1 of 9

Radiotherapy in Metastatic Lung Cancer-A Review

Putri Pradita Nuramalia

2 of 9

Latar Belakang

Baik pada wanita maupun pria di seluruh dunia, kanker paru-paru merupakan penyebab utama kematian terkait kanker. Mayoritas pasien kanker paru datang dalam keadaan stadium lanjut atau metastasis local. Kanker paru-paru metastatik yang mengalami meliputi sekelompok pasien yang heterogen dalam hal stadium penyakit, mulai dari pasien dengan metastasis ekstensif hingga mereka dengan jumlah lesi metastatik yang terbatas (penyakit oligometastasis). Metastasis biasanya tidak terjadi sejak dini, sebagian besar kanker paru-paru yang bermetastasis berada pada stadium 3 atau 4. Pada pengobatan pada kasus stadium lanjut atau metastasis lokal tidak dapat menerima pengobatan kuratif, sehingga dianjurkan untuk melakukan radioterapi paliatif dan kemoterapi. Peran radioterapi pada kasus metastasis kanker paru-paru berfungsi untuk meredakan gejala. Penting mengetahui dan memahami radioterapi pada kasus metastasis kanker paru-paru.

3 of 9

Tujuan

Untuk mengetahui dan memahami radioterapi pada kasus kanker paru-paru metastatik.

4 of 9

Kanker Paru-Paru Metastatik

  • Kanker paru-paru metastatik terjadi ketika sel-sel kanker paru-paru terlepas dari tumor dan berpindah ke bagian lain pada tubuh melalui darah atau sistem getah bening.
  • Metastasis biasanya tidak terjadi sejak dini, sebagian besar kanker paru-paru yang bermetastasis berada pada stadium 3 atau 4.
  • Pembentukan tumor, invasi vaskular, ekstravasasi, dan pembentukan fokus metastasis jauh merupakan langkah umum untuk kanker paru metastasis.11

5 of 9

Kanker Paru-Paru Metastatik

  • Karsinoma paru memiliki beberapa tempat yang paling umum untuk metastasis, seperti otak, tulang, dan kelenjar adrenal. Organ lain biasanya terlibat pada tahap akhir dari penyakit.
  • Di antara semua tempat metastasis, metastasis jantung dianggap jarang dengan kejadian berkisar antara 2,3% sampai 18,3%.
  • Di sisi lain, terdapat jenis tumor kanker yang paling umum yang bermetastasis ke paru-paru seperti kanker payudara, usus besar, prostat, dan kandung kemih, neuroblastoma, sarkoma, dan Wilm’s tumor. Meskipun ini merupakan yang paling umum, hampir semua kanker dapat menyebar ke paru-paru.11

6 of 9

Radioterapi Kanker Paru-Paru Metastatik

  • Radioterapi paliatif dan kemoterapi merupakan pengobatan yang dianjurkan untuk pasien dengan kondisi kanker paru-paru stadium lanjut atau metastasis lokal.
  • Radioterapi paliatif dapat membantu meringankan banyak gejala yang berkaitan dengan kanker stadium lanjut atau metastasis yang menyebabkan gejala yang signifikan.
  • Radioterapi paliatif efektif untuk memperbaiki gejala yang berhubungan dengan kanker stadium lanjut di paru-paru seperti hemoptisis, batuk, nyeri dada, dispnea akibat obstruksi jalan napas, dan gejala sindrom vena cava superior yang mengarah pada peningkatan kualitas hidup di sekitar sepertiga dari pasien.

7 of 9

Radioterapi Kanker Paru-Paru Metastatik

  • Radioterapi yang difraksinasi secara konvensional mencapai tingkat awal yang tinggi dalam meredakan gejala, tetapi progresi lokal berikutnya dan gejala kekambuhan sering terjadi.
  • Kemajuan teknologi dalam penyinaran radioterapi dalam onkologi toraks telah menghasilkan pengiriman presisi tinggi yang memperbesar indikasi dengan stereotactic body radiotherapy (SBRT).
  • Pemanfaatan pemberian dosis tinggi dengan tepat ditargetkan ke tumor akan meminimalisir radiasi pada jaringan sehat.

8 of 9

Radioterapi Kanker Paru-Paru Metastatik

  • Pada pasien dengan metastasis lokal, pengobatan radikal dengan SBRT menawarkan kontrol lokal yang baik dan memberikan peluang nyata untuk kelangsungan hidup jangka panjang.
  • Pada metastasis lokal SBRT merupakan modalitas yang aman dan efektif dan tampaknya dapat ditoleransi dengan baik.
  • SRBT dikaitkan dengan kontrol lokal yang lebih baik secara signifikan dan mungkin merupakan pendekatan yang diminati untuk pengobatan metastasis paru pada pasien dengan kontrol lokal yang lebih lama.

9 of 9

Terimakasih