MANAGEMENT FATIGUE
DEVELOPMENT OPERATOR FATIGUE
OTD
Contents
REFERENSI
REFERENSI PROSEDUR | ||
STD | OPR/015//STD | Pengelolaan Kelelahan (Fatigue) di Tambang |
INTERNAL MEMO | JIEP/OPR/2017/1129/MM | Petunjuk Keselamatan Operator dalam Mengoperasikan Unit |
Materi |
| Materi Sosialisasi SHE Operation DH (OPR) |
DEFINISI FATIGUE
FATIGUE adalah menurunnya kinerja tubuh (baik FISIK atau MENTAL) :
Insiden Fatigue adalah insiden yang disebabkan oleh menurunnya kinerja :
PENYEBAB FATIGUE
Gaya Hidup
Asupan nutrisi yang tidak sesuai dengan kebutuhan, dapat menyebabkan kondisi biologis tubuh berubah sehingga menyebabkan fatigue level risknya mudah naik
Konsumsi Obat-obatan
Pada saat sebelum bekerja jika mengkonsumsi Obat, konsultasikan dengan Dokter/ Paramedis perusahaan (WAJIB)
Dikarenakan efek samping obat dapat berpengaruh terhadap organ tubuh, menyebabkan ngantuk, lemas, nyeri lambung, mual atau berdebar-debar
PENYEBAB FATIGUE
Masalah Psikologis
Masalah psikologis dapat :
PENYEBAB FATIGUE
Penyakit Kronis
Sakit menyebabkan kekurangan energi :
Sakit juga menyebabkan sulit tidur : pemulihan fatigue tidak optimal
PENYEBAB FATIGUE
Kurang Tidur
Akibat kurang tidur :
PENYEBAB FATIGUE
PENCEGAHAN FATIGUE
KONTROL FATIGUE
No | Item | Prosedur | Kontrol | PIC |
2.1 | a. Kecukupan istirahat/jam tidur | Kepatuhan jam tidur :
| Internal memo | OTD SHE GS Plant |
Program edukasi dan sosialisasi “FIT AWARENESS” kepada operator dan keluarganya :
| Management | PM DPM ALL DH | ||
Pola istirahat operator saat hujan pada jam kerja :
| Supervisi GL area | GL area operator |
KONTROL FATIGUE
No | Item | Prosedur | Kontrol | PIC |
2.1 | b. Pemenuhan infrastruktur penunjang | Kenyamanan Mess : Kondisi kamar dimess harus dipastikan House keeping, pengendalian waktu istirahat, suhu (18 – 30° celcius), kelembapan (40-60%), kebisingan ≤ 55 dBA sesuai standar parameter kualitas fisik kamar mess. | Audit, Inspeksi | Produksi, HCGS |
Kelengkapan rest room Bandara :
| Audit, Inspeksi | Produksi, HCGS | ||
Standar rest area jalan tambang:
| PTO Inspeksi area Audit | GL area SHE Coordinator | ||
Standar rest area/bays di jalan Hauling :
|
Rest Room Bandara
Rest Area Jalan Tambang
Lokasi change shift bisa digunakan untuk rest apabila ada DT yang fatigue
No | Item | Prosedur | Kontrol | PIC |
2.1 | b. Pemenuhan infrastruktur penunjang | Terdapat sarana olah raga yang memadahi di mess. Misal : Fittness/ sarana Gym, Bulu tangkis, Voli, Basket, Futsall, Dll. | Audit, Inspeksi | Dept : Produksi, HCGS |
Lapangan basket
Lapangan Voli
Lapangan Futsall
KONTROL FATIGUE
No | Item | Prosedur | Kontrol | PIC |
2.2 | a. Fit to Work |
|
|
|
KONTROL FATIGUE
KONTROL FATIGUE
No | Item | Prosedur | Kontrol | PIC |
2.2 | b. Fatigue Check |
| Form fatigue cek | GL, Paramedik |
KONTROL FATIGUE
Jika Operator melaporkan bahwa dirinya tidak mampu melanjutkan pekerjaan di sisa jam shift karena fatigue, maka GL harus memerintahkan Operator tersebut untuk segera istirahat tidur di ruang yang telah disiapkan tanpa harus dilakukan pemeriksaan fatigue. Jika pada saat pemeriksaan mental dan emosional melalui tanya jawab GL terhadap Operator didapatkan Operator menyatakan fatigue, maka GL harus memerintahkan Operator tersebut untuk segera istirahat tidur di ruang yang telah disiapkan tanpa harus dilakukan pemeriksaan fatigue berikutnya. Jika hasil pemeriksaan fisik oleh paramedis didapatkan hasil seperti dalam tabel di bawah, maka GL wajib memerintahkan Operator untuk beristirahat.
KONTROL FATIGUE
Program stretching pada saat jam kritis
No. | Item | Prosedur | Kontrol | PIC |
2.2 | c. Pelaksanaan stretching |
| Supervisi GL area | GL Operator |
PROSEDUR OPERATOR FATIGUE
No | Item | Prosedur | Kontrol | PIC |
3 | Prosedur Operator Saat Mengalami Fatigue |
|
| ALL |
PROSEDUR TINDAK LANJUT GL
No | Item | Prosedur | Kontrol | PIC |
4 | Prosedur GL Menindaklanjuti Operator yang Mengalami Fatigue. |
|
| ALL |
TERIMA KASIH
OPERATIONAL TRAINING DEPARTMENT