MEDIA MENGAJAR
UNTUK SMA KELAS X
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Sumber: freepik.com/tirachardz
Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja
Bab 1
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik diharapkan dapat membaca ayat Al-Qur’an dengan tartil dan hadis tentang perintah berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja
Peserta didik mampu menghafal dengan fasih dan lancar ayat Al-Qur’an dan hadis tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja
Peserta didik dapat menjelaskan ayat Al-Qur’an dan hadis tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja
Peserta didik mampu menganalisis ayat Al-Qur’an dan hadis tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja
Peserta didik dapat memyajikan konten dan paparan tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja dalam bemtuk penelitian.
A. Kompetisi Dalam Kebaikan
Dalil tentang Kompetisi dalam Kebaikan
Q.S.Al-Maidah/5: 48
وَأَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَٰبَ بِٱلْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ ٱلْكِتَٰبِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَٱحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ عَمَّا جَآءَكَ مِنَ ٱلْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَٰحِدَةً وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِى مَآ ءَاتَىٰكُمْ ۖ فَٱسْتَبِقُوا۟ ٱلْخَيْرَٰتِ ۚ إِلَى ٱللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ�
Terjemah
Q.S.Al-Maidah/5: 48
Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan,�
Isi Kandungan Q.S. �Al-Maidah/5: 48
Dalil tentang Kompetisi dalam Kebaikan
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ قَبْلَ أَنْ تَمُوتُوا وَبَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ الصَّالِحَةِ قَبْلَ أَنْ تُشْغَلُوا وَصِلُوا الَّذِي بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ رَبِّكُمْ بِكَثْرَةِ ذِكْرِكُمْ لَهُ وَكَثْرَةِ الصَّدَقَةِ فِي السِّرِّ وَالْعَلَانِيَةِ تُرْزَقُوا وَتُنْصَرُوا وَتُجْبَرُوا... (رواه ابن ماجه)��
Hadis Riwayat Ibnu Majah
Dari Jabir bin ‘Abdullah, ia berkata, “Rasulullah berkhutbah di hadapan kami, beliau mengatakan: “Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah sebelum kalian mati, bersegeralah beramal shalih sebelum kalian sibuk, dan sambunglah antara kalian dengan Rabb kalian dengan memperbanyak dzikir kepada-Nya, banyak sedekah dengan sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Niscaya kalian akan diberi rezeki, ditolong dan dicukupi. �
Isi Kandungan Hadis
Kompetisi dalam Kebaikan
Kompetisi dalam kebaikan diartikan sebagai berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Dalam Al-Qur’an, hal ini disebut fastabiqul khairāt.
Pengertian
Ibadah (hablum minallāh)
Membantu tetangga yang membutuhkan pertolongan, ikut bergotong royong dan menyantuni anak yatim.
Muamalah (hablum minannās)
Sholat berjamaah tepat waktu dan membaca Al-Qur’an setiap hari.
Kompetisi dalam Kebaikan
Hal-hal yang harus diperhatikan�dalam berkopetisi dalam kebaikan
Manfaat berkompetisi dalam kebaikan
Kompetisi dalam Kebaikan
Cara menerapkan kompetisi dalam kebaikan
B. Etos Kerja
Sumber: Shutterstock.com/1216998340
Dalil tentang Etos Kerja
وَقُلِ اعْمَلُوْا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُوْلُهٗ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ وَسَتُرَدُّوْنَ اِلٰى عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَۚ (التوبة ۱۰۵ )
�
Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”,�
Q.S. At-Taubah/9: 105
Isi Kandungan Q.S. �At- Taubah/9: 105
Dalil tentang Etos Kerja
عَنْ أبي هُريرةَ - رضْيَ اللهُ عنه - قالَ: قال رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ: «المؤمنُ القويُّ خيرٌ وأحبُّ إلى اللهِ مِنَ المؤمنِ الضَّعيفِ وفي كلٍّ خيرٌ. احْرِصْ على ما يَنفعُكَ، واسْتَعنْ باللهِ ولا تَعجزْ. وإنَّ أصابك شيءٌ فلا تقلْ: لو أنِّي فعلتُ كان كذا وكذا، ولكن قُلْ: قدَرُ اللهِ وما شاءَ فَعَل، فإنَّ (لَوْ) تَفتحُ عملَ الشَّيطانِ (رواه مسلم)
�
Hadis Riwayat Muslim
“Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw bersabda Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah SWT daripada Mukmin yang lemah, tetapi dalam diri kedua mereka ada kebaikan. Berusahalah kamu terhadap apa yang bermanfaat bagimu dan minta tolonglah kepada Allah. Dan janganlah kamu lemah. Apabila musibah menimpamu, maka janganlah berkata ‘seandainya’ aku melakukan begini dan begitu, tetapi katakanlah bahwa sesuatu itu atas kekusaan dan kehendak-Nya, karena sesungguhnya kata ‘sendainya’ merupakan pintu masuk pekerjaan syaitan.
Isi Kandungan Hadis
Etos Kerja
Pengertian
Karakteristik orang yang memiliki etos kerja
Sumber: shutterstock.com/1954601692
Sebab-Sebab Pentingnya�Etos Kerja
Manfaaat Etos Kerja
Cara Menumbuhkan �Etos Kerka
Prinsip Menumbuhkan
Etos Kerja
C. Penerapan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja dalam Kehidupan Sehari-Hari
Sumber: shutterstock.com/1718883472
Umat Islam diperbolehkan bersikap iri kepada orang lain terhadap dua hal sebagaimana dalam hadis Nabi Saw, yaitu:
عن أبي هريرة: أَنَّ رسول الله صلّى الله عليه و سلم قال: لَاحَسَدَ إلَّا في اثنتين: رَجُلٌ عَلَّمَهُ الله القُرْآن, فَهُوَ يَتْلُوهُ آنَاءَ اللَّيل, وآنَاءَ النَّهَار, فَسَمعَهُ جَارٌ لَهُ, فَقَالَ: لَيْتَني أُتيتُ مثْلَ مَا أُوتيَ فُلَانٌ, فَعَملْتُ مثْلَ مَا يَعْمَلُ, وَرَجُلٌ آتَاهُ الله مَالًا فَهُوَ يُهْلكُهُ في الحَقّ, فَقَالَ رَجُلٌ: لَيْتَني أُتيتُ مثْلَ مَا أُوتيَ فُلَانٌ, فَعَملْتُ مثْلَ مَا يَعْمَلُ. (رواه البخاري)
“Dari Abu Hurairah R.A. bahwasanya Rasulullah Saw. Bersabda, “Tidak diperbolehkan hasad (iri), kecuali pada dua orang, yaitu seseorang yang telah diajari Al-Qur’an oleh Allah, sehingga ia membacanya di pertengahan malam dan siang, sampai tetangga yang mendengarnya berkata, ‘Duh, sekiranya aku diberikan sebagaimana apa yang diberikan kepada si Fulan, niscaya aku akan melakukan apa yang dilakukannya.’ Kemudian seseorang diberi karunia harta oleh Allah, sehingga ia dapat membelanjakannya pada kebenaran. Lalu orang pun berkata, ‘Seandainya aku diberi karunia sebagaimana Fulan, maka niscaya aku akan melakukan sebagaimana yang dilakukannya,’” (HR. Bukhari)
Penerapan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja
Ibadah (hablum minallāh)
Muamalah (hablum minannās)
Etos kerja yang dapat diterapkan sebagai pelajar
Kesimpulan
Islam memerintahkan umatnya untuk berkompetisi dalam kebaikan agar menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat. Islam juga memerintahkan umatnya untuk memiliki etos kerja yang tinggi agar menjadi umat yang kuat, baik secara iman, islam dan ekonomi. Kedua sikap ini harus menjadi budaya umat Islam dalam kehidupan sehari-hari melalui pembiasaan sejak kecil dalam kehidupan keluarga ataupun berteman. Dengan demikian, umat Islam dapat memahami betapa besar manfaat kedua sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Terima Kasih