BAB 5
Strategi Dakwah dan Perkembangan Islam di Indonesia
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ ﴿١٢٥﴾
Awal penyebaran Islam di Indonesia
Pedagang
Bermukim di Pesisir Pantai
Membentuk Komunitas Muslim
Sebagian Menikah dengan Penduduk Sekitar
Beberapa mendirikan Majlis Pendidikan
Periode Islamisasi di Indonesia
Didukung dengan penemuan arkeologis berupa batu nisan Sultan Malikus Saleh (686 H/ 1297 M) di Kerajaan Samudra Pasai dan batu nisan Syaikh Maulana Malik Ibrahim (1419 H) di Gresik.
Didukung dengan penemuan batu niasan yang usianya lebih lama dari sebelumnya, yaitu batu nisan Fatimah binti Maimun bin Habatullah (475 H/1082 M). Juga kesamaan dalam corak tasawwuf dan beberapa kata serapan yang diambil dari Bahasa Iran.
Didukung dengan tulisan yang termuat dalam naskah-naskah Cina pada masa Dinasti Tang (Terdapat pemukiman Muslim di Barus dan Perlak pada abad ke-7 M)
Peran Walisanga di Tanah Jawa
Strategi Dakwah Para Muballigh dalam Penyebaran Islam
Tahap-tahap Perkembangan Dakwah Islam di Indonesia
Wallahu A’lam