1 of 23

Tim

Ketua Peneliti : Arif T Setyanto

Anggota Peneliti : Aditya N Priyatama, Nugraha Arif K,

Fadjri Kirana A, Rini Setyowati, Afia Fitriani

Sistem Monitoring Kesehatan Mental sebagai Upaya

Pencegahan dan Penanganan

Masalah Psikologis pada Mahasiswa

Riset Grup

Community Empowerment and Mental Health (CEMH)

Fakultas Psikologi, Universitas Sebelas Maret

2 of 23

Pendahuluan

3 of 23

Medical Center UNS mencatat temuan sebanyak 165 kali kunjungan dari 115 klien yang mengakses layanan psikologis dalam kurun waktu 2016-2019.

Berdasarkan laporan pendampingan kasus, ditemukan bahwa masalah kesehatan tertinggi yang dialami mahasiswa adalah depresi (25%) dan gangguan kecemasan (29%).

4 of 23

Temuan tersebut merefleksikan pentingnya membangun

sistem monitoring kesehatan mental di lingkungan kampus.

Sistem ini utamanya dilakukan dengan deteksi dini kesehatan mental mahasiswa untuk memetakan kelompok sehat, beresiko, dan gangguan, supaya dapat mengidentifikasi kebutuhan universitas dalam optimalisasi kesehatan dan proses pembelajaran mahasiswa.

5 of 23

Metode Penelitian

Desain

Survei potong lintang dilakukan dengan random sampling pada 423 mahasiswa lama dan 473 mahasiswa baru UNS dari 11 fakultas. Asesmen dilakukan secara daring selama bulan Juli-September 2022 melalui:

https://linktr.ee/monitoringkesehatanmentaluns

Instrumen

  1. Beck Depression Inventory (BDI)
  2. Taylor Minnesota Anxiety Scale (TMAS)
  3. Attitudes Toward Seeking Professional Psychological Help-Short Form (ATSPPH-SF)

6 of 23

Hasil Penelitian

(Demografi)

7 of 23

Hasil Asesmen

8 of 23

Prevalensi Depresi

(Mahasiswa Lama)

Depresi ringan:

103 (24.35%)

Depresi sedang:

61 (14.42%)

Depresi berat:

27 (6.38%)

9 of 23

Prevalensi Depresi per Fakultas

(Mahasiswa Lama)

  • Angka depresi sedang tertinggi pada mahasiswa lama terdapat pada FSRD
  • Angka depresi ekstrim tertinggi pada mahasiswa lama terdapat pada FEB

10 of 23

Prevalensi Depresi per Fakultas

(Mahasiswa Lama)

  • Angka depresi sedang tertinggi pada mahasiswa lama terdapat pada FK
  • Angka depresi ekstrim tertinggi pada mahasiswa lama terdapat pada FIB

11 of 23

Prevalensi Gangguan Kecemasan

(Mahasiswa Lama & Baru)

Kecemasan rendah : 21 (4.96%)

Kecemasan sedang: 62 (14.66%)

Kecemasan tinggi : 340 (80.38%)

Kecemasan rendah : 20 (4.23%)

Kecemasan sedang: 107 (22.62%)

Kecemasan tinggi : 346 (73.15%)

Mahasiswa Lama

Mahasiswa Baru

12 of 23

Prevalensi Kecemasan per Fakultas

(Mahasiswa Lama & Baru)

  • Angka kecemasan tinggi tertinggi pada mahasiswa lama terdapat pada FIB
  • Angka kecemasan tinggi tertinggi pada mahasiswa baru terdapat pada FPSI

13 of 23

Prevalensi Depresi per Semester

Smt.

N

Kategori

2

115

20,90

Depresi Ringan

4

162

17,88

Batas Depresi

6

90

21,03

Depresi Ringan

8

32

21,75

Depresi Ringan

10

8

19,00

Batas Depresi

>10

13

29,15

Depresi Ringan

14 of 23

Prevalensi Kecemasan per Semester

Smt.

N

Kategori

2

115

20,90

Depresi Ringan

4

162

17,88

Batas Depresi

6

90

21,03

Depresi Ringan

8

32

21,75

Depresi Ringan

10

8

19,00

Batas Depresi

>10

13

29,15

Depresi Ringan

15 of 23

Sumber Permasalahan (Mahasiswa Lama)

16 of 23

Sumber Permasalahan (Mahasiswa Baru)

17 of 23

Kepada siapa mereka cenderung mencari bantuan?

Kategori perilaku mencari bantuan

Perilaku Mencari Bantuan

  1. Relasi terdekat, seperti teman, orang tua, anggota keluarga, pasangan.
  2. Tidak mencari bantuan pada siapapun, menulis, bercerita kepada Tuhan
  3. Mencari bantuan profesional

Mahasiswa lama

Rendah : 46 (10.88%)

Sedang : 228 (53.90%)

Tinggi : 149 (35.22%)

Mahasiswa baru

Rendah : 44 (9.30%)

Sedang : 284 (60.00%)

Tinggi : 145 (30.70%)

18 of 23

Standardisasi �Layanan Konseling Mahasiswa

di Lingkungan UNS

19 of 23

Mekanisme konseling di tingkat

Prodi - Universitas

20 of 23

Usulan Bagan Alur Layanan Kesehatan Mental UNS

21 of 23

22 of 23

USULAN PROGRAM �DI TINGKAT UNIVERSITAS

PROMOTIF

Program psikoedukasi scr rutin dan terjadwal

(Petugas: Direktorat Reputasi Akademik & Kemahasiswaan bekerjasama Tim Student Mental Wellness UNS)

PREVENTIF

Melakukan screening Kesehatan mental berkala

(Petugas: Konselor di Tingkat Fakultas,

Tim Student Mental Wellness UNS bekerjasama dengan Direktorat Reputasi Akademik & Kemahasiswaan )

KURATIF

Melakukan penanganan gang.mental psikologis pada mahasiswa yang rentan atau terdiagnosa mengalami gang.mental psikologis

(Petugas: Univ/Fakultas merujuk ke UNS Medical Center/ RS.UNS )

REHABILITATIF

Melakukan upaya pemulihan pasca penanganan gangguan agar dapat berinteraksi dan beradaptasi secara normal kembali

(Petugas: Tim Student Mental Wellness UNS bekerjasama dengan Prodi & Fakultas di Lingk.UNS)

23 of 23

Terima Kasih