1 of 51

PEMETAAN VEKTOR

MALARIA

2 of 51

PRESENTATION TITLE

Nama

: Ns. Supriyadi,. S.Kep

TTL

: Tangerang, 05 Mei 1989

Instansi

: Dinas Kesehatan Kota

Tangerang Selatan

Jabatan

: Pengelola Program P2BB

Hoby

Hp

: Olahraga

: 085945728914

3 of 51

Hasil Belajar

Peserta mampu melakukan pemetaan vektor malaria

4 of 51

INDIKATOR HASIL BELAJAR

1

Menjelaskan metode pemetaan

2

Melakukan pemetaan vektor malaria

5 of 51

Materi Pokok

Tujuan Pemetaan

Metode Pemetaan Vektor

6 of 51

7 of 51

8 of 51

KOTA TANGERANG ELIMINASI MALARIA TAHUN 2014

CAPAIAN

  1. DAERAH NON ENDEMIS MALARIA
  2. PENANGANAN KASUS MALRIA IMPORT SESUAI STANDAR
  3. LAPORAN KASUS MALARIA DI LAKUKAN PENYELIDIKAN EPIDEMIOLOGI (PE)
  4. LAPORAN KASUS DI LAPORKAN KE E-SISMAL SETIAP BULANNYA
  5. DAERAH RESEPTIF?

9 of 51

10 of 51

11 of 51

  • Umumnya di daerah yang ada genangan air seperti rawa-rawa, lagun, muara sungai, tambak, saluran irigasi, persawahan, dan mata air.

12 of 51

13 of 51

14 of 51

15 of 51

16 of 51

17 of 51

18 of 51

19 of 51

PENGERTIAN GPS

GPS atau Global Positioning System adalah sistem navigasi satelit yang dapat menentukan posisi, kecepatan, dan waktu di permukaan bumi dengan akurasi tinggi. GPS menggunakan sinyal radio yang dikirim oleh 24 satelit yang mengorbit di sekitar bumi. Dengan menerima sinyal dari setidaknya empat satelit, penerima GPS dapat menghitung jarak dan posisinya secara tiga dimensi.

20 of 51

Melansir dari Aerospace, penemuan GPS berawal saat Rusia meluncurkan Sputnik sebagai satelit pertama yang berhasil mengorbit bumi pada tahun 1957. Saat Sputnik mengorbit planet ini, satelit memancarkan sinyal radio. Sekelompok ilmuwan di Applied Physics Laboratory (APL) di Universitas Johns Hopkins mengamati fenomena aneh, yaitu frekuensi sinyal radio yang ditransmisikan oleh Sputnik meningkat saat satelit mendekat, dan frekuensi sinyal menurun saat bergerak menjauh.

Sejarah dan Pengembangan GPS

SEJARAH AWAL GPS

21 of 51

GPS pertama kali dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1973 untuk keperluan militer. Nama awalnya adalah NAVSTAR GPS (Navigation System with Time and Ranging Global Positioning System). Pada tahun 1983, Presiden Ronald Reagan mengumumkan bahwa GPS akan dibuka untuk penggunaan sipil secara gratis. Pada tahun 1995, sistem GPS mencapai kapasitas penuh dengan 24 satelit operasional. Pada tahun 2000, Presiden Bill Clinton menghapuskan pembatasan akurasi yang dikenal sebagai Selective Availability (SA) yang membuat sinyal GPS menjadi lebih tepat untuk pengguna sipil. Pada tahun 2005, sistem GPS mulai ditingkatkan dengan penambahan satelit dan sinyal baru yang lebih kuat dan tahan gangguan. Pada tahun 2020, sistem GPS memiliki 31 satelit operasional dan mencapai akurasi rata-rata sekitar 5 meter.

Pengembangan GPS

22 of 51

23 of 51

24 of 51

JENIS PEMETAAN GPS

  1. Pemetaan Manual
  2. Pemetaan Secara Digital
    • Berdasarkan Global Positioning System (GPS)
    • Pemetaan Digital Dengan Menggunakan Hp Ber GPS

25 of 51

A. PEMETAAN MANUAL

26 of 51

27 of 51

28 of 51

29 of 51

30 of 51

31 of 51

32 of 51

33 of 51

B. PEMETAAN DIGITAL

34 of 51

  • PEMETAAN DIGITAL DENGAN GPS GARMIN

35 of 51

36 of 51

37 of 51

38 of 51

  • PEMETAAN DIGITAL DENGAN MENGGUNAKAN

HP BER GPS

39 of 51

40 of 51

Cari

Download

Buka Geo Tracker

Pilih Setting

1

2

3

4

Langkah Penggunaan Aplikasi Geo Tracker

41 of 51

CARA KERJA GEO TRACKER

  1. MASUK KE MENU
  2. KLIK “Add New Empty Map”
  3. ISI “Deskription”

1

2

3

4

5

6

Klik

42 of 51

43 of 51

44 of 51

45 of 51

46 of 51

47 of 51

TITIK KORDINAT RM RIZKI

Latitude

Longitude

Titik

LineStringColor

name

LabelScale

Icon

IconColor

Jentik

IconScale

-6,12025

106,17168

3174A1006L20

cyan

RM Rizki 1

0,6

41

Yellow

20

0,6

-6,12022

106,17157

3174A1006L00

cyan

RM Rizki 2

0,6

41

Green

0

0,6

-6,11999

106,17173

3174A1006L10

cyan

RM Rizki 3

0,6

41

Yellow

10

0,6

-6,1204

106,17285

3174A1006L00

cyan

RM Rizki 4

0,6

41

Green

0

0,6

48 of 51

49 of 51

PENUGASAN

Lakukan Survey Habitat/ Vektor perkembangbiakan (breeding places)

Catat dan foto Kordinat habitat/vector perkembangan (breeding places)

Catat jumlah temuan jentik/Vektor

50 of 51

PRAKTIK LAPANGAN

51 of 51