1 of 59

ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER–LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN

UPDATE  

 DASARIAN I OKTOBER 2024

BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM

PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

1

2 of 59

OUTLINE

  1. Status dan Prediksi ENSO serta IOD
    • Analisis Suhu Subsurface Samudera Pasifik; 
    • Analisis dan Prediksi SST; 
    • Prediksi ENSO dan IOD;
  2. Analisis dan Prediksi Monsun
    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb;
    • Analisis dan Prediksi Monsun; 
  3. Analisis OLR
  4. Analisis dan Prediksi MJO
  5. Analisis dan Prediksi SST Perairan Indonesia
  6. Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara Relatif (RH)
  1. Analisis dan Prediksi Suhu Udara Permukaan
  2. Monitoring dan Prediksi Hari Tanpa Hujan (HTH)
  3. Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis dan Curah Hujan Tinggi
  4. Analisis Curah Hujan
  5. Analisis Perkembangan Musim
  6. Prediksi dan Peluang Curah Hujan
  7. Kesimpulan

2

3 of 59

Status dan Prediksi ENSO serta IOD

3

4 of 59

Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I OKTOBER 2024)

Evolusi suhu bawah permukaan laut (100-300 m) di Samudera Pasifik bagian barat dan tengah menunjukkan anomali negatif (suhu dingin = biru) secara gradual mulai bergerak ke permukaan Samudera Pasifik bagian timur.

4

5 of 59

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT

 Indeks Dipole Mode: -0.25;    Indeks Nino3.4  : -0.44

Anomali SST Dasarian I Oktober 2024, di Samudra Hindia menunjukkan kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) netral(indeks -0.25). Anomali SST di Nino3.4 menunjukkan ENSO Netral (indeks -0.44).

5

6 of 59

PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2024)

  • Anomali SST Pasifik di Wilayah Nino 3.4 menunjukkan kondisi anomali negative (biru= dingin), indeks ENSO  terus menurun secara gradual mulai November 2024.
  • Anomali SST Wilayah Samudra Hindia bagian timur diprediksi hangat hingga Desember 2024. Indian Ocean Dipole diprediksi pada kisaran Netral hingga April 2025.

6

7 of 59

ANALISIS & PREDIKSI ENSO�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I OKTOBER 2024)

  • Indeks ENSO Dasarian I Oktober 2024 adalah sebesar -0.44 (Netral)

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi kondisi Netral berpotensi menuju La Nina mulai Oktober 2024.

Prediksi ENSO BMKG

NDJ'24

DJF'25

JFM'25

FMA'25

MAM'25

-0.57

-0.57

-0.46

-0.36

-0.36

7

8 of 59

ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN I OKTOBER 2024)

  • Indeks IOD Dasarian I Oktober 2024  sebesar -0.25 (Netral).

  • BMKG dan beberapa Pusat Iklim Dunia memprediksi IOD Netral akan berlangsung pada periode November 2024 hingga awal tahun 2025.

Prediksi IOD BMKG​

Nov'24

Des'24

Jan'25

Feb'25

Mar'25

-0.28

-0.35

-0.37

-0.34

-0.17

8

9 of 59

Analisis dan Prediksi Monsun

9

10 of 59

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN

  • Pada Dasarian I Oktober 2024, Monsun Asia dalam kondisi tidak aktif dan diprediksi tetap tidak aktif  hingga Dasarian I November 2024 
  • Monsun Australia pada Dasarian I Oktober 2024 aktif dan diprediksi tetap aktif hingga Dasarian I November 2024 dengan intensitas hampir sama dengan klimatologisnya.

10

11 of 59

ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�

  • Indeks SCS CEF (South China Sea Cross Equatorial Flow): Pada Dasarian I Oktober 2024 dalam kondisi tidak aktif dan kondisi ini diprediksikan tetap tidak aktif berlangsung hingga Dasarian I November 2024.
  • Indeks CENS (Cross-Equatorial Northerly Surge): Pada Dasarian I Oktober dalam kondisi tidak aktif. CENS diprediksi tetap tidak aktif hingga Dasarian I November 2024.

11

12 of 59

ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 MB

Pola Angin Zonal (Timur-Barat): 

  • Angin timuran dominan di sebagian besar wilayah Indonesia.
  • Dibandingkan klimatologisnya, angin timuran relatif lebih kuat. 

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

12

13 of 59

ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 MB

Pola angin meridional (Utara-Selatan): 

  • Angin dari selatan dominan di sebagian besar Indonesia.
  • Dibandingkan dengan klimatologisnya, kecepatan angin dari selatan umumnya lebih kuat.

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

13

14 of 59

ANALISIS ANGIN DASARIAN �LAPISAN 850 MB

(Sumber : ITACS - JRA-55)​

  • Analisis Dasarian  I Oktober 2024

Aliran masa udara didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah Sumatera dan Kalimantan. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Kalimantan.

  • Prediksi Dasarian II Oktober 2024

Angin timuran diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah ekuator. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera.

14

15 of 59

PREDIKSI ANGIN BULANAN LAPISAN 850 MB�(SUMBER: ECMWF

Prediksi Angin Bulanan pada November - Januari 2025

Monsun Australia diprediksi masih aktif pada November 2024. Pada Desember 2024, angin dari baratan diprediksi mulai semakin konsisten di wilayah Indonesia bagian utara dan terus menguat di Januari 2025

15

16 of 59

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

16

17 of 59

ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)

(Sumber : iTacs - SAT)

Pada Dasarian I Oktober 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar Sumatera, Kalimantan, Maluku Utara, dan Papua. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.

17

18 of 59

Analisis dan Prediksi MJO

18

19 of 59

ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER

Analisis pada dasarian I Oktober 2024 menunjukkan MJO tidak aktif namun diprediksi aktif pada fase 3, 4, dan 5 mulai dasarian I Oktober 2024 hingga dasarian III Oktober 2024. Secara spasial gelombang Kelvin diprediksi akan melewati wilayah Indonesia pada dasarian II Oktober. Aktifnya MJO dan gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.

(Sumber : NCEP – NOAA)

19

20 of 59

Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut  Indonesia

20

21 of 59

ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA

(Sumber : ICOBE-SST)

SSTA Indonesia : +0.691

Anomali Suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia cenderung lebih hangat dibandingkan normalnya.

21

22 of 59

PREDIKSI  ANOMALI SUHU PERMUKAAN LAUT (SST) INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN OKTOBER 2024)

Anomali SST Perairan Indonesia periode November hingga April 2025, secara umum diprediksi akan didominasi oleh  anomali hangat dengan kisaran nilai +0.5 hingga +1.0 °C. 

22

23 of 59

Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)

23

24 of 59

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian I Oktober 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan permukaan umumnya berkisar 68-73%.

  • Prediksi Dasarian II Oktober s.d. Dasarian I November 2024

Kelembapan udara relatif (RH) permukaan diprediksi umumnya  antara 64-77%. 

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

24

25 of 59

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb

  • Analisis Dasarian I Oktober 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan  850mb  berkisar 75-89%.

  • Prediksi Dasarian II Oktober s.d. Dasarian I November 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 850mb diprediksi berkisar 60-79%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

25

26 of 59

ANALISIS & PREDIKSI KELEMBAPAN UDARA�RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb

  • Analisis Dasarian I Oktober 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb berkisar 66-90%.

  • Prediksi Dasarian II Oktober s.d. I November 2024

Kelembapan udara relatif (RH) lapisan 700mb diprediksi berkisar 59-78%.

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

26

27 of 59

Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum

27

28 of 59

ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN

  • Analisis Dasarian I Oktober 2024

Suhu rata-rata permukaan berkisar antara 25-27°C.

  • Prediksi Dasarian II Oktober s.d. Dasarian I November 2024

Suhu  rata-rata permukaan diprediksi berkisar 25-28°C .

(Sumber Analisis: PSL-NOAA)

28

29 of 59

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM

  • Analisis Dasarian I Oktober 2024

Suhu minimum permukaan berkisar 22-26°C.

  • Prediksi Dasarian II Oktober s.d. Dasarian I November 2024

Suhu  minimum permukaan diprediksi berkisar 22-26°C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

29

30 of 59

ANALISIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM

  • Analisis Dasarian I Oktober 2024

Suhu maksimum permukaan secara umum berkisar 31-36°C.

  • Prediksi Dasarian II Oktober s.d. Dasarian I November 2024

Suhu  maksimum permukaan diprediksi berkisar 30-36°C.

(Sumber Analisis: IRI Data Library)

30

31 of 59

Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)

31

32 of 59

MONITORING HARI TANPA HUJAN �(PEMUTAKHIRAN: DASARIAN I OKTOBER 2024)

Sebagian besar wilayah Indonesia terpantau masih mengalami hujan dan Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori sangat pendek hingga panjang.

HTH kategori Sangat Panjang (31-60 hari) terjadi di wilayah Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.

HTH kategori Ekstrem Panjang (>60 hari) terjadi di wilayah Bali, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Maluku.

HTH terpanjang terjadi di Pakistaji dan Probolinggo , Jawa Timur selama 169 hari.

32

33 of 59

PREDIKSI HARI TANPA HUJAN (HTH)

HTH > 25 hari pada Dasarian I Oktober 2024 s.d I November 2024 berpeluang terjadi di NTT.

33

34 of 59

PREDIKSI PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH :  11 OKTOBER –  24 NOVEMBER 2024)

HTH > 5 HARI

HTH > 10 HARI

HTH > 15 HARI

HTH > 20  HARI

HTH > 25 HARI

Prediksi HTH > 5 hari untuk Dasarian I Oktober 2024 hingga 45 hari kedepan, berpeluang >90% terjadi di NTB dan NTT.

34

35 of 59

PERINGATAN DINI CURAH HUJAN TINGGIPEMUTAKHIRAN : 10 OKTOBER 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN II OKTOBER 2024

Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk Dasarian II Oktober 2024 pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Selatan.

Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, Jawa Barat, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Tengah.

Awas:  Jawa Barat.

35

36 of 59

PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGISPEMUTAKHIRAN : 10 OKTOBER 2024, BERLAKU UNTUK DASARIAN II OKTOBER 2024

Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis  berlaku untuk Dasarian II Oktober 2024  pada klasifikasi: 

Waspada: Tidak ada peringatan dini

Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.

Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Maluku.

36

37 of 59

ANALISIS CURAH HUJAN

37

38 of 59

Analisis Curah dan Sifat Hujan Bulan SEPTEMBER 2024

Analisis Curah Hujan Bulanan – September 2024

Analisis Sifat Hujan Bulanan – September 2024

Curah hujan pada September 2024 umumnya berada kriteria rendah (21%) – menengah (69%). Curah hujan Tinggi – Sangat Tinggi (10%) terjadi di sebagian kecil Aceh, Sumatera Utara Sumatera Barat, Riau, Jambi, sebagian Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Tengah, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah, dan sebagian Papua Selatan.

Sifat hujan pada September 2024 bervariasi pada kriteria Atas Normal (53%) – Normal (24%). Sifat hujan Bawah Normal (23%) terjadi di sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian Bengkulu, sebagian kecil Sumatera Barat, sebagian kecil pesisir Selatan Pulau Jawa, sebagian kecil Bali, NTB, NTT, sebagian kecil Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Timur, Sebagian kecil Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, sebagian kecil Maluku dan Maluku Utara, sebagian kecil Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

(Update : 1 Oktober 2024)

38

39 of 59

Analisis Curah dan Sifat Hujan 

Dasarian I Oktober 2024

Analisis Curah Hujan Dasarian – I Oktober 2024

Analisis Sifat Hujan Dasarian (Persentile) – I Oktober 2024

Analisis Sifat Hujan Dasarian – I Oktober 2024

Curah hujan pada Dasarian I Oktober 2024 bervariasi dari kriteria rendah (12%), menengah (75%) dan tinggi-sangat tinggi (13%). Kriteria curah hujan rendah terjadi di Pulau Sumatera bagian tengah dan selatan, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Pulau Kalimantan bagian timur dan selatan, Pulau Sulawesi, Maluku Utara, sebagian Maluku, dan sebagian kecil Papua.

Sifat hujan pada Dasarian I Oktober 2024 bervariasi Bawah Normal (24%), Normal (28%) dan Atas Normal (48%). Sifat Hujan Bawah Normal terjadi di sebagian Pulau Sumatra, sebegaian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian kecil Pulau Kalimantan, sebagian Pulau Sulawesi, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian kecil Papua Barat, dan sebagian kecil Papua.

(Update : 11 Oktober 2024)

39

40 of 59

ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM

40

41 of 59

Analisis Perkembangan Musim Hujan 2024

(Update: 12 Oktober 2024)

41

42 of 59

Persentase Wilayah yang Memasuki Musim Hujan 2024�(Berdasarkan Jumlah ZOM)

(Update : 22 September 2024)

42

43 of 59

PREDIKSI DAN PELUANG CURAH HUJAN

43

44 of 59

 Prediksi Deterministik Curah Hujan Mingguan

(Update : 10 Oktober 2024)

44

45 of 59

 Prediksi Deterministik Sifat Hujan Mingguan

(Update : 10 Oktober 2024)

45

46 of 59

 Prediksi Hujan Dasarian

SIFAT HUJAN (%) :

SIFAT HUJAN (Persentil) :

PREDIKSI CH DASARIAN

PREDIKSI SH DASARIAN (%)

PREDIKSI SH DASARIAN (Persentil)

(Update : 10 Oktober 2024)

CURAH HUJAN (mm) :

NOV I - 2024

OKT III - 2024

OKT II - 2024

46

47 of 59

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG HUJAN <20mm

PELUANG HUJAN <100mm

PELUANG HUJAN <50mm

PELUANG :

(Update : 10 Oktober 2024)

NOV – I 2024

OKT –  II 2024

OKT – III 2024

47

48 of 59

Prediksi Peluang Hujan Dasarian

PELUANG :

PELUANG HUJAN >20mm

PELUANG HUJAN >100mm

PELUANG HUJAN >50mm

(Update : 10 Oktober 2024)

OKT – III  2024

NOV – I 2024

OKT – II  2024

48

49 of 59

PREDIKSI DETERMINISTIK CURAH HUJAN BULANAN 2024

    • November - Desember 2024 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah – tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) yaitu di sebagian kecil Sumatera Barat, sebagian kecil Bengkulu, Banten bagian selatan, Jawa Barat bagian selatan, sebagain Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur, Bali bagian tengah, Flores bagian tengah, sebagian kecil Kalimantan Barat, sebagian Sulawesi Selatan dan sebagian kecil Papua.
    • Januari – Februari 2025 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah – tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan sangat tinggi (>500 mm/bulan) yaitu sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, Jawa timur bagian tengah, dan sebagian Sulawesi Selatan.
    • Maret - April 2025 pada umumnya diprediksi berada pada kategori menengah – sangat tinggi. Wilayah yang diprediksi mengalami curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) yaitu sebagian kecil Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, Jawa Timur bagian tengah, sebagian kecil Sulawesi Selatan, dan sebagian kecil Papua.

(Update: 10 Oktober 2024)

49

50 of 59

Prediksi Deterministik Sifat Hujan Bulanan 2024/2025 

(Update: 1 Oktober 2024)

    • November 2024 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal - Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Papua.
    • Desember 2024 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian Aceh, Jawa bagian selatan, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian kecil Gorontalo, Sulawesi Tengah bagian selatan, Sulawesi Selatan bagian utara dan selatan, sebagian Sulawesi Tenggara bagian selatan, Maluku Utara, Maluku, sebagian Papua Barat bagian barat, sebagian Papua Tengan dan Papua Selatan.
    • Januari 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Jawa, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat bagian barat, sebagian Papua bagian utara, sebagian Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
    • Februari – April 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian sebagian Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian Jawa Timur bagian timur, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara, sebagian Papua Tengah.

50

51 of 59

Prediksi Deterministik Sifat Hujan (Persentil) Bulanan 2024/2025 

(Update: 1 Oktober 2024)

    • November 2024 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Atas Normal, sedangkan sifat hujan Bawah Normal diprediksi terjadi di sebagian kecil Papua.
    • Desember 2024 : pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal – Atas Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian besar Aceh, sebagian besar Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian besar Sulawesi bagian selatan, Maluku Utara, Maluku, sebagian Papua Barat bagian barat dan selatan, sebagian besar Papua.
    • Januari 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal – Atas Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, sebagian Jawa, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Sulawesi Uatara, Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, sebagian besar Maluku, sebagian besar Papua Barat, sebagian Papua bagian utara, sebagian Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
    • Februari – April 2025: pada umumnya sifat hujan di sebagian besar Indonesia diprediksi mengalami kondisi Normal, sedangkan sifat hujan Atas Normal diprediksi terjadi di sebagian sebagian Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian Riau, sebagian Banten, sebagian Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur bagian timur, sebagian NTB, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Utara, sebagianPapua Barat, sebagian Papua Tengah.

51

52 of 59

Prediksi Peluang Curah Hujan Tinggi Bulanan 2024/2025�(Peluang Curah Hujan > 300 mm/ bulan)

    • November – Desember 2024 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Sumatra Barat, sebagian Bengkulu, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung, sebagian besar pulau Jawa hingga NTT, sebagian besar pulau Kalimantan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Barat,  sebagian Papua Barat, dan Papua Selatan.
    • Januari – Februari 2025 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Lampung, sebagian besar Pulau Jawa hingga NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan bagian selatan,dan sebagian Papua Selatan.
    • Maret 2025 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian besar Pulau Jawa Tengah, sebagian Bali, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, dan sebagian Papua Selatan..
    • April 2025 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Barat, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan bagian utara, sebagian Sulawesi Tengah, dan sebagian Papua Selatan.,

(Update: 10 Oktober 2024)

52

53 of 59

Prediksi Peluang Curah Hujan “Rendah” Bulanan 2024/2025 (Peluang Curah Hujan < 100 mm/ bulan)

    • November – Desember 2024 curah hujan <100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian kecil Sulawesi Tengah.
    • Januari 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian kecil Sulawesi Tengah dan sebagian kecil Sulawesi Selatan
    • Februari 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang terjadi di pesisir utara Sumatera Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Papua Barat.
    • Maret – April 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian pesisir utara Sumatera Utara, dan sebagian kecil Sulawesi Tengah.

(Update: 10 Oktober 2024)

53

54 of 59

Prediksi Peluang Curah Hujan “Sangat Rendah” Bulanan 2024/2025 (Peluang Curah Hujan < 50 mm/ bulan)

    • Sepanjang periode November 2024 – April 2025 curah hujan < 100 mm/bulan berpeluang tidak terjadi di seluruh wilayah Indonesia

(Update: 10 Oktober 2024)

54

55 of 59

PREDIKSI WILAYAH YANG MASUK MUSIM HUJANPADA PERIODE OKTOBER II - NOVEMBER I TAHUN 2024

ZOM yang diprediksi akan masuk musim hujan pada periode OKT II - Nov I tahun 2024 adalah sebagian Sumatra Selatan, sebagian Bangka Belitung, sebagian Lampung, sebagian Banten, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian Bali, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara bagian Utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Utara, sebagian Maluku Utara dan sebagian Papua.

55

56 of 59

Prediksi Puncak Musim Hujan 2024/2025

56

57 of 59

RINGKASAN

  • Analisis dan Prediksi  IOD dan ENSO 

Hasil monitoring  indeks IOD dan ENSO Dasarian I Oktober 2024, Indek Dipole Mode sebesar -0.25 (Netral), dan indeks ENSO sebesar -0.44 (Netral). IOD Netral diprediksi berlangsung hingga awal tahun  2025. Sementara itu, ENSO diprediksi berpotensi  menuju La Nina mulai Oktober 2024.

    • Analisis dan Prediksi Angin 850 mb

Aliran masa udara pada Dasarian I Oktober 2024 didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah Sumatera dan Kalimantan. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Kalimantan. Pada Dasarian II Oktober 2024 angin dari timur diprediksi mendominasi wilayah Indonesia. Belokan angin terlihat di sekitar wilayah ekuator. Pusat tekanan rendah terlihat di sekitar perairan barat Sumatera.

    • Analisis OLR

Pada Dasarian I Oktober 2024, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan di sebagian besar Sumater, Kalimantan, Maluku Utara, dan Papua. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan relatif lebih luas.

  • Analisis dan Prediksi MJO

Analisis pada dasarian I Oktober 2024 menunjukkan MJO tidak aktif namun diprediksi aktif pada fase 3, 4, dan 5 mulai dasarian I Oktober 2024 hingga dasarian III Oktober 2024. Secara spasial gelombang Kelvin diprediksi akan melewati wilayah Indonesia pada dasarian II Oktober. Aktifnya MJO dan gelombang atmosfer berkaitan dengan potensi peningkatan pembentukan awan hujan.

  • Analisis dan Prediksi Kelembapan Udara (RH)

Kelembapan udara permukaan berkisar 68-73% dan diprediksi hingga Dasarian I November 2024 berkisar 64-77%, pada lapisan 850mb diprediksi berkisar 60-79%  serta pada lapisan 700 mb umumnya diprediksi 59-78%.

  • Analisis dan Prediksi Suhu 

Suhu rata-rata permukaan berkisar 25-27°C dan diprediksi pada Dasarian I  November 2024 berkisar 25-28°C, Prediksi suhu minimum berkisar 22-26°C  dan Prediksi  suhu maksimum berkisar 30 - 36°C.

  • Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi berlaku untuk Dasarian II Oktober 2024 pada klasifikasi:

Waspada: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Selatan; Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Banten, Jawa Barat, Sulawesi Barat, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua Tengah; Awas:  Jawa Barat.

  • Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis berlaku untuk Dasarian II Oktober 2024 pada klasifikasi: 

Waspada: Tidak ada; Siaga: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan; Awas: Beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Maluku.

57

58 of 59

RINGKASAN

  • Analisis Curah Hujan Dasarian I Oktober 2024
    • Curah hujan pada Dasarian I Oktober 2024 bervariasi dari kriteria rendah (12%), menengah (75%) dan tinggi-sangat tinggi (13%). 
    • Sifat hujan pada Dasarian I Oktober 2024 bervariasi Bawah Normal (24%), Normal (28%) dan Atas Normal (48%).
  • Analisis Perkembangan Musim Hujan Dasarian I Oktober 2024: 
    • Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 21% wilayah Indonesia masuk musim hujan.
    • Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Jambi, sebagian Sumatra Selatan, sebagian Bengkulu, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan bagian utara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, Papua Barat dan sebagian Papua.

  • Prediksi Curah Hujan Dasarian: Oktober II – November I 2024

Pada Oktober II – November I 2024 umumnya diprediksi curah hujan berada di kriteria rendah - menengah (0-150 mm/dasarian). Wilayah yang diprediksi mengalami hujan kategori tinggi-sangat tinggi (>150 mm/dasarian): 

    • Pada Oktober II 2024 meliputi Jawa Barat bagian barat, sebagian Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat bagian selatan, sebagian Papua Barat dan sebagian kecil Papua.
    • Pada Oktober III 2024 meliputi Jawa Barat bagian barat.
    • Pada November I 2024 meliputi Sumatera Barat bagian barat, Bengkulu bagian selatan, Pulau Belitung bagian barat, Jawa Barat bagian tengah dan selatan, sebagian Jawa Tengah, sebagian kecil Jawa Timur, Bali bagian tengah, Pulau Lombok bagian barat, sebagian Nusa Tenggara Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian kecil Kalimantan Timur, Sulawesi Barat bagian selatan, dan Sulawesi Selatan bagian barat.

  • Prediksi Curah Hujan Lebih Dari 300 mm/Bulan untuk Bulan November 2024 – April 2025 : 
      • November – Desember 2024 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatra Utara, sebagian Sumatra Barat, sebagian Bengkulu, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Lampung, sebagian besar pulau Jawa hingga NTT, sebagian besar pulau Kalimantan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Barat,  sebagian Papua Barat, dan Papua Selatan.
      • Januari – Februari 2025 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Lampung, sebagian besar Pulau Jawa hingga NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan bagian selatan,dan sebagian Papua Selatan.
      • Maret 2025 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian besar Pulau Jawa Tengah, sebagian Bali, sebagian NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Sulawesi Selatan, dan sebagian Papua Selatan..
      • April 2025 curah hujan > 300 mm/bulan berpeluang tinggi terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Barat, sebagian Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan bagian utara, sebagian Sulawesi Tengah, dan sebagian Papua Selatan.

58

59 of 59

TERIMA KASIH

Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707

Info Cuaca : 021 6546315/18

Info Gempabumi : 021 6546316

www.bmkg.go.id

@infoBMKG

Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia

59