������������Persamaan dan Pertidaksamaan Rasional dan Irasional
Matematika Kelas X
Bab 2
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini, peserta didik mampu:
Persamaan dan Pertidaksamaan Rasional dan Irasional
A. Persamaan dan Pertidaksamaan Kuadrat
1. Persamaan Kuadrat
dengan a, b, dan c bilangan nyata (real) dan a ≠ 0.
ax² + bx + c = 0
Contoh:
Tentukan akar-akar persamaan kuadrat 2x² – 5x – 3 = 0.
Jawaban:
2x² – 5x – 3 = 0
⇔ (2x + 1)(x – 3) = 0
⇔(2x + 1) = 0 atau (x – 3) = 0
⇔ x = atau x = 3
Dari persamaan kuadrat 2x² – 5x – 3 = 0 diperoleh a = 2; b = –5; dan
c = –3
���������
Jadi, akar-akar persamaan kuadrat 2x² – 5x – 3 = 0 adalah atau 3.
�
2. Pertidaksamaan Kuadrat
Syarat a ≠ 0 dan a, b, c bilangan nyata atau real.�
Langkah 1: Mengubah pertidaksamaan kuadrat menjadi bentuk umum (ruas kanan sama dengan nol).
Langkah 2: Menguraikan ruas kiri menjadi faktor-faktor linear.
Langkah 3: Menentukan nilai pembuat nol ruas kiri.
Langkah 4: Meletakkan harga-harga nol pada garis bilangan, lalu menentukan tanda positif dan negatif pada setiap selang/interval yang terbentuk.
Langkah 5: Menentukan penyelesaian pertidaksamaan.
Penyelesaian pertidaksamaan diperoleh berdasarkan tanda selang/interval pada garis bilangan.
Contoh
Tentukan penyelesaian pertidaksamaan 2x² – 5x > 3.
Jawaban:
Langkah-langkah penyelesaian sebagai berikut.
Langkah 1: Mengubah pertidaksamaan kuadrat menjadi bentuk umum.
2x² – 5x > 3 ⇔ 2x² – 5x – 3 > 0
Langkah 2: Menguraikan ruas kiri menjadi faktor-faktor linear.
(x – 3)(2x + 1) > 0
Langkah 3: Menentukan nilai pembuat nol ruas kiri.
(x – 3)(2x + 1) = 0 ⇔ x – 3 = 0 atau 2x + 1 = 0
⇔ x = 3 atau x =
Langkah 4: Meletakkan harga-harga nol pada garis bilangan.
��Garis bilangan di atas terdiri atas 3 selang yaitu x < ,
< x < 3, dan x > 3.
Menentukan tanda pada setiap selang.
Misalkan diambil nilai x = 0.
x = 0 pada terletak pada selang < x < 3.
Substitusikan x = –1 ke ruas kiri pertidaksamaan kuadrat 2x² – 5x – 3 > 0 sehingga diperoleh:
�
2 × 0² – 5 × 0 – 3 = 0 + 0 – 3 = –3
–3 < 0 sehingga selang < x < 3 bertanda negatif.
Oleh karena selang < x < 3 bertanda negatif maka selang di sebelah kanan dan kiri bertanda posotif seperti gambar berikut
�
+ + +
+ + +
– – –
Langkah 5: Menentukan penyelesaian pertidaksamaan.
�Oleh karena 2x² – 5x – 3 > 0 (artinya 2x² – 5x – 3 bernilai positif) sehingga selang yang memenuhi adalah selang yang bertanda positif.
Penyelesian 2x² – 5x – 3 > 0 dalam bentuk garis bilangan:
���
Jadi, penyelesaian dari 2x² – 5x – 3 > 0 adalah x < atau x > 3.
�
B. Persamaan dan Pertidaksamaan Rasional
1. Persamaan Rasional
Persamaan rasional adalah persamaan dalam bentuk pecahan yang memuat satu atau lebih variabel pada pembilang atau penyebutnya.
Misalkan terdapat persamaan rasional .
x₁ merupakan penyelesaian persamaan rasional jika bernilai benar.
�
Contoh:
Tentukan penyelesaian pertidaksamaan .
Jawaban:
��⇔ –4(2x – 1) = 5(x – 7) ← lakukan perkalian silang
⇔ –8x + 4 = 5x – 35 ← lakukan operasi aljabar
⇔ –8x – 5x = –35 – 4
⇔ –13x = –39
⇔ x = 3
Jadi, penyelesaian dari persamaan adalah 3.
2. Pertidaksamaan Polinomial
Bentuk umum polinomial:
��� Jika P(x) suatu polinomial berderajat n, bentuk umum pertidaksamaan polinomial:
�
P(x) < 0 P(x) ≥ 0
P(x) > 0 P(x) ≤ 0
�
Langkah 1: Mengubah pertidaksamaan polinomial menjadi bentuk umum.
Langkah 2: Membuat ruas kiri pertidaksamaan menjadi bentuk perkalian faktor-faktornya.
Langkah 3: Menentukan nilai-nilai pembuat nol dan meletakkannya pada garis bilangan dengan ketentuan sebagai berikut.
Langkah 4: Menentukan tanda setiap interval yang dibatasi oleh nilai-nilai pembuat nol pada garis bilangan.
Langkah 5: Menentukan penyelesaian pertidaksamaan
Contoh:
Tentukan penyelesaian .
Jawaban:
Langkah-langkah penyelesaian sebagai berikut.
Langkah 1: Mengubah pertidaksamaan polinomial menjadi bentuk umum.
Langkah 2: Menguraikan ruas kiri menjadi faktor-faktor linear.
⇔ x²(x² + 2x – 15) < 0
⇔ x² (x + 5)(x – 3) < 0
Langkah 3: Menentukan nilai pembuat nol ruas kiri.
x²(x + 5)(x – 3) = 0
⇔ x²(x + 5)(x – 3) = 0
⇔ x² = 0 atau (x + 5) = 0 atau (x – 3) = 0
⇔ x = 0 atau x = –5 atau x = 3
Garis bilangan:
��Langkah 4: Menentukan tanda setiap selang yang dibatasi oleh nilai-nilai pembuat nol pada garis bilangan.
Garis bilangan di atas terdiri atas 3 selang yaitu x < –5, –5 < x < 3, dan x > 3.
�
��
�-5 0 3
�
Menentukan tanda pada setiap selang.
��������Tanda pada setiap selang:
���
�-5 0 3
�
x = –6
x = –1
x = 1
x = 4
�-5 0 3
�
+ + +
+ + +
---
---
Langkah 5: Menentukan penyelesaian pertidaksamaan.
Penyelesaian dalam bentuk garis bilangan:
�
�Jadi, penyelesaian adalah –5 < x < 0 atau 0 < x < 3.
�
2. Pertidaksamaan Rasional
b. Sifat-sifat pertidaksamaan rasional
Misalkan f(x) dan g(x) merupakan suatu fungsi dalam variabel x.
c. Langkah-langkah menyelesaikan pertidaksamaan rasional
Langkah 1: Membuat ruas kanan pertidaksamaan rasional menjadi nol.
Langkah 2: Membuat ruas kiri pertidaksamaan rasional menjadi bentuk pecahan (rasional).
Langkah 3: Mentukan nilai-nilai yang membuat pembilang bernilai nol dan penyebut bernilai nol.
Langkah 4: Mentukan nilai-nilai yang membuat ruas kiri terdefinisi yaitu penyebut tidak sama dengan nol.
Langkah 5: Meletakkan nilai-nilai pembuat nol pembilang dan penyebut pada garis bilangan kemudian tentukan tanda setiap interval yang terbentuk.
Langkah 6: Menentukan penyelesaian pertidaksamaan.��
Contoh:
Tentukan himpunan penyelesaian .
Jawaban:
Langkah-langkah penyelesaian sebagai berikut.
Langkah 1: Membuat ruas kanan pertidaksamaan rasional menjadi nol.��
Langkah 2: Membuat ruas kiri pertidaksamaan rasional menjadi bentuk pecahan (rasional).��
Langkah 3: Menentukan nilai-nilai yang membuat pembilang bernilai nol dan penyebut bernilai nol.
Pembuat nol dari pembilang:
–x – 8 = 0 ⇔ x = –8
Pembuat nol dari penyebut:
x + 3 = 0 ⇔ x = –3
Langkah 4: Mentukan nilai-nilai yang membuat ruas kiri terdefinisi yaitu penyebut tidak sama dengan nol.
Syarat agar pecahan terdefinisi:
x + 3 ≠ 0 ⇔ x ≠ –3.
Langkah 5: Meletakkan nilai-nilai pembuat nol pembilang dan penyebut pada garis bilangan kemudian tentukan tanda setiap interval yang terbentuk.
Garis bilangan:
��Menentukan tanda pada setiap selang.
�
Tanda pada setiap selang:
��Langkah 6: Menentukan penyelesaian pertidaksamaan.
Penyelesian dalam bentuk garis bilangan:
�
– – –
+ + +
– – –
Jadi, himpunan penyelesaian pertidaksamaan adalah
{x | –8 ≤ x < –3}.
C. Persamaan dan Pertidaksamaan Irasional
1. Persamaan Irasional
Dengan f(x) dan g(x) fungsi dari variabel x.
1) Bilangan terdefinisi jika y ≥ 0
2) Sifat bilangan di bawah tanda akar:
Untuk setiap y ≥ 0, berlaku .
Artinya, jika maka x ≥ 0 dan x² = y.�
Contoh:
Tentukan penyelesaian .
Jawaban:
�
����������
����������
����������
2. Pertidaksamaan Irasional
b. Sifat bilangan positif
2. Pertidaksamaan Irasional
2. Pertidaksamaan Irasional
Contoh 1:
Tentukan penyelesaian pertidaksamaan > 3.
Jawaban:
Ruas kanan dan ruas kiri pertidaksamaan bernilai positif sehingga kedua ruas dapat dikuadratkan untuk
menghilangkan tanda akar.
Terima Kasih