.
WELCOME TO UPT SMP NEGERI 3 PANGSID
Sekolah penggerak
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
.
WELCOME TO UPT SMP NEGERI 3 PANGSID
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
.
WELCOME TO UPT SMP NEGERI 3 PANGSID
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Apa itu Sekolah Penggerak
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Apa itu Sekolah Penggerak
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
SISWA BELAJAR DILINGKUNGAN SEKOLAH
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
LANGKAH-LANGKAH PROJEK PROFIL
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
A. MEMAHAMI PROJECT PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.”
Kompetensi profil pelajar Pancasila memperhatikan faktor internal yang berkaitan dengan jati diri, ideologi, dan cita-cita bangsa Indonesia, serta faktor eksternal yang berkaitan dengan konteks kehidupan dan tantangan bangsa Indonesia di Abad ke-21
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASILA
,
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
B. PERLUNYA PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Perlulah anak anak [Taman Siswa] kita dekatkan hidupnya kepada perikehidupan rakyat, agar supaya mereka tidak hanya memiliki ‘pengetahuan’ saja tentang hidup rakyatnya, akan tetapi juga dapat ‘mengalaminya’ sendiri , dan kemudian tidak hidup berpisahan dengan rakyatnya.” Ki Hadjar Dewantara
Dalam kegiatan projek profil ini, peserta didik memilik kesempatan untuk mempelajari tema-tema atau isu penting seperti perubahan iklim, anti radikalisme, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi sehingga peserta didik dapat melakukan aksi nyata dalam menjawab isu-isu tersebut sesuai dengan tahapan belajar dan kebutuhannya.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
C. GAMBARAN PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN�PROFIL PELAJAR PANCASILA
Berdasarkan Kemendikbudristek No.56/M/2022, projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan. Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila dilakukan secara fleksibel dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan. Projek penguatan profil pelajar Pancasila dirancang terpisah dari intrakurikuler. Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler. Satuan Pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
GAMBARAN PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN�PROFIL PELAJAR PANCASILA
,
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
BERBAGAI PROJEK PENGUATAN�PROFIL PELAJAR PANCASILA
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
BERBAGAI PROJEK PENGUATAN�PROFIL PELAJAR PANCASILA
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
BERBAGAI PROJEK PENGUATAN�PROFIL PELAJAR PANCASILA
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
D. PRINSIP-PRINSIP PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Holistik bermakna memandang sesuatu secara utuh dan menyeluruh, tidak parsial atau terpisah-pisah
Prinsip kontekstual berkaitan dengan upaya mendasarkan kegiatan pembelajaran pada pengalaman nyata yang dihadapi dalam keseharian. Tema-tema projek profil yang disajikan sebisa mungkin dapat menyentuh dan menjawab persoalan lokal yang terjadi di daerah masing-masing.
Prinsip berpusat pada peserta didik berkaitan dengan skema pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk menjadi subjek pembelajaran yang aktif mengelola proses belajarnya secara mandiri, termasuk memiliki kesempatan memilih dan mengusulkan topik projek profil sesuai minatnya
Prinsip eksploratif berkaitan dengan semangat untuk membuka ruang yang lebar bagi proses pengembangan diri dan inkuiri, baik terstruktur maupun bebas. Projek penguatan profil pelajar Pancasila tidak berada dalam struktur intrakurikuler yang terkait dengan berbagai skema formal pengaturan mata peserta didikan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
E. MANFAAT PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR�PANCASILA
Projek penguatan profil pelajar Pancasila memberikan ruang bagi semua anggota komunitas satuan pendidikan untuk dapat mempraktikkan dan mengamalkan profil pelajar Pancasila.
Menjadikan satuan pendidikan sebagai sebuah ekosistem yang terbuka untuk partisipasi dan keterlibatan masyarakat.
Memberi ruang dan waktu untuk peserta didik mengembangkan kompetensi dan memperkuat karakter dan profil pelajar Pancasila
Memberi ruang dan waktu untuk peserta didik mengembangkan kompetensi dan memperkuat karakter dan profil pelajar Pancasila.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
2
2. MENYIAPKAN EKOSISTE SATUAN PENDIDIKAN
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
A. Membangun Budaya satuan Pendidikan pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila
1. Berpikiran Terbuka
Pembelajaran yang inovatif seringkali terhambat oleh adanya budaya kontraproduktif seperti tidak senang menerima masukan
2. Senang Mempelajari Hal Baru
Kegiatan profil pelajar Pancasila akan berjalan secara optimal jika setiap individu memiliki
kesenangan untuk mempelajari hal baru dan mengembangkan diri secara terus menerus.
3. Kolaboratif
Diharapkan budaya kolaboratif dapat mendorong semangat senang bekerja sama, saling mengapresiasi, dan saling memberikan dukungan satu sama lain.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
B. MEMAHAMI PESERTA DIDIK, PENDIDIK, DAN SATUAN PENDIDIKAN DALAM PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
2. Pendidik berperan sebagai fasilitator pembelajaran yang diharapkan dapat membantu peserta didik mengoptimalkan proses belajarnya,
3. Liingkungan satuan pendidikan berperan sebagai pendukung terselenggaranya kegiatan yang diharapkan dapat mensponsori penyediaan fasilitas dan lingkungan belajar yang kondusif
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
PERAN PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
PERAN PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
PERAN PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
C. PENGUATAN KAPASITAS PENDIDIK DALAM PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Satuan pendidikan tidak diwajibkan melakukan seluruh penguatan kapasitas yang tertera pada halaman ini. Dalam proses belajarnya, satuan pendidikan dapat menyesuaikan topik penguatan dengan kebutuhan dan kesiapan untuk memberdayakan diri secara bertahap dan berkesinambungan.
Pengembangan kapasitas dapat dilaksanakan secara mandiri oleh satuan pendidikan atau bekerja sama dengan mitra pendidikan untuk memberikan penguatan kapasitas secara luring ataupun daring. Pengembangan kapasitas dapat dibuat secara berseri dan sebaiknya dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan belajar pendidik. Pengembangan kapasitas dapat dilakukan melalui pelatihan, berbagi praktik baik di lingkaran komunitas belajar, diskusi bedah pustaka, dan lain sebagainya.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
C. PENGUATAN KAPASITAS PENDIDIK DALAM PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
.
Kapasitas Dasar | Kapasitas Lanjutan |
|
|
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
C. PENGUATAN KAPASITAS PENDIDIK DALAM PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
.
Kapasitas Dasar | Kapasitas Lanjutan |
|
|
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
C. PENGUATAN KAPASITAS PENDIDIK DALAM PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
.
Kapasitas Dasar | Kapasitas Lanjutan |
|
|
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
3. MENDESAIN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA�
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
ALUR PERENCANAA PROJEK PROFIL
Pancasila
2. Mengidentifikasi Tingkat Kesiapan Satuan Pendidikan
3. Merancang Dimensi, Tema, dan Alokasi Waktu Projek
Penguatan Profil Pancasila
4. Menyusun Modul Projek
5. Merancang strategi pelaporan hasil projek
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
ALUR PERENCANAA PROJEK PROFIL
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
A. MEMBENTUK TIM FASILITATOR P5
1. Langkah Pembentukan Tim Fasilitator Projek Profil
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
A. MEMBENTUK TIM FASILITATOR P5
1. Langkah Pembentukan Tim Fasilitator Projek Profil
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
2. Pembagian Peran dan Tanggung Jawab dalam Pengelolaan Projek Profil
a. Menyiapkan sistem dari perencanaan hingga evaluasi dan refleksi projek profil di skala satuan pendidikan, termasuk sistem pendokumentasian projek profil. Sistem ini juga dapat digunakan sebagai portofolio satuan Pendidikan
b. Membuka pintu kolaborasi dengan narasumber untuk memperkaya materi projek profil: masyarakat, komunitas, akademisi, praktisi
c. Mengomunikasikan projek penguatan profil pelajar Pancasila kepada lingkungan satuan pendidikan, orang tua peserta didik, dan mitra (narasumber dan organisasi terkait).
d. Memastikan beban kerja pendidik tetap dipertahankan (tidak dikurangi) sesuai arahan alokasi waktu projek profil yang sudah diatur oleh pemerintah
e. Melibatkan pendidik bimbingan dan konseling atau mentor untuk memfasilitasi proses berjalannya projek profil dengan memberikan dukungan, baik dalam bidang akademis maupun kebutuhan emosional peserta didik. F. menyediakan SDM / Dana
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Melibatkan pendidik bimbingan dan konseling atau mentor untuk memfasilitasi proses berjalannya projek profil dengan memberikan dukungan, baik dalam bidang akademis maupun kebutuhan emosional peserta didik.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
2. Pembagian Peran dan Tanggung Jawab dalam Pengelolaan Projek Profil
a. Menyiapkan sistem dari perencanaan hingga evaluasi dan refleksi projek profil di skala satuan pendidikan, termasuk sistem pendokumentasian projek profil. Sistem ini juga dapat digunakan sebagai portofolio satuan Pendidikan
b. Membuka pintu kolaborasi dengan narasumber untuk memperkaya materi projek profil: masyarakat, komunitas, akademisi, praktisi
c. Mengomunikasikan projek penguatan profil pelajar Pancasila kepada lingkungan satuan pendidikan, orang tua peserta didik, dan mitra (narasumber dan organisasi terkait).
d. Memastikan beban kerja pendidik tetap dipertahankan (tidak dikurangi) sesuai arahan alokasi waktu projek profil yang sudah diatur oleh pemerintah
e. Melibatkan pendidik bimbingan dan konseling atau mentor untuk memfasilitasi proses berjalannya projek profil dengan memberikan dukungan, baik dalam bidang akademis maupun kebutuhan emosional peserta didik. F. menyediakan SDM / Dana
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Melibatkan pendidik bimbingan dan konseling atau mentor untuk memfasilitasi proses berjalannya projek profil dengan memberikan dukungan, baik dalam bidang akademis maupun kebutuhan emosional peserta didik.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
2. Koordinator Projek Profil�
1. Koordinator bisa dari wakil kepala satuan pendidikan atau tenaga pendidik yang memiliki pengalaman dalam mengembangkan dan mengelola projek profil.
2. Mengembangkan kemampuan kepemimpinan dalam mengelola projek
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Melibatkan pendidik bimbingan dan konseling atau mentor untuk memfasilitasi proses berjalannya projek profil dengan memberikan dukungan, baik dalam bidang akademis maupun kebutuhan emosional peserta didik.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
2. Koordinator Projek Profil�
1. Koordinator bisa dari wakil kepala satuan pendidikan atau tenaga pendidik yang memiliki pengalaman dalam mengembangkan dan mengelola projek profil.
2. Mengembangkan kemampuan kepemimpinan dalam mengelola projek
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Melibatkan pendidik bimbingan dan konseling atau mentor untuk memfasilitasi proses berjalannya projek profil dengan memberikan dukungan, baik dalam bidang akademis maupun kebutuhan emosional peserta didik.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
�3. Fasilitator Projek Profil��
1. Memperhatikan kebutuhan dan minat belajar setiap peserta didik agar dapat memberikan stimulan atau tantangan yang beragam (berdiferensiasi), sesuai dengan gaya belajar, daya imajinasi, kreasi dan inovasi, serta peminatan terhadap tema projek profil.
2. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat dalam perencanaan dan pengembangan projek profil
3. Memberikan ruang bagi peserta didik untuk mendalami isu atau topik pembelajaran yang kontekstual dengan tema projek profil sesuai dengan minat masing-masing peserta didik
4. Berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait projek profil (orang tua, mitra, lingkungan satuan pendidikan, dll.
5. Melakukan penilaian yang mengacu pada prinsip asesmen yang sudah ditentukan dalam memonitor perkembangan profil Pancasila.
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
�3. Fasilitator Projek Profil��
1. Memperhatikan kebutuhan dan minat belajar setiap peserta didik agar dapat memberikan stimulan atau tantangan yang beragam (berdiferensiasi), sesuai dengan gaya belajar, daya imajinasi, kreasi dan inovasi, serta peminatan terhadap tema projek profil.
2. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat dalam perencanaan dan pengembangan projek profil
3. Memberikan ruang bagi peserta didik untuk mendalami isu atau topik pembelajaran yang kontekstual dengan tema projek profil sesuai dengan minat masing-masing peserta didik
4. Berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait projek profil (orang tua, mitra, lingkungan satuan pendidikan, dll.
5. Melakukan penilaian yang mengacu pada prinsip asesmen yang sudah ditentukan dalam memonitor perkembangan profil Pancasila.
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
���B. MENGIDENTIFIKASI TAHAPAN KESIAPAN SATUAN PENDIDIKAN DALAM MENJALANKAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA���
,
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
|
|
|
Tahap Awal
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
���B. MENGIDENTIFIKASI TAHAPAN KESIAPAN SATUAN PENDIDIKAN DALAM MENJALANKAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA���
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
���B. MENGIDENTIFIKASI TAHAPAN KESIAPAN SATUAN PENDIDIKAN DALAM MENJALANKAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA���
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
C. Menentukan Dimensi dan Tema P5
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
2. Tema Project Profil Penguatan Pelajar Pancasila
a. Sekolahku : situasi banjir
b. hutan sebagai paru-paru dunia
c. pemanfaatan sampah organic
2. Kearifan Lokal
a. Eksplorasi seni pranata acara adat Perkawinan Sidenreng Rappang
b. Acara Tudang Sipulung / Mappadendang / ...
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Tema Project Profil Penguatan Pelajar Pancasila
3. Bhinneka Tunggal Ika
4. Bangunlah Jiwa dan Raganya
5. Suara Demokrasi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Tema Project Profil Penguatan Pelajar Pancasila
6. Rekayasa dan Teknologi
Membuat desain inovatif sederhana yang menerapkan teknologi untuk
menjawab permasalahan di sekitar satuan Pendidikan
7. Kewirausahaan
Membuat produk dengan konten lokal yang memiliki daya jual.
8. Kebekerjaan
a. Eksplorasi pengembangan serat tekstil dari limbah daun nanas
b. Kawasan industri sekitar Jakarta: budidaya dan pengolahan tanaman
lokal Betawi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Penentuan tema dan topik spesifik sesuai dengan tahapan satuan pendidikan
,
Satuan pendidikan menentukan 2 tema yang sama untuk setiap tingkat/kelas paralel di PAUD/SD/MI dan sederajat, atau 3 tema yang sama untuk setiap tingkat/kelas paralel di SMP/MTs-SMA/MA/ SMK/MAK dan sederajat di awal tahun ajaran. | Satuan pendidikan menentukan 3-5 pilihan tema yang dapat dipilih 2 tema oleh peserta didik di setiap tingkat/ kelas paralel PAUD/SD/ MI dan sederajat, dan 3 tema setiap tingkat/ kelas paralel SMP/MTs- SMA/MA/SMK/MAK dan sederajat di awal tahun ajaran. | Satuan pendidikan menentukan 3-5 pilihan tema yang dapat dipilih 2 tema oleh peserta didik di setiap tingkat/ kelas paralel PAUD/SD/ MI dan sederajat, dan 3 tema setiap tingkat/ kelas paralel SMP/MTs- SMA/MA/SMK/MAK dan sederajat di awal tahun ajaran. |
Satuan pendidikan menentukan isu yang sama untuk setiap tema di semua tingkat/kelas paralel. | Satuan pendidikan menelaah isu yang sama untuk setiap tingkat/ kelas paralel. | Setiap kelas menelaah isu yang berbeda sesuai pilihan peserta didik. Peserta didik dapat memilih isu yang berbeda untuk memberi tantangan tahap lanjutan |
Satuan pendidikan yang menentukan tema dan topik projek profil. | Satuan pendidikan mempersiapkan beberapa tema dan topik projek profil untuk dipilih oleh peserta didik. | Peserta didik mendiskusikan tema dan topik projek profil dengan bimbingan pendidik. |
Jenjang | Ketentuan Jumlah Tema |
PAUD | 1 s.d 2 projek profil dengan tema berbeda |
SD/MI/SDLB/Paket A | 2 s.d 3 projek profil dengan tema berbeda |
SMP/MTs/ SMPLB/Paket B | 3 s.d 4 projek profil dengan tema berbeda |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
D. MERANCANG ALOKASI WAKTU PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA��1. Pemetaan Alokasi Waktu Project Profil
,
Tingkat pendidikan | Alokasi Jam Projek Profil Per Tahun |
SD/MI I-V | 252 JP |
SD/MI VI | 224 JP |
SMP/MTs VII-VIII | 360 JP |
SMP/MTs IX | 320 JP |
SMA/MA X | 486 JP |
SMA/MA XI | 216 JP |
SMA/MA XII | 192 JP |
SMK X | 288 JP |
SMK XI | 144 JP |
SMK XII | 36 JP |
SMK XII* (Program 4 tahun) | 144 JP |
SMK XIII* (Program 4 tahun) | 0 |
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
D. MERANCANG ALOKASI WAKTU PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA��2. Simulasi Penghitungan Alokasi Waktu Project Profil
,
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
D. MERANCANG ALOKASI WAKTU PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA��2. Simulasi Penghitungan Alokasi Waktu Project Profil
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Pemetaan Dimensi, Tema, dan Alokasi Waktu
,
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
E. MENYUSUN MODUL PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA�
Modul projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan dokumen yang berisi tujuan, langkah, media pembelajaran, dan asesmen yang dibutuhkan untuk melaksanakan projek penguatan profil pelajar Pancasila.
Pendidik memiliki keleluasaan untuk membuat sendiri, memilih, dan memodifikasi modul projek profil yang tersedia sesuai dengan konteks, karakteristik, serta kebutuhan peserta didik. Pemerintah menyediakan contoh-contoh modul projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dapat dijadikan inspirasi Satuan Pendidikan.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
E. MENYUSUN MODUL PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA�
2. Langkah Persiapan Modul
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
F. MENENTUKAN TUJUAN�
,
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
G. MENGELOLA PROJECT PROFIL
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
H. MENGELOLA ASSESMENT DAN MELAPORKAN PROJECT PROFIL
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
I. EVALUASI DAN RTL PROJECT PROFIL
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
TRIMA KASIH
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi