurnya hingga menetas. Telur-telur tersebut akan menetas sendiri. Pembuahan pada ikan dan amfibi terjadi di luar tubuh. Saat bertelur, ikan betina akan mencari perhatian ikan jantan. Selanjutnya, akan mengikuti gerakannya. Setelah ikan betina bertelur, ikan jantan akan mengeluarkan sperma. Selanjutnya, pembuahan terjadi di air. Ada juga beberapa jenisikan dan amfibi yang memelihara telurnya. Telur kodok betina dikeluarkan dari bagian bawah tubuhnya. Sementara punggungnya dipegangi oleh kaki belakang, kodok jantan. Ikan mujair memelihara telur-telurnya di dalam mulut. Penyu juga berkembang biak dengan cara bertelur. Akan tetapi, penyu tidak mengerami telurnya. Akan tetapi, ditimbun di tempat tertentu hingga telur menetas.

​

30 of 35

MELAHIRKAN (VIVIPAR)

  • Perkembangbiakan hewan dengan cara melahirkan disebut vivipar. Kucing, sapi, dan harimau adalah hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Hewan-hewan ini termasuk kelompok hewan mamalia karena menyusui anaknya. Ada juga hewan air yang berkembang biak dengan melahirkan, misalnya ikan lumba-lumba dan paus. Sebenarnya hewan yang melahirkan juga menghasilkan telur.
  • Telur tersebut tidak dibungkus oleh cangkang dan tidak dikeluarkan dari tubuh, Saat terjadi perkawinan, sperma hewan jantan akan membuahi telur di rahim hewan betina. Telur yang telah dibuahi disebut zigot. Zigot akan tumbuh menjadi calon individu baru (embrio). Selama itulah hewan betina mengalami kehamilan (mengandung). Setiap jenis hewan mengalami masa kehamilan yang berbeda-beda. Setelah dilahirkan, induk bayi hewan tersebut akan menyusui anaknya.
  • Selanjutnya, calon bayi itu dikeluarkan dari dalam tubuh hewan betina seperti proses melahirkan. Reptil seperti ular boa dan kadal berkembang biak dengan cara ovovivipar.

​

31 of 35

PERKEMBANGBIAKAN VEGETATIF PADA HEWAN

1. Pembelahan

  • Perhatikan perkembangbiakan dengan cara membelah diri pada Protozoa seperti ditunjukkan pada diatas. Protozoa adalah hewan bersel satu, sehingga ukurannya sangat kecil dan tidak dapat dilihat tanpa menggunakan mikroskop. Protozoa hidup di tempat yang berair (basah). Sel Protozoa terdiri atas dinding sel, sitoplasma (cairan sel), dan inti sel (nukleus).
  • Perkembangbiakan pada Protozoa diawali dengan membulat dan memanjangnya inti sel. Setelah inti cukup panjang, sitoplasma bagian tengah mengecil. Kemudian inti terpisah menjadi dua dan sitoplasma akhirnya terputus dan terpisah sehingga terbentuklah Protozoa baru. Contoh: Paramaecium, Euglena, amoeba

32 of 35

2. Pembentukan tunas

Contoh hewan yang berkembang biak dengan tunas adalah Hydra dan Anemon laut. Hydra merupakan hewan bersel banyak. Hydra hidup di air. Perkembangbiakan pada Hydra diawali dengan tumbuhnya tunas kecil pada bagian tubuh Hydra dewasa. Tunas semakin membesar dan tumbuh menjadi hewan baru yang melekat pada induknya. Setelah tunas membesar dan dapat menangkap makanan sendiri, maka tunas akan melepaskan diri dari induknya dan menjadi Hydra baru yang bebas. Contoh: Hydra dan Porifera

​

33 of 35

3. Fragmentasi

  • Perkembangbiakan secara vegetatif pada hewan selain dengan membelah diri dan bertunas, juga dilakukan dengan cara lain, yaitu dengan fragmentasi. Fragmentasi adalah perkembangbiakan dengan cara memutuskan (pemisahan) tubuhnya. Setiap bagian tubuh yang terputus tumbuh menjadi individu baru.
  • Salah satu hewan yang dapat berkembang biak dengan fragmentasi adalah planaria (sejenis cacing pipih). Gambar di samping menunjukkan proses fragmentasi pada planaria.Perkembangbiakan secara vegetatif hanya membutuhkan satu individu dan sifat anak sama dengan sifat induknya.

​

34 of 35

TEKNOLOGI REPRODUKSI PADA HEWAN

  • Inseminasi Buatan (Kawin Suntik)

Adalah proses memasukkan cairan sperma (semen) dari sapi jantan yang unggul ke dalam saluran reproduksi sapi betina dengan bantuan manusia. Inseminasi buatan ini dilakukan dengan cara memasukkan sperma (semen) yang telah dibekukan dengan menggunakan alat sepertisuntikan.Inseminasi buatan memilikibeberapamanfaat, antaralain efisiensi waktu, efisiensi biaya, dan juga memperbaiki kualitas anakan sapi. Perbaikan kualitas misalnya sebagai penghasil daging yang berkualitas (sapi potong). Sebagai contoh, untuk menghasilkan anakan sapi dengan kualitas daging yang baik dan berjumlah banyak, diambil sel-sel sperma dari sapi brahman dari India untuk diinseminasikan pada sapi betina lokal.

​

35 of 35

  • Sekian