Graf �(bagian 1)
Matematika Diskrit
Pendahuluan
2
3
Definisi Graf
4
5
6
Jenis-Jenis Graf
7
8
9
10
Contoh Terapan Graf
11
12
13
14
15
Latihan
16
Terminologi Graf
17
18
19
20
21
22
23
24
Teorema: Untuk sembarang graf G, banyaknya simpul berderajat ganjil selau genap.
25
26
Latihan
(a) 5, 2, 3, 2, 4
(b) 4, 4, 3, 2, 3
(c) 3, 3, 2, 3, 2
(d) 4, 4, 1, 3, 2
Jika mungkin, berikan satu contohnya, jika tidak mungkin, berikan alasan singkat.
27
Jawaban:
(a) 5, 2, 3, 2, 4: Tidak mungkin, karena ada simpul berderajat 5
(b) 4, 4, 3, 2, 3: Mungkin [contoh banyak]
(c) 3, 3, 2, 3, 2: Tidak mungkin, karena jumlah simpul berderajat ganjil ada 3 buah (alasan lain, karena jumlah derajat ganjil)
(d) 4, 4, 1, 3, 2: Tidak mungkin, karena simpul-1 dan simpul-2 harus bertetangga dengan simpul sisanya, berarti simpul-3 minimal berderajat 2 (kontradiksi dengan simpul-3 berderajat 1)
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
Beberapa Graf Khusus
40
41
42
Latihan
43
r = 8 -> n = 32/8 = 4 -> tidak mungkin membuat graf sederhana.
r = 16 -> n = 32/16 = 2 -> tidak mungkin membuat graf sederhana.
44
45
46
Representasi Graf
47
48
49
50
51
52
Graf Isomorfik
53
→ isomorfik!
54
Graf Isomorfik
55
56
57
58
59
Latihan
60
Latihan
61
Latihan
62
63
Graf Planar (Planar Graph) dan Graf Bidang (Plane Graph)
64
65
66
Aplikasi Graf Planar
67
Aplikasi Graf Planar
68
Latihan
69
70
n – e + f = 2 (Rumus Euler)
7 – 11 + 6 = 2.
71
Latihan
72
Jawaban:
jumlah derajat = 2 × jumlah sisi,
sehingga
jumlah sisi = e = jumlah derajat/2 = 96/2 = 48
f = 2 – n + e = 2 – 24 + 48 = 26 buah.
73
e ≤ 3n – 6
74
6 ≤ 3(4) – 6. Jadi, K4 adalah graf planar.
Pada graf K5, n = 5 dan e = 10, tidak memenuhi ketidaksamaan Euler sebab
10 ≥ 3(5) – 6. Jadi, K5 tidak planar
K4 K5 K3,3
75
76
77
78
79
80
81
82
Latihan
83
Jawaban:
84
Gambar (a) Graf Petersen
(b) G1 adalah upagraf dari G
(c) G2 homeomorfik dengan G1
(d) G2 isomorfik dengan K3,3
Lintasan dan Sirkuit Euler
85
86
87
88
89
Latihan
90
Lintasan dan Sirkuit Hamilton
91
92
93
94
95
96
Latihan
97
Jawaban:
98