Analisis Dinamika Atmosfer-Laut; Analisis & Prediksi Curah Hujan
Direktorat Perubahan Iklim
Update Dasarian III Oktober 2025
Deputi Bidang Klimatologi
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Outline
2
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Status dan Prediksi ENSO dan IOD
Analisis Dinamika Atmosfer-Laut
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III OKTOBER 2025)
Anomali suhu panas di bawah permukaan laut di Samudra Pasifik bagian barat dan tengah terus mendorong anomali suhu dingin naik ke permukaan Pasifik timur. Massa air dingin masih bertahan di kedalaman 50-200 m di Pasifik tengah-timur.
4
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT�DASARIAN
Anomali SST di Samudra Hindia menunjukkan indeks IOD Dasarian sebesar –2.0(IOD Negatif), kecendrungan trend IOD Negatif sudah bertahan selama 9 Dasarian / 3 bulan sejak Bulan Agustus.
Anomali SST di wilayah Nino3.4 menujukkan indeks ENSO Dasarian III Oktober sebesar -0.67. (Indeks ENSO sudah 5 dasarian melewati batas Netral menuju La Nina)
5
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT�BULANAN
Anomali SST di Samudra Hindia menunjukkan indeks IOD Bulanan sebesar -1.61 (IOD Negatif)
Anomali SST di wilayah Nino3.4 menunjukkan indeks ENSO Bulanan sebesar -0.65 (La nina lemah)
6
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2025)
7
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III OKTOBER 2025)
BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi bahwa La Nina lemah akan bertahan hingga awal tahun 2026. ��Hanya sedikit model iklim yang memprediksi La Nina lemah berkembang menjadi moderate
8
Prediksi ENSO BMKG | |||||
NDJ'25 | DJF'25 | JFM'26 | FMA'26 | MAM’26 | AMJ'26 |
-0.59 | -0.52 | -0.40 | -0.27 | -0.14 | -0.01 |
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III OKTOBER 2025)
BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi IOD Negatif akan bertahan hingga Desember 2025 kemudian beralih kembali ke fase Netral.
9
Prediksi IOD BMKG | |||||
Nov'25 | Des'25 | Jan'26 | Feb'26 | Mar’26 | Apr'26 |
-1.07 | -0.76 | -0.34 | -0.38 | -0.01 | 0.01 |
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Analisis dan Prediksi Monsun
Analisis Dinamika Atmosfer-Laut
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN
Pada Dasarian III Oktober 2025, Monsun Asia tidak aktif dan diprediksi tidak aktif hingga Dasarian III November 2025 dengan kondisi hampir sama dengan normalnya. Monsun Asia diprediksi lebih lemah daripada normalnya.
Monsun Australia masih aktif pada Dasarian III Oktober 2025 dan diprediksi terus aktif hingga III November 2025 dengan intensitas sedikit lebih kuat daripada normalnya.
11
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS
Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow): Pada Dasarian III Oktober 2025 SCS dalam kondisi tidak aktif dan diprediksi akan kembaali aktif pada Dasarian II hingga III November 2025. Intensitas SCS mirip dengan normalnya.
Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge): Pada Dasarian III Oktober 2025 CENS dalam kondisi tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif hingga Dasarian III November 2025. Intensitas CENS mirip dengan normalnya.
12
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB
Pola Angin Zonal (Timur-Barat):
13
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB
Pola Angin Zonal (Utara-Selatan):
14
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS ANGIN DASARIAN LAPISAN 850 MB�
Angin baratan mendominasi wilayah barat dan utara Indonesia, sementara angin timuran menominasi wilayah selatan dan timur, menyebabkan adanya pertemuan angin dan sistem tekanan rendah di wilayah tengah yaitu di selatan Kalimantan dan kepulauan Maluku.
Angin timuran diprediksi masih aktif sementara angin baratan mulai mendominasi wilayah barat-utara Indonesia. Belokan angin diprediksi di sekitar Laut Jawa serta perairan Maluku dan Papua. Pola tekanan rendah diprediksi di perairan barat daya Jawa dan sekitar Laut Halmahera.
15
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
PREDIKSI ANGIN BULANAN LAPISAN 850 MB�
Prediksi Angin Bulanan November 2025 – Januari 2026
Angin dari barat diprediksi mulai muncul di Indonesia bagian utara pada November 2025.
16
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
Analisis Dinamika Atmosfer-Laut
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
Pada Dasarian III Oktober 2025, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan terjadi di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku Utara dan Papua. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan lebih tebal dan luas di wilayah tengah dan selatan Indonesia.
18
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Analisis dan Prediksi MJO
Analisis Dinamika Atmosfer-Laut
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER EKUATOR
Analisis pada dasarian III Oktober 2025 menunjukkan MJO aktif di fase 5 (Maritim Kontinen) dan diprediksi tetap aktif di fase 5 dan 6 (Maritim Kontinen dan Samudera Pasifik Barat) hingga pertengahan dasarian I November 2025. Secara spasial gelombang-gelombang atmosfer diprediksi aktif di wilayah utara Indonesia hingga dasarian II November 2025.
20
(Sumber : NCEP – NOAA)
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Indonesia
Analisis Dinamika Atmosfer-Laut
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA
Anomali Suhu Muka Laut Indonesia sebesar : +0.70 (lebih hangat),
Hasil Monitoirng Anomali suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia persisten lebih hangat dibandingkan normalnya terutama di Samudera Hindia barat Sumatera dan laut Arafuru barat Papua.
Note:
JSN Index = Java-Sumatra Nino Index (https://doi.org/10.1175/JCLI-D-21-0616.1)
22
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
PREDIKSI ANOMALI SUHU PERMUKAAN LAUT (SST) INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2025)
Anomali SST Perairan Indonesia periode November 2025 hingga April 2026, secara umum diprediksi akan didominasi oleh Normal hingga anomali positif (lebih hangat) dengan kisaran nilai +0.5 hingga +2.0 °C.
23
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)
Analisis Dinamika Atmosfer-Laut
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 65-72%.
Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya antara 54-76%.
25
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850 MB
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb umumnya berkisar 54-76%.
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi umumnya antara 50-74%.
26
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700 MB
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb umumnya berkisar 40-85%.
Kelembapan udara relatif (RH) pada lapisan 700 mb diprediksi umumnya berada dikisaran 40 -75%.
27
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum
Analisis Dinamika Atmosfer-Laut
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN
Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 24-27 °C.
Suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar 24-27 °C.
29
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM
Suhu minimum permukaan berkisar 22 -25 °C.
Suhu minimum permukaan diprediksi berkisar 21 -25 °C.
30
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM
Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 29-36°C.
Suhu maksimum permukaan diprediksi berkisar 29-34°C.
31
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)
Analisis Dinamika Atmosfer-Laut
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: DASARIAN III OKTOBER 2025)
Sebagian besar wilayah Indonesia terpantau mengalami hari tanpa hujan (HTH) berada pada kategori sangat pendek hingga ekstrem panjang.
HTH terpanjang dilaporkan teramati di Stamet Waingapu, Kab. Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan durasi HTH selama 140 hari.
33
Sumber Data : 4.874 Titik Pengamatan
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
PREDIKSI HARI TANPA HUJAN
Prediksi HTH Dasarian I November 2025 hingga 45 hari ke depan menunjukkan sebagian besar wilayah Indonesia masih berpeluang hujan. HTH 1-5 hari berpeluang terjadi di Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, NTB, NTT, dan Maluku Utara.
Sementara HTH 6-10 dan 11-15 Hari berpeluang terjadi di wilayah NTT.
34
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH) �(PERIODE HTH: 01 November 2025 – 14 Desember 2025)
35
HTH > 5 HARI
HTH > 10 HARI
HTH > 15 HARI
HTH > 20 HARI
HTH > 25 HARI
Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH) pada Dasarian I November 2025 hingga 45 hari ke depan menunjukkan peluang terjadi HTH > 5 hari di wilayah NTT dengan peluang hingga >90%.
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN: 31 OKTOBER 2025, BERLAKU UNTUK DASARIAN I NOVEMBER 2025
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk "Dasarian I November 2025" pada klasifikasi:
Waspada: Beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Papua Tengah dan Papua Selatan
Siaga: Beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
36
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN: 31 OKTOBER 2025, BERLAKU UNTUK DASARIAN I NOVEMBER 2025
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk "Dasarian I November 2025" pada klasifikasi:
Waspada: Tidak ada peringatan.
Siaga: Tidak ada peringatan.
Awas: Tidak ada peringatan.
37
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS CURAH HUJAN
Analisis & Prediksi Curah Hujan
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan Oktober 2025
Analisis Curah Hujan Bulanan – Oktober 2025
Curah hujan pada Oktober 2025 umumnya berada kriteria Rendah (6.29%) - Menengah (69.45%). Curah Hujan Tinggi (23.29%) – Sangat Tinggi (0.97%) terjadi di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara bagian utara, sebagian kecil Sumatera Barat bagian selatan, sebagian Bengkulu, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah; sebagian D.I. Yogyakarta, sebagian kecil Jawa Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Bali, sebagian Sulawesi Barat, sebagian kecil Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Papua Barat Daya, Papua Barat, sebagian Papua Tengah dan Papua Selatan.
Sifat hujan pada Oktober 2025 bervariasi pada kriteria Bawah Normal 19.39%, Normal 25.63%, dan Atas Normal 54.98%. Sifat hujan Atas Normal terjadi di sebagian Sumatera Barat, sebagian Riau, sebagian Jambi, sebagian Bengkulu, sebagian Sumatera Selatan, sebagian besar Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, sebagiann Banten, sebagian besar Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, sebagian Kalimantan Barat bagian selatan, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, sebagian Bali, NTB, sebagian besar NTT, , sebagian besar Pulau Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Maluku Utara, sebagian Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
39
Analisis Sifat Hujan Bulanan – Oktober 2025
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Analisis Curah dan Sifat Hujan Dasarian III Oktober 2025
Analisis Curah Hujan Dasarian III Okotber 2025
Curah hujan pada Dasarian III Oktober 2025 bervariasi dari kriteria Sangat Tinggi 0.84%, Tinggi 18.71%, Menengah 60.27%, dan Rendah 20.17%. Kriteria curah hujan tinggi terjadi di sebagian kecil Jambi, sebagian kecil Bengkulu, sebgaian kecil Sumatera Selatan, sebagian Bangka Belitung, sebagian Banten, sebagian DKI Jakarta, sebagian Jawa Barat, sebagain Jawa Tengah, DI Ygyakarta, sebagian Jawa TImur, sebagian Bali, sebagian kecil NTB, sebagian Kaliamantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian besar Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Utara, seabgaian Papua Barat, sebagian Papua, sebagian, Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.
Sifat hujan pada Dasarian II Oktober 2025 bervariasi dari kriteria Atas Normal 59.09%, Normal 14.27%, dan Bawah Normal 26.64%. Kriteria Sifat hujan Atas Normal terjadi di sebagian Riau, sebagian Jambi, sebagian Bengkulu, sebagian Sumatera Seltan, sebagian Bangka Belitung, sebagian Lampung, sebagian Banten, DKI Jakarta, sebagian besar Jawa Barat, sebagian besar Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, sebagian besar Bali, sebagaian besar NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Klaimantan Selatan, sebagian besar Kalimantan Timur, sebgaian Klaimantan Utara, sebagian besar Pulau Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Maluku Utara dan sebagian besar Pulau Papua.
40
Analisis Sifat Hujan Dasarian III Oktober 2025
Analisis Sifat Hujan (Persentile) Dasarian II Oktober 2025
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM
Analisis & Prediksi Curah Hujan
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Analisis Perkembangan Musim Hujan 2025/2026
42
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Hujan 2025/2026 (Berdasarkan Jumlah ZOM)
43
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN
Analisis & Prediksi Curah Hujan
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Prediksi Deterministik Curah Hujan Mingguan
45
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Prediksi Deterministik Sifat Hujan Mingguan
46
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Prediksi Hujan Dasarian
PREDIKSI CH DASARIAN
PREDIKSI SH DASARIAN (%)
PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)
NOV I - 2025
NOV II - 2025
NOV III - 2025
47
SIFAT HUJAN (%) :
SIFAT HUJAN (Persentil) :
CURAH HUJAN (mm) :
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Prediksi Peluang Hujan Dasarian
PELUANG HUJAN < 50mm
PELUANG HUJAN < 100mm
PELUANG HUJAN < 150mm
NOV I - 2025
NOV II - 2025
NOV III - 2025
48
PELUANG :
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Prediksi Peluang Hujan Dasarian
PELUANG HUJAN > 50mm
PELUANG HUJAN > 100mm
PELUANG HUJAN > 150mm
NOV I - 2025
NOV II - 2025
NOV III - 2025
49
PELUANG :
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
PREDIKSI DETERMINISTIK CURAH HUJAN BULANAN 2025
50
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
PREDIKSI DETERMINISTIK SIFAT HUJAN BULANAN 2025
51
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2025
52
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Prediksi Peluang Curah Hujan Tinggi Bulanan 2025�(Peluang Curah Hujan > 300 mm/ bulan)
53
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2025�(Peluang Curah Hujan < 100 mm/ bulan)
54
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Prediksi Peluang Curah Hujan Rendah Bulanan 2025�(Peluang Curah Hujan < 50 mm/ bulan)
55
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Prediksi Awal Musim Hujan 2025/2026
56
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
PREDIKSI WILAYAH YANG MASUK MUSIM HUJAN�PADA PERIODE NOVEMBER I – NOVEMBER III TAHUN 2025
57
ZOM yang diprediksi akan masuk musim hujan pada periode NOV II – NOV III tahun 2025 adalah di sebagian Lampung, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian besar NTB, sebagian besar NTT, sebagian Sulawesi Selatan, Sebagian Sulawesi Tenggara, dan sebagian kecil wilayah di Papua.
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Prediksi Puncak Musim Hujan 2025/2026
58
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Ringkasan
59
Hasil monitoring pada Dasarian III Oktober 2025 menunjukkan indeks IOD dasarian (indeks bulanan) sebesar –2.00 (-1.61) mengindikasikan fonemena IOD Negatif. Sedangkan indeks ENSO Dasarian (indeks ENSO bulanan) teramati sebesar -0.67 (-0.65) menunjukkan telah aktifnya fenomena La Nina lemah. IOD Negatif diprediksi bertahan hingga 2 bulan kedepan sedangkan La Nina lemah diprediksi terjadi hingga awal tahun 2026.
Aliran massa udara di massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin baratan. Belokan angin terlihat di sekitar ekuator kondisi ini memicu untuk pertemauan masa udara yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan.
Pada Dasarian III Oktober 2025, daerah tutupan awan dominan terjadi di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku Utara dan Papua. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan lebih tebal dan luas di wilayah tengah dan selatan Indonesia.
Analisis pada dasarian III Oktober 2025 menunjukkan MJO aktif di fase 5 (Maritim Kontinen) dan diprediksi tetap aktif di fase 5 dan 6 (MaritimKontinen dan Samudera Pasifik Barat) hingga pertengahandasarian I November 2025. Secara spasial gelombang-gelombangatmosfer diprediksi aktif di wilayah utara Indonesia hingga dasarian IINovember 2025.
Kelembapan udara permukaan berkisar 57-72% dan diprediksi hingga Dasarian III November 2025 berkisar 48-76%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 43-76%, serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 36-75%.
Suhu rata-rata permukaan berkisar 23-28°C dan diprediksi hingga Dasarian III November 2025 berkisar 12-29°C, prediksi suhu minimum berkisar 9-27°C dan prediksi suhu maksimum berkisar 15-32°C.
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Ringkasan
60
Pada November I – November III 2025 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (20-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori tinggi-sangat tinggi (>150 mm/dasarian):
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
…
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id
Terimakasih!
@infoBMKG
(021)196
www.bmkg.go.id