1 of 8

Muhammad Aliyuddin S. Ag.,M.H.

Administrasi Peradilan

PERSIDANGAN

2 of 8

C. Persidangan

  1. Perkara Biasa

  • Perkara Gugatan Sederhana

3 of 8

C. 1. Perkara Biasa

  1. Persiapan Persidangan
  2. Penetapan hari sidang
  3. Pemanggilan
  4. Bantuan Delegasi Panggilan/Pemberitahuan

  1. Pelaksanaan Persidangan

4 of 8

  1. Penetapan hari sidang
  1. Ketua Majelis membuat penetapan hari sidang (PHS) melalui SIPP.

  • Ketua Maje I is melalui Panitera Pengganti menyerahkan instrumen panggilan kepada Jurusita/Jurusita Pengganti untuk panggilan sidang.

5 of 8

C. Pemanggilan

  1. Jurusita/Jurusita Pengganti membuat Relaas panggilan melalui SIPP.

  • Jurusita/Jurusita Pengganti menyerahkan instrumen panggilan kepada Petugas Pembayaran (Kasir) dan meminta uang panggilan sebelum melaksanakan pemanggilan.

  • Kasir membuat kuitansi dan mencatat pengeluaran biaya panggilan dalam buku kas umum melalui SIPP.

  • Jurusita/Jurusita Pengganti melakukan panggilan kepada para pihak dan menyerahkan Relaas panggilan kepada Panitera Pengganti.

6 of 8

Banding Secara Prodeo

  1. Pembanding mengajukan permohonan banding secara prodeo kepada Ketua Mahkamah Syar'iyah/Pengadilan Agama.

  • Permohonan banding secara prodeo dilengkapi dengan SKTM yang diterbitkan Lurah/Kepala Desa atau fotokopi kartu miskin dan kartu sejenis yang dilegalisir.

  • Petugas Pendaftaran (Meja I) menerima permohonan banding secara prodeo dan mencatat dalam buku pendaftaran banding sementara.

  • Petugas Pendaftaran (Meja I) menyerahkan berkas permohonan banding secara prodeo kepada Ketua melalui Panitera.

7 of 8

Tahapan Pemberitahuan Permohonan Banding

  1. Panitera dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja memerintahkan Jurusita/Jurusita Pengganti untuk melaksanakan pemberitahuan permohonan banding kepada pihak lawan.
  2. Panitera memerintahkan Jurusita/Jurusita Pengganti untuk memberitahukan kepada para pihak untuk melakukan inzage selambat lambatnya 14 (empat belas) hari setelah akta banding.
  3. Petugas Pendaftaran (Meja I) menerima memori banding dan menyerahkan kepada Panitera untuk dibuat surat keterangan penerimaan memori banding melalui SIPP.
  4. Panitera memerintahkan Jurusita/Jurusita Pengganti untuk memberitahukan memori banding kepada Terbanding.
  5. Petugas Pendaftaran (Meja I) menerima kontra memori banding dan menyerahkan kepada Panitera untuk dibuat surat keterangan penerimaan kontra memori banding melalui SIPP.
  6. Panitera memerintahkan Jurusita/Jurusita Pengganti untuk memberitahukan kontra memori banding kepada Pembanding.
  7. Petugas Register Perkara (Meja II) memasukan tanggal penerimaan memori banding dan kontra memori banding dalam Buku Register lnduk Perkara dan Register Permohonan Banding melalui SIPP.
  8. Panitera memerintahkan Petugas Pembayaran (Kasir) untuk mengirimkan biaya perkara banding kepada Mahkamah Syar'iyah Aceh/Pengadilan Tinggi Agama melalui bank yang ditunjuk.

8 of 8

Muhammad Aliyuddin S. Ag.,M.H.

Administrasi Peradilan

Terima Kasih