1 of 10

Pengantar Kriminologi: Memahami Kejahatan dan Keadilan

Perjalanan memahami kejahatan dari filsafat ke sains

2 of 10

Bagian 1

Revolusi Pemikiran Kejahatan

Mengubah cara dunia memandang kejahatan dan hukuman

3 of 10

1764: Ketika Cesare Beccaria Mengubah Dunia

Filsuf Italia menerbitkan "On Crimes and Punishments", mengutuk penyiksaan dan hukuman mati sebagai karya pendiri bidang penologi dan sekolah klasik kriminologi.

Buku ini dipublikasikan secara anonim karena takut pembalasan pemerintah, namun mendapat dukungan dari Catherine the Great dan dikutip oleh Thomas Jefferson serta John Adams di Amerika.

4 of 10

Beccaria: Lebih Penting Kepastian daripada Keparahan

Kepastian

Kejahatan akan terdeteksi dan pelaku akan tertangkap

Kecepatan

Hukuman dijatuhkan dengan cepat setelah kejahatan terjadi

Keparahan

Hukuman harus proporsional dengan kejahatan

"Lebih baik mencegah kejahatan daripada menghukumnya" - Cesare Beccaria

Pengaruhnya membentuk sistem keadilan pidana modern: dari Amerika hingga Eropa

5 of 10

1764 - Awal Perubahan Selamanya

6 of 10

Bagian 2

Lahirnya Kriminologi Sebagai Sains

Mengalihkan fokus dari filsafat ke metode ilmiah dalam memahami kejahatan

7 of 10

Cesare Lombroso: Pendekatan Biologis

Bapak Kriminologi

Cesare Lombroso (1835–1909), sosiolog Italia akhir abad ke-19, menjadi salah satu kontributor kunci untuk positivisme biologis serta pendiri sekolah Italia kriminologi.

Menyarankan ciri-ciri fisiologis seperti pengukuran pipi, garis rambut, atau langit-langit bersplit dapat menunjukkan kecenderungan criminal "atavistik."

Teori kontroversial: Kriminil "dilahirkan" bukan "dibuat"

8 of 10

Tiga Sekolah Kriminologi Utama

1

Sekolah Klasik

Orang bebas memilih untuk melakukan kejahatan, didorong oleh keinginan kesenangan atau penghindaran rasa sakit. Fokus pada hukum dan hukuman sebagai pencegah.

2

Sekolah Positivis

Fokus pada pelaku daripada pelanggaran. Menggunakan sains bukan filosofi untuk menjelaskan kejahatan dengan memeriksa motivasi, karakteristik fisik, latar belakang sosial, dan perkembangan moral.

3

Sekolah Chicago

Kejahatan hasil dari "disorganisasi sosial," didefinisikan sebagai ketidakmampuan komunitas mewujudkan nilai bersama dan mempertahankan kontrol sosial efektif.

9 of 10

Bagian 3

Kriminologi Kontemporer

Menggabungkan berbagai disiplin ilmu untuk memahami kompleksitas kejahatan

10 of 10

Definisi Kriminologi Modern

Studi ilmiah tentang kejahatan, penjahat, dan sistem keadilan pidana dengan perhatian utama memahami penyebab, konsekuensi, dan pengendalian perilaku kriminal.

Kriminologi modern meminjam alat dan perspektif dari beberapa disiplin ilmu karena tidak ada bidang tunggal yang dapat menjelaskan sesuatu yang kompleks seperti kejahatan.

Disiplin yang Berkontribusi:

  • Sosiologi
  • Psikologi
  • Ilmu Politik
  • Ekonomi