Disajikan oleh:
Zainul Arief
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN
BALAI DIKLAT KEAGAMAAN SURABAYA
Deskripsi
Mata diklat ini membekali peserta pelatihan tentang kewirausahaan dalam hal konsep/ karakteristik kewirausahaan dan mengidentifikasi potensi kewirausahaan sekolah; Kemitraan sekolah dengan Dunia Usaha/Dunia Industri(DU/DI), sekolah lain atau dengan lembaga/organisasi lain.
Tujuan Pembelajaran
1. menjelaskan konsep kewirausahaan;
2. menganalisis potensi kewirausahaan di madrasah;
3. menyusun rencana pengembangan program kewirausahaan di madrasah ;
4. menjelaskan konsep kemitraan madrasah ;
5. menganalisis prinsip-prinsip kemitraan ;
6. menyusun rencana kerjasama /mou kemitraan
Apa saja kompetensi Kepala Madrasah itu?
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
5
1. Menanam dan menumbuhkan karakter kewirausahaan di sekolah/madrasah,
2. Menganalisis potensi sekolah/madrasah yang dapat dikembangkan dalam kewirausahaan
3. Mengembangkan proyek kewirausahaan melalui kemitraan sekolah/madrasah dengan sekolah/madrasah lain atau dengan lembaga/organisasi lain
Tujuan Pengembangan Kewirausahaan di Madrasah
URGENSI MATERI BAGI PESERTA
Materi kewirausahaan (sekolah/madrasah)�berbasis kreativitas & inovasi ini berguna untuk mempersiapkan “madrasah mandiri”.��Setelah pelatihan: �Implementasi kebijakan atau keputusan Kepala Madrasah dapat dikembangkan secara kreatif & inovatif untuk mendukung penanaman jiwa kewirausahaan bagi semua warga madrasah
Kompetensi Dasar Kewirausahaan�Kepala Madrasah
Singkatan KEWIRAUSAHAAN
TARGET KOMPETENSI
Setelah menyelesaikan pembelajaran ini, peserta diklat diharapkan dapat menganalisis, menumbuhkan dan mengembangkan karakteristik kewirausahaan di sekolah/madrasah sesuai standar kompetensi kepala sekolah/madrasah yang tertuang dalam Permendiknas No 13 Tahun 2007, serta mampu membangun kemitraan usaha sekolah/madrasah dengan para pemangku kepentingan terkait
Dimensi Kompetensi Kewirausahaan Berdasarkan Permendiknas No. 13 Tahun 2007
Fungsi Kreativitas, Inovasi dan Jiwa Kewirausahaan �di Madrasah
14
1. Konsep Kewirausahaan
2. Kewirausahaan dalam hal mengidentifikasi potensi sekolah/madrasah
3. Kemitraan sekolah dengan sekolah/madrasah lain dan
lembaga/organisasi lain
RUANG LINGKUP
PENDAHULUAN
(15’)
KP 1. Konsep Kewirausahaan (45’)
KP 1. Potensi Madrasah (90’)
KP 2. Kemitraan madrasah (105’)
Penutup (15’)
PENGORGANISASIAN PEMBELAJARAN
A. KONSEP KEWIRAUSAHAAN
Indikator Pencapaian Tujuan
KONSEP KEWIRAUSAHAAN
Agar Kepala Sekolah/Madrasah memiliki jiwa inovatif, kerja keras, memiliki motivasi kuat, pantang menyerah, dan kreatif dalam mencari solusi terbaik, sehingga mampu mengembangkan dan meningkatkan mutu pengelolaan pendidikan di sekolah/madrasah.
TUJUAN PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN
Video Anak Muda Kreatif, mencipta Aplikasi ruang guru.com
TUGAS
Identifikasi Nilai-nilai Kewirausahaan
Nilai-nilai karaktek apa saja yang ada pada kedua anak muda pada Video” Kisah Inspiratif Ruang Guru.com”. Klik https://www.youtube.com/watch?v=6Ym4XpQ82iQ
NILAI KARAKTER YANG DITANAMKAN
22
Contoh�Kepala Sekolah Entrepreneur
Sekolah di desa dengan prestasi nasional & dunia
CARA MENGEMBANGKAN
JIWA KEWIRAUSAHAAN
KEGIATAN PEMBELAJARAN 2
KEWIRAUSAHAAN DALAM HAL MENGIDENTIFIKASI POTENSI SEKOLAH:
IDENTIFIKASI POTENSI SEKOLAH/MADRASAH
Indikator Pencapaian Tujuan
CURAH PENDAPAT
Jelaskan potensi apa saja yang bisa dikembangkan di Madrasah Saudara!
TUGAS KELOMPOK (PEMBELAJARAN 2)
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERDASARKAN POTENSI SEKOLAH/ MADRASAH
Potensi sekolah/madrasah adalah kemampuan sekolah/ madrasah yang memungkinkan untuk dikembangkan menjadi lebih baik dengan menerapkan jiwa kewirausahaan antara lain bekerja keras, inovatif, kreatif, pantang menyerah dan dapat membaca peluang.
Salah satu upaya agar dapat mengidentifikasi potensi sekolah/madrasah, kepala sekolah/madrasah harus mampu mengenali kultur sekolah/madrasah.
PENGERTIAN POTENSI SEKOLAH/MADRASAH
POTENSI SEKOLAH/MADRASAH YANG� DAPAT DIKEMBANGKAN
Potensi sekolah/madrasah dikembangkan dalam upaya meningkatkan pelayanan sekolah/madrasah. Adapun lingkup potensi sekolah/madrasah yang dapat dikembangkan yaitu:
TUGAS KELOMPOK (PEMBELAJARAN 2)�PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERDASARKAN POTENSI SEKOLAH/ MADRASAH
Studi Kasus:
Madrasah X mempunyai jumlah guru dengan kualifikasi S2 linier 5 orang, S3 linier 1 orang, D3 sebanyak 3 orang. Terdapat beberapa guru berusia 58 tahun yang kinerjanya rendah. Hasil rata rata ujian siswa selama tiga tahun terakhir menurun. Jumlah rombel 18 kelas dengan jumlah siswa 582 siswa.
Sebenarnya banyak siswa yang berpotensi, namun tiga tahun terakhir tidak pernah menjuarai lomba tingkat Kabupaten, baik bidang akademik maupun non akademik. Status sosial orang tua siswa adalah ekonomi menengah ke atas namun jarang terlibat dalam kegiatan Madrasah.
Dari studi kasus tersebut:
No. | Potensi Sekolah | Komponen | Hasil Identifikasi | Pengembangan |
1 | | |
|
|
|
|
| ||
|
|
| ||
2 | | |
|
|
|
|
| ||
3 | | |
|
|
|
|
|
LK 1
Tugas 2 (Analisis SWOT - Pengembangan Kewirausahaan Berdasarkan Potensi Sekolah/madrasah):
ANALISIS SWOT
Setelah Saudara melakukan identifikasi potensi sekolah berdasarkan studi kasus, selanjutnya buatlah suatu rancangan pengembangan kegiatan di madrasah Saudara berdasarkan kondisi di sekolah/madrasah menggunakan LK 3 yang disediakan.
LK 3 (PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN BERDASARKAN POTENSI MADRASAH)
No | Potensi Madrasah | Kondisi Madrasah | Jenis Kegiatan | Indikator Keberhasilan | Sasaran | Target | Waktu pencapaian target | Sumber Daya |
| | | | | | | | |
| | | | | | | | |
| | | | | | | | |
RANGKUMAN
LANJUTAN, …
KEMITRAAN SEKOLAH/MARASAH
KEGIATAN PEMBELAJARAN 3
Mengembangkan proyek kewirausahaan melalui kemitraan sekolah/madrasah dengan madrasah lain atau dengan lembaga/organisasi lain
Tujuan Pembelajaran
Indikator Pencapaian Tujuan
KONSEP KEMITRAAN SEKOLAH/MADRASAH
Kemitraan antara sekolah/madrasah, keluarga dan masyarakat, merupakan perilaku hubungan yang bersifat erat antara dua pihak atau lebih dimana masing-masing pihak saling membantu untuk mencapai tujuan bersama.
TUJUAN KEMITRAAN SEKOLAH/MADRASAH
PRINSIP KEMITRAAN SEKOLAH/MADRASAH
BENTUK KEMITRAAN SEKOLAH/MADRASAH
TAHAPAN PROSEDUR PELAKSANAAN �KEMITRAAN SEKOLAH/MADRASAH
Tahap 1
Tahap 2
Tahap 3
TUGAS LK 4 Kemitraan
Amati Video Kemitraan
KEMITRAAN MELALUI KEGIATAAN TEACHING FACTORY
LK-4 TAHAPAN PROSES PELAKSANAAN KEMITRAAN DI MADRASAH
Nama Madrasah : ……………………………..
Nama Kepala Madrasah : ……………………………..
Bentuk Kerjasama : ……………………………..
Bidang Kerjasama : ……………………………..
Tahap |
Kegiatan | Hasil Pengamatan Video | Deskripsi Hasil Pengamatan Video | Alternatif Solusi | |
Ada | Tidak | ||||
I | Proses analisis kebutuhan |
|
|
|
|
Analisis partnership |
|
|
|
| |
Perencanaan |
|
|
|
| |
Presentasi |
|
|
|
| |
II | Proses Persetujuan |
|
|
|
|
Perundingan |
|
|
|
| |
Penandatanganan MoU |
|
|
|
| |
III | Proses Pelaksanaan kerjasama |
|
|
|
|
Pelaporan |
|
|
|
| |
Monitoring dan evaluasi |
|
|
|
| |
TUGAS LK 5 KEMITRAAN
Penyusunan Naskah Kerjasama Sekolah/Madrasah dengan Sekolah/Lembaga Lain
�Pilihlah satu program, kemudian buatlah draf naskah kerjasama (MoU) program kemitraan madrasah yang meliputi komponen-komponen sebagai berikut:�
No. | Komponen | No. | Komponen |
1 | Identitas kerjasama | 7 | Pasal-pasal perjanjian kerjasama |
2 | Program kerjasama | 8 | Tanggung jawab dan kewajiban |
3 | Latar belakang kerjasama | 9 | Prosedur kerjasama |
4 | Maksud dan tujuan kerja sama | 10 | Prosedur penyelesaian masalah |
5 | Tempat dan waktu kerja sama | 11 | Ketentuan lain |
6 | Lingkup kerjasama | 12 | Tanda tangan kedua belah pihak |
RANGKUMAN
RANGKUMAN
PENGUATAN
Untuk lebih memperdalam pemahaman Saudara terkait materi pengembangan kewirausahaan, Saudara dapat mencermati bahan bacaan yang disertakan sebagai bahan pengayaan meliputi:
PENGUATAN
REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT
58