Pondok Pesantren Al Huda Kebumen
Pengertian Pesantren
Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam yang telah menjadi bagian dari sistem pendidikan Nasional, sebagaimana dijelaskan dalam UU Nomor 20 Tahun 2003. Pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan yang menyelenggarakan proses belajar mengajar untuk membimbing, membina dan mengembangkan potensi anak didik untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
Pesantren
Pondok pesantren pertama kali di Jawa tepatnya di desa Gapura, Gresik didirikan oleh Syekh Maulana Malik Ibrahim pada abad XV Masehi, yang
berasal dari Gujarat, India.
Asal Usul Pesantren
Pesantren mengembangkan beberapa peran, lembaga pendidikan, lembaga bimbingan keagamaan, keilmuan,
penelitian, pengembangan masyarakat sebagai simpul budaya.
Ruang Lingkup Pesantren
Pondok Pesantren Al-Huda memberikan
kontribusi kepada masyarakat sekitar dengan mengadakan dakwah
Pondok Pesantren Al Huda
Perjalanan Hidup K.H Abdurrahman
TWO
Sepulangnya beliau dari Makkah, kemudin beliau menyebarkan ilmu yang diperolehnya sewaktu di Makkah, karena dalam setiap melakukan kegiatan belajar mengajar beliau dan santrinya selalu menutup pintu, sehingga mengundang kecurigaan kaum penjajah (belanda) bahwa beliau akan memberontak, yang pada akhirnya belau ditangkap dan diintrogasi tentang kegiatan yang dilakukan beliau dan santri-santrinya
Belajar di Mekkah
Setelah beliau menerangkan bahwa semua kegiatan yang dilakukan bukan untuk memberontak, akhirnya beliau dibebaskan kembali dengan syarat beliau hanya pindah dari desa ambal, Kebumen
Berdakwah
Syaikhuna Wamurobbiruhina Asysyaikh Al ‘Alim Al ‘Alamah KH. Abdurrohman adalah pendiri sekaligus Pengasuh pondok pesantren Al-Huda Jetis Kutosari Kebumen yang didirikan pada tahun 1801 M.
Pendiri
Semasa kecilnya bernama Sholihin, dan hidup sebagai anak seorang petani biasa dan kehidupan sehari-harinya adalah mengembala kerbau milik pamannya, dan ketika beranjak remaja Beliau pergi ke Kota Makkah untuk menuntut ilmu.
Masa kecil
Pondok Pesantren Al Huda Kebumen
Asal Usul
Pada mulanya Jetis merupakan hutan belantara yang sangat angker dan wingit, tapi berkat jasa serta kesaktian yang dimilikinya akhirnya beliau mampu menaklukan semua dedemit yang ada disana
Diasingkan
STEP 1
STEP 2
STEP 3
STEP 4
pada saat itu Bupati Kebumen membutuhkan seorang Kyai untuk ditempatkan di desa Kutosari tepatnya didukuh jetis, akhirnya Beliau ditempatkan di Jetis yang saat itu namanya telah diganti menjadi KH. Abdurrohman
Desa Jetis
beliau tetap mengajarkan ilmu tashawwuf serta ditambah ilmu thoriqoh yang dinamai Thoriqoh Naqsyabandiyah Kholidyah. sehingga semakin hari semakin banyak pula jama’ahnya bahkan sampai saat ini jama’ahnya telah mencapai lebih dari 10.000 jama’ah
Berdakwah
Pada hari Jum’at waktu beliau sedang mengerjakan shalat shubuh tepatnya ketika sedang melakukan sujud tilawah, beliau dipanggil untuk menghadapNya.
Wafat
FOUR
Sistem Pendidikan Pondok
Pesantren Al Huda
Instrumental input (kyai, ustadz, kitab kuning, kurikulum, metode, sarana dan prasarana: masjid, pondok, madrasah, keuangan, kurikulum, metode dan lain-lain)
Instrumental input
Enveromental input (lingkunganberupa jalinan kerja sama).
Enveromental input
Output (keluaran berupa alumni)
Output
Raw Input (masukanyaitu santri/siswa)
Raw input
sistem pendidikan integrasi
di pondok pesantren Al-Huda
Pondok Pesantren Al-Huda merupakan salah satu lembaga-lembaga Pendidikan Islam modern secara akademik dan sekaligus sebagai lembaga pendidikan “salafi” (klasikal)
Pendidikan umum/klasikal adalah proses belajar mengajar di pondok pesantren Al-Huda dalam rangka mempersiapkan peranan peserta didik di masa yang akan datang melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan di masa proses belajar mengajar berlangsung di dalam kelas.
Pendidikan tradisional adalah serangkaian proses belajar mengajar di pondok pesantren Al-Huda dengan tujuan menyiapkan secara sadar peranan peserta didik di masa yang akan datang melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan latihan yang dilaksanakan dalam suasana halaqoh dengan metode tradisional.
THANK YOU FOR WATCHING