1 of 29

Analisis Menyilang

PELATIHAN PENGEMBANGAN DIRI ASESOR (PPDA) TAHUN 2022

(3 JP)

Sesi 4

2 of 29

Tujuan Analisis Menyilang

  1. Mengidentifikasi kesulitan asesor melakukan analisis menyilang
  1. Mengulang ingat teknik melakukan analisis menyilang
  1. Mengidentifikasi capaian kinerja pada setiap komponen yang masih rendah
  1. Mempraktikkan analisis menyilang berdasarkan hasil penilaian level kinerja

Akreditasi Bermutu

3 of 29

Skenario Kegiatan PPDA

Sesi Analis Menyilang

Membahas Solusi Analiss Kebutuhan & Tugas Asinkronus

20 menit

Teknik Melakukan Analisis Menyilang

60 menit

Tanya Jawab

25 menit

Tes Sesi

20 menit

Refleksi & Langkah Aksi

10 menit

Akreditasi Bermutu

4 of 29

Tugas Pendamping sebelum pelatihan

  1. Pendamping mengecek siapa yang belum mengirimkan jawaban Analisis Kebutuhan dan mengingatkan peserta di WA grup.
  1. Pendamping membuat grafik untuk semua pertanyaan, sehingga narsum mengetahui apa yang harus dijelaskan ke peserta
  1. Masukan semua grafik dalam slide ppt berikut ini

5 of 29

Grafik Hasil Analisis Kebutuhan

Apakah Anda melakukan Analisis Menyilang sblm menuliskan Rekomendasi?

6 of 29

  1. Jika tidak, apa alasannya

Hasil Analisis Kebutuhan

  • Kurang Waktu
  • Sebagai Asesor 2

7 of 29

Grafik Hasil Analisis Kebutuhan

Apakah Anda mengalami kesulitan dalam melakukan Analisis Menyilang?

8 of 29

  1. Jika Ya, apa alasannya

Hasil Analisis Kebutuhan

  • Bingung bagaimana cara menghubungkan butir2 nya.
  • Kurang waktu mengerjakannya

9 of 29

Tugas Narasumber

    • Narsum melihat grafik hasil analisis Kebutuhan yang dibuat oleh pendamping pada slide PPT

    • Narsum harus memberitahukan solusi dari kesulitan asesor berdasarkan hasil analisis kebutuhan yang paling banyak dipilih peserta. Jadi pada bagian ini narsum yang aktif menjelaskan (memberi solusi). JANGAN DILAKUKAN diskusi sebelum semua topik yang sulit (belum jelas) dibahas.

    • Narsum membahas tugas asinkronus
    • Narsum menjelaskan tentang analisis menyilang sesuai materi yang diberikan.

10 of 29

Membahas Solusi Analisis Kebutuhan & Tugas Asinkronus

  • 20 Menit

11 of 29

Butir-butir mana yang saling berhubungan

No

Butir disetiap komponen yang berkorelasi

Butir lain

1

Butir 10,

Berkorelasi dengan butir 3, 13, 22, 29, dan 34

2

Butir 19

Berkorelasi dengan butir 22

3

Butir 21

Berkorelasi dengan butir 13, 19, dan 22

12 of 29

Tugas Asinkronus

Butir yang saling berhubungan (khususnya nilai 2)

Butir 21

PKB bukan insiatif guru, tp dr Kepsek

Butir 10

Hasil bljr tdk meningkat selama 3 thn

Butir 29

Mengembangkan Kurikulum tdk berdsrkan evaluasi utk pperbaikan

Butir 34

Layanan BK blm ke semua aspek. SDM blm mencukupi kebutuhan

Butir 19

Guru Menyusun RPP kurang sistematis

Butir 22 Metode/Media tdk sesuai Tujuan pembelajaran

Butir 13

Penilaian hsl bljr tdk digunakan utl perbaikan pembelajaran

Butir 3

Tangguh dan tanggung jawab

Kunci Jawaban

13 of 29

Teknik Melakukan Analisis Menyilang

  • 60 Menit

14 of 29

Analisis menyilang

Asesor harus melakukan analisis menyilang Antar butir dalam 1 komponen

Asesor harus melakukan analisis menyilang Antar butir dalam komponen dan sub komponen yang bebeda

15 of 29

INGAT KERANGKA IASP 2020 SEBELUM MENGHUBUNGKAN BUTIR-BUTIR

16 of 29

  • Komponen mutu lulusan dipengaruhi secara langsung oleh komponen proses pembelajaran dan mutu guru
  • Komponen mutu guru mempengaruhi proses pembelajaran dan mutu lulusan
  • Komponen manajemen sekolah mempengaruhi komponen mutu guru dan proses pembelajaran
  • Komponen manajemen sekolah tidak mempengaruhi langsung terhadap komponen mutu lulusan, tetapi harus melalui komponen proses pembelajaran dan mutu guru.

Perhatikan tanda panah yang berwana hitam, yang berpengaruh langsung

Oleh karena itu, pada waktu menghubungkan butir-butir IASP 2020 perhatikan konsep pengaruh langsung dari kerangka pikir IASP 2020.

Jadi, Ketika anda ingin menghubungkan butir-butir mutu lulusan, maka butir-butir pada komponen mutu guru atau proses pembelajaran yang anda harus cari hubunganya lebih dahulu.

KERANGKA PIKIR

17 of 29

Masih ingat tahapan Analisis Menyilang?

18 of 29

Contoh Analisis Menyilang

MUTU LULUSAN

PROSES PEMBELAJARAN

MUTU GURU

MANAJEMEN SEKOLAH

Analisis Silang

  1. Butir-butir kompetensi siswa rendah khususnya butir 8 (Kreatifitas dan inovasi), hal ini diduga berkorelasi dengan komponen proses pembelajaran, sub komponen iklim belajar, butir 16 kempetensi literasi

  • Butir-butir pada pengembangan karakter siswa kurang baik khususnya butir 3 (Menunjukkan perilaku kerja keras, tangguh, dan bertanggung jawab), hal ini diduga berkorelasi dengan komponen manajemen sekolah, sub komponen Pengelolaan Kesiswaan, butir 34 pelayanan bimbingan dan konseling

19 of 29

Contoh Analisis Menyilang

MUTU LULUSAN

PROSES PEMBELAJARAN

MUTU GURU

MANAJEMEN SEKOLAH

Analisis Silang

  1. Butir-butir kompetensi siswa rendah khususnya butir 8 (Kreatifitas dan inovasi), hal ini diduga berkorelasi dengan komponen proses pembelajaran, sub komponen iklim belajar, butir 16 kempetensi literasi

  • Butir-butir pada pengembangan karakter siswa kurang baik khususnya butir 3 (Menunjukkan perilaku kerja keras, tangguh, dan bertanggung jawab), hal ini diduga berkorelasi dengan komponen manajemen sekolah, sub komponen Pengelolaan Kesiswaan, butir 34 pelayanan bimbingan dan konseling
  1. Butir 16 pada sub komponen iklim belajar sangat rendah, hal ini diduga berkorelasi dengan komponen mutu guru, sub komponen pengembangan profesi guru, butir 21 (Melakukan pengembangan profesi berkelanjutan)

  • Butir 18 pada sub komponen pemanfaatan sarana dan prasarana penunjang proses pembelajaran sangat rendah, hal ini diduga berkorelasi dengan butir 21 (Melakukan pengembangan profesi berkelanjutan), butir 30 pada sub komponen Pengelolaan Guru dan Tenaga Kependidikan dan 31 pada sub komponen Pengelolaan Sarana Prasarana

20 of 29

Contoh Analisis Menyilang

MUTU LULUSAN

PROSES PEMBELAJARAN

MUTU GURU

MANAJEMEN SEKOLAH

Analisis Silang

  1. Butir-butir kompetensi siswa rendah khususnya butir 8 (Kreatifitas dan inovasi), hal ini diduga berkorelasi dengan komponen proses pembelajaran, sub komponen iklim belajar, butir 16 kempetensi literasi

  • Butir-butir pada pengembangan karakter siswa kurang baik khususnya butir 3 (Menunjukkan perilaku kerja keras, tangguh, dan bertanggung jawab), hal ini diduga berkorelasi dengan komponen manajemen sekolah, sub komponen Pengelolaan Kesiswaan, butir 34 pelayanan bimbingan dan konseling
  1. Butir 16 pada sub komponen iklim belajar sangat rendah, hal ini diduga berkorelasi dengan komponen mutu guru, sub komponen pengembangan profesi guru, butir 21 (Melakukan pengembangan profesi berkelanjutan)

  • Butir 18 pada sub komponen pemanfaatan sarana dan prasarana penunjang proses pembelajaran sangat rendah, hal ini diduga berkorelasi dengan butir 21 (Melakukan pengembangan profesi berkelanjutan), butir 30 pada sub komponen Pengelolaan Guru dan Tenaga Kependidikan dan 31 pada sub komponen Pengelolaan Sarana Prasarana

Pada sub komponen kompetensi guru dan pemgembangan profesi guru belum memperoleh nilai yang baik, khusunya butir 21 (Melakukan pengembangan profesi berkelanjutan), hal ini diduga berkolerasi dengan butir 16 dan 18 komponen proses pembelajaran, serta butir 30 (Pengelolaan Guru dan Tenaga Kependidikan)

21 of 29

Contoh Analisis Menyilang

MUTU LULUSAN

PROSES PEMBELAJARAN

MUTU GURU

MANAJEMEN SEKOLAH

Analisis Silang

  1. Butir-butir kompetensi siswa rendah khususnya butir 8 (Kreatifitas dan inovasi), hal ini diduga berkorelasi dengan komponen proses pembelajaran, sub komponen iklim belajar, butir 16 kempetensi literasi

  • Butir-butir pada pengembangan karakter siswa kurang baik khususnya butir 3 (Menunjukkan perilaku kerja keras, tangguh, dan bertanggung jawab), hal ini diduga berkorelasi dengan komponen manajemen sekolah, sub komponen Pengelolaan Kesiswaan, butir 34 pelayanan bimbingan dan konseling
  1. Butir 16 pada sub komponen iklim belajar sangat rendah, hal ini diduga berkorelasi dengan komponen mutu guru, sub komponen pengembangan profesi guru, butir 21 (Melakukan pengembangan profesi berkelanjutan)

  • Butir 18 pada sub komponen pemanfaatan sarana dan prasarana penunjang proses pembelajaran sangat rendah, hal ini diduga berkorelasi dengan butir 21 (Melakukan pengembangan profesi berkelanjutan), butir 30 pada sub komponen Pengelolaan Guru dan Tenaga Kependidikan dan 31 pada sub komponen Pengelolaan Sarana Prasarana

Pada sub komponen kompetensi guru dan pemgembangan profesi guru belum memperoleh nilai yang baik, khusunya butir 21 (Melakukan pengembangan profesi berkelanjutan), hal ini diduga berkolerasi dengan butir 16 dan 18 komponen proses pembelajaran, serta butir 30 (Pengelolaan Guru dan Tenaga Kependidikan)

hampir semua butir pada komponen manajemen sekolah memiliki nilai yang rendah, hal ini diduga berkorelasi dengan komponen-komponen lain yang juga nilainya rendah. Oleh karena itu dapat dipastikan komponen manajemen sekolah yang menjadi penyebab utama permasalahan dalam sekolah ini, sehingga komponen manajemen sekolah menjadi prioritas untuk diperbaiki.

22 of 29

Contoh Analisis menyilang

23 of 29

9

3

18

19

32

28

24 of 29

Tanya Jawab

20 Menit

25 of 29

Tes Sesi

20 Menit

26 of 29

Buatlah Analisis Menyilang

Pertanyaan:

  1. Buatlah analisis menyilang untuk komponen mutu lulusan
  2. Buatlah analisis menyilang untuk komponen proses pembelajaran
  3. Buatlah analisis menyilang untuk komponen mutu guru
  4. Buatlah analisis menyilang untuk komponen manajemen sekola

SOAL TES

27 of 29

Refleksi

10 Menit

28 of 29

PROSEDUR REFLEKSI

  • Klik link : ……………………. yang di share di chat room oleh panitia.
  • Silahkan peserta pelatihan calon asesor mengisi form secara individu selama max 10 menit.
  • Panitia menyalakan music background selama pengisian refleksi

29 of 29

Terima kasih!

Akreditasi Bermutu