1 of 12

Klasifikasi Materi dan Perubahannya

2 of 12

KOMPETENSI DASAR

Menjelaskan konsep campuran dan zat tunggal (unsur dan senyawa), sifat fisika dan kimia, perubahan fisika dan kimia dalam kehidupan sehari-hari

3.3

4.3

Menyajikan hasil penyelidikan atau karya tentang sifat larutan, perubahan fisika dan perubahan kimia, atau pemisahan campuran

3 of 12

TUJUAN PEMBELAJARAN

  • Peserta Didik dapat menggolongkan karakteristik materi.
  • Peserta Didik dapat menjelaskan perbedaan unsur, senyawa, dan campuran

 

4 of 12

A. Cara Mengklasifikasika Materi

Alam semesta terdiri atas planet-planet, contohnya bumi. Di bumi terdapat gunung, udara, laut, dan begitu banyak hal lain. Segala sesuatu yang berada di bumi tersusun atas materi, yang terdiri atas unsur, seperti air, udara, tanah, dan api. Itulah gambaran keragaman materi.

1. KlasifikasiMateri

Ketika kamu mengumpulkan sekelompok benda berdasarkan sifatnya, langkahlangkah yang dapat dilakuka adalah sebagai berikut.

  • Mengamati karakteristik benda tersebut.
  • Mencatat persamaan dan perbedaan sifat benda masing–masing.
  • Memasukkan benda-benda yang me miliki persamaan sifat ke dalam satu kelompok.
  • Memberi nama yang sesuai pada setiap kelompok benda tersebut.

5 of 12

2. Unsur, Senyawa, dan Campuran

Perhatikan semua benda di sekitarmu. Ada pensil, buku, meja, kursi, pintu, jendela, pakaian, dan sebagainya. Tersusun dari apakah benda-benda tersebut?

Semua benda yang ada di bumi kita tersusun dari materi. Ilmuwan menggolongkan

materi berdasarkan komposisi dan sifatnya. Berdasarkan komposisinya, materi

yang ada di alam dapat diklasifikasi menjadi zat tunggal dan campuran. Perhatikan

Gambar 3.6.

a. Unsur

6 of 12

2. Unsur, Senyawa, dan Campuran

b. Senyawa

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan air, gula, garam, asam cuka, dan beberapa bahan lainnya. Bahan-bahan tersebut merupakan senyawa. Kamu telah mengetahui, bahwa bagian terkecil dari sebuah unsur adalah atom. Dua atau lebih atom dapat bergabung melalui reaksi kimia dan membentuk molekul. Molekul merupakan bagian terkecil dari suatu senyawa.

c. Campuran

7 of 12

B. Cara Memisahkan Campuran

Seperti yang sudah kita pelajari bahwa campuran terdiri atas dua zat atau lebih. Untuk memperoleh zat murni, penyusun campuran tersebut harus dipisahkan. Zatzat Dalam Campuran Tersebut Dapat Dipisahkan Secara isika. Prinsip Pemisahan Campuran Didasarkan Pada Perbedaan sifat-sifat Fisis Zat penyusunnya, Seperti Wujud zat, Ukuran partikel, itik leleh, titik didih, sifat magnetik, kelarutan, dan lain sebagainya.

1. Filtrasi (Penyaringan)

Salah satu metode pemisahan yang paling sederhana adalah metode filtrasi

(penyaringan). Untuk lebih mudah memahami tentang filtrasi, lakukan kegiatan

berikut.

2. Sentrifugasi

Metode jenis ini sering dilakukan sebagai pengganti filtrasi jika partikel padatan yang terdapat dalam campuran memiliki ukuran sangat halus dan jumlah campurannya lebih sedikit. Metode sentrifugasi digunakan secara luas untuk memisahkan sel-sel darah merah dan sel-sel darah putih dari plasma darah.

8 of 12

3. Distilasi (Penyulingan)

Pemisahan campuran dengan cara distilasi (penyulingan) banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan industri. Pemisahan campuran dengan cara penyulingan digunakan untuk memisahkan suatu zat cair dari campurannya. Prinsip kerjanya didasarkan pada perbedaan titik didih dari zat cair yang bercampur,

sehingga saat menguap setiap zat akan terpisah. Untuk memudahkan pemahaman kamu tentang metode distilasi, lakukan kegiatan berikut

4. kromatografi

Metode pemisahan dengan cara kromatografi digunakan secara luas dalam

berbagai kegiatan. Di antaranya untuk memisahkan berbagai zat warna dan tes

urine untuk seseorang yang dicurigai menggunakan obat terlarang atau seorang

atlet yang dicurigai menggunakan doping. Untuk mengetahui bagaimana

pemisahan secara kromatografi, lakukan kegiatan berikut.

5. Sublimasi

9 of 12

C. Benda-benda yang dapat Mengalami Perubahan

Benda-benda yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari seringkali mengalami perubahan. Perubahan tersebut ada yang bersifat langsung dapat diamati, namun ada juga yang memerlukan waktu lama untuk pengamatannya. Perubahan benda-benda tersebut dikenal dengan perubahan materi. Contoh perubahan materi yang berlangsung cepat adalah pembakaran kertas. Contoh perubahan materi yang memerlukan waktu yang relatif lama ialah proses berkaratnya besi.

Sifat-sifat benda secara garis besar dibedakan menjadi dua, yaitu sifat fisika dan sifat kimia. Sifat fisika adalah sifat yang berkaitan dengan keadaan fisik suatu zat. Sifat fisika termasuk di dalamnya bentuk, warna, bau, kekerasan, titik didih, titik beku, titik leleh, daya hantar, ukuran partikel, dan massa jenis (densitas). Sifat kimia merupakan sifat zat yang berhubungan dengan mudah atau sukarnya zat

tersebut untuk bereaksi secara kimi

10 of 12

C. Benda-benda yang dapat Mengalami Perubahan

Benda yang dapat Mengalami Perubahan

Reaksi kimia bersifat unik. Beberapa reaksi kimia tertentu dapat membentuk gas. Contoh reaksi kimia yang membentuk gas ialah reaksi, logam magnesium (Mg) dengan asam klorida (HCl). Reaksi tersebut dapat ditulis sebagai berikut..

Pembentukan Gas

Reaksi pengendapan adalah reaksi yang menghasilkan suatu senyawa yang berbentuk padatan. Padatan tersebut tidak larut (tidak bercampur secara homogen) dengan cairan di sekitarnya sehingga disebut endapan.

Pembentukan Endapan

Perhatikan, kayu yang dibakar, apakah kayu sebelum setelah dibakar akan menghasilkan zat yang sama? Kayu sebelum dibakar mengandung serat selulosa, tetapi setelah dibakar berubah menjadi arang atau karbon..

Perubahan Kimia

Hasil pengamatanmu di atas menunjukkan bahwa perubahan materi ada yang Tidak Menghasilkan zat baru, ada pula yang Menghasilkan Zat Yang baru.

Perubahan Fisika

Perubahan Suhu

Perubahan Warna

11 of 12

01

02

03

04

Your Text Here

12 of 12

TERIMAKASIH

DAN

SELAMAT BELAJAR