ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER–LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN
UPDATE
DASARIAN I OKTOBER 2024
BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM
PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI
BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
1
OUTLINE
2
Status dan Prediksi ENSO serta IOD
3
Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I OKTOBER 2024)
Evolusi suhu bawah permukaan laut (100-300 m) di Samudera Pasifik bagian barat dan tengah menunjukkan anomali negatif (suhu dingin = biru) secara gradual mulai bergerak ke permukaan Samudera Pasifik bagian timur.
4
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT
Indeks Dipole Mode: -0.25; Indeks Nino3.4 : -0.44
Anomali SST Dasarian I Oktober 2024, di Samudra Hindia menunjukkan kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) netral �(indeks -0.25). Anomali SST di Nino3.4 menunjukkan ENSO Netral (indeks -0.44).
5
PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2024)
6
ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I OKTOBER 2024)
Prediksi ENSO BMKG | ||||
NDJ'24 | DJF'25 | JFM'25 | FMA'25 | MAM'25 |
-0.57 | -0.57 | -0.46 | -0.36 | -0.36 |
7
ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I OKTOBER 2024)
Prediksi IOD BMKG | ||||
Nov'24 | Des'24 | Jan'25 | Feb'25 | Mar'25 |
-0.28 | -0.35 | -0.37 | -0.34 | -0.17 |
8
Analisis dan Prediksi Monsun
9
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN
10
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�
11
ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB
Pola Angin Zonal (Timur-Barat):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
12
ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB
Pola angin meridional (Utara-Selatan):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
13
ANALISIS ANGIN DASARIAN �LAPISAN 850 MB
(Sumber : ITACS - JRA-55)
Aliran masa udara didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah Sumatera dan Kalimantan. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Kalimantan.
Angin timuran diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah ekuator. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera.
14
PREDIKSI ANGIN BULANAN LAPISAN 850 MB�(SUMBER: ECMWF)
Prediksi Angin Bulanan pada November - Januari 2025
Monsun Australia diprediksi masih aktif pada November 2024. Pada Desember 2024, angin dari baratan diprediksi mulai semakin konsisten di wilayah Indonesia bagian utara dan terus menguat di Januari 2025
15
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
16
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
(Sumber : iTacs - SAT)
Pada Dasarian I Oktober 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar Sumatera, Kalimantan, Maluku Utara, dan Papua. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.
17
Analisis dan Prediksi MJO
18
ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER
Analisis pada dasarian I Oktober 2024 menunjukkan MJO tidak aktif namun diprediksi aktif pada fase 3, 4, dan 5 mulai dasarian I Oktober 2024 hingga dasarian III Oktober 2024. Secara spasial gelombang Kelvin diprediksi akan melewati wilayah Indonesia pada dasarian II Oktober. Aktifnya MJO dan gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.
(Sumber : NCEP – NOAA)
19
Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Indonesia
20
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA
(Sumber : ICOBE-SST)
SSTA Indonesia : +0.691
Anomali Suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia cenderung lebih hangat dibandingkan normalnya.
21
PREDIKSI ANOMALI SUHU PERMUKAAN LAUT (SST) INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2024)
Anomali SST Perairan Indonesia periode November hingga April 2025, secara umum diprediksi akan didominasi oleh anomali hangat dengan kisaran nilai +0.5 hingga +1.0 °C.
22
Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)
23
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 68-73%.
Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya antara 64-77%.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
24
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb berkisar 75-89%.
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi berkisar 60-79%.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
25
ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb berkisar 66-90%.
Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb diprediksi berkisar 59-78%.
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
26
Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum
27
ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN
Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 25-27°C.
Suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar 25-28°C .
(Sumber Analisis: PSL-NOAA)
28
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM
Suhu minimum permukaan berkisar 22-26°C.
Suhu minimum permukaan diprediksi berkisar 22-26°C.
(Sumber Analisis: IRI Data Library)
29
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM
Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 31-36°C.
Suhu maksimum permukaan diprediksi berkisar 30-36°C.
(Sumber Analisis: IRI Data Library)
30
Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)
31
MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: DASARIAN I OKTOBER 2024)
Sebagian besar wilayah Indonesia terpantau masih mengalami hujan dan Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori sangat pendek hingga panjang.
HTH kategori Sangat Panjang (31-60 hari) terjadi di wilayah Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.
HTH kategori Ekstrem Panjang (>60 hari) terjadi di wilayah Bali, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku.
HTH terpanjang terjadi di Pakistaji dan Probolinggo , Jawa Timur selama 169 hari.
32
PREDIKSI HARI TANPA HUJAN (HTH)
HTH > 25 hari pada Dasarian I Oktober 2024 s.d I November 2024 berpeluang terjadi di NTT.
33
PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH : 11 OKTOBER – 24 NOVEMBER 2024)
HTH > 5 HARI
HTH > 10 HARI
HTH > 15 HARI
HTH > 20 HARI
HTH > 25 HARI
Prediksi HTH > 5 hari untuk Dasarian I Oktober 2024 hingga 45 hari kedepan, berpeluang >90% terjadi di NTB dan NTT.
34
PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGI�PEMUTAKHIRAN : 10 OKTOBER 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN II OKTOBER 2024
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk Dasarian II Oktober 2024 pada klasifikasi:
Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Selatan.
Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, Jawa Barat, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Tengah.
Awas: Jawa Barat.
35
PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN : 10 OKTOBER 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN II OKTOBER 2024
Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk Dasarian II Oktober 2024 pada klasifikasi:
Waspada: Tidak ada peringatan dini
Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.
Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Maluku.
36
ANALISIS CURAH HUJAN
37
Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan SEPTEMBER 2024
Analisis Curah Hujan Bulanan – September 2024
Analisis Sifat Hujan Bulanan – September 2024
Curah hujan pada September 2024 umumnya berada kriteria rendah (21%) – menengah (69%). Curah hujan Tinggi – Sangat Tinggi (10%) terjadi di sebagian kecil Aceh, Sumatera Utara Sumatera Barat, Riau, Jambi, sebagian Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Tengah, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah, dan sebagian Papua Selatan.
Sifat hujan pada September 2024 bervariasi pada kriteria Atas Normal (53%) – Normal (24%). Sifat hujan Bawah Normal (23%) terjadi di sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian Bengkulu, sebagian kecil Sumatera Barat, sebagian kecil pesisir Selatan Pulau Jawa, sebagian kecil Bali, NTB, NTT, sebagian kecil Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Timur, Sebagian kecil Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, sebagian kecil Maluku dan Maluku Utara, sebagian kecil Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua Selatan.
(Update : 1 Oktober 2024)
38
Analisis Curah dan Sifat Hujan
Dasarian I Oktober 2024
Analisis Curah Hujan Dasarian – I Oktober 2024
Analisis Sifat Hujan Dasarian (Persentile) – I Oktober 2024
Analisis Sifat Hujan Dasarian – I Oktober 2024
Curah hujan pada Dasarian I Oktober 2024 bervariasi dari kriteria rendah (12%), menengah (75%) dan tinggi-sangat tinggi (13%). Kriteria curah hujan rendah terjadi di Pulau Sumatera bagian tengah dan selatan, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Pulau Kalimantan bagian timur dan selatan, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, sebagian Maluku, dan sebagian kecil Papua.
Sifat hujan pada Dasarian I Oktober 2024 bervariasi Bawah Normal (24%), Normal (28%) dan Atas Normal (48%). Sifat Hujan Bawah Normal terjadi di sebagian Pulau Sumatra, sebegaian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian kecil Pulau Kalimantan, sebagian Pulau Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian kecil Papua Barat, dan sebagian kecil Papua.
(Update : 11 Oktober 2024)
39
ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM
40
Analisis Perkembangan Musim Hujan 2024
(Update: 12 Oktober 2024)
41
Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Hujan 2024�(Berdasarkan Jumlah ZOM)
(Update : 22 September 2024)
42
PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN
43
Prediksi Deterministik Curah Hujan Mingguan
(Update : 10 Oktober 2024)
44
Prediksi Deterministik Sifat Hujan Mingguan
(Update : 10 Oktober 2024)
45
Prediksi Hujan Dasarian
SIFAT HUJAN (%) :
SIFAT HUJAN (Persentil) :
PREDIKSI CH DASARIAN
PREDIKSI SH DASARIAN (%)
PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)
(Update : 10 Oktober 2024)
CURAH HUJAN (mm) :
NOV I - 2024
OKT III - 2024
OKT II - 2024
46
Prediksi Peluang Hujan Dasarian
PELUANG HUJAN <20mm
PELUANG HUJAN <100mm
PELUANG HUJAN <50mm
PELUANG :
(Update : 10 Oktober 2024)
NOV – I 2024
OKT – II 2024
OKT – III 2024
47
Prediksi Peluang Hujan Dasarian
PELUANG :
PELUANG HUJAN >20mm
PELUANG HUJAN >100mm
PELUANG HUJAN >50mm
(Update : 10 Oktober 2024)
OKT – III 2024
NOV – I 2024
OKT – II 2024
48
PREDIKSI DETERMINISTIK CURAH HUJAN BULANAN 2024
(Update: 10 Oktober 2024)
49
Prediksi Deterministik Sifat Hujan Bulanan 2024/2025
(Update: 1 Oktober 2024)
50
Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2024/2025
(Update: 1 Oktober 2024)
51
Prediksi Peluang Curah Hujan Tinggi Bulanan 2024/2025�(Peluang Curah Hujan > 300 mm/ bulan)
(Update: 10 Oktober 2024)
52
Prediksi Peluang Curah Hujan “Rendah” Bulanan 2024/2025� (Peluang Curah Hujan < 100 mm/ bulan)
(Update: 10 Oktober 2024)
53
Prediksi Peluang Curah Hujan “Sangat Rendah” Bulanan 2024/2025� (Peluang Curah Hujan < 50 mm/ bulan)
(Update: 10 Oktober 2024)
54
PREDIKSI WILAYAH YANG MASUK MUSIM HUJAN�PADA PERIODE OKTOBER II - NOVEMBER I TAHUN 2024
ZOM yang diprediksi akan masuk musim hujan pada periode OKT II - Nov I tahun 2024 adalah sebagian Sumatra Selatan, sebagian Bangka Belitung, sebagian Lampung, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara bagian Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku Utara dan sebagian Papua.
55
Prediksi Puncak Musim Hujan 2024/2025
56
RINGKASAN
Hasil monitoring indeks IOD dan ENSO Dasarian I Oktober 2024, Indek Dipole Mode sebesar -0.25 (Netral), dan indeks ENSO sebesar -0.44 (Netral). IOD Netral diprediksi berlangsung hingga awal tahun 2025. Sementara itu, ENSO diprediksi berpotensi menuju La Nina mulai Oktober 2024.
Aliran masa udara pada Dasarian I Oktober 2024 didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah Sumatera dan Kalimantan. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Kalimantan. Pada Dasarian II Oktober 2024 angin dari timur diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah ekuator. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera.
Pada Dasarian I Oktober 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar Sumater, Kalimantan, Maluku Utara, dan Papua. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.
Analisis pada dasarian I Oktober 2024 menunjukkan MJO tidak aktif namun diprediksi aktif pada fase 3, 4, dan 5 mulai dasarian I Oktober 2024 hingga dasarian III Oktober 2024. Secara spasial gelombang Kelvin diprediksi akan melewati wilayah Indonesia pada dasarian II Oktober. Aktifnya MJO dan gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.
Kelembapan udara permukaan berkisar 68-73% dan diprediksi hingga Dasarian I November 2024 berkisar 64-77%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 60-79% serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 59-78%.
Suhu rata-rata permukaan berkisar 25-27°C dan diprediksi pada Dasarian I November 2024 berkisar 25-28°C, Prediksi suhu minimum berkisar 22-26°C dan Prediksi suhu maksimum berkisar 30 - 36°C.
Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Selatan; Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, Jawa Barat, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Tengah; Awas: Jawa Barat.
Waspada: Tidak ada; Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan; Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Maluku.
57
RINGKASAN
Pada Oktober II – November I 2024 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori tinggi-sangat tinggi (>150 mm/dasarian):
58
TERIMA KASIH
Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707
Info Cuaca : 021 6546315/18
Info Gempabumi : 021 6546316
www.bmkg.go.id
@infoBMKG
Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia
59