1 of 6

Pondok Pesantren Termas

2 of 6

Profil Pondok:

  • Seiring waktu Pondok Tremas terus berkembang. Jenjang pendidikan di pondok ini mulai TK hingga MA serta Ma’had Ali (setara dengan universitas). Mata pelajaran yang diajarkan mengedepankan tentang agama, seperti fiqih, hadits, nahwu saraf (bahasa arab), dan pelajaran agama lainnya.

3 of 6

Pemimpin:

  • 1. PERIODE KH ABDUL MANNAN (1830-1862).
  • 2. PERIODE KH ABDULLAH(1862-1894).
  • 3. PERIODE KH. DIMYATHI (1894-1934).
  • 4. PERIODE KH. HAMID DIMYATHI (1934-1948).
  • 5. HABIB DIMYATHI (1948-1997) & PERIODE KH HARIS DIMYATHI (1948-1994).
  • 6. PERIODE KH. FUAD HABIB DIMYATHI & KH LUQMAN HARIS DIMYATHI (1997- Sekarang).

4 of 6

Sejarah:

  • Pondok pesantren Tremas merupakan salah satu perguruan Islam tertua di Indonesia. Dari tempat ini telah lahir ulama-ulama besar yang berjasa dalam pengembangan Islam di bumi Nusantara. Pondok yang sekarang berada di Jalan Patrem No.21 Tremas Arjosari ini didirikan pada 1830 atau hampir dua abad yang lalu. Sejarah berdirinya Perguruan Islam “Pondok Tremas” Pacitan tidak lepas dari sejarah pendirinya yaitu KH Abdul Mannan putra R. Ngabehi Dipomenggolo seorang Demang di daerah Semanten pinggiran kota Pacitan. Tremas sendiri berasal dari kata Patrem yang berarti senjata atau keris kecil dan Mas berasal dari kata emas yang berarti logam mulia yang biasa dipakai untuk perhiasan kaum wanita.Lulusan dari Ponpes Tremas banyak yang sukses kembali di kota asalnya. Contohnya pendiri Pondok Lirboyo Kediri salah satunya adalah lulusan Ponpes Tremas. Sama halnya dengan pendiri Pondok Al Fatih Temboro pun didirikan oleh alumni Ponpes Tremas

5 of 6

Perkembangan:

  • Pondok pesantren pada dasarnya memiliki empat syarat utama, yaitu: kyai, santri atau murid, masjid dan sistem pendidikan. Keberadaan pondok pesantren beserta perangkatnya yang ada adalah sebagai lembaga pendidikan serta lembaga kemasyarakatan yang telah memberikan warna pada daerahnya di mana ia berdiri. Pondok pesantren Tremas didirikan pada tahun 1830 M, oleh KH Abdul Manan, yang berlokasi di Desa Tremas Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan. Sejak berdirinya pondok pesantren pada tahun 1830 hingga ke pemimpinan KH Habib Dimyathi tahun 1952, banyak membawa dampak sosial keagamaan bagi masyarakat di Desa Tremas Pacitan. Hal inilah yang menjadikan pondok pesantren Tremas sebagai sentral perkembangan agama Islam di kawasan Pacitan.

6 of 6

Terimakasih