1 of 28

Optimalisasi Nutrisi pada 1000 HPK Sebagai Upaya Pencegahan Stunting

Prof. Dr. dr. Triawanti, M.Kes

Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat

2 of 28

OUTLINE

PROSES PERKEMBANGAN PRENATAL

NUTRISI SAAT HAMIL

NUTRISI 2 TAHUN PERTAMA

3 of 28

1000 Hari Pertama Kehidupan

Masa awal proses kehidupan manusia yang dimulai sejak masa kehamilan (janin masih di dalam kandungan), masa bayi hingga anak berusia 2 tahun.

Pada masa ini terjadi proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat

Optimalisasi periode ini akan menentukan status kesehatan fisik dan kecerdasan (kognitif) pada masa yang akan datang.

4 of 28

Proses Perkembangan Pre-natal

Perkembangan pre-natal (sebelum kelahiran) terbagi menjadi 2 yaitu fase embrionik dan fase fetal/janin

Fase embrionik dimulai sejak terjadinya fertilisasi hingga minggu ke-8

Embrio yang berkembang membentuk 3 lapisan germinal sebagai awal mula pembentuk jaringan dan organ:

Ektoderm 🡪 jaringan saraf, neural crest

Mesoderm 🡪 otot, jaringan ikat (tulang, tulang rawan, pemb. darah)

Endoderm 🡪 organ pernapasan dan pencernaan

Buttriss, J.L., Stanner, S.A. and Wyness, L.A., 2013..

5 of 28

Lanjutan Fase Embrionik

Pada minggu ke-2 hingga ke-4, mulai terbentuk plasenta, tali pusat, dan amnion (sirkulasi fetal-plasenta) sebagai medium transportasi nutrisi dari ibu ke janin

Keberadaan sirkulasi fetal-plasenta menjadi titik mula terjadinya proses organogenesis (pembentukan organ)

Perkembangan embrio secara cepat selama trimester pertama menyebabkannya rentan terdampak oleh faktor eksternal (alcohol, obat, ketidakseimbangan nutrisi, radiasi, dan agen infeksius)

6 of 28

Fase Perkembangan Fetal

  • Perkembangan fetal dimulai dari minggu ke-9 dan ditandai dengan pertumbuhan struktur tubuh dan organ yang cepat
  • Sistem saraf telah berfungsi sepenuhnya sehingga janin mampu bereaksi terhadap rangsangan gerakan, suara, dan cahaya
  • Perkembangan janin sepenuhnya bergantung pada ibu dan lingkungan maternal dalam pemenuhan nutrisi
  • Nutrisi ibu menjadi kunci utama dalam menentukan kesehatan janin di dalam “jendela kritis” (critical window) selama perkembangan jaringan dan organ

7 of 28

Jendela Kritis Perkembangan Janin

Medical illustrations: James Dowdalls. Graph production, Jane Teis Graphic Services. From the UCLA Institute of the Environment and Sustainability, Southern California Environmental Report Card, ‘Air Pollution Impact on Infants and Children’, Beate Ritz, MD, Ph.D. and Michelle Wilhelm, Ph.D.

  • Minggu ke 3

Jantung, otak, dan saraf tulang belakang terbentuk

  • Minggu ke 4-8

Jantung mulai berdetak

Organ-organ lain mulai tumbuh dan berdiferensiasi

  • Minggu ke 9-12

Masuk periode fetal

Lengan dan kaki memanjang

Pembentukan intestine di abdomen dan sel darah merah di hati

Urine terbentuk dan genitalia eksternal matur (minggu-12)

8 of 28

Jendela Kritis Perkembangan Janin

Medical illustrations: James Dowdalls. Graph production, Jane Teis Graphic Services. From the UCLA Institute of the Environment and Sustainability, Southern California Environmental Report Card, ‘Air Pollution Impact on Infants and Children’, Beate Ritz, MD, Ph.D. and Michelle Wilhelm, Ph.D.

  • Minggu ke 13-16

Otot dan jaringan tumbuh sangat cepat

Terjadi ossifikasi tulang

Hati dan pankreas mensekresi cairan

Dapat ditentukan jenis kelamin bayi

  • Minggu ke 17-20

Otot makin berkembang, muncul alis dan bulu mata serta kuku jari dan jempol

  • Minggu ke 21-24

Muncul lanugo, sumsum tulang menghasilkan sel darah,

Saluran pernapasan bawah berkembang

Bayi mulai menyimpan lemak

9 of 28

Jendela Kritis Perkembangan Janin

Medical illustrations: James Dowdalls. Graph production, Jane Teis Graphic Services. From the UCLA Institute of the Environment and Sustainability, Southern California Environmental Report Card, ‘Air Pollution Impact on Infants and Children’, Beate Ritz, MD, Ph.D. and Michelle Wilhelm, Ph.D.

  • Minggu ke 25-28

Perkembangan otak secara cepat

Sistem pernapasan mulai terjadi pertukaran gas

  • Minggu ke 29-32

Peningkatan lemak tubuh, tulang berkembang seutuhnya

Bayi mulai menyimpan zat besi, kalsium, dan fosfor

  • Minggu ke 33-36

BB bayi menjadi > 2 kg

Siap untuk kelahiran

  • Usia 0-2 tahun

Tumbuh kembang organ-orang penting terus berlanjut

10 of 28

PROSES TUMBUH KEMBANG OTAK

Fase Perkembangan

Proses

1. Kelahiran sel

Genesis neuron dan glia

2. Migrasi sel

Pergerakan sel menuju posisi fungsional masing-masing

3. Diferensiasi sel

Sel perkursor bertranformasi menjadi tipe sel spesifik

4. Maturasi sel

Pertumbuhan dendrit dan axon

5. Sinaptogenesis

Pembentukan jembatan komunikasi sel sites-synapses

6. Kematian sel dan synaptic pruning

Kematian sel terprogram dan pembongkaran sirkuit yang tak terpakai

7. Mielinasi

Pembentukan mielin untuk meningkatkan neurotransmis

Gibb & Kovalchuk, 2017

11 of 28

Leisman, G., Mualem, R., & Mughrabi, S. K. (2015). The neurological development of the child with the educational enrichment in mind. Psicología Educativa21(2), 79-96.

Period of opportunity

12 of 28

Pentingnya nutrisi di 1000 HPK

A. Imdad, Z. Lassi, R. Salaam and Z.A. Bhutta.

Gagal tumbuh/stunting menjadi indikator dari gagalnya

pemenuhan nutrisi selama 1000 HPK

Gizi buruk di awal kehidupan memiliki konsekuensi buruk yang dapat dirasakan seumur hidup, antara lain:

* Perawakan pendek dan hambatan pada kecerdasan

* Kesulitan saat mengenyam pendidikan dan bekerja

* Upah yang lebih rendah akibat kemampuan kerja yang kurang

Malnutrisi dapat terjadi secara terus menerus ke generasi berikutnya yang disebut “intergenerational cycle of growth failure”

13 of 28

Ibu

Neonatus

Bayi

Kehamilan

Kehidupan intrauterin,

Nutrisi dan pertumbuhan janin suboptimal

Berat Badan Lahir Rendah

Kecil untuk usia kehamilan

Lahir prematur

Pertumbuhan yang buruk/lambat

Latihan pemberian makan yang kurang

Kehamilan remaja,

Gizi kurang, risiko kelebihan berat badan dan obesitas yang lebih tinggi

Hipertensi, kekurangan zat gizi mikro,

Pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat

Risiko penyakit kronis yang lebih tinggi.

Ketidakcukupan zat gizi mikro

Pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat

Perawakan pendek, IMT rendah,

Kehamilan ganda, penurunan jarak kelahiran,

Obesitas, kekurangan zat gizi mikro, pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat

Dewasa Muda

Anak dan Remaja

Wanita usia produktif

Peningkatan resiko keguguran

Peningkatan

resiko kematian neonatus

Resiko mortalitas, infeksi akut, stunting, kemampuan studi rendah

Peningkatan resiko dropout sekolah, kesulitan mencari perkejaan

Intergenerational cycle of growth failure

A. Imdad, Z. Lassi, R. Salaam and Z.A. Bhutta: Prenatal Nutrition and Nutrition in Pregnancy: Effects on Long- Term Growth and Development. Early Nutrition and Long-Term Health.

14 of 28

15 of 28

16 of 28

Faktor resiko stunting di negara berkembang

  • Asuhan prenatal yang kurang
  • Berat bayi lahir rendah (BBLR)
  • Tidak diberikan ASI ekslusif
  • Nutrisi anak tidak adekuat
  • Meningkatnya resiko penyakit menular/infeksi
  • Tingginya aduan orang tua tentang sakit anaknya yang sering kambuh
  • Sosial ekonomi

17 of 28

Optimalisasi Nutrisi �1000 HPK

Saat sebelum kehamilan

  • Memastikan kesehatan dan asupan nutrisi ibu optimal

Saat ibu mengandung

  • Pemenuhan gizi seimbang dan penambahan zat gizi serta mikronutrien seiring bertambahnya usia kehamilan

Saat bayi berusia 0-6 bulan

  • Pemberian ASI ekslusif

Saat anak berusia 6 bulan- 2 tahun

  • Mulai diperkenalkan dengan MPASI secara bertahap

18 of 28

Zat gizi yang diperlukan saat hamil

  • Trimester pertama

Zat Gizi

Fungsi

Contoh Bahan Makanan

Asam Folat

Pembentukan SSP (otak)

Sayuran berdaun hijau, tempe, kacang-kacangan

Asam Lemak Tak Jenuh

Tumbuh kembang SSP (otak)

Ikan laut: Ikan tengiri, ikan tongkol, ikan tuna

Vitamin B12

Perkembangan sel janin

Daging ternak dan produk olahannya (telur, susu, keju), Produk olahan kedelai (tahu, tempe, susu)

Vitamin D

Membantu penyerapan kalsium dan mineral

Susu, ikan

19 of 28

Zat gizi yang diperlukan �saat hamil

  • Trimester kedua

Zat Gizi

Fungsi

Contoh Bahan Makanan

Vitamin A

Proses metabolisme, pembentukan tulang dan perkembangan fungsi mata

Daging ayam, telur bebek, kangkong, wortel, dan buah-buahan berwarna kuning dan merah

Kalsium (Ca)

Pembentukan tulang

Produk susu dan olahannya, bayam, jeruk

Zat Besi (Fe)

Pembentukan sel darah merah, mencegah anemia

Kacang-kacangan, sayuran hijau, daging sapi, ikan

20 of 28

Zat gizi yang diperlukan saat hamil

  • Trimester ketiga

Zat Gizi

Fungsi

Contoh Bahan Makanan

Vitamin B6

Membantu proses pertumbuhan saraf

Kacang-kacangan, hati, gandum

Serat

Mencegah sembelit, diabetes, dan dan preeklampsia

Sayuran dan buah-buahan

Vitamin C

Membantu penyerapan zat besi dan antioksidan

Sayuran dan buah-buahan (tomat, jeruk, papaya, jambu)

Zinc (Zn)

Mencegah kelahiran premature, meningkatkan sintesis protein dan mencegah malformasi kongenital

Kacang-kacangan, hati, telur, daging sapi

Iodium

Pembentukan sel otak, sel darah merah, dan otot

Garam dapur, ikan laut, udang

21 of 28

Pentingnya ASI ekslusif

WHO merekomendasikan ASI ekslusif selama 6 bulan pertama, dimulai dari sejak dilahirkan (Inisiasi Menyusui Dini)

ASI memberikan perlindungan kepada bayi (penurunan mortalitas 12% dibanding bayi yang tidak diberikan ASI)

ASI memiliki kolostrum 🡪 meningkatkan imunitas dan mencegah infeksi pernapasan dan gastrointestinal

ASI mampu meningkatkan perkembangan neuron pada bayi

Pada bayi premature, ASI meningkatkan perkembangan psikomotor pada usia 2-5 tahun

Boquien, C.Y., 2018..

22 of 28

Kandungan Nutrisi pada ASI

Komposisi ASI: 87% air, 1% protein, 4% lipid, 7% karbohidrat, mineral (kalsium, fosfor, magnesium, kalium, natrium, dsb) dan vitamin

ASI mengandung LC-PUFA dan neuklotida (meningkatkan neurodevelopmental)

ASI juga mengandung beragam enzim, sel-sel imun (makrofag, limfosit, neurofil) dan antibodi IgA

.

23 of 28

Komposisi susu formula telah mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, tetapi tetap terdapat perbedaan antara susu formula dengan ASI terhadap nutrisi makro maupun mikro yang memengaruhi tumbuh kembang bayi (Caroli et al. 2021)

.

24 of 28

Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)

  • MP-ASI adalah makanan yang yang diberikan mulai 6 bulan disamping ASI ekslusif untuk mencapai tumbuh kembang optimal
  • MP-ASI berguna untuk memenuhi kebutuhan zat gizi selain dari ASI
  • Komposisi MP-ASI tetap memperhatikan gizi seimbang:
  • Serealian/umbi-umbian 🡪 beras, beras merah, kentang, ubi yang dihaluskan
  • Kacang-kacangan 🡪 kacang hijau, kacang merah, kacang polong
  • Sayur dan buah 🡪 sayuran kaya akan karoten (wortel, tomat, bayam, kangkung, labu kuning), buah yang tidak asam (pisang, papaya, apel)
  • Pangan hewani 🡪 daging ayam/sapi tanpa lemak, ikan segar yang dihaluskan/tanpa duri
  • Minyak/lemak (sedikit) 🡪 minyak kelapa, minyak jagung, dsb

25 of 28

26 of 28

27 of 28

Beberapa Pustaka

  • Buttriss, J.L., Stanner, S.A. and Wyness, L.A., 2013. Nutrition and development: short-and long-term consequences for health. The Report of a British Nutrition Foundation Task Force. Nutrition and development: short-and long-term consequences for health. The Report of a British Nutrition Foundation Task Force
  • A. Imdad, Z. Lassi, R. Salaam and Z.A. Bhutta: Prenatal Nutrition and Nutrition in Pregnancy: Effects on Long- Term Growth and Development. Early Nutrition and Long-Term Health
  • Budiastutik, I., & Rahfiludin, M. Z. 2019. Faktor Risiko Stunting pada anak di Negara Berkembang. Amerta Nutrition3(3), 122–129.
  • Kragel, E.A., Merz, A., Flood, D.M.N. and Haven, K.E., 2020. Risk Factors for Stunting in Children under the Age of 5 in Rural Guatemalan Highlands. Annals of Global Health, 86(1), p.8.
  • Boquien, C.Y., 2018. Human milk: an ideal food for nutrition of preterm newborn. Frontiers in pediatrics, 6, p.295
  • Caroli, Margherita, et al. "Breastfed and Formula-Fed Infants: Need of a Different Complementary Feeding Model?." Nutrients 13.11 (2021): 3756
  • Lteif AN, Schwenk II WF. Breast milk: revisited. InMayo Clinic Proceedings 1998 Aug 1 (Vol. 73, No. 8, pp. 760-763). Elsevier

28 of 28

Sekian Terimakasih

wassalam

Mari jaga ibu hamil

Ibu Sehat,

Generasi Cerdas,

Indonesia Hebat