1 of 19

PRAKARYA

Sumber: pixabay.com

BAB

16

MENGOLAH HASIL SAMPING SEREALIA, KACANG-KACANGAN DAN UMBI-UMBIAN MENJADI PRODUK PANGAN

PRAKARYA

2 of 19

PENDAHULUAN

Efektivitas dan efisiensi pemanfaatan hasil samping tidak hanya berkaitan dengan nilai ekonomi, tetapi juga nilai guna.

Hasil samping dari bahan serealia, kacang-kacangan, dan umbi-umbian mempunyai kandungan gizi yang tidak kalah bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

PRAKARYA

3 of 19

Sumber: shutterstock.com

MENGOLAH HASIL SAMPING SEREALIA

  • Pada proses pengolahan, beras menghasilkan limbah pencucian beras yang biasanya dibuang begitu saja sehingga dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan.
  • Air cucian beras mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin B dari permukaan beras yang ikut terkikis.
  • Untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan menambah nilai ekonomi, air cucian beras atau disebut leri dapat diolah menjadi produk makanan berikut.

PRAKARYA

4 of 19

MENGOLAH HASIL SAMPING SEREALIA

Nata de Leri

1

Nata de coco merupakan produk pangan hasil fermentasi air kelapa yang bertekstur kenyal dan berwarna putih hingga bening.

Produk serupa dapat kita ciptakan sendiri menggunakan hasil samping

serealia berupa air cucian beras yang disebut leri.

PRAKARYA

5 of 19

MENGOLAH HASIL SAMPING SEREALIA

Nata de Leri

1

a. Bahan yang disiapkan untuk membuat nata de leri.

1) Air cucian beras.

2) Air kelapa.

3) Gula.

4) Amonium sulfat (Za).

5) Asam asetat.

6) Acetobacter xylinum.

PRAKARYA

6 of 19

MENGOLAH HASIL SAMPING SEREALIA

Nata de Leri

1

b. Langkah-langkah membuat nata de leri.

  1. Air cucian beras yang berasal dari 0,5 kg beras putih dicuci dengan 1 liter air, kemudian dicampur dengan air kelapa dengan perbandingan 1:1 sebanyak 600 mL.
  2. Tambahkan gula 10%, Za 0,4%, dan asam asetat mencapai pH 5.
  3. Tambahkan Acetobacter xylinum sebanyak 20%.
  4. Masukkan campuran bahan tersebut ke dalam baskom, kemudian tutup dengan koran yang steril dan ikat dengan karet.
  5. Fermentasi dilakukan selama sebelas hari pada suhu 28–310C dengan catatan tidak boleh bergeser ataupun terguncang.
  6. Setelah sebelas hari, nata yang sudah jadi direndam dalam air matang selama 3 hari dengan pergantian air setiap harinya.
  7. Nata siap dipotong sesuai selera.

PRAKARYA

7 of 19

MENGOLAH HASIL SAMPING SEREALIA

Yoghurt de Leri

2

Yoghurt merupakan susu yang dihasilkan dari fermentasi bakteri.

Yoghurt biasanya terbuat dari berbagai jenis susu, mulai dari susu sapi hingga susu kedelai.

Yoghurt juga dapat dibuat dari hasil samping serealia berupa air cucian beras.

PRAKARYA

8 of 19

MENGOLAH HASIL SAMPING SEREALIA

Yoghurt de Leri

2

a. Bahan yang disiapkan untuk membuat yoghurt de leri.

1) Air cucian beras (leri).

2) Gula pasir.

3) Garam.

4) Starter Lactobacillus bulgaricus.

PRAKARYA

9 of 19

MENGOLAH HASIL SAMPING SEREALIA

Yoghurt de Leri

2

b. Langkah-langkah membuat yoghurt de leri.

1) Masak air leri pada suhu 70–800C.

2) Tambahkan gula pasir 5–10% dari volume air leri dan 0,1% garam.

3) Aduk selama 30 menit.

4) Dinginkan hingga mencapai suhu 430C, lalu tambahkan starter sebanyak 5% dari volume campuran air leri tersebut.

5) Inkubasi pada tempat bersuhu 430C selama delapan jam.

6) Yoghurt siap dihidangkan.

PRAKARYA

10 of 19

MENGOLAH HASIL SAMPING KACANG-KACANGAN

Hasil samping kacang-kacangan yang dapat diolah menjadi produk pangan adalah kulit taoge atau kecambah.

Sumber: pixabay.com/free image

PRAKARYA

11 of 19

MENGOLAH HASIL SAMPING KACANG-KACANGAN

Sumber: shutterstock.com

  • Ampas tahu.

PRAKARYA

12 of 19

Kerupuk Ampas Tahu

1

MENGOLAH HASIL SAMPING KACANG-KACANGAN

Bahan yang perlu disiapkan untuk membuat kerupuk ampas tahu, yaitu:

1) 600 gram tepung tapioka;

2) 150 gram ampas tahu yang sudah dipres;

3) 25 gram bawang putih yang dihaluskan;

4) 20 gram soda kue;

5) 20 gram pemutih makanan;

6) 15 gram garam;

7) 2 bungkus penyedap kaldu; serta

8) 2 sendok teh ketumbar yang dihaluskan.

PRAKARYA

13 of 19

Kerupuk Ampas Tahu

1

MENGOLAH HASIL SAMPING KACANG-KACANGAN

Berikut adalah langkah-langkah membuat kerupuk ampas tahu.

1) Campurkan ampas tahu dengan pemutih makanan.

2) Tambahkan bahan yang lain kecuali tapioka, kemudian aduk rata.

3) Tambahkan tapioka, kemudian ulenkan hingga kalis.

4) Cetak dan padatkan pada loyang, kemudian kukus selama 1–2 jam.

5) Lepaskan dari loyang, kemudian angin-anginkan.

6) Iris tipis-tipis, kemudian jemur sampai kering.

7) Goreng kerupuk pada api yang panas.

8) Kerupuk ampas tahu siap dinikmati.

PRAKARYA

14 of 19

Nata de Soya

2

MENGOLAH HASIL SAMPING KACANG-KACANGAN

Bahan yang harus disiapkan untuk membuat nata de soya, yaitu:

1) limbah cair tahu;

2) starter nata, yaitu bakteri Acetobacter xylinum;

3) gula pasir;

4) (NH4)2SO4;

5) MgSO4;

6) K2HPO4;

7) asam asetat; dan

8) kertas koran steril.

PRAKARYA

15 of 19

Berikut adalah langkah-langkah membuat nata de soya.

Nata de Soya

2

MENGOLAH HASIL SAMPING KACANG-KACANGAN

  1. Satu liter limbah cair tahu disaring menggunakan kain saring.
  2. Masukkan hasil saringan ke dalam panci, kemudian tambahkan bahan-bahan yang lain.
  3. Rebus campuran bahan tersebut sampai mendidih.
  4. Setelah dingin, masukkan ke baskom plastik dengan ketinggian 6 cm dan tambahkan asam asetat sebanyak 25 mL.
  5. Setelah pH optimum, tambahkan Acetobacter xylinum sebanyak 10% atau 100 mL.

PRAKARYA

16 of 19

Berikut adalah langkah-langkah membuat nata de soya.

Nata de Soya

2

MENGOLAH HASIL SAMPING KACANG-KACANGAN

  1. Tutup baskom dengan kertas koran yang telah disterilisasi, lalu ikat dengan karet.
  2. Inkubasi pada suhu 24–250C selama dua belas hari pada ruang yang tidak terlalu lembab.
  3. Nata yang sudah jadi direndam dalam air matang selama tiga hari dengan pergantian air setiap harinya.
  4. Nata siap dipotong dan dinikmati sesuai selera.

PRAKARYA

17 of 19

Sumber: shutterstock.com

MENGOLAH HASIL SAMPING UMBI-UMBIAN

D

Keripik Kulit Kentang

1

PRAKARYA

18 of 19

Sumber: shutterstock.com

MENGOLAH HASIL SAMPING UMBI-UMBIAN

D

Keripik Kulit Singkong

2

PRAKARYA

PRAKARYA

19 of 19

TEKNIK PENGOLAHAN PANGAN DAN PENGEMASAN

E

Teknik pengolahan hasil samping dari serealia, kacang-kacangan, dan umbi-umbian:

  1. Teknik pengolahan pangan panas basah (moist heat cooking)
  1. Teknik pengolahan pangan panas kering (moist heat cooking)

PRAKARYA