1 of 94

PERSIAPAN PEMBELAJARAN BUKU 2 dan BUKU 3

PENGAWAS SMP KOTA BOGOR

2 of 94

Merujuk PP No 74/2008 yang diubah dengan PP 19 /2017 dan Permendikbud 15 Tahun 2018, dalam melaksanakan Tupoksinya seorang guru memiliki 5 (lima) kegiatan yang harus dilaksanakan yaitu:

1. Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan pada kelas atau rombongan belajar yang diampunya, yang dilakukan melalui kegiatan :

  • mengkaji kurikulum dan silabus pembelajaran, pembimbingan, dan program kebutuhan khusus pada satuan pendidikan.
  • menyusun program tahunan dan semester sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing.
  • membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau rencana pelaksanaan pembimbingan sesuai standar proses.

TUPOKSI GURU

3 of 94

TUPOKSI GURU

2. melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan yang dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler

3. menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan

4. membimbing dan melatih peserta didik

5. melaksanakan tugas tambahan yang melekat pada pelaksanaan kegiatan pokok sesuai dengan Beban Kerja Guru.

4 of 94

Nomor 20 tahun 2016 tentang SKL

Nomor 21 tahun 2016 tentang Standar Isi

Nomor 22 tahun 2016 tentang Standar Proses

Nomor 23 tahun 2016 tentang Standar Penilaian

Nomor 37 tahun 2018 tentang KI dan KD

Surat Edaran No 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP

Keputusan Kepala Balitbang Nomor 018/H/KR/2020 tentang KI dan KD Kondisi Darurat

LANDASAN HUKUM

5 of 94

ADMINISTRASI GURU

  • KALENDER PENDIDIKAN
  • PROTA
  • PROSEM
  • ALOKASI WAKTU
  • PEMETAAN
  • RENCANA PENILAIAN
  • SILABUS
  • RPP
  • KKM
  • PROGRAM REMEDIAL DAN PENGAYAAN
  • CACATAN GURU / JURNAL
  • TUGAS TERSTRUKTUR DAN TUGAS MANDIRI TIDAK TERSTRUKTUR

6 of 94

PEMETAAN KD

7 of 94

PEMETAAN KD

KOMPETENSI DASAR

PERMENDIKBUD

NO 37 TAHUN 2018

MATERI POKOK

TAHAP BERPIKIR KD/IPK

KKO TAKSONOMI BLOOM

C1 S.D C6

ALOKASI WAKTU

INDOKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

(IPK)

PENILAIAN

SIKAP

PENGETAHUAN

KETRAMPILAN

8 of 94

9 of 94

Remember…�Safety First!

(Enter your own creative taine above)

10 of 94

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

Ketentuan Perumusan Indikator

  • Indikator dirumuskan dari KD
  • Menggunakan kata kerja operasional (KKO) yang dapat diukur
  • Dirumuskan dalam kalimat yang simpel, jelas dan mudah dipahami.
  • Tidak menggunakan kata yang bermakna ganda
  • Hanya mengandung satu tindakan.
  • Memperhatikan karakteristik mata pelajaran, potensi & kebutuhan peserta didik, sekolah, masyarakat dan lingkungan/daerah;

11 of 94

Klasifikasi Indikator

  1. Indikator Kunci
  2. Indikator yang sangat memenuhi kriteria UKRK (Urgensi, Kontinuitas, Relevansi, dan Keterpakaian)
  3. Kompetensi yang dituntut adalah kompetensi minimal yang terdapat pada KD.
  4. Memiliki sasaran untuk mengukur ketercapaian standar minimal dari KD.
  5. dinyatakan secara tertulis dalam pengembangan RPP dan harus teraktualisasi dalam pelaksanaan proses pembelajaran, sehingga kompetensi minimal yang harus dikuasai siswa tercapai berdasarkan tuntutan KD mata pelajaran.

12 of 94

2. Indikator Pendukung

  1. Membantu peserta didik memahami indikator kunci.
  2. Dinamakan juga indikator prasyarat yang berarti kompetensi yang sebelumnya telah dipelajarai siswa, berkaitan dengan indikator kunci yang dipelajari.

3. Indikator Pengayaan

  1. mempunyai tuntutan kompetensi yang melebihi dari tuntutan kompetensi dari standar minimal KD.
  2. tidak selalu harus ada.
  3. dirumuskan oleh pendidik apabila potensi peserta didik memiliki kompetensi yang lebih tinggi dari dan perlu peningkatan yang baik dari standar minimal KD.

13 of 94

14 of 94

15 of 94

At the End of Your Lab Time…

  • (Use this space to discuss what should be done at the end of your lab time.)

16 of 94

17 of 94

18 of 94

19 of 94

Cermati KD

Perhatikan Dimensi berpikir dan dimensi pengetahuan

Tentukan titik temu dari kedua dimensi

Menentukan IPK

20 of 94

Faktual

Konseptual

Prosedural

Metakognitif

cara mengorganisasi pengetahuan dalam bentuk tulisan, ucapan, atau bentuk lain

pengetahuan tentang prosedur dan proses melakukan sesuatu pekerjaan, cara berpikir, cara bersikap dan bertindak

pengetahuan tentang kategori, klasifi-kasi, keterkaitan antara satu kategori dengan lainnya, hukum kausalita, definisi, teori

.

pengetahuan tentang nama orang, nama benda, angka tahun, istilah, konsep, prosedur, tata krama, norma, nilai, sikap.

DIMENSI PENGETAHUAN

21 of 94

Berdasarkan kriteria dan menyatakan mengapa

menilai

Menjelaskan jawaban faktual, menguji ingatan dan pengenalan

mengingat

Menghubungkan unsur kedalam bentuk / pola yang sebelumnya

mencipta

Memecahkan kedalam bagian, bentuk, pola

menganalisis

Memahami kapan, mengapa menerapkan dan mengenali pola penerapan dalam situasi baru

menerapkan

Menerjemahkan, menjabarkan, menafsirkan, menyederhanakan dan membuat perhitungan

memahami

DIMENSI BERPIKIR

22 of 94

3.8 Menganalisis keteraturan gerak planet dalam tatasurya berdasarkan hukum-

hukum Newton

Contoh menentukan IPK

Metakognitif

Prosedural

Konseptual

2

4

6

Faktual

1

3

5

Mengingat

Memahami

Menerapkan

Menganalisis

Mengevaluasi

Mencipta

Kata kerja jembatan

Kata kerja target/ kunci

Dimensi proses kognitif

Dimensi pengetahuan

23 of 94

DIMENSI

KATA KERJA

KEGIATAN

Mengingat-Faktual

Menyebutkan

Observasi

Mengingat-konseptual

Menjelaskan

Diskusi

Memahami -Faktual

Membedakan

Simulasi /diskusi

Memahami-konseptual

Menjabarkan

Simulasi/diskusi

Menerapkan-Faktual

Menunjukkan

Eksperimen /simulasi

Menerapkan-konseptual

Menentukan

Eksperimen /simulasi

Menganalisis-prosedural

Mengidentifikasi

Eksperimen/diskusi

Indikator Pencapaian Kompetensi

3.8.1 menyebutkan planet dalam tata surya

3.8.2 menjelaskan gerak planet dalam tata surya

3.8.3 membedakan gerak rotasi dan gerak revolusi

3.8.4 menjabarkan terjadinya peristiwa alam akibat gerakan planet

3.8.5 menunjukkan hukum Newton dalam gerakan planet

3.8.6 menentukan besaran fisika dari gerak planet dalam tata surya

3.8.7 mengidentifikasi peristiwa yang berkaitan degan gerak planet dalam tata surya

berdasarkan hukum Newton

24 of 94

PERMENDIKBUD NO 22 TAHUN 2016

25 of 94

Prinsip Pengembangan Silabus

    • Ilmiah
    • Relevan
    • Sistematis
    • Konsisten
    • Memadai
    • Aktual dan Kontekstual
    • Fleksibel
    • Menyeluruh

26 of 94

Prinsip Pengembangan Silabus

  • Ilmiah, benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan
  • Relevan, disesuaikan dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spritual peserta didik
  • Sistematis, Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi

27 of 94

lanjutan

  • Konsisten, Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara KD, IPK materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, serta teknik dan instrumen penilaian
  • Memadai, Cakupan indikator, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian KD

28 of 94

lanjutan

  • Aktual dan konstekstual, Cakupan indikator, materi pembelajaran, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi

29 of 94

lanjutan

  • Fleksibel, Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan kebutuhan masyarakat.
  • Menyeluruh, Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi, baik pengetahuan, keterampilan, maupun sikap

30 of 94

Pengembang Silabus

Guru kelas/mata pelajaran, atau

Kelompok guru kelas/mata pelajaran,atau

Kelompok kerja guru (KKG/MGMP)

Dibawah koordinasi dan supervise Dinas Pendidikan Kab/Kota

31 of 94

Identitas satuan pendidikan

Nilai Karakter

Kompetensi Dasar

Kegiatan Pembelajaran

Indikator Pencapaian Kompetensi

Penilaian

Materi Pokok

Alokasi Waktu

Sumber Belajar

Komponen Silabus

32 of 94

Langkah Pengembangan Silabus

  • Mengisi Kolom Identitas Sekolah
  • Mengkaji dan Menentukan Kompetensi Dasar
  • Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi
  • Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran
  • Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran
  • Menentukan Jenis Penilaian
  • Menentukan Alokasi Waktu
  • Menentukan Sumber Belajar

33 of 94

Mengkaji Kompetensi Dasar

urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi

keterkaitan kompetensi dasar dalam mata pelajaran;

keterkaitan kompetensi dasar antar mata pelajaran

34 of 94

  • Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan
  • Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, satuan pendidikan, dan potensi daerah
  • Rumusannya menggunakan kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi
  • Digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian

Merumuskan Indikator

35 of 94

Mengidentifikasi Materi Pokok

  • Mengidentifikasi materi pokok mempertimbangkan:
  • potensi peserta didik;
  • relevansi dengan karakteristik daerah;
  • tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spritual peserta didik;
  • kebermanfaatan bagi peserta didik;
  • struktur keilmuan;
  • Aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran;
  • relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; dan
  • alokasi waktu.

36 of 94

Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran

1.

    • Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antarpeserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi

2.

    • Pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan mengaktifkan peserta didik.

3.

    • Memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik.

37 of 94

Menentukan Jenis Penilaian

Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, sikap, penilaian hasil karya berupa proyek atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.

38 of 94

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan penilaian:�

  • Dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi
  • Menggunakan acuan kriteria
  • Menggunakan sistem penilaian berkelanjutan
  • Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut
  • Sesuai dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam kegiatan pembelajaran

39 of 94

Menentukan Alokasi Waktu

    • Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan pempertimbangkan jumlah kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan kompetensi dasar.

*

    • Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam.

*

40 of 94

Menentukan Sumber Belajar

Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran

Sumber belajar dapat berupa media cetak dan elektronik, nara sumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya.

Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi

41 of 94

Format Silabus

No

Kompetensi Dasar

IPK

Materi Pokok

Nilai karakter

Kegiatan Pembelajaran

Penilaian

Alokasi Waktu

Sumber Belajar

Nama Sekolah :

Mata Pelajaran :

Kelas/Semester :

KI : 1.

2.

3.

4.

42 of 94

Format Silabus

No

Kompetensi Dasar

IPK

Materi Pokok

Nilai karakter

Kegiatan Pembelajaran

Penilaian

Alokasi Waktu

Sumber Belajar

1

Memuat KD hasil penjabaran dari KI

Memuat Indikator Pencapaian Kompetensi ketercapaian KD yang telah dikembang kan dalam analisis KD.

Memuat materi pokok yang ada pada KD.

Memuat nilai karakter yang sesuai

Memuat alternatif pengalaman belajar peserta didik yang terpilih yang dapat dipakai untuk mencapai penguasaan KD yang sudah dikembang kan.

 

Memuat teknik penilaian baik sikap, pengetahuan dan keterampilan

 

Memuat waktu yang di perlukan dalam pencapaian indicator pencapaian kompetensi

Memuat jenis sumber yang diguna kan sesuai KI dan KD

43 of 94

Terima Kasih

44 of 94

PENGEMBANGAN RPP

45 of 94

  1. Mengapa RPP disederhanakan?
  2. Apa prinsip utama pengembangan RPP?
  3. Bagaimana bentuk format RPP baru?
  4. Apakah RPP harus satu lembar?
  5. Bagaimana strategi penyusunan RPP model simple?
  6. Kapan RPP model baru digunakan?
  7. Bagaimana RPP lama, apakh boleh digunakan?
  8. Apakah ada contoh RPP model SE 14/2019?

ISU-ISU RPP

46 of 94

KONSEP & REGULASI

47 of 94

In the Event of a Lab Accident…

  • (Use this space to discuss procedures to follow in the event of a lab accident.)

48 of 94

Prinsip kebijakan pendidikan di masa pandemi COVID-19

Kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat dalam menetapkan kebijakan pembelajaran. merupakan prioritas utama

Tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial juga menjadi pertimbangan dalam pemenuhan layanan pendidikan selama masa pandemi COVID-19.

49 of 94

Perubahan Paradigma Pembelajaran

50 of 94

Pengembangan Pembelajaran

51 of 94

Model Pembelajaran

52 of 94

Perencanaan Pembelajaran

53 of 94

Bagaimana Pembelajaran Kurikulum 2013 dengan Regulasi Baru

(Surat Edaran No 14 Tahun 2019)

54 of 94

Isi Surat Edaran No 14 Tahun 2019

Point Penting :

  1. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dilakukan dengan prinsip efisien, efektif dan berorientasi pada murid
  2. Bahwa dari 13 (tiga belas) komponen RPP yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, yang menjadi komponen inti adalah Tujuan Pembelajaran, Langkah-langkah (kegiatan) Pembelajaran, dan Penilian Pembelajaran (assessment) yang wajib dilaksanakan oleh guru, sedangkan komponen lainnya bersifat pelengkap.
  3. Sekolah, kelompok guru mata pelajaran sejenis dalam sekolah, Kelompok Kerja Guru/Musyawarah Guru Mata Pelajaran (KKG/MGMP), dan individu guru secara bebas dapat memilih, membuat, menggunakan dan mengembangkan format RPP secara mandiri untuk sebesar-sebesarnya keberhasilan belajar murid.
  4. Adapun RPP yang telah dibuat tetap dapat digunakan dan dapat pula disesuaikan dengan ketentuan sebagimana dimaksud pada angka 1,2 dan 3.

55 of 94

KOMPONEN INTI �RPP MERDEKA BELAJAR

1. Tujuan Pembelajaran

2. Langkah-langkah (Kegiatan) Pembelajaran

3. Penilaian Pembelajaran (Assessment)

Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

56 of 94

Disimpulkan

  • Dalam kebijakan baru tersebut, guru secara bebas dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP. Tiga komponen inti RPP terdiri dari tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan asesmen. “Penulisan RPP dilakukan dengan efisien dan efektif sehingga guru memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri. Satu halaman saja cukup,”

57 of 94

Mengapa ? �(Hapus dari memori guru & stakeholder Pendidikan lainnya)

  1. RPP dianggap dibuat hanya untuk administrasi sekolah, administrasi ke pengawas/dinas atau administrasi Akreditasi.
  2. RPP yang dimiliki guru diindikasikan membeli dari penyedia jasa RPP
  3. RPP yang dimiliki guru copy-paste dari milik guru lainnya
  4. RPP yang dimiliki hanya merubah tahunnya saja
  5. RPP yang ada sangat banyak dan menghabiskan kertas (ATK)
  6. RPP yang ada dianggap membatasi guru dalam berkreasi dan berinovasi dikelas
  7. RPP menggunakan model yang kadang mengikat dengan sintak-sintaknya
  8. RPP tidak dilaksanakan di kelas

58 of 94

Prinsip Pengembangan RPP

59 of 94

Komponen Inti RPP

60 of 94

At the End of Your Lab Time…

  • (Use this space to discuss what should be done at the end of your lab time.)

61 of 94

62 of 94

At the End of Your Lab Time…

  • (Use this space to discuss what should be done at the end of your lab time.)

63 of 94

64 of 94

  • Adalah sasaran yang ingin dicapai peserta didik pada proses pembelajaran
  • Tujuan pengajaran biasanya diterjemahkan dari kurikulum yang digunakan oleh sekolah. Dalam praktiknya, guru perlu melakukan upaya melibatkan murid untuk mengubah tujuan pengajaran menjadi tujuan belajar. Apa yang ingin dicapai siswa selama satu atau sejumlah pertemuan?

Tujuan Pembelajaran

65 of 94

In the Event of a Lab Accident…

  • (Use this space to discuss procedures to follow in the event of a lab accident.)

66 of 94

At the End of Your Lab Time…

  • (Use this space to discuss what should be done at the end of your lab time.)

67 of 94

68 of 94

69 of 94

Kegiatan Pembelajaran

  • Pembelajaran adalah proses interaksi antar peserta didik, antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.
  • Strategi pengajaran adalah serangkaian tahapan dan aktivitas belajar baik yang dilakukan mandiri oleh siswa maupun yang dipandu oleh guru.
  • Proses Pembelajaran diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi pesertadidik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
  • sasaran pembelajaran mencakup pengembangan ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dielaborasi untuk setiap satuan pendidikan.

70 of 94

Pelaksanaan Pembelajaran

71 of 94

Contoh Kegiatan Pembelajaran

72 of 94

Penilaian (Asesmen)

  • Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik.
  • Penilaian adalah produk atau hasil usaha peserta didik yang membuktikan penguasaan suatu kompetensi.
  • Asesmen adalah serangkaian penilaian untuk memahami upaya dan hasil belajar peserta didik dalam menguasai suatu kompetensi.

73 of 94

  • Penilaian proses pembelajaran menggunakan pendekatan penilaian otentik (authentic assesment) yang menilai kesiapan peserta didik, proses, dan hasil belajar secara utuh.
  • Hasil penilaian otentik digunakan guru untuk merencanakan program perbaikan (remedial) pembelajaran, pengayaan (enrichment), atau pelayanan konseling

74 of 94

  • Memuat rancangan penilaian
  • Memuat jenis/tehnik penilaian, bentuk penilaian, instrumen dan pedoman penskoran
  • Mencakup penilaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap khusus pada mata pelajaran PPKN dan PABP
  • Sesuai dengan kompetensi (IPK dan atau KD)
  • Memuat penilaian yang mengukur berpikir kritis (HOTS) dan soal-soal keterampilan khusus mata pelajaran (misalnya Agama, Seni Budaya, Bahasa, dan lain-lain)

75 of 94

In the Event of a Lab Accident…

  • (Use this space to discuss procedures to follow in the event of a lab accident.)

76 of 94

At the End of Your Lab Time…

  • (Use this space to discuss what should be done at the end of your lab time.)

77 of 94

78 of 94

79 of 94

At the End of Your Lab Time…

  • (Use this space to discuss what should be done at the end of your lab time.)

80 of 94

ALTERNATIF MODEL FORMAT RPP

81 of 94

In the Event of a Lab Accident…

  • (Use this space to discuss procedures to follow in the event of a lab accident.)

82 of 94

At the End of Your Lab Time…

  • (Use this space to discuss what should be done at the end of your lab time.)

83 of 94

CONTOH RPP SMP TELADAN

84 of 94

85 of 94

86 of 94

87 of 94

88 of 94

89 of 94

90 of 94

91 of 94

92 of 94

5 HAL DALAM RPP SESUAI �INSTRUMEN AKREDITASI

93 of 94

5 HAL YANG HARUS ADA DALAM RPP SESUAI INSTRUMEN AKREDITASI

  1. Memiliki 4 komponen yaitu tujuan, materi, metode, dan penilaian
  2. Berpusat pada siswa (dalam RPP yang aktif siswanya bukan gurunya / aktivitas siswa)
  3. Inovatif dan kreatif (media, metode, sumber belajar, penilaian yang bervariasi)
  4. Memanfaatkan lingkungan untuk belajar baik didalam sekolah atau diluar sekolah
  5. Pemanfaatan TIK (pemanfaatan TIK sebagai sumber belajar : youtube, artikel, jurnal; pemanfaatan TIK sebagai media : zoom, gomet, webex, GCR, modle, WAG)

94 of 94

Sekian dan

Terima Kasih