1 of 16

Beras merupakan kebutuhan pokok penduduk Indonesia. Perhatikan orang yang membeli beras di warung atau di pasar. Dapatkah kalian menentukan uang yang harus dibayar pembeli beras tersebut? Dengan mengetahui harga beras per kilogram, kalian bisa menentukan total yang harus dibayar. Dapatkah kalian menentukan variabel pada kasus di atas?

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

2 of 16

Isi Materi

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

3 of 16

Apa yang Kalian Ketahui?

Apa yang Akan Kalian Pelajari?

Kalian tahu bagaimana mencari bilangan yang tidak diketahui dari operasi penjumlahan dan perkalian.

Contoh:

Kalian tahu bagaimana menggambarkan suatu pertidaksamaan dengan menggunakan garis bilangan.

Contoh:

b ≤ 4 untuk b bilangan real

Kalian dapat menerapkan bentuk-bentuk persamaan tersebut pada bentuk aljabar yang lebih kompleks.

Contoh:

7 + 3n = 28

3n = 28 – 7

3n = 21

n = 7

Kalian dapat menyelesaikan operasi yang melibatkan beberapa langkah pertidaksamaan.

3x – 4 ≥ 8

3x – 4 + 4 ≥ 8 + 4

3x ≥ 12

x ≥ 4

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

4 of 16

Sebagaimana kalimat sehari-hari yang biasa kita gunakan, suatu kalimat pada matematika juga menceritakan sesuatu.

Contoh:

Kalimat dalam bahasa Indonesia:

a. Matahari bersinar sangat terang.

b. Solo terletak di Provinsi Jawa Tengah.

Kalimat dalam matematika.

a. 2 + 3 = 5.

b. 3 adalah bilangan prima.

Kalimat terbuka adalah kalimat yang dapat bernilai benar atau salah tergantung dari nilai yang digunakan.

Atau

Kalimat terbuka adalah kalimat yang memuat variabel.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

5 of 16

a. Pernyataan adalah kalimat yang memiliki nilai kebenaran (bernilai benar saja atau salah saja).

b. Kalimat yang benar adalah kalimat yang mengandung informasi benar.

c. Kalimat yang salah adalah kalimat yang mengandung informasi salah.

Untuk memahami variabel dan konstanta, simaklah tabel berikut.

Kalimat Terbuka

Variabel

Konstanta

x + 9 = 15

x

9 dan 15

y – 3 = 12

y

3 dan 12

3p + 4 = 7

p

4 dan 7

25 – 2m = 5

m

5 dan 25

1. Peubah atau variabel adalah lambang yang menempati tempat konstanta.

2. Konstanta adalah nilai tetap pada kalimat terbuka yang tidak dapat diganti.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

6 of 16

Perhatikan kalimat terbuka berikut!

x adalah faktor dari 10”

Jika x = 1 maka 1 faktor dari 10 adalah pernyataan benar.

Jika x = 2 maka 2 faktor dari 10 adalah pernyataan benar.

Jika x = 3 maka 3 faktor dari 10 adalah pernyataan salah.

Jika x = 4 maka 4 faktor dari 10 adalah pernyataan salah.

Jika x = 5 maka 5 faktor dari 10 adalah pernyataan benar.

Jika x = 6 maka 6 faktor dari 10 adalah pernyataan salah.

Jika x = 10 maka 10 faktor dari 10 adalah pernyataan benar.

  • Pengganti nilai x yang menghasilkan pernyataan benar adalah 1, 2, 5, dan 10. Dalam hal ini x = 1, x = 2, x = 5, dan x = 10 disebut penyelesaian dari kalimat terbuka ”x adalah faktor dari 10”.
  • Pengganti nilai x yang menghasilkan pernyataan bernilai salah adalah 3, 4, dan 6. Bilangan-bilangan tersebut bukan penyelesaian dari kalimat terbuka ”x adalah faktor dari 10”.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

7 of 16

Persamaan linear satu variabel (PLSV) adalah persamaan yang hanya memiliki satu variabel dengan pangkat tertinggi dari variabelnya adalah 1.

Untuk menentukan penyelesaian suatu persamaan, dapat dilakukan dengan cara substitusi, yaitu mengganti variabel dengan nilai tertentu sehingga persamaan tersebut menjadi kalimat yang bernilai benar.

Tentukan penyelesaian 3x – 4 = 5 jika x variabel pada bilangan asli!

Penyelesaian:

Untuk x = 1 maka 3(1) – 4 = 5 merupakan kalimat yang salah.

Untuk x = 2 maka 3(2) – 4 = 5 merupakan kalimat yang salah.

Untuk x = 3 maka 3(3) – 4 = 5 merupakan kalimat yang benar sehingga 3 adalah penyelesaian dari 3x – 4 = 5.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

8 of 16

Dua persamaan atau lebih dikatakan setara jika persamaan-persamaan tersebut memiliki penyelesaian yang sama.

Dari persamaan-persamaan berikut, manakah yang merupakan persamaan setara?

a. 2x + 1 = 15

b. 3x – 12 = 18

c. 25 – 4x = –3

Penyelesaian:

a. Nilai x yang memenuhi persamaan 2x + 1 = 15 adalah 7 karena 2 × 7 + 1 = 15.

Jadi, penyelesaian dari 2x + 1 = 15 adalah 7.

b. Nilai x yang memenuhi persamaan 3x – 12 = 18 adalah 10 karena 3 × 10 – 12 = 18.

Jadi, penyelesaian dari 3x – 12 = 18 adalah 10.

c. Nilai x yang memenuhi persamaan 25 – 4x = –3 adalah 7 karena 25 – 4 × 7 = –3.

Jadi, penyelesaian dari 25 – 4x = –3 adalah 7.

Dari uraian tersebut, tampak bahwa persamaan a setara dengan persamaan c, yaitu 2x + 1 = 15 ⇔ 25 – 4x = –3

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

9 of 16

a. Aturan Penambahan dan Pengurangan

  • Misalkan akan dicari penyelesaian persamaan x – 8 = 7.
  • Untuk menyelesaikan persamaan ini, kalian dapat menganggap persamaan tersebut sebagai suatu timbangan seperti gambar berikut.

x – 8

7

=

x – 8 + 8

7 + 8

=

x

15

=

1) Posisi awal, timbangan dalam keadaan seimbang.

2) Kedua ruas ditambah 8 agar timbangan tetap seimbang.

3) Posisi akhir timbangan tetap seimbang.

Jadi, penyelesaian dari persamaan x – 8 = 7 adalah 15.

Suatu persamaan akan tetap setara jika kedua ruas persamaan ditambah atau dikurangi dengan bilangan yang sama.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

10 of 16

b. Aturan Perkalian dan Pembagian

  • Selain menggunakan aturan penjumlahan dan pengurangan, persamaan linear juga dapat diselesaikan menggunakan aturan perkalian dan pembagian.
  • Perhatikan contoh berikut.

Tentukan penyelesaian dari 5x = 20!

Penyelesaian:

5x = 20

⇔ (dibagi 5)

x = 4

Jadi, penyelesaian dari 5x = 20 adalah 4.

5x

5

=

20

5

Suatu persamaan akan tetap setara jika kedua ruas persamaan dikalikan atau dibagi dengan bilangan yang sama, kecuali nol.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

11 of 16

Telah kita ketahui bahwa pada garis bilangan, setiap titiknya mewakili bilangan tertentu. Oleh karena itu, setiap penyelesaian persamaan linear satu variabel dapat digambar dalam garis bilangan.

Tentukan penyelesaian persamaan berikut, kemudian nyatakan penyelesaiannya pada garis bilangan!

2x + 5 = 9

Penyelesaian:

2x + 5 = 9

⇔ 2x = 9 – 5

⇔ 2x = 4

x = 2

Penyelesaian dari 2x + 5 = 9 adalah 2. Penyelesaian ini dinyatakan dengan noktah (•) pada garis bilangan sebagai berikut.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

12 of 16

Umur Dito 3 tahun lebih tua daripada umur Jaka. Jika jumlah umur mereka 27 tahun,

a. berapakah umur Jaka;

b. berapakah umur Dito?

Penyelesaian:

Misalnya umur Jaka = x maka umur Dito = x + 3.

Kalimat matematikanya adalah

x + (x + 3) = 27

⇔ 2x + 3 = 27

⇔ 2x = 27 – 3

⇔ 2x = 24

x = 12

Jadi, umur Jaka 12 tahun dan umur Dito adalah x + 3 = 12 + 3 = 15 tahun.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

13 of 16

  • Ketidaksamaan adalah kalimat yang menggunakan tanda ketidaksamaan.
  • Pertidaksamaan adalah kalimat terbuka yang menggunakan tanda ketidaksamaan dan mengandung variabel.

Pertidaksamaan linear satu variabel (PtLSV) adalah pertidaksamaan yang hanya memiliki satu variabel dengan pangkat tertinggi dari variabelnya adalah 1.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

14 of 16

Suatu pertidaksamaan dapat dinyatakan ke dalam pertidaksamaan yang setara dengan cara sebagai berikut.

a. Menambah atau mengurangi kedua ruas dengan bilangan yang sama tanpa mengubah lambang ketidaksamaan.

b. Mengalikan atau membagi kedua ruas dengan bilangan positif yang sama tanpa mengubah lambang ketidaksamaan.

c. Mengalikan atau membagi kedua ruas dengan bilangan negatif yang sama, tetapi lambang ketidaksamaan dibalik.

Ada dua cara untuk menentukan penyelesaian pertidaksamaan linear satu variabel, yaitu sebagai berikut.

a. Mencari lebih dahulu penyelesaian persamaan yang diperoleh dari pertidaksamaan dengan cara mengganti tanda ketidaksamaan dengan tanda sama dengan.

b. Menyatakan ke dalam pertidaksamaan yang setara.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

15 of 16

  • Setiap penyelesaian persamaan linear satu variabel dapat dinyatakan dengan noktah (•) pada garis bilangan.
  • Perhatikan contoh berikut.

Tentukan penyelesaian pertidaksamaan berikut, kemudian nyatakan penyelesaiannya pada garis bilangan!

2x + 1 < 7 dengan x variabel pada bilangan cacah.

Penyelesaian:

2x + 1 < 7 ⇔ 2x < 6 ⇔ x < 3

Penyelesaiannya adalah x < 3.

Karena x variabel pada bilangan cacah maka himpunan penyelesaiannya adalah {0, 1, 2}

Grafiknya sebagai berikut.

Jika x variabel pada bilangan rasional maka grafiknya seperti berikut.

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT

16 of 16

Pak Hadi mempunyai sebidang tanah berbentuk persegi panjang dengan lebarnya kurang 15 m dari panjangnya. Pada batas tanah tersebut akan dibuat pagar dari kayu. Jika keliling pagar tidak lebih dari 350 m,

a. buatlah kalimat matematika dari masalah tersebut;

b. berapakah panjang dan lebar maksimum tanah Pak Hadi?

Penyelesaian:

a. Misalkan panjang tanah = x maka lebar tanah = (x – 15).

Karena kelilingnya tidak lebih dari 350 m maka kalimat matematikanya 2(x – 15) + 2x ≤ 350.

b. 2(x – 15) + 2x ≤ 350

⇔ 2x – 30 + 2x ≤ 350

⇔ 4x – 30 ≤ 350

⇔ 4x ≤ 350 + 30

⇔ 4x ≤ 380

x ≤ 95

Jadi, panjang maksimum = 95 m dan lebar maksimum = 80 m.

x – 15

x

JUDUL

ISI MATERI

PREV

NEXT