1 of 58

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut; Analisis & Prediksi Curah Hujan

Direktorat Perubahan Iklim

Update Dasarian I Juni 2026

Deputi Bidang Klimatologi

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

2 of 58

Outline

  1. Status dan Prediksi ENSO dan IOD
    • Analisis Suhu Subsurface Samudera Pasifik; 
    • Analisis dan Prediksi SST; 
  2. Prediksi ENSO dan IOD;
    • Analisis dan Prediksi Monsun
    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb;
    • Analisis dan Prediksi Monsun; 
  3. Analisis OLR
  4. Analisis dan Prediksi MJO
  5. Analisis dan Prediksi SST Perairan Indonesia
  6. Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)

2

  1. Analisis dan Prediksi Suhu Udara Permukaan
  2. Monitoring dan Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH)
  3. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dan Curah Hujan Tinggi
  4. Analisis Curah Hujan
  5. Analisis Perkembangan Musim
  6. Prediksi dan Peluang Curah Hujan
  7. Kesimpulan

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

3 of 58

Status - Prediksi ENSO dan IOD

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

4 of 58

Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I JUNI 2026)

Anomali suhu hangat di bawah permukaan laut di Samudera Pasifik bagian barat hingga tengah terus menguat dan bergerak menuju Pasifik Timur. Massa air hangat di pasifik timur konsisten naik ke permukaan mengahangatkan permukaan laut di  pasifik timur dan tengah.

4

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

5 of 58

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT�DASARIAN

 Anomali SST di Samudra Hindia pada Dasarian I Juni 2026 menunjukkan indeks IOD sebesar -0.49

 Anomali SST di wilayah Nino3.4 pada Dasarian I Juni 2026 nilai sebesar +1.4

5

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

6 of 58

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT�BULANAN

 Anomali SST di Samudra Hindia menunjukkan indeks IOD Bulanan sebesar  -0.54

 Anomali SST di wilayah Nino3.4 menunjukkan nilai sebesar   +1.0 (El Nino Condition)

6

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

7 of 58

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST (ECMWF)�(PEMUTAKHIRAN JUNI 2026)

  • Prediksi Anomali SST Pasifik oleh model ECMWF di Wilayah Nino 3.4 menunjukkan bahwa kondisi El Nino diprediksi  intensitasnya semakin kuat mulai periode Juli-Agustus-September 2026.
  • Prediksi Anomali SST Wilayah Samudra Hindia oleh model ECMWF  menunjukkan IOD positif mulai terjadi pada Juli 2026.

7

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

8 of 58

ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I JUNI 2026)

Nilai anomaly SST di region Nino3.4 pada Dasarian I Juni 2026 adalah sebesar +1.4 yang menunjukkan kondisi hangat dan telah melewati batasan Netral selama 6 dasarian.

BMKG memprediksi peluang intensitas El Nino :

moderat = 100%,

kuat =  86%,

8

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

9 of 58

ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I JUNI 2026)

Nilai indeks IOD pada Dasarian I Juni 2026 sebesar –0.51 yang menunjukkan bahwa suhu permukaan laut di Samudra Hindia  telah melewati batasan Netral dalam 3 dasarian terakhir, namun belum bisa dikategorikan sebagai fenomena IOD negatif.

BMKG memprediksi bahwa IOD   berpeluang beralih menuju fase IOD Positif mulai bulan Agustus hingga Desember 2026.

9

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

10 of 58

Analisis dan Prediksi Monsun

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

11 of 58

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN

Pada Dasarian I Juni 2026, Monsun Asia tidak aktif, diprediksi akan terus tidak aktif pada periode Juni hingga Juli.  Sementara itu, Monsun Australia sudah aktif sejak Dasarian I April 2026 dan diprediksi terus aktif pada periode Juli dengan intensitas mendekati klimatologisnya.

11

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

12 of 58

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS

Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow)Pada Dasarian I Juni 2026, SCS dalam kondisi tidak aktif. SCS diprediksi tetap tidak aktif setidaknya hingga Dasarian II Juli 2026.

Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge)Pada Dasarian I Juni 2026, CENS dalam kondisi tidak aktif. CENS diprediksi tetap tidak aktif setidaknya hingga Dasarian II Juli 2026.

12

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

13 of 58

ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB

Pola Angin Zonal (Timur-Barat): 

  • Angin timuran dominan di sebagian besar wilayah Indonesia.
  • Angin dari barat terlihat di Sumatera bagian utara.
  • Dibandingkan klimatologisnya, angin timuran lebih kuat, kecuali di sekitar Sulawesi bagian tengah, Maluku, dan Papua.

13

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

14 of 58

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB

Pola Angin Meridional (Utara-Selatan): 

  • Angin dari selatan dominan di sebagian besar wilayah Indonesia.
  • Dibandingkan dengan klimatologisnya, angin dari selatan lebih kuat.

14

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

15 of 58

ANALISIS ANGIN DASARIAN LAPISAN 850 MB�

  • Analisis Dasarian I Juni 2026

Aliran massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di wilayah sekitar Sumatera dan Kalimantan.

  • Prediksi Dasarian II Juni 2026

Angin timuran diprediksi aktif. Belokan angin diprediksi terjadi di sekitar wilayah ekuator.

15

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

16 of 58

PREDIKSI ANGIN BULANAN LAPISAN 850 MB�

Prediksi Angin Bulanan Juli – September2026

Angin  timuran diprediksi dominan di  wilayah Indonesia. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah ekuator.

16

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

17 of 58

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

18 of 58

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

Pada Dasarian I Juni 2026, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan terjadi di wilayah Sumatera bagian utara.

Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan secara umum lebih lebih sedikit.

18

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

19 of 58

Analisis dan Prediksi MJO

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

20 of 58

ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER EKUATOR

Analisis pada Dasarian I Juni 2026 menunjukkan MJO aktif di fase 6 dan 7 (Western Pacific). MJO diprediksi masih aktif hingga akhir Dasarian I Juni 2026 dan bergerak menuju fase 8 dan 1 (West. Hem. and Africa).

Secara spasial, beberapa gelombang atmosfer diprediksi aktif di wilayah Indonesia selama Dasarian II Juni 2026. Sementara itu, tutupan awan di sebagian besar wilayah Indonesia selama Dasarian II Juni 2026 diprediksi lebih sedikit dibandingkan dengan klimatologisnya.

20

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

21 of 58

Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut  Indonesia

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

22 of 58

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA

Rata-rata Anomali Suhu Muka Laut Indonesia (area Box warna hitam) sebesar : +0.22° (Normal)

Hasil monitoring anomali suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia  dalam kondisi normal hingga hangat.

JSN Index = Java-Sumatra Nino Index (https://doi.org/10.1175/JCLI-D-21-0616.1)

22

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

23 of 58

PREDIKSI ANOMALI SUHU PERMUKAAN LAUT (SST) INDONESIA(PEMUTAKHIRAN JUNI 2026)

Anomali SST Perairan Indonesia periode Juli hingga Desember 2026, diprediksi akan didominasi oleh kondisi Normal hingga anomali negatif (lebih dingin) dengan kisaran nilai -0.5 hingga 0.2 °C, sedangkan pada Desember 2026 diprediksi mulai menghangat.

23

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

24 of 58

Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

25 of 58

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian I Juni 2026

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 64-83%.

  • Prediksi Dasarian II Juni s.d. I Juli  2026 

Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya  antara 53-78%. 

25

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

26 of 58

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850 MB

  • Analisis Dasarian I Juni 2026

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb umumnya berkisar 40-85%.

  • Prediksi Dasarian II Juni s.d. I Juli  2026

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi umumnya antara 40-78%.

26

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

27 of 58

Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

28 of 58

ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian I Juni 2026

Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 19-27°C.

  • Prediksi Dasarian II Juni s.d. I Juli  2026

Suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar 12-29°C.

28

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

29 of 58

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM

  • Analisis Dasarian I Juni 2026

Suhu minimum permukaan berkisar 11-28°C.

  • Prediksi Dasarian II Juni s.d. I Juli 2026

Suhu  minimum permukaan diprediksi berkisar 9-28°C.

29

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

30 of 58

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM

  • Analisis Dasarian I Juni 2026

Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 22-36°C.

  • Prediksi Dasarian II Juni s.d. I Juli 2026

Suhu  maksimum permukaan diprediksi berkisar 15-34°C.

30

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

31 of 58

Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)

Analisis Dinamika Atmosfer-Laut

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

32 of 58

MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: DASARIAN I Juni 2026)

Wilayah Indonesia saat ini mengalami hari tanpa hujan (HTH) dengan kategori sangat pendek hingga sangat panjang. HTH terpanjang selama 42 hari, terjadi di pos hujan Kraksaan, Kab. Probolinggo, Jawa Timur.

HTH Panjang : 239 Titik  

HTH Sangat Panjang : 22  Titik 

HTH Ekstrem Panjang : Tidak Ada

32

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

33 of 58

PREDIKSI HARI TANPA HUJAN

Prediksi HTH Dasarian II Juni 2026 hingga 45 hari ke depan menunjukkan sebagian besar wilayah Indonesia berpeluang mengalami hari tanpa hujan (HTH) selama 1-5 hari.

Peluang HTH selama 6-10 hari terdapat di sebagian Nusa Tenggara Timur dan sebagian Papua Selatan.

Peluang HTH selama 11-15 hari diprediksi di sebagian kecil Nusa Tenggara Timur.

Peluang HTH 16-20 hari diprediksi di sebagian kecil Nusa Tenggara Timur.

33

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

34 of 58

PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH) �(PERIODE HTH:  11 Juni 2026 – 24 Juli 2026)

34

HTH > 20  HARI

HTH > 25 HARI

HTH > 10 HARI

HTH > 15 HARI

HTH > 5 HARI

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

35 of 58

PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN: JUNI I 2026, BERLAKU UNTUK DASARIAN II JUNI 2026

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk "Dasarian II Juni 2026" pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Utara.

Siaga: Tidak ada peringatan.

Awas: Tidak ada peringatan.

35

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

36 of 58

PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN: JUNI I 2026, BERLAKU UNTUK DASARIAN II JUNI 2026

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk Dasarian II Juni 2026 pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di  Provinsi Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Siaga: Tidak ada peringatan.

Awas: Tidak ada peringatan.

36

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

37 of 58

ANALISIS CURAH HUJAN

Analisis & Prediksi Curah Hujan

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

38 of 58

Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan Mei 2026

Analisis Curah Hujan Bulanan – Mei 2026

Curah hujan pada Mei 2026 adalah curah hujan terbasah kedua (setelah tahun 2024) untuk bulan Mei sejak 1991. Curah hujan pada Mei 2026 umumnya berada kriteria Menengah (59,74%). Curah Hujan Tinggi (31,86%) – Sangat Tinggi (3,32%) terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan.

Sifat hujan pada Mei 2026 umumnya berada kriteria Bawah Normal (12,15%) - Normal (26,42%). Sifat Hujan Atas Normal (61,43%) terjadi di Sebagian Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Selatan

.

38

Analisis Sifat Hujan Bulanan – Mei 2026

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

39 of 58

Analisis Curah dan Sifat Hujan Dasarian I Juni 2026

Analisis Curah Hujan Dasarian I Juni 2026

Curah hujan pada Dasarian I Juni 2026 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0.02%, Tinggi 1.99%, Menengah 41.51%, dan Rendah 56.48%. Kriteria curah hujan Rendah dominan terjadi di sebagian besar pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian besar Pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan sebaagian besar pulau Papua.

Sifat hujan pada I Juni 2026 bervariasi dari kriteria Jauh di Atas Normal 7.25%, Atas Normal 8.77%, Normal 15.24%, dan Bawah Normal 68.75%. Kriteria curah hujan di Bawah Normal dominan terjadi di sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, Lampung, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian besar pulau Sulawesi, Maluku, Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat dan Papua Selatan.

39

Analisis Sifat Hujan Dasarian I Juni  2026

Analisis Sifat Hujan (Persentile) Dasarian I Juni 2026

CURAH HUJAN (mm) :

SIFAT HUJAN (%) :

SIFAT HUJAN (Persentil) :

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

40 of 58

ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM

Analisis & Prediksi Curah Hujan

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

41 of 58

Analisis Perkembangan Musim Kemarau 2026

41

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

42 of 58

Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Kemarau 2026 (Berdasarkan Jumlah ZOM)

42

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

43 of 58

PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN

Analisis & Prediksi Curah Hujan

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

44 of 58

 Prediksi Hujan Dasarian

PREDIKSI CH DASARIAN

PREDIKSI SH DASARIAN (%)

PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)

JUN II  - 2026

JUN III - 2026

JUL I - 2026

44

SIFAT HUJAN (%) :

SIFAT HUJAN (Persentil) :

CURAH HUJAN (mm) :

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

45 of 58

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG HUJAN < 50mm

PELUANG HUJAN < 100mm

PELUANG HUJAN < 150mm

JUN II - 2026

JUN III - 2026

45

PELUANG :

JUL I - 2026

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

46 of 58

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG HUJAN > 50mm

PELUANG HUJAN > 100mm

PELUANG HUJAN > 150mm

46

PELUANG :

JUN II - 2026

JUN III - 2026

JUL I - 2026

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

47 of 58

PREDIKSI DETERMINISTIK CURAH HUJAN BULANAN 2026

47

Pada bulan Juli – Desember 2026, curah hujan umumnya diprediksi berada kriteria Rendah - Menengah (0-300 mm/bulan). Adapun wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori Rendah meliputi:

    • Juli 2026: sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, Kep. Riau, Riau, sebagian Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Lampung, Pulau Jawa, Balinusra, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, sebagian Maluku Utara, Papua Barat, sebagian kecil Papua, sebagian Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
    • Agustus – September 2026: sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, Kep. Riau, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Lampung, Pulau Jawa, Balinusra, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Utara, Pulau Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, sebagian Papua Barat Daya, Papua Barat, sebagian Papua Tengah, sebagian Papua, sebagian Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
    • Oktober 2026: sebagian kecil Riau, sebagian Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Lampung, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, Kalimant barat bagian selatan, Pulau Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, sebagian kecil Papua Barat Daya, sebagian kecil Papua Barat, sebagian kecil Papua Tengah, sebagian kecil Papua, sebagian kecil Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
    • November 2026: sebagian kecil Sumatera Barat, sebagian Sumatera Selatan, sebagian kecil Bengkulu, Lampung, sebagian Banten, Jawa Barat bagian utara, sebagian Jawa Tengah, DI Yogyakarta, sebagian besar Jawa Timur, sebagian Bali, Nusa Tenggara Barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian kecil Kalimantan Tengah, sebagian kecil Kalimantan Selatan, sebagian kecil Kalimantan Timur, sebagian kecil Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, sebagian Maluku Utara, sebagian kecil Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
    • Desember 2026: sebagian kecil Lampung, sebagian kecil Banten, sebagian kecil Jawa Barat, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian kecil Nusa Tenggara, sebagian kecil Kalimantan Timur, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Tenggara, Gorontalo, sebagian kecil Sulawesi Utara, sebagian kecil Maluku, sebagian kecil Maluku Utara, sebagian kecil Papua Barat Daya, sebagian kecil Papua Barat, Papua Selatan bagian selatan.

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

48 of 58

PREDIKSI DETERMINISTIK SIFAT HUJAN BULANAN 2026

    • Juli 2026 : umumnya sifat hujan di sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksi mengalami kondisi Bawah Normal. Terdapat wilayah yang diprediksi mengalami sifat hujan Atas Normal yaitu sebagian kecil Aceh dan Sumatera Utara, sebagian NTT dan sebagian kecil Papua.
    • Agustus – September 2026: umumnya sifat hujan di sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksi mengalami kondisi Bawah Normal. Terdapat wilayah yang diprediksi mengalami sifat hujan Atas Normal yaitu sebagian kecil Aceh, dan sebagian kecil Papua Pegunungan.
    • Oktober – November 2026: umumnya sifat hujan di sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksi mengalami kondisi Bawah Normal. Terdapat wilayah yang diprediksi mengalami sifat hujan Atas Normal yaitu sebagian Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara dan sebagian kecil Papua Pegunungan.
    • Desember 2026: umumnya sifat hujan di sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal. Terdapat wilayah yang diprediksi mengalami sifat hujan Atas Normal yaitu sebagian Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

48

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

49 of 58

Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2026 

    • Juli 2026 : umumnya sifat hujan di sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksi mengalami kondisi Bawah Normal - Normal. Terdapat wilayah yang diprediksi mengalami sifat hujan Atas Normal yaitu sebagian kecil Aceh dan Sumatera Utara, sebagian kecil DIY, Jawa Timur, Bali, NTB hingga NTT, sebagian kecil Kalimantan Utara, dan sebagian kecil Papua Pegunungan.
    • Agustus – September 2026: umumnya sifat hujan di sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksi mengalami kondisi Bawah Normal. Terdapat wilayah yang diprediksi mengalami sifat hujan Atas Normal yaitu sebagian kecil Aceh, sebagian DIY, sebagian Jawa Timur hingga NTT, dan sebagian kecil Papua Pegunungan.
    • Oktober – November 2026: umumnya sifat hujan di sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksi mengalami kondisi Bawah Normal. Terdapat wilayah yang diprediksi mengalami sifat hujan Atas Normal yaitu sebagian Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, sebagian Kalimantan Utara, dan sebagian kecil Papua Pegunungan.
    • Desember 2026: umumnya sifat hujan di sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal hingga Atas Normal. Terdapat wilayah yang diprediksi mengalami sifat hujan Bawah Normal yaitu sebagian kecil Aceh, Bengkulu, Lampung, sebagian Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, sebagian NTB dan NTT, sebagian Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur, sebagian Maluku Utara dan Maluku, sebagian kecil Papua Barat, Papua Pegunungan dan Papua Selatan.

49

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

50 of 58

Prediksi Peluang Curah Hujan Tinggi Bulanan 2026�(Peluang Curah Hujan > 300 mm/ bulan)

  • Juli 2026: curah hujan >300mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian kecil Papua Tengah bagian utara dan Papua bagian barat.
  • Agustus – September 2026: -.
  • Oktober 2026: curah hujan >300mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh bagian barat dan selatan, sebagian Sumatera Utara bagian barat dan utara, sebagian Kalimantan Barat bagian utara dan sebagian kecil Papua Barat Daya.
  • November 2026: curah hujan >300mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh bagian barat dan selatan, sebagian Sumatera Utara bagian barat dan utara, sebagian Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Timur bagian barat, dan sebagian kecil Kalimantan Utara bagian selatan.
  • Desember 2026: curah hujan >300mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh bagian barat, sebagian Sumatera Utara bagian barat dan selatan, sebagian Sumatera Barat, sebagian Riau, sebagian besar Kep. Riau, sebagian Jambi bagian tengah, sebagian Bengkulu bagian tengah, sebagian besar Sumatera Selatan, sebagian besar Kep. Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian barat, Banten bagian selatan, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah,Jawa Timur bagian tengah, Bali bagian tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan bagian selatan, Papua Barat bagian selatan, sebagian Papua Tengah, Papua bagian tengah, Papua Pegunungan bagian utara, Papua Selatan bagian utara.

50

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

51 of 58

Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2026�(Peluang Curah Hujan < 100 mm/ bulan)

    • Juli 2026: curah hujan <100mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Riau bagian selatan, Sumatera Barat bagian selatan, Jambi, Sumatera Selatan, sebagian Bengkulu, Bafnka Belitung, Lampung, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kaliamntan Tengah, Kalimantan Selatan, Kaliamntan Timur bagian timur, sebagian besar Pulau Sulawesi, sebagian Maluku Utar, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, sebagian kecil Papua, dan sebagian Papua Selatan.
    • Agustus– September 2026: curah hujan <100mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian besar P. Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian besar P. Kalimantan, P. Sulawesi, Maluku, sebagian besar, sebagian kecil Papua Pegunungan dan sebagian Papua Selatan.
    • Oktober 2026: curah hujan <100mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian besar P. Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian P. Kalimantan bagian selatan dan timur, sebagian besar P. Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Maluku Utara, sebagian Papua Barat dan sebagian Papua Selatan.
    • November 2026: curah hujan <100mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Lampung bagian selatan, Pesisir utara Banten, Pesisir Utara Jawa Barat, Pesisir Utara Jawa Tengah, sebagian DI Yogyakarta, sebagian besar Jawa Timur, sebagian besar Bali, sebagian besar NTB, sebgaian besar NTT, sebagian besar Sulawesi bagian selatan, Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Goorntalo, sebagian Maluku Utara, Maluku dan sebagian Papua Selatan,
    • Desember 2026: curah hujan <100mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sulawesi Tengah bagian tengah dan timur

51

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

52 of 58

Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2026�(Peluang Curah Hujan < 50 mm/ bulan)

    • Juli 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Sumatera Selatan bagian selatan, sebagian besar Lampung, sebagian Kep. Bangka Belitung, sebagian besar P. Jawa, sebagian besar Bali, NTB, sebagian besar NTT, Kalimantan Tengah bagian selatan, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian besar Sulawesi Utara, Gorontalo bagian timur, sebagian kecil Sulawesi Barat bagian selatan, pesisir barat Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Maluku, sebagian kesil Maluku Utara, sebagaian PapuaBarat, dan Papua Selatan bagian selatan.
    • Agustus - September 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian besar P. Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, P. Kalimantan bagian tengah hingga selatan, P. Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, sebagian Papua Barat Daya, sebagian Papua Barat, dan Papua Selatan.
    • Oktober 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Kep. Mentawai, sebagian Sumatera Selatan bagian selatan, sebagian Kep. Bangka Belitung, Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, sebagian besar Bali, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, sebagian Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan, sebagian kecil Kalimantan Timur bagian selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah bagian timur,  Sulawesi Selatan, Suawesi Tenggara, sebagian Maluku Utara bagian selatan, sebagian Maluku, dan Papua Selatan bagian selatan.
    • November 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian kecil Lampung, sebagian kkecil Banten bagian selatan, pesisir utara Jawa Barat, sebagian DIY, sebagian Jawa Timur bagian utara, sebagian sebagian NTB, sebagian NTT, Sulawesi Tengah bagian timur, sebagian Sulawesi Selatan bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian tengah hingga selatan, dan sebagian kecil Papua Selatan.
    • Desember 2026: -.

52

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

53 of 58

Prediksi Awal Musim Kemarau 2026

53

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

54 of 58

PREDIKSI WILAYAH YANG MASUK MUSIM KEMARAU�PADA PERIODE JUN II – JUL I 2026

54

ZOM yang diprediksi akan masuk musim kemarau pada periode JUN II – JUL I 2026 ialah sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian Sumatera Barat, sebagian Jambi, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Banten, Jakarta bagian selatan, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian besar Sulawesi Utara, sebagian Sulawesi Barat, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian kecil Sulawesi Tenggara, sebagian kecil Maluku, sebagian Papua Barat, dan Papua.

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

55 of 58

Prediksi Puncak Musim Kemarau 2026

55

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

56 of 58

Ringkasan

56

  • Analisis dan Prediksi  IOD dan ENSO

Hasil monitoring pada Dasarian I Juni 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar -0.49 (-0.56). Meskipun nilai indeks bulanan telah melewati batas normal, namun belum bisa dikategorikan sebagai fenomena IOD negatif karena baru berlangsung satu bulan. Sementara itu, nilai SSTA di region Nino3.4 secara dasarian (ENSO bulanan) adalah sebesar +1.4 (+1.00), yang menunjukkan indikasi El Nino Condition.

    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb

Angin massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di wilayah sekitar Sumatera dan Kalimantan. Angin timuran diprediksi aktif. Belokan angin diprediksi terjadi di sekitar wilayah ekuator

    • Analisis OLR

Pada Dasarian I Juni 2026, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan terjadi di wilayah Sumatera bagian utara. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan secara umum lebih lebih sedikit.

  • Analisis dan Prediksi MJO

Analisis pada Dasarian I Juni 2026 menunjukkan MJO aktif di fase 6 dan 7 (Western Pacific). MJO diprediksi masih aktif hingga akhir Dasarian I Juni 2026 dan bergerak menuju fase 8 dan 1 (West. Hem. and Africa). Secara spasial, beberapa gelombang atmosfer diprediksi aktif di wilayah Indonesia selama Dasarian II Juni 2026. Sementara itu, tutupan awan di sebagian besar wilayah Indonesia selama Dasarian II Juni 2026 diprediksi lebih sedikit dibandingkan dengan klimatologisnya.

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH)

Kelembapan udara permukaan berkisar 64-83% dan diprediksi pada Dasarian II Juni  hingga Dasarian I Juli 2026 berkisar 53-78%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 40-85%.

  • Analisis dan Prediksi Suhu 

Suhu rata-rata permukaan pada Dasarian I Juni 2026 berkisar 19-27°C dan diprediksi hingga Dasarian I Juli 2026 berkisar 12-29°C, prediksi suhu minimum berkisar 9-28 °C dan prediksi suhu maksimum berkisar 15-34°C.

  • Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk "Dasarian II Juni 2026" pada klasifikasi Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Utara. Siaga: Tidak ada peringatan. Awas: Tidak ada peringatan.
  • Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk “Dasarian II Juni 2026” pada klasifikasi: Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Siaga: Tidak ada peringatan. Awas: Tidak ada peringatan.

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

57 of 58

Ringkasan

57

  • Analisis Curah Hujan Dasarian I Juni 2026
    • Curah hujan pada Dasarian I Juni 2026 bervariasi dari kriteri Sangat Tinggi 0.02%, Tinggi 1.99%, Menengah 41.51%, dan Rendah 56.25%.
    • Sifat hujan pada Dasarian I Juni 2026 umumnya berada kriteria Jauh di Atas Normal 7.25%, Atas Normal 8.77%, Normal 15.24%, dan Bawah Normal 68.75%.  
  • Analisis Perkembangan Musim Kemarau Dasarian I Juni 2026: 
  • Berdasarkan jumlah ZOM,  sebanyak 33.3% wilayah Indonesia (233 ZOM) mengalami Musim Kemarau.
    • Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, Bengkulu, Sumatera Barat, Jambi, sebagian Sumatera Selatan, Kep. Riau, Lampung, Banten bagian utara, sebagian Jakarta, sebagian Jawa Barat, sebagian besar Jawa Tengah, sebagian besar Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian kecil Sulawesi Selatan, sebagian Maluku, dan sebagian kecil Papua Selatan.

  • Prediksi Curah Hujan Dasarian: Pada JUNI II – JUL I 2026 curah hujan umumnya diprediksi berada kriteria Rendah – Menengah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori Rendah (<50 mm/dasarian):
    • JUN II 2026: meliputi sebagian kecil Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa hingga Nusa Tenggara, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, Papua Tengah bagian selatan, Papua bagian timur, sebagian Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
    • JUN III 2026: meliputi sebagian besar Aceh, Sumatera Utara, sebagian Riau, Kepulauan Riau, sebagian Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, sebagian besar Banten hingga Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Maluku, Papua Barat, sebagian Papua, sebagian Papua Pegunungan, sebagian Papua Tengah, dan Papua Selatan bagian selatan.
    • JUL I 2026: meliputi sebagian besar Pulau Sumatera, Pulau Jawa, sebagian besar Bali dan Nusa Tenggara, sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat Daya, Papua Barat, sebagian Papua Tengah, sebagian Papua, sebagian Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

  • Prediksi Curah Hujan Kurang Dari 50 mm/Bulan untuk Bulan Juli – Desember 2026 : 
    • Juli 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung, Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Selatan bagian barat, sebagian Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan bagian barat, sebagian kecil Sulawesi Tenggara, Gorontalo bagian timur, sebagian kecil Sulawesi Utara, sebagian kecil Maluku dan Maluku Utara, Papua Barat bagian barat, dan Papua Selatan bagian selatan.
    • Agustus - September 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, P. Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya bagian barat, Papua Barat dan Papua Selatan.
    • Oktober 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di Kep. Mentawai, sebagian Sumatera Selatan bagian selatan, Lampung, sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, sebagian NTT, Kalimantan Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara bagian selatan, sebagian Maluku, dan Papua Selatan.
    • November 2026: curah hujan <50mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian kecil Lampung, sebagian kecil Banten, Jawa Barat bagian utara, DI Yogyakarta, sebagian kecil Jawa Timur, P. Madura, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah bagian timur, sebagian Maluku, dan Papua Selatan bagian selatan.
    • Desember 2026: -

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

58 of 58

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id

Terimakasih!

@infoBMKG

(021)196

www.bmkg.go.id