1 of 39

2 of 39

3 of 39

4 of 39

5 of 39

6 of 39

7 of 39

8 of 39

9 of 39

10 of 39

11 of 39

12 of 39

13 of 39

14 of 39

15 of 39

V IRUS

SMA N 1 Cibeber

16 of 39

SEJARAH PENEMUAN VIRUS

Semenjak Anthonie Van Leuwenhoek (1632 – 1723) menemukan mikroskop, peneliltian tentang mikroorganisme mulai berkembang. Perkembangan itu makin pesat setelah ditemukannya mikroskop elektron.

17 of 39

  • Tahun 1882 A. Meyer mendapatkan suatu penyakit yang menyerang tanaman tembakau, ditandai daunnya berbintik-bintik kekuningan.
  • A. Meyer mencoba mengekstrak daun yang terinfeksi dan menyemprotkan ke daun tembakau yang sehat, ternyata daun yang sehat dapat tertulari penyakit tersebut

1. Adolf Meyer (Jerman, 1882)

18 of 39

Tembakau yang

berpenyakit

Daunnya dihaluskan

Ekstrak daun

Ekstrak daun

Tembakau yang

berpenyakit

Disemprotkan

Tanaman

tembakau

sehat

Tanaman

tembakau

menjadi sakit

19 of 39

Dengan menggunakan filter (saringan) yang dapat menyaring bakteri,

D. Ivanowsky melakukan penyaringan getah tanaman tembakau lalu hasilnya dioleskan pada daun tanaman yang sehat,

ternyata tanaman yang sehat menjadi tertular juga.

2. Dimitri Ivanowsky

(Rusia, 1893)

20 of 39

3. Martinus Beijeinck (Belanda, 1897)

  • menemukan fakta bahwa organisme yang menyerang tembakau tidak dapat tumbuh di dalam medium biakan bakteri dan tidak mati walaupun dimasukkan ke dalam alkohol.
  • Bejerink menyimpulkan bahwa orgnisme yang menyerang tembakau tersebut sangatlah kecil yang hanya dapat hidup dalam makhluk hidup yang diserangnya

21 of 39

4. Wendel Stanley (Amerika, 1935)

  • Pada tahun 1935, Windell Stanley dari AS berhasil mengkristalkan organisme yang menyerang tanaman tembakau tersebut dan diberinya nama TMV (Tobacco Mozaik Virus).

22 of 39

CIRI-CIRI VIRUS

  1. Tidak memiliki bentuk sel (aseluler).
  2. Virus memiliki ukuran yang paling kecil dibandingkan kelompok taksonomi lainnya
  3. Virus hanya dapat hidup pada sel hidup atau bersifat parasit intraselluler obligat
  4. Setiap tipe virus hanya dapat menginfeksi beberapa jenis inang tertentu.
  5. Berukuran antara (20 – 300) milimikron.
  6. Hanya memiliki satu macam asam nukleat saja yaitu ADN(asam dioksiribo nukleat) atau ARN (asam ribo nukleat).
  7. Berupa hablur atau kristal dengan bentuk yang bervariasi; oval, memanjang, silindris, kotak dan lain-lainnya.
  8. Tubuhnya tersusun atas kepala, kulit selubung (kapsid) yang berisi ADN atau ARN saja dan serabut ekor.

23 of 39

STRUKTUR VIRUS

1. Bagian kepala.

  • Bagian ini dibungkus oleh selubung protein yang disebut kapsid, sebagai pemberi bentuk tubuh virus.

2. Isi tubuh.

  • Tubuh virus tersusun atas materi genetik atau molekul pembawa sifat-sifat yang dapat diturunkan berupa ADN atau ARN saja. Virus yang isi tubuhnya berupa ADN antara lain: Papova virus, Herpes virus, Adeno virus, Pox virus. Adapun tubuhnya yang berisi ARN antara lain: Paramyxo virus, Rhabdo virus, Reovirus, Picorna virus, Toga virus. Di dalam tubuh, virus tidak memiliki organel-organel sel seperti mitokondria, ribosom dan lain-lainnya.

3. Ekor.

  • Ekor merupakan alat untuk kontak ke tubuh organisme yang diserangnya. Ekor terdiri atas tabung bersumbat yang dilengkapi dengan serabut-serabut/benang-benang. Bentuk virus bervariasi, seperti gambar di samping.

24 of 39

Virus Berselubung

Materi Genetik (DNA / RNA)

Selubung Protein (Kapsid)

Kapsul virus

Reseptor Virus

25 of 39

Virus Kompleks

Kapsid / Kepala

Selubung Ekor

Serabut Ekor

26 of 39

27 of 39

Virus Telanjang

28 of 39

Ada beragam bentuk tubuh virus, diantaranya :

Batang

Seperti huruf T

Bulat

Polihidris

29 of 39

REPRODUKSI / REPLIKASI VIRUS

  • Virus menunjukkan ciri kehidupan, yaitu reproduksi dalam sel organisme. Sel tempat organisme disebut : sel inang. Maka virus dapat hidup secara parasit
  • Cara reproduksi virus terdiri dari 2 tahap yaitu daur litik dan lisogenik

30 of 39

Daur Litik

Daur Litik, yang mempunyai 5 (lima) tahap yakni :

a. Tahap adsorpsi

b. Penetrasi

c. Sintesis / eklifase

d. Pematangan

e. Lisis

31 of 39

32 of 39

Daur Lisogenik

  • Siklus ini diberi nama lisogenik karena sel inang pada tahap akhir siklus tidak mengalami kerusakan atau kematian.
  • Sel inang dapat bertahan dan tidak rusak pada akhir siklus karena disebabkan sel inang mempunyai ketahanan diri terhadap serangan virus maka disebut virulensi.
  • Pada siklus lisogenik mempunyai empat (3) tahap yaitu;
  • Adsorbsi (penempelan)
  • Penetrasi (Penyuntikan)
  • Penggabungan
  • Pembelahan

33 of 39

34 of 39

Perbedaan antara Siklus litik dan lisogenik

No

Variabel Pembeda

Siklus Litik

Siklus Lisogenik

1.

Kondisi awal Bakteri (sel inang)

Non virulen

Virulen

2

Jumlah tahapan

5 tahap : adsorbsi, penetrasi, Sintesis, pematangan dan lisis

4 tahap : adsorbsi, penetrasi, pengabungan dan pembelahan

3

Kelanjutan siklus

Terhenti, karena sel inangnya rusak/mengalami lisis

Dapat dilanjutkan dengan siklus litik jika virulensi bakteri hilang

4

Kondisi akhir bakteri (sel inang)

Mengalami lisis (mati)

Tidak mengalami lisis (tidak mati)

by gomes.hada@gmail.com

35 of 39

5. Peranan Virus bagi kehidupan

A. Virus yang merugikan :

1) Penyakit pada manusia disebabkan virus :

a. Influenza(flu) 🡪 menyerang saluran pernapasan.

b. Cacar : disebabkan oleh virus Herpesvirus varicella.

c. Campak : disebakan oleh virus paramyxovirus.

d. Hepatitis (pembengkakan hati).

e. Polio, pada umumnya menyerang anak-anak. Gejalanya : demam, sakit kepala, tidak enak badan, mengantuk, sakit tenggorokan, mual dan muntah.

f. Herpes, menyerang membran lendir di mulut, alat kelamin, mata dan kulit.

g. Rabies (gila anjing) menyerang sistem saraf pusat penderita. Gejala rabies pada manusia : sakit kepala, gugup, demam, lesu.

h. AIDS (Aquired Immune Defticiency Syndrome) virus penyebab AIDS adalah HIV (Human Immunodeficiency Virus) terhadap sel darah putih.

i. Ebola, Gejala adalah sakit kepala, muntah darah, dan kerusakan jaringan tubuh.

by gomes.hada@gmail.com

36 of 39

2) Penyakit pada hewan disebabkan virus :

  1. NCD (New Castle Disease) penyakit menyerang saraf ternak unggas, misalnya : ayam dan itik sering disebut : tetelo atat cekak.
  2. RSV (rous sarcoma virus) penyakit kanker pada ayam.
  3. FMD (Foot and Mouth Disease) penyakit ini menyerang kuku dan mulut hewan ternak seperti : kerbau, sapi, domba dan kuda.
  4. Rabies (Rabdovirus) penyakit rabies pada anjing, kucing, dan kera.
  5. Cacar(vacinia) penyakit pada sapi.

by gomes.hada@gmail.com

37 of 39

3) Penyakit pada tumbuhan disebabkan virus :

a. Mozaik (bercak-bercak kuning) pada daun tembakau, disebut TMV (Tobacco Mozaik Virus). Terjadi juga pada tanaman Tomat.

b. Daun menggulung terjadi pada tanaman kapas dan lobak. Penyebab penyakit ini virus TYMV.

c. Citrus vein floem degeneration virus (CVPD), menyerang pada batang jeruk.

d. Virus Tungro, menyerang wereng cokelat, wereng hijau dan padi

e. Potato yellow dwarf virus (PYDV) menyerang tanaman kentang.

f. Virus cacar, menyerang pada daun cengkeh.

38 of 39

B. Virus yang menguntungkan

1). Virus dapat dimanfaatkan dalam bidang rekayasa genetika (vektor mutasi gen) maupun penelitian di bidang kedokteran.

2). Virus yang digunakan untuk memproduksi interferon berfungsi untuk mencegah replikasi virus di dalam sel hospes. Interferon merupakan protein kecil yang dihasilkan oleh sel normal sebagai respon terhadap infeksi virus.

3). Virus digunakan untuk pembuatan vaksin. Vaksin adalah mikroorganisme patogen yang telah dilemahkan sehingga sifat-sifat patogenitas penyebab penyakitnya hilang, tetapi sifat-sifatnya antigenitas penimbul antibodi tetap.

39 of 39

TERIMA KASIH