Fiqh Riba dan Ghoror�Kuliah 2
Outline Materi
Pembagian Jenis Riba
Barang-barang Ribawi
Dari Abu Sa’id Al-Khudri, Nabi shollallohu ‘alayhi wa sallam bersabda:
الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ وَالْمِلْحُ بِالْمِلْحِ مِثْلاً بِمِثْلٍ يَدًا بِيَدٍ فَمَنْ زَادَ أَوِ اسْتَزَادَ فَقَدْ أَرْبَى, الآخِذُ وَالْمُعْطِى فِيهِ سَوَاءٌ
Jika emas ditukar/dijual dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, sya’ir (salah satu jenis gandum) dengan sya’ir, kurma dengan kurma, dan garam dengan garam, maka jumlah (takaran atau timbangan) harus sama dan dibayar kontan (tunai). Barangsiapa menambah atau meminta tambahan, maka ia telah berbuat riba. Orang yang mengambil tambahan tersebut dan orang yang memberinya sama-sama berada dalam dosa”
(HR. Muslim no. 1584).
Perbedaan Pendapat Mengenai Barang Ribawi
Perbedaan Pendapat mengenai Sebab Riba pada Barang Ribawi
sehingga setiap komoditi yang diperjualbelikan dengan cara ditimbang atau ditakar maka berlaku padanya hukum riba perniagaan.
Perbedaan Pendapat mengenai Sebab Riba pada Barang Ribawi (2)
sehingga riba perniagaan juga berlaku pada setiap alat tukar, baik yang terbuat dari emas, perak, maupun yang lainnya. Demikian juga setiap makanan pokok yang dapat disimpan seperti beras, jagung, sagu dan yang lainnya
Perbedaan Pendapat mengenai Sebab Riba pada Barang Ribawi (3)
Perbedaan Pendapat mengenai Sebab Riba pada Barang Ribawi (4)
sehingga riba perniagaan tidak berlaku pada makanan yang diperjualbelikan dengan cara dihitung satuan.
Perbedaan Pendapat mengenai Sebab Riba pada Barang Ribawi (5)
Menurut Badri (2009) pendapat yang paling kuat adalah pendapat yang kelima, karena dikuatkan oleh hadits berikut:
Rosululloh shollallohu ‘alayhi wa sallam bersabda:
حدثنا أبو بكر قال حدثنا ابن أبي زائدة عن يحيى بن سعيد عن نافع حدثنا أبو بكر قال حدثنا ابن أبي زائدة عن يحيى بن سعيد عن نافع عن أبي سعيد حدثنا أبو بكر قال حدثنا ابن أبي زائدة عن يحيى بن سعيد عن نافع عن أبي سعيد أنه سمع النبي صلى الله عليه وسلم يقول : الدينار بالدينار والدرهم بالدرهم ليس بينهما فضل ، ولا يباع عاجل بآجل . صحيح البخاري - البيوع , صحيح مسلم - المساقاة
“Dinar (jika dipertukarkan) dengan dinar, dirham (jika dipertukarkan) dengan dirham, tidak boleh ada tambahan antara keduanya, dan tidak boleh dipertukarkan jika salah satunya tidak kontan.” (HR Bukhori dan Muslim)
🡪 Ada hadits yang menggunakan kata “emas” dan “perak”, ada juga hadits yang menggunakan kata “dinar” dan “dirham”
Hukum Pertukaran/Jual Beli Barang Ribawi
Pertukaran Kurma yang Berbeda Kualitas
Abu Sa’id rodhiyallohu 'anhu dan Abu Huroiroh rodhiyallohu 'anhu berkata:
أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَعْمَلَ رَجُلاً عَلَى خَيْبَرَ فَجَاءَهُ بِتَمْرٍ جَنِيْبٍ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : أَكُلُّ تَمْرِ خَيْبَرَ هَكَذَا ؟ قَالَ : لا, وَاللهِ يَا رَسُوْلَ اللهِ, إِنَّا لَنَأْخَذُ الصَّاعَ مِنْ هَذَا بِالصَّاعَيْنِ وَالصَّاعَيْنِ بِالثَّلاثَةِ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : لا تَفْعَلْ, بِعْ الْجَمْعَ بِالدَّرَاهِمِ ثُمَّ ابْتَعْ بِالدَّرَاهِمِ جَنِيْبًا
“Rosululloh shollallahu ‘alayhi wa sallam mempekerjakan seseorang di Khoibar. Maka datanglah dia kepada beliau membawa kurma Janib (kurma yang bagus), maka Rosululloh shollallohu ‘alayhi wa sallam bertanya: “Apakah semua kurma Khoibar seperti ini? Ia menjawab: “Tidak wahai Rosululloh, demi Alloh, kami menukar satu sho’ dari (korma Janib) ini dengan dua sho’ (dari korma jenis lain) dan dengan tiga sho’. Maka Rosululloh shollallohu ‘alayhi wa sallam bersabda: “Jangan kamu lakukan seperti itu, tetapi jual-lah kurma yang kurang bagus dengan dirham, lalu dengan dirham itu belilah kurma Janib.” (HR. Bukhori dan Muslim)
Riba Buyu’ dalam Bisnis Kontemporer
Contoh:
Daftar Pustaka