1 of 29

PERTEMUAN ILMIAH

Materi Bahasa Indonesia

Dosen Pengampu: Linda Sari Wulandari, S.Hum., M.Hum.

2 of 29

PENGERTIAN

  • Pertemuan Ilmiah merupakan pertemuan yang dilakukan secara terencana, mulai dari penetapan dasar pemikiran, judul dan tema, tujuan, sasaran, target, sumber dan perincian dana, pemakalah, susunan acara, tempat dan waktu pelaksana, dan susunan panitia.

3 of 29

Jenis-jenis Pertemuan Ilmiah

Diskusi

Seminar

Lokakarya

Simposium

Penataran

Kongres

Rapat

Ceramah

4 of 29

1. DISKUSI

  • Diskusi berasal dari bahasa Latin discutio atau discusum yang berarti berukar pikiran. Dalam bahasa Inggris discussion yang berarti perundingan atau pembicaraan.
  • Diskusi adalah sebuah proses tukar-meukar informasi, pendapat, dan unsur-unsur pengalaman secara teratur denan maksud untuk mendapatkan pengertian bersama secara lebih jelas, teliti untuk mempersiapkan dan merampungkan simpulan, pernyataan, atau keputusan.
  • Syarat untuk melakukan diskusi:
  • 1. Minimal terdapat empat orang
  • 2. Ada seseorang yang menjadi moderator dan notulen
  • 3. Ada isu yang dibahas
  • 4. Ada argumen pendukung
  • 5. Ada argumen penentang
  • 6. Ada simpulan dari hasil diskusi

5 of 29

2. SEMINAR

  • Seminar berasal dari kata Latin semin yang berarti benih. Jad, seminar adalah tempat benih-benih kebijaksanaan.
  • Seminar merupakan suatu pertemuan atau persidangan untuk membahas suatu masalah di bawah pimpinan ketua sidang guru besar/ahli).
  • Ciri-ciri seminar:
  • 1. Ada pembicara (boleh satu atau lebih)
  • 2. Ada opik tertentu
  • 3. Ada peserta
  • 4. Ada sesi presentasi dilanjutkan dengan diskusi

6 of 29

7 of 29

8 of 29

9 of 29

10 of 29

11 of 29

12 of 29

3. LOKAKARYA

  • Lokakarya (workshop) adalah suatu forum pertemuan untuk memecahkan masalah tertentu dan mencari solusinya. Lokakarya adalah pertemuan ilmiah kecil. Biasanya dipandu oleh fasilitator yang membimbing dan menguasai bidang tertentu.
  • Ciri-ciri lokakarya:
  • 1. Ada peserta pelatihan lokakarya
  • 2. Ada fasilitator yang membimbing peserta
  • 3. Ada praktik kerja secara langsung yang dikerjakan disatu tempat dan satu waktu.

13 of 29

14 of 29

4. SIMPOSIUM

  • Simposium merupakan pertemuan terbuka dengan beberapa pembicaraan yang menyampaikan ceramah pendek mengenai aspek yang berbeda, tetapi saling berkaitan tentang suatu masalah. Simposium dipimpin oleh seorang ketua yang bertugas mengatur jalannya diskusi. Pendengar bertanya dan para ahli menjawab.
  • Ciri-ciri simposium:
  • 1. Ada sebuah tema yang dibahas
  • 2. Ada pembicara utama dan peserta (hanya sebagai pendengar)
  • 3. Pembicara utama meyampaikan materi
  • 4. Sesi tanya jawab

15 of 29

16 of 29

5. PENATARAN

  • Penataran merupakan pertemuan dengan tujuan agar sekumpulan pengetahuan dan keterampilan dilimpahkan kepada peserta.
  • Ciri-ciri penataran:
  • 1. Sesi pleno (pembicara utama dan tanya jawab dengan peserta)
  • 2. Sesi praktik
  • 3. Diskusi kelompok

17 of 29

18 of 29

6. KONGRES

  • Pertemuan besar para wakil organisasi (politik, sosial, profesi) untuk mendiskusikan dan mengampil keputusan mengenai pelbagai masalah: rapat besar.
  • Secara umum, kongres adalah kumpulan orang, terutama untuk tujuan politik.

19 of 29

7. RAPAT

  • Rapat merupakan pertemuan atau berkumpulnya minimal dua orang atau lebih untuk memutuskan suatu tujuan. Rapat sering dijadikan seseorang atau sekelompok orang untuk menyatukan pemikiran guna melaksanakan urusan tertentu.
  • Sasaran akhir diadakannya rapat yaitu untuk mempertemukan peserta rapat secara langsung demi terjalinnya komunikasi, agar peserta rapat dapat berkontribusi langsung dalam pembicaraan sehingga pemikiran ide untuk penyelesaian masalah dapat tersampaikan langsung, agar peserta rapat dapat terangsang secara langsung dalam memahami setiap permasalahan yang dihadapi, agar peserta rapat dapat sama-sama berkontribusi dalam pencapaian tujuan tertentu.

20 of 29

8. CERAMAH

  • Ceramahmerupakan suatu penyampaian informasi yang dilakukan secara lisan mengenai suatu topik tertentu. Tujuanna untuk memberikan informaasi secara teratur/menjabarkan masalah.

21 of 29

PRESENTASI ILMIAH

22 of 29

1. BERBICARA DI DEPAN UMUM

  • Berbicara di depan umum memerlukan persiapan.
  • Berbicara untuk menyampaikan temuan penelitian harus terencana.
  • Sebelum berbicara, pikirkan dulu sesuatu yang menjadi tujuan, pokok pikiran yang ingin disampaikan, dan siapa yang menjadi pendengar/hadirin (audience).
  • Selama berbicara, perhatikan kesan pendengar apakah mereka berkesan dengan pesan-pesan yang disampaikan. Apabila tidak, ubah cara dan taktik bicara.

23 of 29

1.1 GAYA BERBICARA

  1. Gaya Ekspresif

Gaya ini ditandai dengan spontanitas, lugas; gaya ini digunakan saat mengungkapkan perasaan, bergurau, mengeluh, atau bersosialisasi.

2. Gaya Perintah

Gaya ini menunjukkan kewenangan dan bernada memberikan keputusan.

3. Gaya Pemecahan Masalah

Gaya ini bernada rasional , tanpa prasangka, dan lemah lembut. Gaya ini sering digunakan dalam transaksi bisnis dan penyampaian hasil penelitian.

24 of 29

1.2 METODE PENYAMPAIAN

  • Penyampaian mendadak🡪 mengandalkan keahlian dan pengalaman pembicara.
  • Penyampaian tanpa persiapan 🡪 pembicara mengambil poin-poin penting dari pembicara sebelumnya dan menggunakan kertas catatan kecil untuk membantu mengingat urutan gagasan yang mau disampaikan.
  • Penyampaian dari ingatan
  • Penyampaian dari naskah 🡪 pembicara harus menyipkan materi yang penting dan akurat, seperti laporan hasil penelitian atau pidato pejabat.

25 of 29

PEMBICARA HARUS MEMBERIKAN KESAN POSITIF

  1. Pakaian rapi dan sopan.
  2. Sikap tubuh harus mengesankan.
  3. Ekspresi wajah menyenangkan.
  4. Tata krama baik.

TUJUAN BERBICARA

  1. Berbicara untuk melaporkan
  2. Berbicara untuk meyakinkan
  3. Berbicara untuk merundingkan

26 of 29

2. PRESENTASI ILMIAH

  • Secara umum, komunikasi lisan berintikan presentasi.
  • Presentasi tidak terpisahkan dari diri/karier mahasiswa/akademisi, pelaku bisnis, atau setiap profesi.

TAHAPAN PRESENTASI

Tahap Presentasi

    • 1. Menetapkan tujuan presentasi
    • 2. Analisis audience
    • 3. Membuat rencana presentasi
    • 4. Menentukan ide pokok
    • 5. Menyusun pesan
    • 6. Menyiapkan bahan Presentasi
    • 7. Menyiapkan bahan multimedia
    • 8. Membuat ikhtisar

Tahap Pengembangan Presentasi

    • 1. Pembuka
    • 2. Bagian Inti
    • 3. Penutup
    • 4. Waktu tanya jawab
    • 5. Sarana pendukung presentasi

27 of 29

AGAR MULTIMEDIA DAPAT DINIKMATI, PERLU DISIAPKAN DENGAN BAIK:

  • Tentukan butir-butir terpenting dari bahan yang dibahas penyebutan butir hendaknya tidak terlalu singkat.
  • Atur butir-butir agar alur penyajian runut.
  • Kerangka pikir perlu diungkapkan dalam bagan alir.
  • Tulisan semuanya ada di dalam bingkai PPT dengan ukuran dan gambar yang memadai.
  • Pilihlah rancangan slide yang cocok (kontras warna sangan penting, begitu juga animasi).

28 of 29

SARANA PENDUKUNG PRESENTASI

  1. Handouts
  2. Papan tulis
  3. Flip charts
  4. Slide
  5. LCD

29 of 29

TUGAS

  • Buatlah slide presentasi ilmiah yang menarik.
  • Materi presentasi boleh bersumber dari karya esai atau karya tulis ilmiah yang berupa ide inovatif, menarik, dan bersifat akademis cantumkan sumber-sumber yang digunakan dengan jelas.
  • Kerjakan secara berkelompok (Kelompok KTI)