MODUL AJAR
MATERI
KONSEP MODUL AJAR
KOMPONEN MODUL AJAR
dibutuhkan untuk kelengkapan persiapan pembelajaran.
Informasi tentang modul ajar yang dikembangkan terdiri dari:
KOMPONEN MODUL AJAR
1. INFORMASI INTI
A. IDENTITAS SEKOLAH
Kompetensi awal adalah pengetahuan dan/atau keterampilan yang perlu dimiliki siswa sebelum mempelajari topik tertentu. Kompetensi awal merupakan ukuran seberapa dalam modul ajar dirancang.
KOMPONEN MODUL AJAR
1. INFORMASI INTI
B. KOMPETENSI AWAL
Merupakan tujuan akhir dari suatu kegiatan pembelajaran yang berkaitan erat dengan pembentukan karakter peserta didik. Profil Pelajar Pancasila (PPP) dapat tercermin dalam konten dan/atau metode pembelajaran.
Di dalam modul pembelajaran, Profil Pelajar Pancasila tidak perlu mencantumkan seluruhnya, namun dapat memilih Profil Pelajar Pancasila yang sesuai dengan kegiatan pembelajaran dalam modul ajar.
KOMPONEN MODUL AJAR
1. INFORMASI INTI
B. KOMPETENSI AWAL
Enam dimensi Profil Pelajar Pancasila saling berkaitan dan terintegrasi dalam seluruh mata pelajaran melalui (terlihat dengan jelas di dalam):
Setiap modul ajar memuat satu atau beberapa unsur dimensi Profil Pelajar Pancasila yang telah ditetapkan.
KOMPONEN MODUL AJAR
1. INFORMASI INTI
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA
Merupakan fasilitas dan bahan yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Sarana merujuk pada alat dan bahan yang digunakan, sementara prasarana di dalamnya termasuk materi dan sumber bahan ajar lain yang relevan yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Ketersediaan materi disarankan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik baik dengan keterbatasan atau kelebihan. Teknologi, termasuk sarana dan prasarana yang penting untuk diperhatikan, dan juga dimanfaatkan agar pembelajaran lebih dalam dan bermakna.
KOMPONEN MODUL AJAR
1. INFORMASI INTI
D. SARANA DAN PRASARANA
Peserta didik yang menjadi target yaitu;
KOMPONEN MODUL AJAR
1. INFORMASI INTI
E. TARGET PESERTA DIDIK
Merupakan model atau kerangka pembelajaran yang memberikan gambaran sistematis pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran dapat berupa model pembelajaran tatap muka, pembelajaran jarak jauh dalam jaringan (PJJ Daring), pembelajaran jarak jauh luar jaringan (PJJ Luring), dan blended learning.
1. INFORMASI INTI
KOMPONEN MODUL AJAR
F. MODEL PEMBELAJARAN
Tujuan pembelajaran harus mencerminkan hal-hal penting dari pembelajaran dan harus bisa diuji dengan berbagai bentuk asesmen sebagai bentuk dari unjuk pemahaman.
Tujuan pembelajaran menentukan kegiatan belajar, sumber daya yang digunakan, kesesuaian dengan
keberagaman murid, dan metode asesmen yang digunakan.
Tujuan pembelajaran bisa dari berbagai bentuk: pengetahuan yang berupa fakta dan informasi, dan juga prosedural, pemahaman konseptual, pemikiran dan penalaran keterampilan, dan kolaboratif dan strategi komunikasi.
2. KOMPONEN INTI
KOMPONEN MODUL AJAR
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Pemahaman bermakna adalah informasi tentang manfaat yang akan peserta didik peroleh setelah mengikuti proses pembelajaran. Manfaat tersebut nantinya dapat peserta didik terapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh kalimat pemahaman bermakna:
KOMPONEN MODUL AJAR
2. KOMPONEN INTI
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Pertanyaan pemantik dibuat oleh guru untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemampuan berpikir kritis dalam diri peserta didik. Pertanyaan pemantik memandu siswa untuk memperoleh pemahaman bermakna sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Contohnya pada pembelajaran menulis cerpen, guru dapat mendorong pertanyaan pemantik sebagai berikut:
KOMPONEN MODUL AJAR
2. KOMPONEN INTI
C. PERTANYAAN PEMATIK
Urutan kegiatan pembelajaran inti dalam bentuk langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang dituangkan secara konkret, disertakan opsi/pembelajaran alternatif dan langkah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan belajar siswa.
Langkah kegiatan pembelajaran ditulis secara berurutan sesuai dengan durasi waktu yang direncanakan, meliputi tiga tahap, yakni pendahuluan, inti, dan penutup berbasis metode pembelajaran aktif.
KOMPONEN MODUL AJAR
2. KOMPONEN INTI
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Asesmen digunakan untuk mengukur capaian pembelajaran di akhir kegiatan. Kriteria pencapaian harus ditentukan dengan jelas sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan.
Jenis asesmen:
2. KOMPONEN INTI
KOMPONEN MODUL AJAR
E. ASESMEN
Bentuk asesmen yang bisa dilakukan:
KOMPONEN MODUL AJAR
2. KOMPONEN INTI
E. ASESMEN
Pengayaan adalah kegiatan pembelajaran yang diberikan pada peserta didik dengan capaian tinggi agar mereka dapat mengembangkan potensinya secara optimal.
Remedial diberikan kepada peserta didik yang membutuhkan bimbingan untuk memahami materi atau pembelajaran mengulang. Saat merancang kegiatan pengayaan, perlu diperhatikan mengenai diferensiasi contohnya lembar belajar/kegiatan yang berbeda dengan kelas.
KOMPONEN MODUL AJAR
2. KOMPONEN INTI
F. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Lembar kerja siswa ini ditujukan untuk peserta didik (bukan guru) dan dapat diperbanyak sesuai kebutuhan untuk diberikan kepada peserta didik termasuk peserta didik nonreguler.
Bahan bacaan guru dan peserta didik digunakan sebagai pemantik sebelum kegiatan dimulai atau untuk memperdalam pemahaman materi pada saat atau akhir kegiatan pembelajaran.
KOMPONEN MODUL AJAR
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
B. BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
3. LAMPIRAN
Daftar pustaka adalah sumber-sumber referensi yang digunakan dalam pengembangan modul ajar. Referensi yang dimaksud adalah semua sumber belajar (buku siswa, buku referensi, majalah, koran, situs internet, lingkungan sekitar, narasumber, dsb.)
Glosarium merupakan kumpulan istilah-istilah dalam suatu bidang secara alfabetikal yang dilengkapi dengan definisi dan artinya. Glosarium diperlukan untuk kata atau istilah yang memerlukan penjelasan lebih mendalam.
D. DAFTAR PUSTAKA
KOMPONEN MODUL AJAR
C. GLOSARIUM
D. DAFTAR PUSTAKA
3. LAMPIRAN
Contoh Cuplikan Modul Ajar MA untuk Kelas 3 Matematika 12 JP
Aktivitas 4 (Kinerja)
Menyelesaikan permasalahan berkaitan dengan luas suatu gambar benda dengan menghitung jumlah bujur sangkar berukuran 1 cm2 yang menutup bidang datar
Aktivitas 5 (Sumatif 2 : Proyek)
Menggambar denah rumah dengan menyertakan ukuran panjang dengan satuan baku dan luas (dengan menghitung jumlah bujur sangkar) pada kertas isometrik.
Tujuan pembelajaran
Aktivitas 1 (Kinerja)
Mengukur panjang dengan satuan baku (mm, cm, dan m) pada objek yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari
Aktivitas 2 (Tes)
Menyelesaikan permasalahan berkaitan dengan panjang dengan satuan baku (mm, cm, dan m)
Aktivitas 3 (Kinerja)
Menyelesaikan permasalahan berkaitan dengan keliling segiempat, segitiga, dan segibanyak dengan menambahkan panjang rusuk-rusuk bidang
Profil Pelajar Pancasila:
Asesmen Sumatif
Menggambar denah rumah dengan menyertakan ukuran panjang dengan satuan baku dan luas (dengan menghitung jumlah bujur sangkar) pada kertas isometrik.
52
Diskusi dan kegiatan berkelompok dibagi berdasarkan kelompok dengan kesiapan yang berbeda, sehingga pembelajaran sesuai dengan tingkat kesiapan peserta didik.
Kegiatan observasi sekitar, diskusi dengan pertanyaan pemantik adalah pembelajaran yang membangun elemen bernalar kritis dan juga mandiri dengan melibatkan peserta didik dalam diskusi dan pemilihan bentuk untuk tugas asesmen sumatif.
Contoh penerapan penyesuaian pembelajaran dan pengembangan PPP
Asesmen Diagnostik:
Tes :
Untuk mengidentifikasi kemampuan berhitung dan pemahaman hubungan antar satuan panjang.
Contoh Cuplikan Modul Ajar
Apa yang terjadi apabila tidak ada air? | Apa sajakah fungsi air bagi makhluk hidup di muka bumi? | Bagaimana proses terjadinya daur air? | Bagaimana cara memperoleh air bersih? | Apa masalah yang terjadi tentang air? | Bagaimana menunjukan pemahaman tentang pengaruh siklus air? |
Aktivitas 1: Diskusi fungsi air untuk manusia. Formatif asesmen | Aktivitas 2: Curah pendapat tentang fungsi air. Formatif asesmen | Aktivitas 3: Eksperimen daur air. | Aktivitas 4: Praktek penyaringan air bersih. | Aktivitas 5: Riset kelompok tentang air bersih. Formatif asesmen | Aktivitas 6: Pameran dan Presentasi pemahaman. |
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mengidentifikasi urutan siklus air.
Peserta didik mendeskripsikan pengaruh siklus air dalam kehidupan sehari-hari.
Asesmen sumatif:
Menunjukkan pemahaman mengenai pengaruh siklus air dalam presentasi dan pameran karya.
Indikator asesmen sumatif:
Memberikan gambaran informasi detail dan akurat, relevan, dan berhubungan dengan topik.
Presentasi berisi pesan yang jelas dipahami audiens.
MA untuk Kelas 4
IPAS 35 JP
Profil Pelajar Pancasila:
Asesmen Diagnostik:
Menjawab tiga pertanyaan tentang siklus air.
Urutan Kegiatan
Tautan MA IPAS Kelas 4 Siklus Air
53
Asesmen sumatif memberikan pilihan dalam membuat produk presentasi, bisa dengan menulis laporan ilmiah, membuat rekaman sandiwara radio, rekaman siaran atau poster/ infografis. Dalam eksperimen daur air, guru memberikan pilihan menantang sesuai dengan tingkat kesiapan peserta didik, dengan tiga kegiatan eksperimen yang berbeda.
Contoh penerapan penyesuaian pembelajaran dan pengembangan PPP
Pendekatan melalui tahap perkembangan ini memperhitungkan:
PRINSIP PENGEMBANGAN MODUL AJAR
EMPAT KRITERIA MODUL AJAR
1. ESENSIAL
2. MENARIK, BERMAKNA, MENANTANG
3. RELEVAN DAN KONTEKSTUAL
4. BERKESINAMBUNGAN
Pemahaman konsep dari setiap mata pelajaran melalui pengalaman belajar dan lintas disiplin.
Menumbuhkan minat untuk belajar dan melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses belajar.
Berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya, sehingga tidak terlalu kompleks, namun juga tidak terlalu mudah untuk tahap usianya.
PRINSIP PENGEMBANGAN MODUL AJAR
ESENSIAL
MENARIK, BERMAKNA MENANTANG
Berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya, dan sesuai dengan konteks di waktu dan tempat peserta didik berada.
Keterkaitan alur kegiatan pembelajaran sesuai dengan fase belajar peserta didik.
PRINSIP PENGEMBANGAN MODUL AJAR
RELEVAN DAN KONTEKSTUAL
BERKESINAMBUNGAN
PROSEDUR PENGEMBANGAN MODUL AJAR
3. Menentukan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang akan dikembangkan menjadi modul ajar. Guru dapat memilih ATP hasil pengembangan sekolah atau mengacu pada contoh ATP yang tersedia.
4. Menyusun modul ajar berdasarkan komponen yang ditentukan. Guru dapat menentukan komponen yang esensial sesuai kebutuhan pembelajaran.
5. Pelaksanaan pembelajaran: Melakukan kegiatan pembelajaran sesuai dengan modul ajar yang telah disusun. Guru dapat memulai kegiatan dari pertanyaan pematik, analisis studi kasus, diskusi, asesmen, dan variasi lain.
6. Evaluasi dan tindak lanjut: setelah melakukan pembelajaran, guru mengevaluasi keefektivan modul ajar yang digunakan.
Sebutkan langkah-langkah dalam menyusun Modul Ajar dengan bahasa Anda sendiri?
PENUTUP ATP & MA
Hal yang perlu diingat!
SAMPAI JUMPA DI MATERI SELANJUTNYA!