1 of 11

Peran Guru dalam Penanganan ABK di Lingkungan Madrasah

Hardiyanti Rahmah, M.Psi., Psikolog

Tantangan dan Strategi Pembelajaran Inklusif

2 of 11

Pendidikan Inklusif untuk ABK

sistem pendidikan yang memberikan kesempatan kepada semua peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, untuk belajar bersama dalam satu lingkungan pendidikan yang sama dg syarat masalah atau hambatan yg dimiliki ABK tidak termasuk kategori berat dan masih bisa dibantu oleh guru damping (shadow teacher)

Pendidikan Inklusif adalah…

3 of 11

anak yang memiliki karakteristik atau kondisi khusus yang berbeda dari anak pada umumnya, sehingga memerlukan layanan pendidikan dan dukungan yang spesifik untuk memaksimalkan potensi mereka. Kondisi ini bisa bersifat hambatan atau masalah pada fisik, mental, emosional, atau sosial.

ABK bisa mengalami hambatan dalam belajar, perkembangan, atau interaksi sosial.

Anak Berkebutuhan Khusus adalah

ABK

4 of 11

Hambatan Perkembangan

Hambatan Belajar

Hambatan Sosial

Beberapa ABK mungkin kesulitan dalam memahami materi pelajaran, mengikuti instruksi, atau memusatkan perhatian.

Misal: Disleksia, Diskalkulia, Disgrafia dll

Beberapa ABK mungkin mengalami kesulitan dalam membangun hubungan dengan teman sebaya atau berpartisipasi dalam kegiatan sosial.

Macam-macam Hambatan ABK

Hambatan Fisik

Beberapa ABK bisa mengalami hambatan karena ketidaksempurnaan pada kondisi fisik. Misal: Tuna daksa, tuna netra, tuna rungu, tuna wicara, dll

Beberapa ABK bisa mengalami keterlambatan dalam perkembangan fisik, bahasa, motorik, atau kognitif. Misal: ADHD, ASD, GDD, Speech Delayed, Disabilitas Intelektual, dll

5 of 11

Mengenali ABK dg diagnosa

    • Sebelum menentukan ABK bisa masuk pada Pendidikan Inklusif atau SLB maka diperlukan penegakkan diagnosa dari Psikolog terlebih dahulu.

    • Jika tidak terdiagnosa dg baik, bisa jadi proses pembelajaran pada ABK akhirnya tidak tepat sasaran dan cenderung ABK dilabeli menjadi anak “nakal”, “bodoh”, “pemalas”, dan label negatif lainnya.

6 of 11

  • Waktu yang disediakan di sekolah saat jam pelajaran berlangsung tidak cukup untuk belajar ABK, sehingga pendidik perlu menyediakan waktu luang untuk bimbingan belajar ABK.
  • Tantangan lainnya terkait fasilitas untuk ABK seperti media ajar yg tepat, sarana prasarana untuk ABK yg memadai akan memudahkan pendidik dalam mengajar ABK

Pendidik di sekolah Inklusif tidak memiliki latar belakang spesifik seperti di SLB sehingga perlu mendapat pelatihan sebelum bisa mendampingi proses belajar ABK yang memerlukan cara belajar khusus, serta target yg berbeda dg anak normal

Tantangan pendidik pada Pendidikan Inklusif

7 of 11

Contoh program belajar ABK:

A. Adaptasi Proses

  1. Waktu belajar ditambah.
  2. Pembelajaran sewaktu-waktu dilaksanakan di kelas khusus (resource room).
  3. Penggunaan alat bantu khusus dalam pembelajaran.
  4. Penggunaan guru pendamping (shadow teacher) jika dibutuhkan.
  5. Penempatan tempat duduk pada lokasi tertentu (dekat dengan guru).
  6. Pemanfaatan peserta didik ”reguler” sebagai tutor.
  7. Pemberian tugas khusus yang berbeda dengan peserta didik lain.
  8. Pemberian penjelasan/pembelajaran khusus di luar jam belajar umum.
  9. Penggunaan bahan/sumber ajar yang berbeda/khusus.

Strategi memaksimalkan pembelajaran ABK

8 of 11

  1. Soal yang digunakan berbeda dengan anak pada umumnya. (soal disesuaikan dengan materi yang diajarkan untuk ABK)
  2. Evaluasi dilaksanakan di tempat tertentu (contoh: tuna daksa).
  3. Evaluasi dilaksanakan secara individual.
  4. Evaluasi dilaksanakan secara lisan (guru membacakan soal peserta didik menuliskan jawaban; guru membacakan soal peserta didik menjawab secara lisan, kemudian dituliskan oleh guru), jika dibutuhkan.
  5. Evaluasi menggunakan alat khusus (braille, atau komputer).
  6. Standar kelulusan berbeda.
  7. Sistem pelaporan yang berbeda (rapor).
  8. Sistem Ijazah yang berbeda.

Adaptasi Evaluasi

Strategi memaksimalkan pembelajaran ABK

9 of 11

Pemangku Kebijakan

Pihak-pihak yg terlibat dalam Pendidikan Inklusif

Dinas Pendidikan atau yg setara

Pengawas Sekolah atau Madrasah

Kepala Sekolah

Guru Pembimbing Khusus

Guru Bimbingan Konseling

Guru Kelas

Guru Mata Pelajaran

10 of 11

Kesimpulan

    • Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif memerlukan persiapan yang matang, baik dari para pendidik serta sarana pra sarana di sekolah yang bisa mendukung pembelajaran ABK yang akan bersekolah di sekolah tersebut.

    • Hadirnya Pendidikan inklusif tentunya akan sangat membantu ABK dengan kategori rendah bisa bersekolah dan mendapat Pendidikan yang layak sebagaimana anak-anak pada umumnya.

    • Baik Pendidikan Inklusif ataupun SLB memang masih belum lazim di masyarakat, sehingga perlu memberikan pemahaman secara perlahan agar ABK bisa bersekolah walaupun di daerah tsb mungkin SLB sulit dijangkau karena jauh, sehingga sekolah inklusif bisa jadi solusi agar ABK tetap mendapatkan haknya dalam pendidikan.

11 of 11

Terima Kasih

Semoga Bermanfaat