1 of 48

Larutan Berair

2 of 48

4.1

Larutan adalah campuran yang homogen dari dua atau lebih zat (kalau heterogen??)

Zat yang jumlahnya lebih sedikit disebut zat terlarut.

Zat yang jumlahnya lebih banyak disebut zat pelarut.

Larutan

Zat terlarut

Zat pelarut

Soft drink (l)

Udara (g)

Solder (s)

H2O

N2

Pb

Gula, CO2

O2, Ar, CH4

Sn

(zat padat/zat cair)

3 of 48

Larutan ideal: Jika interaksi antarmolekul komponen-komponen larutan sama besar dengan interaksi antarmolekul komponen-komponen tersebut pada keadaan murni,

4 of 48

Elektrolit adalah suatu zat, yang ketika dilarutkan dalam air akan menghasilkan larutan yang dapat menghantarkan arus listrik.

Nonelektrolit merupakan zat yang tidak menghantarkan arus listrik ketika dilarutkan dalam air.

nonelektrolit

elektrolit lemah

elektrolit kuat

4.1

5 of 48

Elektrolit Kuat – 100% terurai

NaCl (s) Na+ (aq) + Cl- (aq)

H2O

Elektrolit Lemah – tidak 100% terurai

CH3COOH CH3COO- (aq) + H+ (aq)

Mengapa reaksi kimia dapat menghasilkan listrik

pada hasil reaksi?

Kation (+) dan Anion (-)

4.1

6 of 48

Ionisasi asam asetat

CH3COOH CH3COO- (aq) + H+ (aq)

4.1

Reaksi reversibel adalah reaksi dapat berlangsung dalam dua arah.

Asam asetat adalah elektrolit lemah karena hanya terionisasi sebagian dalam air.

7 of 48

Proses dimana sebuah ion dikelilingi oleh molekul-molekul air yang tersusun dalam keadaan tertentu disebut hidrasi.

δ+

δ

H2O

4.1

8 of 48

Nonelektrolit tidak menghasilkan listrik ?

Tdk ada kation (+) dan anion (-) pada hasil

4.1

C6H12O6 (s) C6H12O6 (aq)

H2O

9 of 48

Reaksi Pengendapan

Endapan – adalah padatan taklarut yg terpisah dr larutan

Persamaan molekul

Persamaan ionik

Persamaan ionik total

Pb2+ + 2NO3- + 2Na+ + 2I- PbI2 (s) + 2Na+ + 2NO3-

Na+ dan NO3- adalah ion pendamping

PbI2

Pb(NO3)2 (aq) + 2NaI (aq) PbI2 (s) + 2NaNO3 (aq)

endapan

Pb2+ + 2I- PbI2 (s)

4.2

10 of 48

4.2

11 of 48

Cara Penulisan Persamaan Ionik

  1. Tulis persamaan molekul untuk reaksi yg sudah disetarakan.
  2. Tulis ulang persamaan untuk menunjukkan ion-ion yang terdisosiasi yang terbentuk dalam larutan.
  3. Identifikasi dan abaikan ion-ion pendamping pada kedua ruas persamaan reaksi untuk memperoleh persamaan ionik total.

AgNO3 (aq) + NaCl (aq) AgCl (s) + NaNO3 (aq)

Ag+ + NO3- + Na+ + Cl- AgCl (s) + Na+ + NO3-

Ag+ + Cl- AgCl (s)

4.2

Tuliskan persamaan ionik total untuk reaksi perak

nitrat dengan sodium klorida.

12 of 48

Kimia dalam Kehidupan:

CO2 (aq) CO2 (g)

Ca2+ (aq) + 2HCO3 (aq) CaCO3 (s) + CO2 (aq) + H2O (l)

-

Reaksi Pengendapan yang Tidak Diharapkan

4.2

13 of 48

Asam

Memiliki rasa masam; misalnya cuka mempunyai rasa dari asam

asetat, dan lemon serta buah-buahan sitrun lainnya mengandung

asam sitrat.

Bereaksi dengan logam tertentu menghasilkan gas hidrogen

Bereaksi dengan karbonat dan bikarbonat menghasilkan gas

karbon dioksida.

4.3

Asam menyebabkan perubahan warna pd zat warna tumbuhan.

2HCl (aq) + Mg (s) MgCl2 (aq) + H2 (g)

2HCl (aq) + CaCO3 (s) CaCl2 (aq) + CO2 (g) + H2O (l)

Larutan asam dalam air menghantarkan listrik.

14 of 48

Basa

4.3

Memiliki rasa pahit

Basa terasa licin; misalnya sabun yang mengandung basa

memiliki sifat ini

Menyebabkan perubahan warna pada zat warna tumbuhan.

Larutan basa dalam air menghantarkan arus listrik.

15 of 48

asam Arrhenius : zat yg menghasilkan H+ (H3O+) dlm air

basa Arrhenius : zat yg menghasilkan OH- dlm air

4.3

16 of 48

Asam Brønsted merupakan donor proton.

Basa Brønsted merupakan akseptor proton.

asam

basa

asam

basa

4.3

Asam Brønsted terdiri dari minimal satu

proton terhidrasi!

17 of 48

Asam monoprotik

HCl H+ + Cl-

HNO3 H+ + NO3-

CH3COOH H+ + CH3COO-

Elektrolit kuat, asam kuat

Elektrolit kuat, asam kuat

Elektrolit lemah, asam lemah

Asam diprotik

H2SO4 H+ + HSO4-

HSO4- H+ + SO42-

Asam triprotik

H3PO4 H+ + H2PO4-

H2PO4- H+ + HPO42-

HPO42- H+ + PO43-

4.3

Elektrolit kuat, asam kuat

Elektrolit lemah, asam lemah

Elektrolit lemah, asam lemah

Elektrolit lemah, asam lemah

Elektrolit lemah, asam lemah

18 of 48

Identifikasi spesi berikut sebagai asam Brønsted, basa Brønsted atau keduanya. (a) HBr, (b) CH3COO-, (c) H2PO4-

HBr (aq) H+ (aq) + Br- (aq)

Asam brønsted

CH3COO- (aq) + H+ (aq) CH3COOH (aq)

Basa brønsted

H2PO4- (aq) H+ (aq) + HPO42- (aq)

H2PO4- (aq) + H+ (aq) H3PO4 (aq)

Asam brønsted

Basa brønsted

4.3

19 of 48

Review:

asam Arrhenius merupakan zat yg menghasilkan H+ (H3O+) dlm air

basa Arrhenius merupakan zat yg menghasilkan OH- dlm air

Asam Brønsted merupakan donor proton.

Basa Brønsted merupakan akseptor proton.

Asam Lewis merupakan akseptor pasangan elektron.

Basa Lewis merupakan donor pasangan elektron .

20 of 48

Basa Lewis

OH-, F-, CH3COO-

Basa kuat

PO43- , I-, CO2-

Basa Kuat

ClO4-, NO3-

Basa kuat

NH3

Basa kuat

Br-, NO2- SO32-

Peralihan kuat - lemah

H-

Basa lemah

CN- CO

Basa Lemah

SH- I- S2O32- , S2-

Basa lemah

21 of 48

Asam Lewis

H+, Li+ Na+ K+

Mg2+ Ca2+

Al3+

Cr3+ Co3+ Fe3+

BF3 AlH3

SO3 CO2

Zn2+ Pb2+ Sn2+

Cu+ Ag+

I+ Br+ Cl+

22 of 48

Reaksi Penetralan

asam + basa garam + air

HCl (aq) + NaOH (aq) NaCl (aq) + H2O

H+ + Cl- + Na+ + OH- Na+ + Cl- + H2O

H+ + OH- H2O

4.3

23 of 48

CONTOH SOAL

  1. Jika larutan 100 mL 0,015 M HCl dan 50,0 mL 0,010 M NaOH dicampur
  2. Apakah campuran tersebut bersifat asam atau basa?
  3. Berapakah konsentrasi [H3O+]

2. Berapakah konsentrasi [H3O+] dari campuran 25 mL 0,15 M HNO3 dengan 10,0 mL 0,412 M KOH

(Apakah larutan bersifat asam, basa atau netral)

24 of 48

OH- adalah zat pembatas,

H3O+ terdapat berlebih

  • campuran bersifat asam

25 of 48

Asam Lemah dan Basa Lemah

HOCl + H2O H3O+ + OCl-

H2O + H2O H3O+ + OH-

asam

asam

asam

asam

basa

basa

basa

basa

Ionisasi HOCl merupakan proses bolak balik dan harus dinyatakan dengan tetapan kesetimbangan:

Ka =

[H3O+] [OH-]

[HOCl]

= 2,95 x 10-8

Ka disebut tetapan ionisasi dan ditentukan melalui percobaan

26 of 48

Contoh

Tetapan ionisasi asam asetat Ka=1,8x10-5 M. Tentukan konsentrasi ion hidronium pada larutan:

a. 1 M

b. 0,1 M

c. 1x10-2

d. 1x10-3

27 of 48

2. pH pelarut 1,10 M HCN adalah 4,7. Berapakah nilai Ka HCN

3. Suatu larutan jenuh (pelarut air) dari basa lemah anilin mengandung 36 g C6H5NH2/ L. Berapakah pH larutan tersebut

HCN + H2O H3O+ + CN-

C6H5NH2 + H2O C6H5NH3 + + OH-

28 of 48

Reaksi Oksidasi-Reduksi

(reaksi transfer elektron)

2Mg (s) + O2 (g) 2MgO (s)

2Mg 2Mg2+ + 4e-

O2 + 4e- 2O2-

reaksi oksidasi (pelepasan e-)

reaksi reduksi (penangkapan e-)

2Mg + O2 + 4e- 2Mg2+ + 2O2- + 4e-

2Mg + O2 2MgO

4.4

29 of 48

Zn (s) + CuSO4 (aq) ZnSO4 (aq) + Cu (s)

Zn teroksidasi

Zn Zn2+ + 2e-

Cu2+ tereduksi

Cu2+ + 2e- Cu

Zn : zat pereduksi

Cu2+ : zat pengoksidasi

4.4

Kabel tembaga bereaksi dengan perak nitrat

menghasilkan perak. Siapakah yang bertindak sbg zat pengoksidasi dalam reaksi tsb?

Cu (s) + 2AgNO3 (aq) Cu(NO3)2 (aq) + 2Ag (s)

Cu Cu2+ + 2e-

Ag+ + 1e- Ag

Ag+ tereduksi

Ag+ sbg zat pengoksidasi

30 of 48

Bilangan Oksidasi

Jumlah muatan yang dimiliki suatu atom dalam molekul (senyawa

ionik) jika elektron-elektronnya berpindah seluruhnya.

  1. Setiap atom dalam unsur bebas (dalam keadaan tidak tergabung) memiliki bilangan oksidasi nol.

Na, Be, K, Pb, H2, O2, P4 = 0

  1. Pada ion, bilangan oksidasinya sesuai dengan muatan ion tersebut.

Li+, Li = +1; Fe3+, Fe = +3; O2-, O = -2

  1. Bilangan oksidasi oksigen umumnya –2. Pada H2O2 adalah –1.

4.4

31 of 48

  1. Bilangan oksidasi hidrogen adalah +1 kecuali bila hidrogen berikatan dengan logam dalam bentuk senyawa biner. Dalam kasus ini, bilangan oksidasinya –1.

6. Dalam molekul netral, jumlah bilangan oksidasi semua atom penyusunnya harus nol. Dalam bentuk ion poliatomik, jumlah bilangan oksidasi semua unsur dalam ion tsb harus sama dengan muatan total ion.

  1. Fluor memiliki bilangan oksidasi –1 dalam semua senyawanya. Halogen lainnya (Cl, Br, dan I) memiliki bilangan oksidasi negatif ketika sebagai ion halida dalam senyawanya, dan positif jika bergabung dengan oksigen.

HCO3-

O = -2

H = +1

3x(-2) + 1 + ? = -1

C = +4

Berapa bilangan oksidasi dari seluruh unsur HCO3- ?

4.4

32 of 48

Gambar 4.10 Bilangan oksidasi unsur-unsur dalam senyawanya

4.4

33 of 48

NaIO3

Na = +1

O = -2

3x(-2) + 1 + ? = 0

I = +5

H2SO4

H = +1 (x2) O= -2(x4)

2 (+1) + (-2) (4) + ? = 0

S = +6

K2Cr2O7

O = -2

K = +1

7x(-2) + 2x(+1) + 2x(?) = 0

Cr = +6

Berapakah bilangan oksidasi dari seluruh unsur-unsur berikut?

34 of 48

Reaksi Redoks

Reaksi Kombinasi

A + B C

S + O2 SO2

Reaksi Dekomposisi

2KClO3 2KCl + 3O2

C A + B

0

0

+4

-2

+1

+5

-2

+1

-1

0

4.4

35 of 48

Reaksi Redoks…lanjutan

Reaksi Penggantian

A + BC AC + B

Sr + 2H2O Sr(OH)2 + H2

TiCl4 + 2Mg Ti + 2MgCl2

Cl2 + 2KBr 2KCl + Br2

Penggantian Hidrogen

Penggantian Logam

Penggantian Halogen

4.4

0

+1

+2

0

0

+4

0

+2

0

-1

-1

0

36 of 48

Deret Keaktifan

M + BC AC + B

Reaksi Penggantian Hidrogen

M adalah logam

BC adalah asam atau H2O

B adalah H2

Ca + 2H2O Ca(OH)2 + H2

Pb + 2H2O Pb(OH)2 + H2

4.4

Gambar 4.15

37 of 48

Reaksi Disproporsionasi

Cl2 + 2OH- ClO- + Cl- + H2O

Zat yang sekaligus mengalami oksidasi dan reduksi

Kimia Klorin

0

+1

-1

4.4

38 of 48

Ca2+ + CO32- CaCO3

NH3 + H+ NH4+

Zn + 2HCl ZnCl2 + H2

Ca + F2 CaF2

Pengendapan

Asam-Basa

Redoks (Penggantian H2)

Redoks (Kombinasi)

Klasifikasikan reaksi-reaksi berikut.

4.4

39 of 48

40 of 48

Konsentrasi Larutan

Konsentrasi dari larutan adalah jumlah zat terlarut yang terdapat di dalam sejumlah tertentu pelarut atau larutan.

M = molaritas =

mol zat terlarut

liter larutan

Berapakah massa KI yg dibutuhkan utk membuat

500 mL larutan 2,80 M KI?

volume KI

mol KI

gram KI

M KI

M KI

500 mL

= 232 g KI

166 g KI

1 mol KI

x

2,80 mol KI

1 L larutan

x

1 L

1000 mL

x

4.5

41 of 48

4.5

42 of 48

Pengenceran larutan adalah prosedur untuk penyiapan larutan yang kurang pekat dari larutan yang lebih pekat.

Pengenceran

Penambahan

pelarut

Mol zat terlarut

Sebelum pengenceran (i)

Mol zat terlarut

Setelah pengenceran (f)

=

MiVi

MfVf

=

4.5

43 of 48

Bagaimana menyiapkan 60,0 mL 0,2 M HNO3 dari larutan stok 4,00 M HNO3?

MiVi = MfVf

Mi = 4,00

Mf = 0,200

Vf = 0,06 L

Vi = ? L

4.5

Vi =

MfVf

Mi

=

0,200 x 0,06

4,00

= 0,003 L = 3 mL

3 mL asam

+ 57 mL air

= 60 mL larutan

44 of 48

Analisis Gravimetri

4.6

  1. Larutkan zat yang tidak diketahui komposisinya (sampel awal) dalam air.
  2. Biarkan bereaksi dg zat lain sehingga membentuk endapan.
  3. Saring, keringkan lalu timbang endapan tsb.
  4. Gunakan rumus kimia dan massa dari endapan untuk menentukan jumlah dari ion dari sampel awal.

45 of 48

Titrasi Asam-Basa

Dalam percobaan titrasi, suatu larutan yg konsentrasinya diketahui secara pasti (larutan standar) ditambahkan secara bertahap ke larutan lain yg konsentrasinya tdk diketahui, sampai reaksi kimia antar kedua larutan tsb berlangsung sempurna.

Titik ekuivalen – titik dimana reaksi berlangsung sempurna.

Indikator – zat yg memiliki perbedaan warna yang mencolok

dalam medium asam dan basa.

Perlahan-lahan

tambahkan basa

pd asam yg tdk diketahui

SAMPAI

Indikator

berubah warna

4.7

46 of 48

Berapakah volume dari 1,420 M larutan NaOH

dibutuhkan untuk mentitrasi 25,00 mL 4.50 M

larutan H2SO4?

4.7

TULISKAN PERSAMAAN KIMIANYA!

volume asam

mol asam

mol basa

volume basa

H2SO4 + 2NaOH 2H2O + Na2SO4

4,50 mol H2SO4

1.000 mL larutan

x

2 mol NaOH

1 mol H2SO4

x

1.000 ml larutan

1,420 mol NaOH

x

25,00 mL

= 158 mL

M

asam

reaksi

koef.

M

basa

47 of 48

Kimia Dalam Kehidupan: Logam dari Lautan

CaCO3 (s) CaO (s) + CO2 (g)

Mg(OH)2 (s) + 2HCl (aq) MgCl2 (aq) + 2H2O (l)

CaO (s) + H2O (l) Ca2+ (aq) + 2OH (aq)

-

Mg2+ (aq) + 2OH (aq) Mg(OH)2 (s)

-

Mg2+ + 2e- Mg

2Cl- Cl2 + 2e-

MgCl2 (l) Mg (l) + Cl2 (g)

4.7

48 of 48

TERIMA KASIH