1 of 33

PEMASARAN

Pemasaran merupakan suatu proses dari pertukaran yang mencakup serangkaian kegiatan untuk memindahkan barang-barang atau jasa-jasa dari sektor produksi ke sektor konsumsi.

2 of 33

Saluran dan lembaga pemasaran

  • Aliran barang dari produsen ke konsumen terjadi karena adanya peranan lembaga pemasaran.

  • Lembaga pemasaran merupakan badan usaha atau individu yg menyelenggarakan pemasaran, menyalurkan jasa dan komoditas dari produsen ke konsumen akhir serta mempunyai hubungan dengan badan usaha atau individu lainnya.

  • Dalam upaya utk memperlancar proses pengaliran arus barang/jasa dari produsen ke konsumen perlu dipertimbangkan saluran pemasaran yang akan digunakan.

  • Saluran pemasaran yang dipakai dapat sederhana dapat pula kompleks tergantung dari :
    1. Sistem pasar
    2. Macam komoditas

3 of 33

Saluran Pemasaran

Produsen

Pengumpul

Ped. Besar

Ped. Pengecer

Konsumen Akhir

Produsen

Produsen

Produsen

Pengumpul

Ped. Pengecer

Konsumen Akhir

Konsumen Akhir

Konsumen Akhir

Ped. Pengecer

Saluran

Tiga tingkat

Saluran

Dua tingkat

Saluran

Satu tingkat

Saluran

Nol tingkat

4 of 33

Lembaga-lembaga pemasaran

  • Pedagang pengumpul (lokal assemblers) yaitu pedagang yang membeli hasil-hasil pertanian dari petani-petani produsen, kemudian hasil itu dikumpulkan pada suatu atau beberapa tempat dan dijual kepada pedagang-pedagang lainnya.

  • Pedagang penerima dan penyebar (wholesaler), yaitu pedagang yang membeli barang dalam jumlah yang besar dari pedagang-pedagang pengumpul yang kemudian barang itu disimpan untuk dijual kepada pedagang-pedagang lain. Mereka yang menerima barang dan kemudian menjualnya ke pedagang pengecer disebut pedagang penyebar (wholesaler distributor), sedang yang tidak langsung menjualnya ke pedagang pengecer disebut pedagang penerima (wholesaler receiver), keduanya sering disebut Jobber.

  • Pedagang pengecer (retailer) yaitu mereka yang secara langsung menjual atau mengecerkan barang kepada konsumen.

5 of 33

pemasaran pertanian meliputi :

  • Pemasaran barang-barang yang dihasilkan petani

  • Pemasaran sarana produksi pertanian :
    1. Pupuk
    2. Obat-obatan distribusi
    3. Alat-alat pertanian

6 of 33

Petani

Ped.pengumpul

Pabrik

penggilingan

Ped.besar

penerima

Ped. Besar

penyebar

Ped.Pengecer

konsumen

7 of 33

Masalah-masalah dalam pemasaran pertanian :

  • Produksi diperoleh dari usaha kecil-kecilan (small scale production)

  • Produksi bersifat musiman

  • Produksi berpencar

  • Produk-produk hasil pertanian bersifat berat (bulky), mengambil banyak tempat (voluminous) dan cepat atau mudah busuk (perishable)

8 of 33

Fungsi-fungsi pemasaran

  • Fungsi pemasaran yaitu mengusahakan agar pembeli memperoleh barang yang diinginkan pada tempat, waktu, bentuk dan harga yang tepat.
  • Fungsi-fungsi pemasaran dilaksanakan oleh lembaga pemasaran
  • Pada prinsipnya terdapat tiga fungsi tipe fungsi pemasaran yaitu : Fungsi pertukaran (exchange function); fungsi fisik (physical Function) dan fungsi pelancar atau penyediaan fasilitas (facilitating function).

9 of 33

Fungsi pemasaran

Fungsi Pelancar

Fungsi Fisik

Fungsi Pertukaran

10 of 33

A. FUNGSI PERTUKARAN

1.PENJUALAN

Dalam melaksanakan fungsi penjualan, produsen atau lembaga pemasaran yang berada pada rantai pemasaran sebelumnya harus memperhatikan kualitas, kuantitas, bentuk, dan waktu, serta harga yang diinginkan konsumen atau lembaga pemasaran yang ada pada rantai pemasaran berikutnya. Sasaran penjualan adalah mengalihkan barang ke pembeli dengan harga memuaskan.

11 of 33

Kegiatan penjualan dapat dilaksanakan melalui:

  • Penjualan melalui inspeksi (pengawasan, pemeriksaan)
  • Penjualan melalui sample (contoh) berdasarkan prinsip standarisasi, sehingga contoh barang yang diperdagangkan akan merupakan wakil untuk semua unit barang yang akan dijual
  • Penjualan dengan penggambaran (deskripsi).
  • Penjualan kombinasi yaitu tersedianya contoh yang menginformasikan semua barang yang tersedia dan katalog dari barang.

12 of 33

Penjualan modern meliputi kegiatan:

  • Penelitian pasar dan perencanaan

Memperhitungkan pendapatan konsumen serta cara-cara bagaimana konsumen membelanjakan pendapatannya, bagaimana pengaruh harga terhadap permintaan, pengaruh persaingan dan penilaian terhadap akibat adanya penjualan dalam keadaan perdagangan pada umumnya

  • Pemilihan saluran distribusi

Mencakup pengambilan keputusan dengan memperhatikan macam disribusi mana yang paling efektif. Penentuan syarat penjualan

  • Cara-cara pembayaran, misalnya potongan harga dan kredit
  • Kualitas dan kuantitas barang yang dijual
  • Hal lainnya yang ada hubungannya dengan penjualan
  • Membuat kontak dengan pembeli.
  • Pemindahan hak milik atas barang

13 of 33

2. PEMBELIAN

Pembelian terdiri dari kegiatan:

  • Penentuan macam, jumlah, kualitas barang yang akan dibeli
  • Mencari sumber penawaran dan pengumpulan barang
  • Penentuan tempat sumber penawaran
  • Mengetahui keadaan pasar tentang persediaan barang, harga, macam barang dan barang substitusi
  • Merundingkan syarat pembelian ; macam, jumlah, kualitas, tanggal penyerahan
  • Pemindahan hak milik

14 of 33

Menurut tujuannya, pembelian dapat dibedakan menjadi:

  • Pembelian untuk konsumsi
  • Pembelian untuk bahan dasar
  • Pembelian untuk dijual lagi

15 of 33

B. FUNGSI FISIK

Meliputi kegiatan yang secara langsung diperlakukan terhadap komoditi pertanian, sehingga komoditi pertanian tersebut mengalami tambahan guna tempat dan guna waktu. Maka fungsi fisik ini meliputi pengangkutan dan penyimpanan

16 of 33

Fungsi Pengangkutan

  • Yaitu suatu fungsi yang meliputi kegiatan yang ditujukan untuk menggerakkan barang-barang dari tempat produksi ke tempat di mana barang tsb dibutuhkan.

  • Fungsi pengangkutan menciptakan kegunaan tempat.
  • Mencakup kegiatan :
    1. Memilih alat angkut
    2. Perencanaan
    3. Biaya-biaya yang diperlukan

  • Upaya menurunkan biaya pengangkutan :
    • Membuka dan memperbaiki jaringan jalan
    • Menggunakan fasilitas pengangkutan dan kapasitas angkut dengan jarak bepergian yang max.
    • Mengurangi pembusukan, kerusakan dan susut selama perjalanan
    • Adanya keseragaman tarif angkutan dan mengurangi pajak bagi perusahaan angkutan.

17 of 33

  • Pengangkutan hasil pertanian yang sifat pemasarannya cepat dan mudah rusak memerlukan kecepatan, perawatan, handling tambahan selama perjalanan. Bila terlambat, muncul resiko seperti turunnya harga barang di pasar yang dituju; merosotnya kualitas barang.
  • Untuk meningkatkan efisiensi transportasi, maka harus diperhatikan aspek-aspek antara lain, jenis alat angkut, resiko kerusakan selama pengangkutan, kapasitas muatan dan keadaan daerah antara produsen dan konsumen.

18 of 33

Fungsi Penyimpanan

  • Bertujuan utk memperlakukan benda atau barang guna menjamin ketersediaan barang yg bersangkutan pada waktu yang dibutuhkan.

  • Hasil pert. Musiman dibutuhkan tiap hari penyimpanan

kegunaan waktu (time utility)

  • Penyimpanan jaminan stabilitas harga ?

  • Produksi harga disimpan barang yang beredar harga

  • Produksi harga simpanan dikeluarkan barang yang beredar harga

  • Fungsi penyimpanan meliputi kegiatan :
    1. Menampung dan menjaga ketersediaan secara terus menerus hasil yg diperoleh dari proses produksi yang bersifat musiman
    2. Menjaga kelancaran dari pengaliran barang-barang setiap saat tanpa ada hambatan-hambatan.

19 of 33

  • Penyimpanan berarti menahan barang selama jangka waktu tertentu antara dihasilkan sampai dengan dijual. Fungsi penyimpanan diperlukan karena produksi komoditi pertanian bersifat musiman,sedangkan pola konsumsi bersifat relatif tetap dari waktu ke waktu. Penyimpanan menciptakan kegunaan waktu.
  • Penyimpanan dilakukan dengan berbagai alasan, antara lain
    • Sifat musiman produksi, >>>>permintaan produk berlangsung sepanjang tahun
    • Menunggu pengangkutan, pengolahan dan selama pembelian dan penjualan >>>> Untuk mendapatkan harga yang lebih baik
    • Mengurangi fluktuasi harga yang berlebihan
    • Menghindari serangan hama dan penyakit selama proses pemasaran berlangsung
  • Dalam menentukan berapa lama barang disimpan akan dipertimbangkan hubungan antara ukuran produk (size), sifat produk, hubungan masa produksi.

20 of 33

Penyimpanan mempunyai resiko:

  • Perubahan harga

Kenaikan harga yang terjadi selama penyimpanan tidak selalu cukup untuk menutupi ongkos penyimpanan, bahkan terkadang harga bisa turun

  • Merosotnya kualitas

Perubahan kualitas pada produk hasil pertanian terutama disebabkan oleh proses pembusukan karena proses autolysis, kimiawi, dan perombakan protein oleh bakteri dan penjamuran.

  • Berkurangnya jumlah barang

Kekeringan (dehydration) merupakan berkurangnya berat barang merupakan resiko penyimpanan, juga hilang, kecurian atau proses pembusukan lebih lanjut selama proses penyimpanan.

21 of 33

C. FUNGSI PELANCAR / PENYEDIAAN FASILITAS�

  • Fungsi ini pada hakekatnya untuk memperlancar fungsi pertukaran dan fungsi fisik. Fungsi ini merupakan usaha perbaikan sestem pemasaran untuk meningkatkan efisiensi operasional dan efisiensi penetapan harga.
  • Fungsi ini meliputi pembiayaan/permodalan, penanggungan resiko, standarisasi dan grading, serta informasi pasar

22 of 33

PEMBIAYAAN

  • Pembiayaan berarti mencari dan mengurus modal uang yang berkaitan dengan transaksi dalam arus barang dari sektor produksi sampai konsumsi. Petani butuh capital/kredit pada fase selama memiliki barang dan menunggu penjualan atau pembayaran. Pedagang besar membiayai stok dan fasilitas lainnya (processing, storage, alat pengangkutan, dll). Pedagang eceran mengeluarkan biaya untuk alasan penjualan.
  • Pembiayaan erat dengan kredit yang berarti menggunakan modal uang orang lain yang harus dibayar kembali berikut bunga. Kredit bisa diperoleh dari swasta (perorangan), bank pemerintah, bank komersil, organisasi social, bank desa, koperasi.

23 of 33

Fungsi Pembiayaan

  • Bertujuan utk mencari atau mengurus dana baik berupa uang cash maupun berupa kredit utk dipakai membiayai segala usaha yg ditujukan utk mengalirkan barang dari produsen ke konsumen.

  • Biaya pemasaran yaitu biaya yang dikeluarkan dalam proses pergerakan barang dari produsen ke konsumen

  • Pos-pos pengeluaran yg mrpkan biaya pemasaran hasil-hasil pertanian : pengangkutan, penyimpanan, resiko-resiko, bunga kredit, pengepakan, pengolahan, pajak, dll.

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi biaya pemasaran :
    1. Letak lokasi/pusat produksi ke pusat konsumsi
    2. Jenis komoditi/barang
    3. Kerusakan
    4. Penyusutan
    5. kehilangan

24 of 33

2. PENANGGULANGAN RESIKO

  • Diartikan sebagai ketidakpastian dalam hubungannya dengan ongkos, kerugian, kerusakan. Dalam pemasaran pertanian dijumpai resiko berdasarkan penyebabnya :
    • Resiko timbul karena sifat produk (organisme hidup yang rentan perubahan lingkungan). Hasil produksi pertanian merupakan organisme hidup yang akan mengalami proses enzymatis dan perombakan protein oleh bakteri, sehingga mudah menjadi busuk. Disamping itu umumnya sebagian besar terdiri memiliki kandungan air yang tinggi dan akan mengalami penguapan yang akan mengakibatkan terjadinya pengurangan berat yang akan terjadi selama proses pemasaran.
    • Perubahan kondisi pasar (fluktuasi harga; tempat; waktu; persaingan; barang substitusi)

25 of 33

  • Resiko karena fluktuasi harga. Perubahan harga menyebabkan timbulnya kerugian aktual atau kehilangan laba potensial bagi pihak penjual dan pembeli. Perubahan harga disebabkan oleh ketidakseimbangan dalam permintaan dan penawaran.
  • Resiko karena tempat. Kenyataannya barang yang sama harganya tidak selalu sama pada pasar (tempat) yang berbeda.
  • Resiko karena unsur waktu. Risko ini ditanggung oleh produsen, grosir, dan pedagang eceran. Petani menggunkan modal, tenaga kerja untuk berproduksi, tetapi pada saat panen, permintaa dan harga hasil produksi menurun. Pedagang grosir/eceran membeli barang untuk dijual kembali, dimana pada saat harga yang tidak memberi keuntungan

26 of 33

  • Resiko persaingan. Risiko ini bisa timbul karena tindakan pesaing dalam usahanya untuk memperoleh laba. Hal yang perlu dilaukan antara lain, perbaikan kualitas, penurunan biaya produksi sehingga produsen dapat menurunkan harga produknya di pasaran, perbaikan metode penjualan.
  • Resiko harga barang substitusi. Penurunan harga barang substitusi akan mengalihkan perhatian konsumen untuk membeli barang substitusi tersebut.

27 of 33

Penyebab alamiah:

  • Mencakup kemungkinan timbulnya kerugian karena penyebab yang diluar kekuasaan manusia, misalnya angin topan, banjir, kebakaran.

Unsur manusia dan pemerintah.

  • Meliputi kecurangan pegawai, debitur tidak membayar kredit, pekerjaan yang menimbulkan pemborosan, kecerobohan pegawai, pemogokan, kecelakaan pegawai, dll. Jenis resiko yang semakin penting adalah tindakan pemerintah misalnya penarikan pajak, penetapan harga maksimum dan minimum dari barang.

28 of 33

Usaha pencegahan timbulnya resiko

  • Usaha manajemen individual.
  • Usaha penjualan efektif.
  • Pengetahuan tentang pasar..
  • Tindakan bersama..
  • Pengaturan dan bantuan dari pemerintah.

Mengalihkan atau membagi resiko kepada pihak lain

  • Asuransi.
  • kontrak pembelian dan penjualan.
  • Hedging pada perdagangan berjangka. Hedging diartikan pelaksanaan dua macam transaksi (pembelian dan penjualan) secara simultan tetapi saling mengkompensasi satu sama lain pada dua pasar berbeda, yaitu pasar tunai (cash market, spot market) dan pasar berjangka (future market).

29 of 33

3. INFORMASI PASAR

Informasi pasar yang tepat mengurangi resiko usaha. Tafsiran informasi pasar yang tepat dapat digunakan untuk pengambilan keputusan tepat.

Fungsi informasi pasar meliputi :

  • Pengumpulan informasi (fakta, gejala yang timbul sekitar arus barang di masyarakat)
  • Komunikasi ( penyampaian dan penyebaran) infrmasi kpd pihak yang membutuhkan
  • Penafsiran (interprets) secara hati2 atas informasi
  • Pengambilan keputusan sesuai dengan rencana dan kebijaksanaan perusahaan, badan, orang bersangkutan
  • Pengumpulan informasi pasar berasal dari berbagai sumber antara lain:
    • Analisa catatan intern perusahaan
    • Publikasi pemerintah, trade association, dan sebagainya
    • Penelitian pasar spesifik

30 of 33

4. STANDARISASI DAN GRADING

  • Standarisasi berarti penentuan atau penetapan standard golongan untuk barang-barang.
  • Standard adalah suatu ukuran atau ketentuan mutu yang diterima oleh umum sebagai suatu yang mempunyai nilai tetap.
  • Suatu standar ditentukan atas ciri produk yang dapat berpengaruh pada nilai komersil barang (ukuran, bentuk, warna, rasa, kandungan air, ciri lainnya).
  • Standar harus dinyatakan secara obyektif dalam bentuk skala ukuran, sehingga harus ditentukan dari hasil penelitian ilmiah yang ditetapkan oleh persekutuan dagang, pemerintah, badan khusus yang legal.

31 of 33

  • Grading adalah memilih barang untuk dimasukkan ke dalam kelas yang ditetapkan dengan standarisasi. Produk yang dipilih punya mutu dan ciri yang hampir sama misal dalam bentuk dan ukuran.
  • Standarisasi dan grading mendatangkan penghematan dalam penyaluran fisik karena dapat melindungi barang dagangan yang berada dalam perpindahan terhadap kerusakan, mengurangi ongkos dengan adanya penghematan biaya angkutan dan penyimpanan.

32 of 33

  • Kesulitan dalam melakukan grading produk pertanian:
    • Selama proses pemasaran, mutu produk yang tadinya baik, mungkin berubah setelah sampai di tempat lain.
    • Produk mungkin rusak atau berkurang berat selama pengangkutan, penyimpanan
    • Suatu produk di suatu tempat memenuhi syarat tertentu tetapi setelah sampai di tempat lain mungkin berubah

33 of 33

TUGAS

  • Aspek apa saja yang harus diperhatikan dalam proses pengangkutan ?
  • Apa keuntungan dari proses standarisasi dan grading ?