1 of 21

Pendorong E-Business

Fauzan Asrin, S.Kom., M.Kom

TREYresearch

2 of 21

LATAR BELAKANG � KEBUTUHAN AKAN E-BISNI S�

Pergeseran dari sistem warisan atau client-server untuk e-bisnis dalam lingkungan komputasi network-centric memungkinkan perusahaan untuk menjadi proaktif dan bukan reaktif, kesadaran akan bisnis bukan kesadaran akan lingkungan, dan yang terpenting fokus pada pelanggan daripada fokus pada layanan teknologi informasi. Sementara transisi dalam e-bisnis ini terus berjalan, sejumlah tren utama cenderung akan

Ada hal yang menjadi latar belakang akan kebutuhan e-business. Di sesi ini kita akan pelajari hal hal tersebut.

2

TREYresearch

3 of 21

Transisi dalam E-Business

Sementara transisi dalam e-bisnis ini terus berjalan, sejumlah tren utama cenderung akan�membentuk arah bisnis di masa depan: �

a. Perusahaan akan semakin bergumul dengan manajemen lintas perusahaan dan lintas�domain dalam mendukung proses bisnis dan layanan end-to-end. Perusahaan akan semakin mencari solusi total.

3

TREYresearch

4 of 21

Transisi dalam E-Business

b. Pergeseran ke Internet Protocol (IP) dan infrastruktur universal telah mengganggu proses bisnis layanan pasar tradisional �

Sementara transisi dalam e-bisnis ini terus berjalan, sejumlah tren utama cenderung akan�membentuk arah bisnis di masa depan:

Add a footer

4

TREYresearch

5 of 21

Transisi dalam E-Business

Sementara transisi dalam e-bisnis ini terus berjalan, sejumlah tren utama cenderung akan�membentuk arah bisnis di masa depan: �

c. Kebutuhan akan manajemen yang komprehensif tentang intranet perusahaan dan proses bisnis multi enterprise untuk menciptakan model baru tentang dukungan dan layanan teknis bagi pelanggan. Model baru ini membutuhkan kemampuan untuk menangkap, menganalisis dan bertindak berdasarkan data lingkungan, mulai dari konfigurasi platform hingga kinerja proses bisnis, baik dalam satu perusahaan maupun lintas perusahaan. �

5

TREYresearch

6 of 21

Transisi dalam E-Business

d. Pengintegrasian sistem Back-end diharapkan dapat memainkan peran besar karena semakin banyak perusahaan yang menerapkan sistem e-commerce. Interoperabilitas aplikasi saat ini menjadi kendala yang paling sulit. Kemampuan untuk memberikan solusi yang dapat diintegrasikan dengan infrastruktur TI yang sudah ada dann semakin dipandang sebagai kriteria penting dalam memilih vendor TI. �

Sementara transisi dalam e-bisnis ini terus berjalan, sejumlah tren utama cenderung akan�membentuk arah bisnis di masa depan:

Add a footer

6

TREYresearch

7 of 21

Transisi dalam E-Business

Sementara transisi dalam e-bisnis ini terus berjalan, sejumlah tren utama cenderung akan�membentuk arah bisnis di masa depan: �

e. Sekali terhubung, seluruh proses bisnis di perusahaan akan mendorong munculnya persyaratan tambahan yaitu tingkat availibitas yang tinggi dan keberlanjutan layanan bisnis. Disamping itu, infrastruktur ebisnis yang aman, terpercaya, dan dapat diperluas menjadi hal yang sangat penting. Pada saat yang sama, kompleksitas masalah akan menjadi semakin meningkat ��

7

TREYresearch

8 of 21

Transisi dalam E-Business

f. Perusahaan menghadapi tantangan yang terus menerus mengenai pengelolaan kecepatan pertumbuhan dan tetap terkini dengan teknologi �

Sementara transisi dalam e-bisnis ini terus berjalan, sejumlah tren utama cenderung akan�membentuk arah bisnis di masa depan:

Add a footer

8

TREYresearch

9 of 21

Infrastruktur Teknologi Informasi

infrastruktur teknologi informasi yang dapat mendukung Web, e-commerce, bisnis, manajemen pengetahuan, kolaborasi dan komunitas virtual. �

9

TREYresearch

10 of 21

Organisasi sekarang harus mampu:

a. Mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi Web dan arsitektur dan strategi� infrastruktur�b. Mengembangkan strategi penyebaran dan migrasi aplikasi dan infrastruktur �

c. Mengelola konten dan perubahan yang semakin cepat�d. menguji perubahan dengan cara yang dipercepat�e. Mengkonfigurasi ulang kemampuan untuk merespon dengan cepat kebutuhan pelanggan

f. Menyelaraskan, meningkatkan, dan mengubah proses operasional lebih cepat dan berkemampuan lebih besar untuk merespon kebutuhan pelanggan dengan solusi�berkualitas tinggi �

g. Berkolaborasi dengan cara yang baru dengan para mitra dan pemasok

h. Melengkapi teknologi informasi dan sumber daya organisasi yang ada untuk memenuhi seperangkat keahlian yang dibutuhkan

i. Mengantisipasi dan memecahkan masalah potensial sebelum masalah ini terjadi (preemptive service)

k. Memperoleh sumber daya yang terampil dalam teknologi baru. �

10

TREYresearch

11 of 21

Pendorong E-Business

11

TREYresearch

12 of 21

Tujuh Tingkat Kebutuhan Bisnis

Penelitian menunjukkan ada tujuh tingkat kebutuhan bisnis yang mendorong perusahaan menerapkan e-bisnis. Tujuh kebutuhan bisnis ini tidak harus selalu dilalui oleh organisasi secara berurutan. Organisasi bisa saja melompat dari satu kebutuhan ke kebutuhan yang lain.

Add a footer

12

TREYresearch

13 of 21

Langkah 1

1. Tolong...apa yang harus saya lakukan sekarang? �

  • Ini adalah tahap dimana orang dan bisnis merasa bingung dengan implikasi dari teknologi baru seputar web. Mereka menjadi semakin sadar akan perubahan teknologi dan structural secara luar biasa yang terjadi dalam dunia bisnis, tetapi mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk menghadapinya. Mereka sadar membutuhkan bantuan dan bimbingan tetapi tidak yakin bagaimana cara mendapatkannya. Mereka tidak tahu apakah perlu membangun sebuah situs web sederhana atau apakah mereka harus merencanakan untuk mengubah perusahaan mereka menjadi berbasis Web yang sepenuhnya mencakup model e-bisnis baru.

Add a footer

13

TREYresearch

14 of 21

Langkah 2

2. Membangun dan menumbuhkan kehadiran situs web�

  • Momentum yang luar biasa ada di pasar bagi perusahaan untuk membangun Kehadiran�web. Hal ini didorong oleh adanya berbagai iklan dan berita pada tingkat yang belum�pernah terjadi sebelumnya yang membuat sebagian besar bisnis, besar maupun kecil,�merasa penting untuk berada di Web. Karena teknologi ini masih baru dan relatif tidak�banyak diketahui oleh para pengambil keputusan, langkah pertama mereka adalah�mengembangkan halaman web sederhana, yang dapat digambarkan sebagai�"brochureware." Tujuan langkah pertama mereka ini adalah untuk meminimalkan risiko�dan biaya sambil belajar tentang Web dan mengambil keuntungan dari kekuatan�komunikasi ekstremnya. Pada tahap ini, banyak pembuat keputusan sadar bahwa mereka�harus berada di web, tapi mereka belum mengembangkan strategi jangka panjang atau visi�tentang bagaimana cara terbaik untuk menggunakannya. Isi dari situs web mereka terdiri�dari informasi dasar yang mereka percaya akan menarik bagi pelanggan dan berharap akan�mendorong penjualan. Situs web mereka tidak terkait dengan sistem internal apapun, dan�mereka tidak mengubah setiap proses bisnis dasarnya �

Add a footer

14

TREYresearch

15 of 21

Langkah 3

3. Menjual dan bertransaksi lewat internet �

  • Ada dua motivasi utama yang mendorong keinginan perusahaan untuk memproses transaksi melalui Internet. Pertama adalah untuk meningkatkan penjualan dan profitabilitas dengan menggunakan Internet sebagai saluran penjualan baru. Bagi banyak orang, hal ini didorong oleh rasa takut kehilangan posisi kompetitif karena tidak ada di web. Perusahaan-perusahaan ini perlu situs web yang memungkinkan pelanggan dengan mudah dan aman melakukan pembelian. Motivasi kedua adalah untuk meningkatkan efisiensi dan biayasa proses bisnisa. Perusahaan-perusahaan ini lebih berorientasi operasional berorientasi; mereka ingin mendapatkan keunggulan kompetitif dan meningkatkan keuntungan melalui peningkatan efisiensi transaksi, termasuk peningkatan�efisiensi antarmuka pelanggan (mengurangi kebutuhan pegawai dibagian dukungan pelanggan), pembelian barang dan jasa, dan komunikasi dengan mitra bisnis seperti distributor. �

Add a footer

15

TREYresearch

16 of 21

Langkah 4

4. Mendefinisi ulang hubungan pelanggan �

  • Setelah pengambil keputusan bisnis menjadi lebih cerdas dan nyaman dengan teknologi, mereka menjadi sadar akan dampak potensial Web yang dapat membangun hubungan mereka dengan pelanggan. Mereka memahami bahwa Web memungkinkan untuk menciptakan basis pengetahuan yang membangun hubungan yang dekat dengan pelanggan, karena pelanggan merasa lebih mudah, lebih efisien dan menyenangkan melakukan bisnis dengan mereka. Web memungkinkan interaksi yang disesuaikan dan personal yang dapat disesuaikan dengan kebiasaan membeli tertentu atau kebutuhan demografis pelanggan mereka. Hubungan baru ini memiliki potensi untuk membangun loyalitas pelanggan yang luar biasa yang sulit dihancurkan oleh pesaing. �

Add a footer

16

TREYresearch

17 of 21

Langkah 5

5. Berbagi proses bisnis dengan pemasok dan mitra �

  • Pada tahap ini, perusahaan ingin meningkatkan efisiensi bisnis dan produktivitas dengan menghubungkan proses bisnis secara langsung dengan pemasok dan mitra bisnis. Hubungan ini memungkinkan kolaborasi antara banyak perusahaan dalam suatu rantai dan peningkatan efisiensi operasional secara keseluruhan. Untuk mengambil keuntungan penuh dari kolaborasi ini, perusahaan harus merekayasa ulang diri yang memungkinkan�proses bisnis inti tertentu untuk ditangani oleh pemasok dan mitra, seperti akses ke informasi penagihan dan pembayaran dan manajemen persediaan. Sebagai contoh, ketika sebuah perusahaan truk memperbaharui informasi yang diterima secara langsung dari sistem manajemen persediaan mitranya segera pengiriman dilakukan. Hal ini menghilangkan kebutuhan pegawai bagian pemuatan bagi mitranya. Jenis kolaborasi ini menuntut tingkat kepercayaan tinggi dan tujuan yang konsisten antara organisasi. ��

Add a footer

17

TREYresearch

18 of 21

Langkah 6

6. Berbagi pengetahuan dan kolaborasi �

  • Setelah perusahaan menjadi e-bisnis, kebutuhan terhadap informasi dan kolaborasi akan�tumbuh. Perusahaan e-bisnis perlu berbagi informasi di seluruh organisasi mereka, serta�dengan pemasok dan mitra. Hal ini memerlukan peningkatan proses dan komunikasi�internal untuk karyawan, kontraktor dan stakeholder kunci serta infrastruktur yang tepat. �

Add a footer

18

TREYresearch

19 of 21

Langkah 7

7. Memastikan pondasi teknis yang optimal �

  • Agar tetap eksis sebagai entitas bisnis yang sedang berjalan, e-bisnis harus memiliki�"pondasi teknis" atau infrastruktur untuk menangani peningkatan permintaan teknologi�informasi dari model bisnis berbasis web. Kegagalan pada pondasi teknis e-bisnis, pada�model bisnis pertama barangkali hanya meyebabkan ketidaknyamanan, tapi pada tingkat�ini dapat berpotensi menghancurkan. Sebuah e-bisnis sekarang tergantung pada teknologi�untuk menjalankan kegiatan proses bisnis inti penting. Jika kegiatan ini gagal, bahkan�untuk jangka waktu yang singkat, bisnis dapat berhenti seluruhnya. Berdasarkan hal�tersebut, sebuah perusahaan e-bisnis harus memiliki pondasi teknis yang 100 persen�tersedia, aman sepenuhnya dan dirancang untuk kinerja yang optimal. �

Add a footer

19

TREYresearch

20 of 21

Tugas 2

Buatlah Makalah dan Carilah Perusahaan maupun Lembaga baik swasta maupun pemerintahan yang menggunakan E-Business menerapkan 7 langkah Kebutuhan E-Business sebagai bentuk Pedoman E-Business. Mulai dari perusahaan/lembaga tersebut belum menggunakan TIK sampai menggunakan TIK sehingga masih eksis pada saat sekarang ini.

20

TREYresearch

21 of 21

Thank You

Fauzan Asrin

0852 65689146

fauzan@sisfo.untan.ac.id

Youtube: Tekno Kuliner

21

TREYresearch