HIPOTESIS PENELITIAN�Pertemuan ke-11
MATA KULIAH STATISTIK SOSIAL EKONOMI PERTANIAN
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS
FAKULTAS PERTANIAN, PERIKANAN DAN PETERNAKAN
UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA LAMPUNG
Oleh : Eny Ivan’s, S.P., M.Sc.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Konsep Hipotesis
MACAM-MACAM PERMASALAHAN PENELITIAN
Pengertian Hipotesis Alternatif (Ha) & Hipotesis Nol (H0)
KESALAHAN DALAM MENGUJI HIPOTESIS
Hubungan antara Hipotesis, Kesimpulan dan Model Kesalahan
Kesimpulan | Keadaan Yang Sebenarnya | |
H0 Benar | H0 Salah | |
Menerima H0 | Kesimpulan Benar | Kesalahan Model II (b) |
Menolak H0 | Kesalahan Model I (a) | Kesimpulan Benar |
Contoh kasus:
Seorang investor ingin menginvestasikan modalnya di Indonesia, disebabkan karena ekonomi Indonesia yg hancur akibar krisis moneter 1998. Jika diperkirakan ada manfaat dan keuntungan dalam menanam modal, maka ia akan menanamkan modalnya, sebaliknya, jika tidak ada manfaat dan keuntungan maka ia tidak akan melakukannya.
Tabel Model Kesalahan Ketika Membuat Kesimpulan dalam Pengujian Hipotesis
Tindakan Investor | Keadaan Yang Sebenarnya | |
H0 Benar | H0 Salah | |
Menanam modal | Tindakan yg benar | Kesalahan model II (b) |
Tidak menanam modal | Kesalahan model I (a) | Tindakan yg benar |
Tabel Tindakan Investor dalam Menanam Modal
Ketika merencanakan pengujian hopotesis, kedua model kesalahan tersebut hendaknya dibuat sekecil mungkin. Kedua model kesalahan tersebut dinyatakan dalam peluang, suatu penilaian dapat dilakukan. Peluang ini juga sekaligus merupakan besarnya risiko kesalahan yg ingin kita hadapi yakni peluang membuat kesalahan (a) dan peluang membuat kesalahan (b). Sedangkan yg sering digunakan dlm penelitian ini adalah kesalahan (a) yg sering disebut dg istilah : taraf signifikan, tingkat signifikan, taraf arti, taraf nyata, probability (p), taraf kesalahan atau taraf kekeliruan.
Taraf atau tingkat signifikan dinyatakan dlm dua atau tiga desimal atau dalam persen. Lawan dari taraf signifikan ialah taraf kepercayaan atau tingkat kepercayaan. Jika taraf signifikansi = 5% atau 1% dpt disebut juga dg taraf kepercayaan = 95% atau 99%, demikian seterusnya. Pada umumnya penelitian sosial, besarnya a tergantung pada keinginan peneliti sebelum analisis dilakukan. Arti a = 0,05 ialah diperkirakan 5 dari 100 kali penelitian berkesimpulan akan menolak hipotesis yg seharusnya diterima atau kira-kira 95% percaya bahwa kita telah membuat kesimpulan yg benar.
JENIS PENGUJIAN HIPOTESIS
HIPOTESIS DIREKSIONAL
Uji Pihak Kiri
Hipotesis bersifat deskriptif
Hipotesis bersifat komparatif
Hipotesis bersifat asosiatif
Uji Pihak Kanan
Hipotesis bersifat deskriptif
Hipotesis bersifat komparatif
HIPOTESIS NONDIREKSIONAL
Hipotesis Bersifat Deskriptif
Hipotesis Bersifat Komparatif
Hipotesis Bersifat Asosiatif
TERIMAKASIH