1 of 32

Media Pembelajaran

Ilmu Pengetahuan Sosial

untuk SMP/MTs Kelas VII

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

2 of 32

Peserta didik diharapkan mampu:

  • Mengidentifikasi hubungan antara kondisi geografis dan keberagaman sosial budaya di masyarakat.
  • Menjelaskan keberagaman sosial budaya masyarakat Indonesia.
  • Menganalisis permasalahanpermasalahan sosial budaya yang ada di masyarakat
  • Menjelaskan cara pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan keuangan dan literasi keuangan.
  • Menguraikan peranan komunitas dalam pemberdayaan masyarakat.

Tujuan Pembelajaran

BAB 4

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

PENDIDIKAN PANCASILA

3 of 32

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Amatilah gambar berikut:

Perhatikan gambar di atas yang memperlihatkan para ibu yang tergabung dalam suatu komunitas penghasil kerajinan tangan. Dimana komunitas seperti pada gambar merupakan kelompok yang terbentuk sebagai upaya untuk memberdayakan kemampuan dan keterampilan mereka.

4 of 32

A. Keberagaman Sosial Budaya di Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Masyarakat Indonesia memiliki keberagaman sosial budaya yang biasa disebut sebagai multikultural. Istilah sosial budaya mengacu pada kesamaan tradisi, kebiasaan, pola, dan serangkaian kepercayaan yang ada dalam suatu bentuk kelompok sosial yang dipengaruhi oleh kebudayaan tertentu yang diwarisi dari leluhurnya.

  1. Pengaruh Faktor Geografis terhadap Keberagaman Budaya
  1. Isolasi Geografis
  1. Iklim
  1. Letak Geografis

Pemisahan masy. berdasarkan bentang alam

Kebiasaan menyikapi keadaan alam di lingkungan sekitar

Iklim di permukaan bumi yang bervariasi

Adanya ragam karakteristik berdasarkan pembagian iklim tertentu

Posisi silang dan letak strategis Indonesia

Iklim di permukaan bumi yang bervariasi

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Menciptakan akulturasi budaya

5 of 32

A. Keberagaman Sosial Budaya di Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Jenis Keberagaman Budaya

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dengan tiap suku bangsanya memiliki budaya bervariasi atau beragam berdasarkan wilayah geografis yang biasa dikenal sebagai tradisi atau budaya lokal. Keberagaman kebudayaan daerah merupakan kekayaan dan identitas bangsa yang perlu kita lestarikan

UNSUR BUDAYA

sistem pengetahuan

sistem organisasi kemasyarakatan

sistem peralatan hidup

sistem mata pencarian hidup

sistem ekonomi

sistem religi

kesenian

bahasa

6 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Sejarah Lokal

Sejarah lokal terbentuk karena setiap daerah memiliki momen dan tokoh masa lalu yang diingat orang banyak di daerahnya namun di daerah lain belum banyak diketahui dan juga dalam sejarah lokal ini memberikan rincian lebih detail.

  1. Sultan Nuku

Muhammad Amiruddin, nama kecil Pangeran Nuku yang lahir sekitar tahun 1738.

Pada tahun 1783, pasukan Sultan Nuku menyerang pertahanan Belanda di Halmahera yang dibantu Inggris dan mengalami kemenangan. Kemudian Sultan Nuku menaklukan Tidore.

Dari Tidore, Pangeran Nuku menyerang Ternate. Belanda pada akhirnya menyerahkan Ternate pada 21 Januari 1781.

Hal. 221

7 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Sejarah Lokal
  1. Sultan Nuku

Ratu Kalinyamat, nama kecilnya Retna Kencana adalah putri Sultan Trenggana yang merupakan pemimpin kesultanan Demak.

Tragedi meninggalnya suami, Sultan Hadiri karena disergap oleh abdi setia Arya Penangsang membuat Ratu Kalinyamat melakukan tapa brata di Gunung Danaraja meminta keadilan supaya Arya Penangsang terbunuh yang akhirnya dipenuhi oleh Sultan Hadiwijaya.

Akhirnya Ratu Kalinyamat berhasil menguasai Jepara sampai berkembang pesat terutama pada bidang pelayaran dan perdagangan sehingga banyak daerah yang melakukan kerja sama. Dalam hubungan dagang dan pelayaran ini diterapkan sistem commenda.

Hal. 222

8 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Sejarah Lokal
  1. Laksamana Malahayati

Keumalahayati adalah perempuan pejuang dari Kesultanan Aceh yang lahir pada tahun 1585.

Keumalahayati pernah menjadi pemimpin di berbagai armada laut, Keumalahayati juga berhasil memporak-porandakan kekuatan kapal perang Portugis. Kemampuan sebagai laksamana dikatakan berhasil ketika dapat menaklukan Cornelis de Houtman dan Frederick de Houtman yang memimpin kapal milik Belanda yang berlabuh di Aceh pada tanggal 21 Juni 1599

Kemampuan berbahasa asing membuat Sultan Aceh mengangkat Keumalahayati menjadi seorang pejabat yang mengurus utusan yang datang baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Hal. 224

9 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Sejarah Lokal
  1. Syarif Abdurrahman

Syarif Abdurrahman merupakan pendiri Kerajaan Pontianak. Pada akhir tahun 1771, berlayar di Sungai Kapuas bersama para pengikutnya dengan lima belas buah kapal. Di pertemuan dengan Sungai Landak, beliau membangun pemukiman baru di sebuah hutan yang diberi nama Pontianak.

Pontianak menjadi pusat perdagangan yang dikunjungi oleh para pedagang dari berbagai daerah dan menjadi pelabuhan utama di Kalimantan Barat, terutama karena kontrol perdagangannya di sepanjang Sungai Kapuas.

Hal. 225

Komoditi pada ekspor utamanya adalah sumber daya mineral, seperti berlian dan emas dan hasil hutan, seperti lilin dan kapur barus.

10 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya

Menurut Robert K. Merton, masalah sosial selalu mengacu pada jurang antara harapan-harapan yang ada, baik pada seseorang individu maupun suatu kelompok, dengan kenyataan-kenyataan terkait kebutuhan yang dapat dipenuhi, nilai-nilai dan tujuan-tujuan apa yang bisa tercapai, bagaimana seseorang seharusnya bertindak, dan apa yang dapat diperoleh orang dalam suatu masyarakat.

FAKTOR MASALAH SOSIAL

Faktor Ekonomi

Faktor Budaya

ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan hidup secara layak.

ketidaksesuaian pelaksanaan norma, nilai, dan kepentingan sosial di dalam masyarakat

11 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya
  1. Eksploitasi Sumber Daya Alam

Meningkatnya jumlah penduduk di suatu tempat akan mengakibatkan kebutuhan terhadap SDA semakin tinggi yang nantinya terjadi eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan yang dapat memberikan konsekuensi jangka panjang bagi penyediaan sumber daya alam di masa depan. Hal ini dapat berdampak negatif terhadap penyediaan makanan, meningkatkan bahaya kesehatan, dan risiko bencana alam

Eksploitasi sumber daya alam dapat terjadi ketika meningkatnya jumlah penduduk di suatu tempat karena kebutuhan terhadap SDA semakin tinggi yang nantinya. Hal tersebut dapat memberikan konsekuensi jangka panjang bagi penyediaan sumber daya alam di masa depan. Hal ini dapat berdampak negatif terhadap penyediaan makanan, meningkatkan bahaya kesehatan, dan risiko bencana alam

12 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya
  1. Eksploitasi Sumber Daya Alam

Hal. 226

Faktor Eksploitasi SDA

Contoh Kegiatan

Eksploitasi SDA

13 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya
  1. Kesenjangan Sosial dan Kemiskinan

Kesenjangan merupakan kondisi dimana terjadi ketidakseimbangan sosial dalam masyarakat yang terjadi karena adanya perbedaan kesempatan dalam mendapatkan atau memanfaatkan sumber daya yang tersedia.

Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial dimana adanya ketidakmampuan dari sisi ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidup yang dapat menghambat kesejahteraan dan peradaban manusia.

14 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya
  1. Ketidakadilan Gender

Ketidakadilan gender adalah persoalan yang umumnya timbul akibat pelabelan mengenai peran dan fungsi laki-laki dan perempuan yang terjadi di masyarakat.

Bentuk Ketidakadilan Gender

Subordinasi

Sterotipe Gender

Kekerasan

15 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya
  1. Subordinasi

Adanya pembedaan perlakuan terhadap identitas sosial tertentu atau menilai bahwa salah satu gender lebih rendah dari gender lain. Contohnya: Perempuan dianggap bertanggung jawab dan memiliki peran hanya dalam rumah tangga keluarga dan tidak mendapat penghargaan yang sama dengan laki-laki yang dianggap bertanggung jawab dalam urusan publik.

CONTOH

  1. Ketidakadilan Gender

16 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya
  1. Stereotip Gender

Adanya pemberian citra baku seperti label/cap yang ditimpakan kepada laki-laki dan perempuan sehingga tampak relasi kekuasaan tidak seimbang dengan tujuan menaklukkan atau menguasai. Contohnya, perempuan dianggap cengeng, tidak rasional, emosional, dan tidak bisa mengambil keputusan penting sedangkan laki-laki dianggap kuat dan penopang utama ekonomi keluarga.

  1. Ketidakadilan Gender

17 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya
  1. Kekerasan (Violence)

Tindak kekerasan, baik fisik maupun nonfisik, yang dilakukan oleh salah satu jenis kelamin di dalam sebuah institusi keluarga, masyarakat, atau negara terhadap jenis kelamin yang lain.

  1. Ketidakadilan Gender

18 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya
  1. Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja merupakan suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan, atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak ke dewasa.

Bentuk Kenakalan Remaja

Vandalisme

Tawuran Antarpelajar

Penyalahgunaan Narkoba

19 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya
  1. Penyalahgunaan narkoba

Penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan efek buruk bagi pemakainya dan bagi lingkungan di sekitarnya.

  1. Kenakalan Remaja

Bagi pemakai, penyalahgunaan narkoba menimbulkan gangguan konsentrasi, penurunan daya ingat, dan penyimpangan tingkah laku.

Bagi lingkungan sekitar, penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan pertikaian antarwarga, merenggangnya hubungan kekerabatan, dan penyakit sosial lainnya

20 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya
  1. Vandalisme

Perbuatan yang bertentangan dengan etika karena merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga lainnya dengan tujuan mengganggu keserasian, keaslian dan keutuhan lingkungan.

  1. Kenakalan Remaja

Bentuk-bentuk tindakan itu adalah aksi coretcoret, aksi memotong, aksi mengambil, dan aksi merusak.

21 of 32

B. Permasalahan Kehidupan Sosial Budaya

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Permasalahan Sosial Budaya
  1. Tawuran antarpelajar

Kenakalan remaja dalam bentuk tindak kekerasan yang terjadi di dalam satu sekolah atau antarsekolah.

  1. Kenakalan Remaja

Secara implisit, tawuran antarpelajar menunjukkan kurangnya penghargaan pelajar terhadap toleransi, perdamaian, dan penghormatan pada nilai-nilai hidup orang lain. Tawuran antarpelajar bertentangan dengan nilai dan norma sosial yang berlaku di masyarakat.

Dampak: mengganggu proses belajar, menimbulkan cedera fisik, serta dapat merusak fasilitas umum dan pribadi di sekitar lokasi.

22 of 32

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Pemberdayaan masyarakat merupakan proses pembangunan yang bertujuan masyarakat dapat berinisiatif dalam memulai proses kegiatan sosial untuk memperbaiki situasi atau kondisi dalam kehidupan. Salah satu upaya dalam pemberdayaan masyarakat adalah dengan melakukan pengelolaan keuangan yang baik.

  1. Uang

Dalam kegiatan ekonomi, uang memiliki peran yang sangat penting yaitu sebagai alat tukar. Untuk memperoleh berbagai barang dan jasa yang diinginkan, konsumen harus menyerahkan sejumlah uang yang disepakati oleh dirinya dan produsen

Fungsi Uang

Uang Giral

Fungsi Turunan

Jenis Uang

Uang Kartal

Fungsi Asli

23 of 32

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Pendapatan

Pendapatan adalah sejumlah uang yang diterima seseorang atau perusahaan sebagai imbalan atas layanan faktor produksi yang mereka berikan dalam proses produksi.

Pendapatan dari faktor produksi dapat berupa gaji atau upah, sewa, bunga dan laba. Pendapatan yang diterima memiliki hubungan yang erat dengan perilaku konsumsi dan tabungan.

Hubungan antara pendapatan, konsumsi, dan tabungan dapat dinyatakan dalam rumus: Pendapatan = Konsumsi + Tabungan.

24 of 32

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Tabungan

Tabungan merupakan simpanan yang diperoleh dari dana yang sengaja disisihkan dari pendapatan seseorang yang belum dipakai atau belum dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu.

Tujuan Menabung

Untuk mengantisipasi pengeluaran yang tidak terduga

Untuk menanggulangi pembiayaan yang nilainya cukup besar

Untuk menanggulangi pembiayaan jangka panjang

25 of 32

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Investasi

Investasi merupakan aktivitas ekonomi yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan di masa mendatang dengan memanfaatkan modal atau aset di masa sekarang.

Contoh aset nyata: mesin, pabrik, bangunan, tanah, dan emas.

Contoh aset keuangan: saham, deposito atau obligasi.

Jenis investasi

Investasi tidak langsung

Investasi langsung

jangka pendek dan lebih spekulatif

investasi jangka panjang pada suatu usaha/bisnis baru

26 of 32

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Literasi Keuangan

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), literasi keuangan merupakan pengetahuan, keterampilan, dan keyakinan yang memengaruhi sikap dan perilaku untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan pengelolaan keuangan dalam rangka mencapai kesejahteraan.

Tingkat

Sufficient literate

Well literate

Less literate

Not literate

Kategori

  1. Pengetahuan konsep keuangan.
  2. Kemampuan dalam mengomunikasikan konsep keuangan.
  3. Kecakapan dalam mengelola keuangan pribadi.
  4. Keterampilan dalam membuat keputusan keuangan yang tepat.
  5. Keyakinan dalam merencanakan kebutuhan keuangan di masa depan secara efektif

27 of 32

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Literasi Keuangan
  1. Well literate

Kelompok orang yang mempunyai pengetahuan, keyakinan serta keterampilan dalam menggunakan lembaga jasa keuangan dan produk jasa keuangan.

  1. Sufficient literate

Kelompok orang yang mempunyai pengetahuan dan keyakinan tentang lembaga jasa keuangan serta produk dan jasa keuangan

  1. Less literate

Kelompok orang yang hanya mempunyai pengetahuan tentang lembaga jasa keuangan, produk dan jasa keuangan

  1. Not literate

Kelompok orang yang tidak mempunyai pengetahuan, keyakinan dan keterampilan dalam menggunakan produk dan jasa keuangan.

28 of 32

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Pengelolaan Keuangan Keluarga

Pengelolaan keuangan keluarga merupakan upaya pengelolaan keuangan keluarga secara terstruktur yang mencakup perencanaan, penyusunan bujet atau anggaran, serta analisis sumber penghasilan dan pengeluaran (cash flow) keluarga untuk mewujudkan sasaran dan tujuan keluarga.

Keuntungan:

  1. Turut membantu memberikan gambaran riil keuangan keluarga dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Meningkatkan efektivitas arus keuangan keluarga
  3. Mengendalikan keuangan keluarga dengan mencegah utang berlebih.
  4. Membuat setiap keputusan keuangan keluarga lebih terarah dan mencapai tujuan ekonomis
  5. Mengantisipasi adanya risiko keuangan keluarga yang tak terduga di masa mendatang.

29 of 32

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Pengelolaan Keuangan Keluarga

Langkah-Langkah Mengelola Keuangan

  1. Menyusun Tujuan Keuangan
  2. Spesifik dan bisa diukur
  3. Memiliki target waktu
  4. Tertulis
  5. Menyusun Rencana Pendapatan

  1. Menyusun Rencana Pengeluaran
  2. Membedakan kebutuhan dan keinginan
  3. Memilih prioritas pengeluaran
  4. Melakukan penghematan pada pos pengeluaran
  5. Menabung secara periodic
  6. Merencanakan program untuk masa depan
  7. Melakukan Reviu

30 of 32

C. Pemberdayaan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

  1. Pengelolaan Keuangan Keluarga

Model Pengelolaan Keuangan

Sistem Amplop

Sistem Buku Kas

Sistem kas harian

Sistem kas keluarga

Hal. 245

31 of 32

D. Peranan Komunitas dalam Kehidupan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Komunitas merupakan sekelompok individu yang membangun relasi sosial berdasarkan kesamaan tertentu.

  1. Berdasarkan lokasi atau tempat
  2. Berdasarkan minat
  3. Berdasarkan komunitas

Komunitas mempunyai peranan penting dalam pemberdayaan masyarakat karena di dalam pendekatan komunitas ada kepedulian dan partisipasi yang tinggi dari warga dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan perubahan.

Elemen yang menentukan keberhasilan pemberdayaan masyarakat, antara lain kerja sama, kemauan, kepemimpinan, kerja keras, dan organisasi yang terbina.

CONTOH

Hal. 251

32 of 32

D. Peranan Komunitas dalam Kehidupan Masyarakat

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Unsur Pemberdayaan

Pengembangan aset masyarakat

Peningkatan keterampilan individu

Menciptakan sumber daya masyarakat

Meningkatkan harapan dan kualitas hidup masyarakat

Mendorong kepercayaan diri dan ketahanan masyarakat

Membangun keberlangsungan organisasi