1 of 42

BAB 7 �DASAR PEMERANAN TEATER MODERN

2 of 42

Latihan Olah Tubuh

  • Latihan Pemanasan
  • Inti
  • Pendinginan

3 of 42

Latihan Pemanasan

Latihan Leher

  1. Miringkan kepala ke bahu kiri dan tahan selama 8 hitungan.
  2. Miringkan kepala ke bahu kanan dan tahan selama 8 hitungan.
  3. Tengokkan kepala ke bahu kiri dan tahan selama 8 hitungan.
  4. Tengokkan kepala ke bahu kanan dan tahan selama 8 hitungan.
  5. Tundukkan kepala ke depan dan dagu menyentuh dada dan tahan selama 8 hitungan
  6. Dongakkan kepala ke belakang dan tahan selama 8 hitungan.

​

4 of 42

Latihan Jari dan Pergelangan Tangan

  1. Tautkan jari-jari tangan kiri dan kanan, putar telapak tangan menjauhi tubuh, luruskan lengan-lengan dan regangkan selama 8 hitungan.
  2. Tekan telapak tangan kanan dengan tangan kiri dan regangkan pergelangan tangan, pertahankan selama 8 hitungan.
  3. Tekan telapak tangan kiri dengan tangan kanan dan regangkan pergelangan tangan, pertahankan selama 8 hitungan.
  4. Tekan punggung tangan kanan dengan tangan kiri dan regangkan pergelangan tangan, pertahankan selama 8 hitungan.
  5. Tekan punggung tangan kiri dengan tangan kanan dan regangkan pergelangan tangan, pertahankan selama 8 hitungan.

5 of 42

Latihan Siku

  1. Fleksi siku dengan cara tangan kiri memegang pergelangan tangan kanan dan melipat tangan kanan sampai jari tangan kanan sampai jari tangan kanan menyentuh pundak, pertahankan 8 hitungan. Lakukan bergantian dengan tangan kanan yang memegang pergelangan tangan kiri.
  2. Ekstensi siku dengan cara menjulurkan tangan kanan ke depan lurus dan tangan kiri menyangga siku tangan kanan, pertahankan selama 8 hitungan. Lakukan bergantian dengan tangan kiri.

​

6 of 42

Latihan Bahu

  1. Silangkan lengan-lengan di depan tubuh dan gengamlah bahu-bahu yang berlawanan, pertahankan selama 8 hitungan.
  2. Letakkan siku kanan di belakang kepala dan gunakan tangan kiri untuk membuat topangan regangan, pertahankan selama 8 hitungan dan lakukan bergantian.
  3. Letakkan satu tangan di atas kepala dan di belakang punggung. Cobalah untuk mempertemukan jari-jari tangan, buatlah regangan dan tahan selama 8 hitungan dan lakukan bergantian.

7 of 42

Latihan Tubuh

  1. Tangan-tangan di pinggang dan bengkokkan badan ke samping kanan, tahan selama 8 hitungan. Dilanjutkan ke samping kiri tahan selama 8 hitungan, ke belakang tahan selama 8 hitungan, dan ke depan tahan selama 8 hitungan.
  2. Kedua tangan berjabatan (kedua telapak rapat) dan lengan-lengan di atas kepala, bengkokkan ke samping kanan dan tahan selama 8 hitungan, dilanjutkan ke sebelah kiri dengan hitungan yang sama. Lakukan 2 kali.

​

8 of 42

Latihan Tungkai Kaki dan Punggung

  1. Berdiri dan buka kaki sejauh + 100 cm, capailah tungkai kaki kanan, tahan selama 8 hitungan, lakukan bergantian dengan mencapai tungkai kaki kiri.
  2. Berdiri dan buka kaki sejauh + 100 cm, capailah bagian tengah dengan membungkukkan badan ke depan, tahan selama 8 hitungan.

​

9 of 42

Latihan Pergelangan Kaki

  1. Fleksikan pergelangan kaki, gunakan kedua tangan untuk memberikan tekanan regangan, tahan selama 8 hitungan.
  2. Ekstensikan pergelangan kaki, gunakan kedua tangan untuk melemaskan, tahan selama 8 hitungan.
  3. Fleksikan lutut kanan, gunakan kedua tangan untuk menarik lutut ke dada, dan tahan selama 8 hitungan.
  4. Ekstensikan lutut kanan dan tahan selama 8 hitungan.
  5. Lakukan point 3 dan 4 pada lutut kiri.

​

10 of 42

Inti

Cembung, Cekung sang Datar Tulang Belakang

  1. Bertopang tangan dan lutut di atas lantai dan bungkukkan punggung Anda. Bengkokkan tulang ekor Anda turun dan ke dalam, bulatkan tulang punggung di bagian dada dan bahu serta turunkan kepala dan leher Anda. Bentuklah punggung Anda ke dalam posisi secembung-cembungnya.
  2. Angkat bagian tulang ekor Anda, kosongkan tulang punggung bagian dada dan bahu, dan tegakkan leher serta kepala Anda. Bentuklah punggung Anda ke dalam posisi secekung-cekungnya.
  3. Turunkan pinggul, luruskan tulang punggung bagian dada dan bahu sehingga membentuk garis lurus dan tulang ekor. Turunkan leher secukupnya agar berada dalam satu garis lurus dengan tulang punggung di bagian bahu. Lakukan latihan tersebut dalam tempo yang lambat pada tahap permulaan dan yang terpenting adalah Anda dapat merasakan pergerakan ruas demi ruas tulang punggung. Setelah Anda dapat merasakan dengan betul tingkatkan kecepatannya dan secara bertahap melambat kembali sampai diam.

​

11 of 42

Menggulung dan Melepas

  1. Berdiri dengan kedua kaki di renggangkan, turunkan pinggul dan merendahkan sampai jongkok dengan bertumpukan kekuatan daya dukung lutut.
  2. Bungkukkan tubuh bagian atas, tarik tulang ekor masuk ke arah dalam lalu pelan-pelan duduklah di lantai.
  3. Luruskan kedua kaki dan gerakkan tulang punggung ke belakang sehingga seluruh punggung terletak di lantai dengan tenang.
  4. Gulung seluruh tulang punggung ke depan mulai dari kepala, leher, tulang punggung, dan ekor sehingga membungkuk di atas kaki dan regangkan ke depan.
  5. Pelan-pelan berdiri sampai tegak dan mulai jalan dalam gaya lamban.
  6. Ulangi latihan ini sampai dapat merasakan fungsi ruas-ruas tulang belakang.

12 of 42

Ayunan Bandul Tubuh Atas

  1. Berdiri dengan posisi melangkah dan angkatlah kedua lengan tinggi di atas kepala.
  2. Bengkokkan tubuh bagian atas yang lurus itu sehingga membentuk sudut yang tepat dengan kaki Anda. Rasakan ketegangan karena tetap mempertahankan tulang punggung pada posisi ini.
  3. Lutut-lutut dibengkokkan sedikit, biarkan tubuh bagian atas terjatuh memberat dari bagian tengah tulang punggung dan kemudian ayunkan mendekati dan menjauhi kaki.
  4. Lengan-lengan harus mengikuti tubuh bagian atas dan ikut terayun maju dan mundur. Jangan naikkan tubuh bagian atas. Ayunan ini akan mampu menaikkan tulang punggung hanya sejauh sudut membengkoknya yang tepat dari ayunan itu bermula.
  5. Panjang ayunan harus tetap sama dan harus mampu membulat dan meluruskan tulang punggung. Membulat, ketika batang tubuh bagian atas menjauh, dan melurus, ketika tulang punggung mengayun ke depan dan menjauh kalau kedua lengan berada di belakang. Membulat lagi ketika batang tubuh bagian atas jatuh lagi, dan melurus, ketika tulang punggung mengayun ke luar dan menjauh lagi ketika kedua lengan berada di depan.

13 of 42

Pendinginan

Rangkaian latihan ini terdiri dari :

  1. Berdiri tegak, kaki di buka + 60 cm, badan condong ke kiri, kaki kanan lurus dan kaki kiri agak di ketuk ke bawah, tangan kanan lurus ke atas di samping kepala dan tangan kiri ditempelkan pada paha kaki kiri, tahan sampai 8 hitungan. Ganti badan condong ke kanan.
  2. Posisi berdiri masih sama tetapi badan tegak di tengah dan kedua lengan direntangkan kiri dan kanan lurus bahu, kaki agak ditekuk ke bawah dan lakukan gerakan ke atas dan bawah, lakukan selama 8 hitungan.
  3. Posisi berdiri masih sama, kedua tangan lurus ke atas kepala dan condongkan badan ke kiri, tahan sampai 8 hitungan. Ganti badan condong ke kanan dengan hitungan yang sama.
  4. Posisi berdiri masih sama, silangkan tangan kanan sejajar bahu di depan dada ke arah kiri dan tangan kiri membantu peregangan tepat pada siku, tahan sampai 8 hitungan. Ganti tangan kiri dengan hitungan yang sama.
  5. Posisi berdiri masih sama, tangan kanan lurus ke atas di samping kepala dan tangan kiri menekan kepala ke arah kiri, tahan sampai 8 hitungan. Ganti tangan kiri lurus dan tangan kanan menekan kepala ke arah kanan dengan hitungan yang sama.
  6. Posisi berdiri masih sama, langkahkan kaki kanan ke belakang, lutut kanan ditekuk serong kanan, kaki kiri bertumpu pada tumit, badan condong ke depan, kedua telapak tangan menempel di atas kedua paha dan ayunkan ke bawah sampai 8 hitungan. Ganti dengan kaki kiri ke belakang dengan hitungan yang sama.
  7. Posisi berdiri masih sama, tangan di samping badan, mulai tangan diangkat lurus ke atas kepala sambil menghirup napas dalam 4 hitungan dan menurunkan tangan sambil menghembuskan napas dalam 4 hitungan. Lakukan gerakan ini 4 kali dan gerakan yang terakhir dibarengi dengan menutup kaki.

14 of 42

15 of 42

Aktivitas Pembelajaran II

  1. Lakukan latihan olah vokal ini mulai dari pernapasan, kemudian diteruskan dengan latihan organ produksi suara dan latihan vokal.
  2. Latihan olah vokal bisa bisa mengikuti instruksi yang ada dalam buku ini atau bisa menggunakan sumber yang lain.
  3. Lakukan latihan ini dengan cara bertahap dan jangan terburu-buru.
  4. Mintalah bimbingan gurumu bila ada instruksi latihan ini yang belum kamu pahami atau belum dimengerti.
  5. Diskusikan hasil latihanmu dengan teman-temanmu dan guru pembimbingmu.
  6. Mintalah evaluasi dari guru pembimbingmu maupun teman-temanmu tentang latihan yang kamu lakukan.

16 of 42

Olah Tubuh

  1. Persiapan Latihan Olah Vokal
  2. Pernapasan Dada

Ciri dari pernapasan dada adalah pada waktu kita menghirup udara maka rangka dada terbesar bergerak membesar akibat dari rongga yang terisi oleh udara yang banyak. Latihan sampai napas dada ini terkuasai.

  • Posisi berdiri tegak dan tarik napas panjang langsung alirkan udara ke rongga dada, tahan, hembuskan. Lakukan latihan ini 8 kali pengulangan.
  • Posisi berdiri tegak dan tarik napas panjang langsung alirkan udara ke rongga dada, tahan, dan hembuskan sambil berdesis. Lakukan latihan ini 8 kali pengulangan.
  • Posisi berdiri tegak dan tarik napas panjang langsung alirkan udara ke rongga dada, tahan, dan hembuskan sambil membunyikan huruf vokal. Lakukan latihan ini 8 kali pengulangan.

​

17 of 42

  1. Pernapasan Perut
  2. Ciri dari pernapasan perut adalah pada waktu kita menghirup udara, maka rongga perut akan membesar dan mengeras karena terisi oleh udara yang banyak. Pernapasan ini juga ditandai dengan naik turunnya sekat diafragma yang terdapat diantara rongga dada dan rongga perut.
  3. Posisi berdiri tegak dan tarik napas panjang langsung alirkan udara ke rongga perut, tahan, hembuskan. Lakukan latihan ini 8 kqli pengulangan.
  4. Posisi berdiri tegak dan tarik napas panjang langsung alirkan udara ke rongga perut, tahan, dan hembuskan sambil berdesis. Lakukan latihan ini 8 kali pengulangan.
  5. Posisi berdiri tegak dan tarik napas panjang langsung alirkan udara ke rongga perut, tahan, dan hembuskan sambil membunyikan huruf vokal. Lakukan latihan ini 8 kali pengulangan.

​

18 of 42

  1. Pernapasan Diafragma
  2. Fokus napas diarahkan pada sekat antara rongga dada dan rongga perut yang disebut dengan sekat diafragma. Ciri dari napas diafragma adalah otot-otot samping bagian pinggang akan mengemban ketika kita menghirup udara. Pernapasan ini sebenarnya gabungan napas dada dan napas perut. Latihan sampai napas diafragma ini terkuasai.
  3. Posisi berdiri tegak dan tarik napas panjang langsung alirkan udara ke rongga dada dan rongga perut sehingga sekat diafragma mengeras, tahan, hembuskan. Lakukan latihan ini 8 kali pengulangan.
  4. Posisi berdiri tegak dan tarik napas panjang langsung alirkan udara ke rongga dada dan rongga perut sehingga sekat diafragma mengeras, tahan, hembuskan sambil berdesis. Lakukan latihan ini 8 kali pengulangan.
  5. Posisi berdiri tegak dan tarik napas panjang langsung alirkan udara ke rongga dada dan rongga perut sehingga sekat diafragma mengeras, tahan, hembuskan sambil membunyikan huruf vokal. Lakukan latihan ini 8 kali pengulangan.

​

19 of 42

  1. Senam Lidah
  2. Lidah dijulurkan sejauh mungkin, tahan dan tarik sedalam mungkin.
  3. Lidah dijulurkan dan arahkan ke kanan dan ke kiri secara bergantian.
  4. Lidah dijulurkan dan putar searah jarum jam terus kebalikannya.
  5. Bibir dikatupkan, rahang diturunkan dan lidah diputar di dalam mulut searah jarum jam terus kebalikannya.
  6. Lidah ditahan di gigi seri, terus hentakkan.
  7. Membunyikan errrrr ....................., errrrr................... berulang-ulang. Latihan ini berfungsi untuk melemaskan lidah.
  8. Ucapkan dengan cepat : fud......fud.......fud......fud......fud....dah - fud.....fud......fud......fud.....fud.....dah. Lakukan latihan ini sesering mungkin.

​

20 of 42

  1. Senam Rahang Bawah
  2. Gerakkan rahang bawah dengan cara membuka dan menutup.
  3. Gerakkan rahang bawah ke kiri dan kanan secara bergantian.
  4. Gerakkan rahang bawah ke depan dan ke belakang secara bergantian.
  5. Gerakkan rahang bawah melingkar sesuai dengan arah jarum jam dan ke arah sebaliknya.
  6. Ucapkan dengan riang, ceria, gembira, dan rileks : da...........da........da........da........ da.......da....... kemudian la........la.......la........la........ la.......la Latihan ini bisa dengan huruf konsonan yang lain yang digabungkan dengan huruf vokal a

​

21 of 42

  1. Latihan Tenggorokan
  2. Ucapkan lo.......la.......le.........la......lo..... - lo........la.......le.......la.......lo....... - lo......la.......le.......la.........lo...... Lakukan latihan ini dengan santai, semakin lama semakin keras tetapi tenggorokan jangan tegang.
  3. Nyanyikan dengan tenggorokan tetap terbuka la......la......la......la.....laf...... - la.......la......la......la.....los...... - la......la.......la......la......lof......

22 of 42

Latihan Teknik Olah Vokal

  1. Berbisik
  2. Latihan ini yang diutamakan adalah kontraksi otot-otot bibir, wajah, dan rahang.
  3. Lavalkan huruf vokal (a....i.....u.....e.....o......) tanpa mengeluarkan suara.
  4. Lavalkan huruf c..... d...... l....... n....... r....... s...... t....... tanpa mengeluarkan suara. Latihan ini juga berfungsi untuk melenturkan lidah.
  5. Lavalkan huruf konsonan dengan tanpa mengeluarkan suara.
  6. Lavalkan kata dan kalimat pendek tanpa mengeluarkan suara. Latihan ini diutamakan pengerjaan tiap suku kata, baik dalam kata maupun dalam kalimat.
  7. Bergumam
  8. Tarik napas, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, fokus gumaman ini pada rongga dada. Rasakan getaran pada rongga dada pada waktu kita bergumam.
  9. Tarik napas, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, fokus gumaman ini pada batang tenggorokan atau trakea. Rasakan getaran pada batang tenggorokan pada waktu kita bergumam.
  10. Tarik napas, tahan, dan hembuskan dengan cara bergumam, fokus gumaman ini pada rongga hidung atau masak. Rasakan getaran pada rongga hidung pada waktu kita bergumam, biasanya ujung hidung kita akan terasa gatal.

​

23 of 42

  1. Bersenandung
  2. Tarik napas, tahan, dan hembuskan sambil bersenandung. Lakukan latihan ini mulai dari nada rendah sampai nada yang tinggi, misalnya dengan suku kata NA disenandung sesuai dengan tangga nada (do, re, mi, fa, sol, la, si, do). Lakukan 8 kali pengulangan.
  3. Tarik napas, tahan, dan hembuskan sambil bersenandung dengan tidak sesuai tangga nada.

​

24 of 42

Latihan Artikulasi

  1. Latihan bunyi suara Nasal
  2. Tarik napas dan hembuskan sambil melafalkan huruf m, n, ny, ng.
  3. Lakukan latihan melafalkan huruf tersebut sampai menemukan cara mengungkapkan yang benar

 

  1. Latihan bunyi suara Oral
  2. Tarik napas dan hembuskan sambil melafalkan huruf vokal (a, i, u, e, o) terputus-putus, lakukan 8 kali latihan.
  3. Tarik napas dan hembuskan sambil melafalkan huruf vokal dengan cara menyambung, lakukan 8 kali latihan.
  4. Tarik napas dan hembuskan sambil melafalkan huruf diftong (au, ia, ai, ua dan lain), lakukan 8 kali latihan.
  5. Tarik napas dan hembuskan sambil melafalkan huruf konsonan (b, c, d, f, g dan seterusnya), lakukan 8 kali latihan.
  6. Tarik napas dan hembuskan sambil melafalkan huruf f, g, k, t, b sebanyak 8 kali latihan.

​

25 of 42

Latihan Diskusi

  1. Latihan membedakan huruf p dengan b, t dengan d, dan k dengan g.
  2. Latihan membedakan huruf p, b, t, d, k, dan g dengan cara mengkombinasikan.
  3. Latihan ini dilakukan dengan cara menggabungkan hurf-huruf tersebut di atas dengan huruf vokal, misalnya pa dengan ba atau ya dengan da, Ki dengan gi dan seterusnya.
  4. Latihan diteruskan dalam bentuk kata, misalnya :
  5. Apabila
  6. Begitu
  7. Menyambut
  8. Perpustakaan
  9. Kudengar
  10. Lupat
  11. Cari kata-kata yang lainnya, yang mengandung huruf P, B, T, D, K, dan G.

​

26 of 42

Intonasi

  1. Jeda (pemenggalan kalimat)
  2. Susunlah kalimat pendek dan ucapkan, misalnya : berapa lama saya harus menunggu.
  3. Ucapkan kalimat tersebut tapi gunakan jeda diantara kata lama dan saya.
  4. Susunlah kalimat pendek lainnya dan gunakan sebagai latihan jeda.
  5. Tempo (cepat dan lambatnya ucapan)
  6. Susunlah kalimat pendek dan ucapkan, misalnya : Siapa bilang itu tidak bisa .......... dilakukan.
  7. Ucapkan kalimat tersebut, dan ketika mengucapkan kata dilakukan, ucapkan dengan cara dieja persuku kata.
  8. Lakukan latihan dengan kalimat yang lain dan tentukan kata yang akan dieja.

​

27 of 42

28 of 42

29 of 42

Oleh Rasa

  1. Indera Penglihat
  2. Amati sebuah benda secara intensif dan deskripsikan pengamatan Anda kepada peserta lain.
  3. Lakukan dengan suasana yang santai dan presentasikan sesuai dengan gaya Anda.
  4. Latihan diteruskan dengan mengamati sekumpulan benda.
  5. Deskripsikan hasil pengamatan tersebut termasuk yang menjadi ciri khas dari objek pengamatan Anda.
  6. Dalam latihan ini diusahakan dilakukan dengan pengamatan yang sangat jeli dan dalam suasana santai.

​

30 of 42

  1. Indera Pencium
  2. Konsentrasikan pada bau yang paling menyengat dan dekat dengan tubuh kita (latihan diusahakan betul-betul membaui bukan menghayalkan atau berimajinasi tentang bau).
  3. Kalau sudah mendapatkan bau tersebut, kemudian simpan dalam ingatan kita.
  4. Latihan dilanjutkan dengan menambahkan jarak dari sumber bau. Kemudian dipresentasikan sesuai dengan gaya dan cara masing-masing.
  5. Latihan indera penciuman ini juga bisa dilakukan membedakan bermacam-macam bau.

​

31 of 42

  1. Indera Pendengaran
  2. Konsentrasikan pada sumber suara yang paling lemah dan dekat dengan kita (latihan ini benar-benar mendengar bukan mengkhayal atau berimajinasi)
  3. Kalau sudah mendapat bunyi tersebut, kemudian simpan dalam ingatan kita. Latihan dilanjutkan dengan menambah jarak dari sumber bunyi tersebut. Pada sesi terakhir presentasikan kepada yang lain sesuai dengan gaya dan cara masing-masing.
  4. Latihan mendengar ini bisa dilakukan dengan membedakan bermacam-macam bunyi dan dari sumber apa bunyi tersebut, misalnya berasal dari logam, kayu, batu, membran, dan lain-lain.

​

32 of 42

  1. Indera Pengecap
  2. Latihan ini menggunakan stimulus berbagai macam rasa, coba rasakan berbagai macam rasa yang ada dan ukur kadar rasa tersebut. Kalau rasa itu asin, rasakan rasa asin tersebut dan sampai seberapa kadar rasa tersebut.
  3. Latihan ini dititik beratkan pada sensasi tentang rasa individu bukan tentang rasa kolektif, karena kadar tersebut rasa bersifat sangat individual.
  4. Simpan pengalaman tentang rasa tersebut dan jadikan pengalaman batin, karena dengan konsentrasi dan dibarengi dengan ingatan batin akan dapat diekspresikan tentang rasa tersebut meskipun tanda ada yang dikecap.

​

33 of 42

  1. Indera Perasa atau Peraba
  2. Latihan ini difokuskan pada membedakan rasa yang tersentuh oleh kulit. Latihan bisa dilakukan dengan cara membedakan rasa kasar dan halus, panas dan dingi, keras dan lembek, dan lain-lain.
  3. Ambil sebuah benda dan raba permukaan benda tersebut dari beberapa sisi, bedakan antara pemukaan benda tersebut, rasakan betul perbedaan permukaan benda tersebut, kemudian diskripsikan dengan cara dan gaya masing-masing.
  4. Jalanlah pada berbagai macam permukaan jalan, konsentrasi pada telapak kaki kita dan bedakan permukaan jalan tersebut, simpan ingatan ini sebagai pengalaman batin.
  5. Lakukan latihan ini dengan santai dan jangan tergesa-gesa. Ingat, latihan ini tetap berfokus pada daya konsentrasi kita.

​

34 of 42

Latihan Konsentrasi dengan Permainan

  1. 1 bebek, 2 kaki, kwek ......

Buatlah kelompok latihan dan duduklah melingkar. Salah seorang peserta memulai dengan mengucapkan satu bebek dua kaki kwek, peserta berikutnya mengucapkan dua bebek empat kaki kwek kwek, peserta selanjutnya mengucapkan tiga bebek enam kaki kwek kwek kwek, demikian seterusnya sampai semua peserta mendapatkan gilirannya. Jika terjadi kesalahan maka permainan dimulai dari awal. Pemainan juga bisa dilakukan dengan instruktur yang menunjuk siapa peserta berikutnya yang mendapat giliran

  1. Hitung Bilangan Prima

Permainan ini dilakukan secara kelompok besar. Aturannya adalah semua peserta yang berhitung mulai dari satu sampai tak terbatas. Setiap peserta yang berhitung dan mendapat giliran pada bilang prima, peserta tidak menyebutkan angka tetapi langsung teriak “PRIMA” terus dilanjutkan berhitung lagi, misalnya 1, 2, prima, 4, prima, 6, prima, dan seterusnya.

  1. Boom

Latihan ini dilakukan secara kelompok besar. Aturannya adalah setiap peserta yang mendapat giliran angka 3 dan kelipatan 3 harus teriak “BOOM”, misalnya 1, 2, boom, 4, 5, boom, 7, 8, boom, 10, 11, boom, dan seterusnya.

​

35 of 42

36 of 42

Latihan Imajinasi dengan Stimulus

  1. Latihan ini menggunakan benda untuk stimulus imajinasi. Misalnya Anda memegang sebuah bola, maka imajinasikan “seandainya” bola tersebut ingin memakan Anda, atau bola tersebut mengajak Anda untuk berdansa dan sebagainya.
  2. Ajaklah teman Anda dalam latihan imajinasi ini, sendainya teman Anda itu adalah sebuah tanah liat atau sebatang kayu, buatlah sebuah patung dari teman Anda tersebut.
  3. Carilah benda dan benda itu bisa apa saja untuk alat latihan, gunakan alat tersebut dan perlakukan benda tersebut sebagai apa saja, misalnya sepatumu, maka anggaplah sepatu itu menjadi apa saja (sebagai mobil-mobilan, sapu, perahu, dan sebagainya).

37 of 42

Latihan Imajinasi Tanpa Stimulus

  1. Jembatan Tali

Bayangkan ada seutas tali yang direntangkan tinggi di atas lantai, kamu sedang berdiri di atas panggung siap untuk mencoba melintasi tali itu. Jika kamu sudah siap, mulailah perjalanan tersebut. Kamu mungkin menemukan kesulitan, tetapi jangan berhenti. Kalau dalam bayangamu merasa kesulitan, ekspresikan kesulitan tersebut.

​

38 of 42

39 of 42

Latihan Ingatan Emosi dengan Rasa

  1. Duduk atau berdiri dengan santai, kemudian ingat emosi kesedihan yang mendalam yang pernah kamu alami. Latihan ini untuk mengingat-ingat kesedihan yang pernah dialami.
  2. Lakukan latihan ini dengan beragam emosi yang ada, misalnya marah, gembira, malu, takut, bahagia, dan lain-lain.

40 of 42

Latihan Ingatan Emosi dengan Permainan

  1. Lintasan Emosi
  2. Buat dua kelompok dan masing-masing kelompok saling berseberangan. Pembimbing menentukan emosi, misalnya sedih maka kelompok A mengungkapkan emosi sedih dan melintas menuju tempat kelompok B, sedangkan B melintas menuju tempat kelompok A dengan emosi sebaliknya.
  3. Lakukan latihan dengan emosi-emosi yang lain.
  4. Lakukan latihan dengan penghayatan dan ekspresif serta jangan terburu-buru.

​

  1. Tergesa-gesa dan Berhenti

Duduk atau berdiri, bayangkan kamu merasaka perasaan tergesa-gesa untuk menyelamatkan diri. Ekspresikan perasaan tersebut dan jangan ditahan. Ekspresikan perasaan ketahuan dan keinginan untuk menyelamatkan diri tersebut. Biarkan tangan dan kaki bergerak, kadang tergesa-gesa kemudian berhenti, atau bergerak dengan hati-hati.

​

41 of 42

42 of 42

  • Sekian