ANALISA REGRESI BERGANDA
SUWONO, SE, Msi
081 327 653 999
Konsep Dasar
1. Besarnya konsumsi keluarga tidak hanya dipengaruhi oleh besarnya pendapatan tetapi juga dipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga, tingkat pendidikan dan gaya hidup.
2. Besarnya jumlah penjualan tidak hanya dipengaruhi oleh harga tetapi juga dipengaruhi oleh besarnya biaya promosi dan biaya distribusi yang dikeluarkan
Model regresi berganda
Y = f(X1, X2……Xn)
Y = Variabel tergantung
Dalam model di atas terlihat bahwa variabel tergantung dipengaruhi oleh dua atau lebih variabel bebas disamping juga dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti (e)
X1
Xn
X2
Y
e
Persamaan regresi berganda
Y = a+b1X1+b2X2+……+bnXn+e
Y = Variabel tergantu
a = Intercept (konstanta)
b1 = Koefisien regresi untuk X1
b2 = Koefisien regresi untuk X2
bn = Koefisien regresi untuk Xn
X1 = Variabel bebas pertama
X2 = Variabel bebas kedua
Xn = Variabel bebas ke n
e = Nilai residu
Untuk menghitung nilai intercept (a) dan koefisien regresi (b1, b2…..bn) dapat digunakan matriks sbb :
N ƩX1 … ƩXn a ƩY
ΣX1 ƩX12 … ƩX1Ʃn b1 ƩY.X1
X2 ƩX1ƩX2 … ƩX2ƩXn b2 ƩY.X2
. . . . X . = .
. . . . . .
. . . . . .
Xn ƩX1Xn … ƩXn2 bn ƩY.Xn
Seorang peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk menganalisa pengaruh harga dan pendapatan terhadap volume penjualan, untuk keperluan tersebut peneliti mengambil data 10 sampel sbb :
Penjualan (Y)- plh jt | 5 | 8 | 8 | 9 | 9 | 13 | 6 | 9 | 4 | 3 |
Harga (X1)- rbu/ltr | 2 | 3 | 5 | 4 | 6 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 |
Pendapatan (X2)- jta | 3 | 4 | 6 | 5 | 7 | 6 | 4 | 5 | 4 | 3 |
1. Pertanyaan penelitian
2. Hipotesis I
Ho : Tidak terdapat pengaruh negaif harga terhadap volume penjualan
Ha : Terdapat pengaruh negatif harga terhadap volume penjualan
Hipoteses II
Ho : Tidak terdapat pengaruh positif pendapatan terhadap volume penjualan
Ha : Terdapat pengaruh positif pendapatan terhadap volume penjualan
3. Kriteria pengujian
Hipotesis I
Ho tidak dapat ditolak jika :
Ha diterima jika
Hipotesis II
Ho tidak dapat ditolak jika :
Ha diterima jika
SPSS
Analisis tabel summary
1. R atau multiple R = 0,936
R atau multiple R menunjukan korelasi antara variabel bebas dengan variabel tergantungnya adalah 0,936 jadi korelasi antara harga dan pendapatan trerhadap penjualan adalah 0,936
2. R Square = 0,875
R Square atau koefisien determinasi sebesar 0,875 berarti bahwa variabel harga dan pendapatan mempengaruhi variabel penjualan sebesar 87,5% merupakan kuadrat dari multiple R (0,936)²
3. Adjusted R Square = 0,840
Ajusted R Suare merupakan koefisien determinasi yang telah terkoreksi dengan jumlah variabel dan ukuran sampel sehingga dapat mengurangi unsur bias jika terjadi penambahan variabel. Adjusted R Square sebesar 0,840 artinya variabel harga dan pendapatan mempengaruhi penjualan sebesar 84,0%
4. Std. Error of the estimate
Std. Error of the estimate menunjukan penyimpangan antara persamaan regresi dengan nilai dependent riil sebesar 1,182 satuan variabel dependent artinya jika penjualan dalam jutaan rupiah maka besarnya penyimpangan adalah sebesar 1,182 juta rupiah dan semakin kecil nilai standard error maka semakin baik persamaan regresi tersebut sebagai alat prediksi
Analisis tabel anovab�
Merupakan nilai yang menunjukan jumolah kuadrat dari selisih antara nilai prediksi dengan nilai rata-rata prediksi, diperoleh dengan formula Ʃ(Ẏ-Ῡ)2
Merupakan nilai yang menunjukan jumlah kuadrat dari selisih antara nilai riil dengan nilai prediksi, diperoleh dengan formula Ʃ(Y-Ẏ)2
Merupakan nilai yang menunjukan jumlah kuadrat dari selisih antara nilai riil dengan nilai rata-rata Y riil, diperoleh dengan formula Ʃ(Y-Ῡ)²
4. Df regression (Degree off Freedom Regression) = 2
merupakan k-1, jumlah variabel dikurangi 1, (3-1)
5. Df residual (Degree of Freedom Residual) = 7
n-k, Jumlah pengamatan dikurangi jumlah variabel (10-3)
6. Df Total (Degree of Freedom) = 9
n-1, Jumlah pengamatan dikurangi 1, (10-1)
7. Mean Square Regression = 34,312
Merupakan hasil pembagian dari Sum Square Regression dengan Degree of Freedom Regression
8. Mean Square Residual = 1,397
merupakan hasil pembagian dari Sum Square Regression dengan df Residual
9. F hitung = 24,567
Merupakan hasil pembagian dari Mean Square Regression dengan Mean Square Residual
10. sig. = 0,000
Merupakan nilai yang menunjukan titik kesalahan yang terjadi jika nilai F hitung sebesar 24,567, ternyata tingkat kesalahan atau probabilitas sebesar 0,001 yang berarti lebih kecil dari 0.05 jadi dapat disimpulkan bahwa variabel bebas secara simultan mampu menjelaskan perubahan pada variabel tergantung atau model dinyatakan fit (cocok)
Analisis tabel coefficientsa�
1. Unstandardize Coefficien (Constant) = 2,553
Merupakan konstanta yang berarti jika harga dan pendapatan sama dengan 0 maka penjualannya akan sebesar 2,553
2. Unstadardize Coefficient harga= -1,092
Merupakan koefisien regresi variabel harga, jika harga naik satu satuan mka penjualan akan turun sebesar 1,092 dengan formula
b1 =
3. Unstadardize Coefficient pendapatan= 1,961
Merupakan koefisien regresi variabel pendapatan, jika pendapatan naik satu satuan maka penjualan akan meningkat sebesar 1,961 dengan formula
b2 =
4. Standard Error (Constant) = 1,626
Merupakan penyimpangan dari konstanta yang ada dalam model persamaan regresi dengan formula
5. Std. Error harga = 0,271
Menunjukan penyimpangan koefisien regresi yang ada dalam model regresi tersebut, semakin kecil penyimpangan dalam koefisien regresi itu berarti semakin berarti kontibusi variabel tersebut terhadap variabel tergantungnya dengan formula
Sb1 =
6. Std. Error pendapatan = 0,302
Menunjukan penyimpangan koefisien regresi variabel pendapatan, semakin kecil semakin berarti kontribusi variabel tsb
Sb2 =
7. Standard coefficients (beta) harga = -0,552
Merupakan koefisien jalur atau koefisien regresi tetapi semua variabel telah ditransformasikan terlebih dahulu ke dalam bentuk standardized dengan formula sbb :
8. Standard coefficients (beta) pendapatan = 0,889
Merupakan koefisien jalur atau koefisien regresi tetapi semua variabel telah ditransformasikan terlebih dahulu ke dalam bentuk standardized dengan formula sbb :
9. t-Constant
t-Constanta digunakan untuk mengetahui apakah signifikan intercept, namun nilai intercept biasanya tidak diuji, yang diuji adalah nilai t-stat koefisien regresinya, t-constant dihitung dengan formula :
10. t-harga
t-Harga digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas tersebut signifikan atau tidak, dengan membandingkan t stat dan t tabel dengan df:α(n-k) jika nilai t stat lebih kecil dari pada nilai t tabel maka variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel tergantung
11. t-Pendapatan
t-Pendapatan digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas tersebut signifikan atau tidak, dengan membandingkan t stat dan t tabel dengan df:α(n-k) jika nilai t stat lebih besar dari pada nilai t tabel maka variabel tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel tergantung
12. Sig. (Constant)
Merupakan angka yang menunjukan besarnya tingkat kesalahan pada nilai t-Constan yang diperoleh (0,160), jika nilai t-stat intercept semakin besar maka akan semakin kecil. Jika nilai sig. lebih kecil daipada α(0,05) maka dikatakan signifikan.Pada output diatas ternyata sig. lebih besar dari 0,05 sehingga Constant tidak signifikan , namun didalam analisa regresi hal ini tidak dianalisi karena yang lebih penting adalah signifikansi dari variabel bebasnya
13.Sig. Harga
Merupakan angka yang menunjukan besarnya tingkat kesalahan pada nilai t Harga yang diperoleh (-4,005), karen nilai sig. Variabel harga (0,005) lebih kecil dari 0,5 dengan arah koefisien negatif maka dapat disimpulkan bahwa variabel Pendapatan berpengaruh negatif terhadap penjualan
14.Sig. Pendapatn
Merupakan angka yang menunjukan besarnya tingkat kesalahan pada nilai t Pendapatan yang diperoleh (6,490), karen nilai sig. Variabel pendapatan (0,000) lebih kecil dari 0,5 dengan arah koefisien positif maka dapat disimpulkan bahwa variabel pendapatan berpengaruh positif terhadap penjualan
15. Kesimpulan