1 of 12

Diskusi Observatorium & Astronomi Spesial Ramadhan

Sabtu, 15 Maret 2025 M/15 Ramadhan 1446 H

Catatan Kecil

Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)

Oleh:

Prof. Dr. H. Ahmad Izzuddin, M.Ag

Ketua Umum Asosiasi Dosen Falak Indonesia (ADFI)

2 of 12

Sekilas tentang

Konsep Kalender Hijriyah Global Tunggal KHGT

Parameter

Prinsip

Syarat

Apa itu KHGT? Dalam proposal Seminar yang diselenggarakan oleh Dewan Hisab dan Rukyah PERSIS, disbutkan bahwa Salah satu yang cukup menyedot perhatian dan menimbulkan berbagai pertanyaan adalah kalender hijriyah yang (kemungkinan) akan diberlakukan secara global, yakni seluruh permukaan Bumi dijadikan satu hari dan satu tanggal.

3 of 12

Parameter KHGT (Istanbul 2016) :

Satu Matlak :

ONE WORLD SETUP

(1) seluruh muka bumi adalah satu matlak;

(2) bulan baru dimulai apabila terjadi imkanu rukyat  dengan ketinggian 5° dan elongasi 8° (IR 5+8) di suatu tempat mana pun di muka bumi sebelum pukul 00:00 UTC (GMT); dan

(3) Jika IR 5+8 terjadi setelah lewat pukul 00:00 UTC (GMT), bulan baru dimulai pada hari itu dengan ketentuan

(a) IR 5+8 tersebut mencapai daratan benua Amerika, dan

(b) ijtimak di zona waktu timur bumi terjadi sebelum fajar.

4 of 12

Parameter KHGT:

(1) seluruh muka bumi adalah satu matlak;

Untuk memberlakukan seluruh muka bumi menjadi satu matlak memerlukan otoritas dan/atau konvensi yang setidaknya diratifikasi oleh sebagian besar negara muslim. Bisakah diberlakukan oleh Ormas atau perorangan? Jika pemberlakuan formal yang diinginkan maka mutlak harus diwakili negara/pemerintah.

Siapa yang memegang otoritas ini, apakah sudah ada konvensi yang diratifikasi oleh negara-negara muslim? Jika jawabannya belum atau tidak ada, maka konsep ini masih jauh dari implementasi.

Jika kita mengacu pada statemen berikut ini:

Sejarah mencatat bahwa Umar Bin Khattab, dalam upayanya memperbaiki kekacauan administratif, menjadi pencetus Kalender Hijriah. Meskipun sistem bulan sudah ada, Umar Bin Khattab melibatkan formalisasi dalam bentuk penomoran, menjadi tonggak awal perlunya unifikasi kalender sebagai titik tolak menuju kalender global.

Catatan: Contoh yang dilakukan oleh Umar bin Khattab saat itu karena beliau sebagai Khalifah dan memegang otoritas atas wilayahnya. Dan Umarpun tidak akan bisa melakukannya, sebelum beliau menjabat sebagai khalifah.

1

Catatan

5 of 12

Mempersaudarakan Anshar dan Muhajirin Setelah Rasulullah melakukan hijrah dari Makkah ke Madinah, ada kebijakan penting yang diambil beliau, di antara yang paling masyhur adalah mempersaudarakan sahabat Anshar dan Muhajirin. Sahabat Anshar adalah sahabat Nabi di Madinah yang menerima kedatangan Rasulullah pascahijrah, sedangkan sahabat Muhajirin adalah sahabat Nabi yang melakukan hijrah bersama Nabi dari Makkah ke Madinah.  

Kedua kelompok ini dipersaudarakan di atas prinsip kebenaran, persamaan, dan hak saling mewarisi harta setelah mati. Ikatan persaudaraan mereka lebih kuat daripada ikatan nasab dan kerabat. Kemudian, Rasulullah menegaskan tali persaudaraan di antara semua sahabat secara umum.

��

Catatan: Sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah bahwa persatuan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kewenangan yang kita miliki. Indonesia mempunyai kewenangan untuk mengelola dan memberikan pembinaan syariah pada umat Islam Indonesia, sudah seharusnya mengimplementasikan Matla Wilayatul Hukmi Indonesia. Namun demikian, persatuan Kalender diupayakan lewat MABIMS dengan harapan ada penyamaan Kalender di Region ASEAN.

2

Catatan

Parameter KHGT:

(1) seluruh muka bumi adalah satu matlak;

6 of 12

Pernyataan bahwa jika disepakati MABIMS yang bersifat lokal, mungkin umat bisa bersatu di suatu kawasan, tetapi tidak bisa mengajak orang luar Kawasan untuk ikut karena kalender bersifat lokal. Tetapi kalau memakai kalender global, mungkin butuh proses untuk bersatu di suatu kawasan, tetapi bisa mengajak orang luar kawasan untuk bersatu karena kalender bersifat global.

Catatan: Persatuan umat Islam di satu Kawasan, satu negeri atau satu daerah perlu diprioritaskan dibandingkan berharap persatuan global dengan mengabaikan persatuan dalam lingkup yang lebih kecil. Harapan besar persatuan umat Islam secara global merupakan Impian semua moslem, namun harapan ini jangan dikecewakan dengan perpecahan yang harusnya kita bisa kontribusi secara real untuk persatuan/ukhuwah.

Parameter KHGT:

(1) seluruh muka bumi adalah satu matlak;

3

Catatan

7 of 12

Parameter KHGT:

(2) bulan baru dimulai apabila terjadi imkan rukyat  dengan ketinggian 5° dan elongasi 8° (IR 5+8) di suatu tempat mana pun di muka bumi sebelum pukul 00:00 UTC (GMT);

Apa Artinya Imkan? Imkan berarti baru kemungkinan atau berpotensi bahwa Ketika memenuhi parameter imkan rukyah dipenuhi, hilal belum PASTI dapat diamati. Kriteria ini dimaksudkan untuk memprediksikan awal bulan hijriyah sehingga dapat dipakai untuk menyusun Kalender. Sedangkan dalam hal untuk keperluan ibadah, pengguna parameter ini memakainya untuk dipastikan visibilitasnya dengan melakukan rukyah.

Catatan: Konsep KHGT tidak memakai imkan ini dengan semestinya, tetapi mengimplementasikan untuk penetapan keperluan ibadah seolah sudah PASTI (Qoth’i). Oleh karena KHGT mengabaikan rukyah yang sebenarnya.

Keberlakuan KHGT tidak sejalan dengan sabda Rasulullah Saw. di hadapan para shahabatnya:

Janganlah kalian shaum sehingga kalian melihat hilal. Dan jangan berbuka sehingga kalian melihatnya (hilal). Apabila mendung, maka tetapkanlah baginya (H.R. Bukhari, No. 1906).

4

Catatan

8 of 12

Parameter KHGT:

(2) bulan baru dimulai apabila terjadi imkan rukyat  dengan ketinggian 5° dan elongasi 8° (IR 5+8) di suatu tempat mana pun di muka bumi sebelum pukul 00:00 UTC (GMT);

Seperti kita ketahui, perhitungan ketinggian dan elongasi Bulan dapat dilakukan dalam sistem geosentrik maupun toposentrik. Oleh karena itu, penting untuk memperjelas sistem koordinat yang digunakan, apakah berbasis geosentrik atau toposentrik.

Parameter Pertama KHGT mengacu pada Matla Global bahwa setiap titik di muka bumi memiliki kedudukan yang sama termasuk dalam kontribusinya dalam perhitungan Imkan Rukyah. Namun demikian konsep Matla Global tidak sepenuhnya konsisten dengan diberlakukan parameter yang ke dua.

5

Catatan

6

Catatan

9 of 12

Parameter KHGT menyebutkan:

(2) pukul 00:00 UTC (GMT) = pukul 07:00 WIB = 09:00 WIT;

Mengapa 00:00 UTC? Pada saat suatu wilayah jam 00:00 UTC (Saat Maghrib), pada saat tersebut di wilayah Indonesia bagian barat sudah pagi hari jam 07:00 WIB. Dengan kata lain, di wilayah Indonesia tidak dimungkinkan memberlakukan konsep Rukyah. KHGT adalah murni Hisab mengabaikan rukyah, bahkan wilayah di Indonesia harus mengikuti masuk tanggal tatkala pada saat sunset belum terjadi ijtimak atau Hilal masih di bawah ufuk.

Konsep KHGT menimbulkan pertimbangan karena dalam situasi ketika kriteria Imkan Rukyah telah terpenuhi, namun terjadi setelah pukul 00:00 UTC (07:00 WIB), wilayah Indonesia dipaksa ikut KHGT meskipun tanpa adanya otoritas yang menetapkan. Selain itu, pada saat waktu UTC menunjukkan pukul 00:00, di Kepulauan Fiji sudah menunjukkan pukul 12:00 siang waktu setempat.

Dari mana asal usul 00:00 UTC untuk membedakan suatu wilayah pada pemakaian imkan rukyah untuk penetapan awal bulan dalam KHGT?

7

Catatan

8

Catatan

10 of 12

Parameter KHGT yang ke 3:

(3) Jika IR 5+8 terjadi setelah lewat pukul 00:00 UTC (GMT), bulan baru dimulai pada hari itu dengan ketentuan

(a) IR 5+8 tersebut mencapai daratan benua Amerika, dan

(b) ijtimak di zona waktu timur bumi terjadi sebelum fajar.

Catatan: (pada ketentuan tambahan), Mengapa daratan Benua Amerika diberikan perlakuan khusus? Apakah ada argument baik secara ilmiah ataupun Fiqh yang mendasari munculnya para parameter ini. Apakah garis 00:00 UTC berhubungan dengan perlakuan khusus benua Amerika ini?

Catatan selanjutnya adalah perlunya penjelasan Mengapa syarat 3b di pilih Selandia Baru? Mengapa bukan Kepulauan Fiji atau Negeri kepuluan lain di Samudera Pasisik yang lebih dekat dengan garis tanggal Internasional?

9

Catatan

10

Catatan

11 of 12

Berdasarkan Parameter KHGT,

Andaikan terjadi kasus bahwa daratan Benua Amerika belum imkan rukyah, namun di Hawaii sudah Imkan Rukyah. Pertanyaannya adalah Apakah HAWAII tetap memulai awal bulan lusa atau esok hari.

Di satu sisi, sudah Imkan Rukyah terlebih kalau umat Islam setempat bisa menyaksikan hilal. Di sisi lain menurut KHGT belum memenuhi Kriteria. Apa yang harus dilakukan umat Islam di Hawaii?

Kasus ini merupakan konsekuensi syarat tambahan yang hanya menyebutkan daratan Benua Amerika saja.

11

Catatan

12 of 12

Atas perhatiannya …

Terima Kasih