1 of 10

BAB XIII

MACAM –MACAM PERJANJIAN

2 of 10

MACAM-MACAM PERJANJIAN

  1. PERJANJIAN CUMA-CUMA DAN PERJANJIAN ATAS BEBAN

- PERJANJIAN CUMA-CUMA (PS 1314 KUHPer:

🡪 perjanjian dgn mana pihak yg satu memberikan suatu keuntungan kpd pihak lain, tanpa menerima suatu manfaat bagi dirinya sendiri.

contoh: hibah, penitipan barang Cuma-Cuma, pinjam pakai Cuma-Cuma.

- PERJANJIAN ATAS BEBAN( Ps 1314 (3) KUHPer YAITU :

🡪 suatu perjanjian yg mewajibkan masing-masing pihak memberikan sesuatu, berbuat sesuatu, atau tdk berbuat sesuatu

contoh : perjanjian pinjam pakai, perjanjian hutang piutang.

3 of 10

2.PERJANJIAN SEPIHAK DAN PERJANJIAN TIMBAL BALIK

  • PERJANJIAN SEPIHAK :

🡪 perjanjian yg menimbulkan kewajiban pada satu pihak saja sedangkan pada pihak yg lain hanya ada hak-hak saja.

contoh : perjanjian hibah

pemberian hadiah

  • PERJANJIAN TIMBAL BALIK

🡪 perjanjian yg menimbulkan hak dan kewajiban bagi kedua belah pihak, hak dan kewajiban itu mempunyai hubungan satu dgn lainnya.

4 of 10

3. PERJANJIAN KONSENSUIL, PERJANJIAN RIIL DAN PERJANJIAN FORMAL

  • PERJANJIAN KONSENSUIL YAITU:

🡪 adanya kata “sepakat” saja antara para pihak sudah cukup utk timbulnya suatu perjanjian.

contoh : perjanjian jual beli

  • PERJANJIAN RIIL YAITU :

🡪 perjanjian baru terjadi apabila barang yg menjadi pokok perjanjian telah diserahkan. Tdk hanya sepakat tapi juga barangnya diserahkan.

contoh : perjanjian penitipan barang, perjanjian jual beli tanah.

5 of 10

PERJANJIAN FORMIL�

YAITU : PERJANJIAN BARU SAH SELAIN ADANYA KESEPAKATAN PARA PIHAK JUGA HARUS DITUANGKAN DLM BENTUK AKTA OTENTIK /TERTULIS

CONTOH :

- PERJANJIAN HIBAH DGN AKTA NOTARIS

- PERJANJIAN PERKAWINAN

- PERJANJIAN PERDAMAIAN

6 of 10

4. PERJANJIAN BERNAMA DAN PERJANJIAN TDK BERNAMA

  • PERJANJIAN BERNAMA YAITU :

🡪 perjanjian yg diatur dalam buku III KUHPerdata dan KUHD

contoh : perjanjian jual beli, perjanjian tukar- menukar, perjanjian sewa menyewa, hibah, pinjam pakai.

  • PERJANJIAN TIDAK BERNAMA, YAITU

🡪 perjanjian yg dikenal dlm praktek sehari-hari dgn nama tertentu tdk diatur dalam UU.

contoh : perjanjian sewa beli (leasing), perjanjian kartu kredit, kontrak production sharing.

7 of 10

PERBEDAAN SEWA MENYEWA DENGAN SEWA BELI

SEWA MENYEWA

  1. Tujuannya adalah untuk mendapat manfaat/kegunaan dari barang yang disewa
  2. Sewa menyewa berakhir bila jangka waktu sewa yang diperjanjikan telah habis (tetapi masih dapat diperpanjang dengan persetujuan kedua belah pihak)

SEWA BELI

  1. Tujuannya adalah untuk memiliki/memperoleh hak milik atas barang yang bersangkutan.
  2. Sewa beli berakhir dengan sendirinya bila seluruh harga barang yang bersangkutan (yg dicicil) telah lunas terbayar secara tuntas.

8 of 10

PERSAMAAN SEWA MENYEWA DAN SEWA BELI

Baik sewa menyewa maupun selama berlakunya sewa beli (sebelum sewa beli berakhir), hak milik atas barang yang bersangkutan tetap berada ditangan si penjual.

9 of 10

PERBEDAAN SEWA BELI DENGAN JUAL BELI SECARA CICILAN

SEWA BELI

  1. Pada sewa beli hak milik atas barang tetap berada ditangan penjual meskipun barang telah diserahkan kepada pembeli
  2. Hak milik atas barang itu baru akan beralih kepada pembeli bila pembeli telah melunaskan cicilan yang terakhir (seluruh harga barang)

JUAL BELI SECARA CICILAN

  1. Pada jual beli secara cicilan, hak milik atas barang langsung beralih kepada pembeli pada saat barang diserahkan kepada pembeli meskipun pembayaran harganya belum lunas
  2. Hak milik atas barang biasanya pada pembayaran yang pertama yang disertai dengan penyerahan barang tersebut.

10 of 10

PERSAMAAN SEWA BELI DENGAN JUAL BELI SECARA CICILAN

1. Kedua-duanya merupakan lembaga jual beli secara kredit

2. Kedua-duanya dilaksanakan orang dengan tujuan untuk memperoleh hak milik atas suatu barang.